IDPOST.CO.ID – Ketua umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ngotot agar nomor urut partai tidak diubah.
Pendapat tersebut disampaikan Megawati Soekarnoputri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Megawati meminta supaya nomor parpol peserta Pemilu 2014 masih sama dengan Pemilu 2019.
“Sebagai pimpinan partai, saya ngomong bisa saja donk menyarankan, kelak jika partai lain saya belum mengetahui, tetapi ini konsep,” kata Megawati.
Saran itu menurut Megawati ,sampaikan ke KPU dan Presiden Jokowi pada acara pengukuhan Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pemberdayaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Kami menyarankan ke KPU untuk menyaksikan kembali, karena ini mengikat dengan permasalahan perundangan,” katanya.
Berdasar pengalaman Megawati sendiri sepanjang 2x pemilu, walau pertanda gambar masih sama penggantian nomor urut jadi beban untuk partai.
Beredar Video 19 Detik Oknum Polisi Lakukan Kekerasan dengan Wanita Paruh Baya
![]() |
| Video oknum polisi melakukan kekerasan ke perempuan tersebut menjadi trending di sosial media |
MEDIANE ONLINE – Beredar video kekerasan yang dilakukan seorang oknum polisi kepada seorang wanita separuh baya.
Video oknum polisi melakukan kekerasan ke perempuan tersebut menjadi trending di sosial media.
Video berdurasi 19 detik kekerasan tersebut terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi selatan.
Dalam video tersebut terlihat seorang pria memiliki badan besar dan berpakaian hitam. Memarahi seorang wanita dengan penuh emosi.
Oknum polisi kelihatan mencekik leher korban dan memberikan ancaman akan membunuhnya.
Tidak senang, dia melontarkan pukulan berkali-kali ke wanita berjilbab biru yang berada di hadapannya itu. Untung ada masyarakat sekitaran yang usaha melerai.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombespol Komang Suartana benarkan peristiwa itu. Dia akui pria di video itu ialah pelaku anggota polisi yang bekerja di salah satunya Polsek di Pinrang.
“Iya, telah ditangkap Propam,” kata Komang, Minggu, 18 September 2022.
Terakhir dijumpai pria itu berinisial Aipda S. Dia emosi sebab menganggap dikelabui oleh korban.
Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa menjelaskan korban ialah penjaga empang punya Aipda S. Mereka berbeda memahami karena hasil empang itu.
Ferdy Sambo Diprediksi Lolos dari Jeratan Hukum, Komnas HAM Tak Temukan Perintah Membunuh
![]() |
| Komnas HAM tidak menemukan keterangan adanya perintaah dari Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J |
MEDIANE ONLINE – Komas HAM menyebut Ferdy Sambo bisa lepas dari jeratan hukum terkait kasus pembunuhan Brigadir J.
Pasalnya, Komnas HAM tidak menemukan keterangan adanya perintaah dari Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.
Lewat info itu Komnas HAM menduga bisa menjadi sela untuk Ferdy Sambo. Bahkan Ferdy Sambo bisa lolos dari jerat hukum maksimal dalam sangkaan pembunuhan berencana pada Brigadir J.
Berdasar penilaian keadaan saat kejadian berjalan, Komnas HAM justru menjelaskan bila Bharada E keliru dalam memutuskan.
Keadaan yang dirasakan oleh Bharada E lakukan kekeliruan, pada akhirnya Bharada E justru membunuh Brigadir J di depan Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf, dan Bripka RR.
Pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menjelaskan, ada peluang bila Ferdy Sambo tidak inginkan ada pembunuhan.
Komnas HAM menyangka perintah yang keluar Ferdy Sambo untuk Bharada E bukan berniat membunuh Brigadir J.
Mengapa Penilaian Komnas HAM Semacam itu ?
Dalam seminggu ini, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam pantauan khalayak.
Karenanya ia mengungkapkan masalah penemuan Komnas HAM bila Putri Candrawathi yang disebut istri Ferdy Sambo diperhitungkan turut tembak Brigadir J.
Hal tersebut lalu banyak dibantah faksi, karena mempunyai potensi pada lahirnya ‘tujuan’ tertentu.
Bukan hanya itu, Komnas HAM menyentuh masalah keadaan mental Ferdy Sambo.
Taufan menjelaskan, secara psikis Ferdy Sambo menempatkan diri dan berasa sanggup memanipulasi pembunuhan pada Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.
Apa yang sudah dilakukan Ferdy Sambo ini ada karena berasa mempunyai dampak dan kekuasaan dari kedudukan yang sempat dijalankannya, sebagai Kadiv Propam Polri.
Bukan hanya itu, Taufan menyaksikan tidak ada kekuatiran yang kelihatan pada diri Ferdy bila kasus itu akan dibongkar.
“Dengan mempunyai kekuasaan (sebagai Kadiv Propam) yang besar itu, FS (Ferdy Sambo) secara psikis berasa dapat memanipulasi kasus pembunuhan Yosua (Brigadir J) dan tidak cemas dibongkar,” kata Taufan, Kamis (15/9/2022).
Bagaimana Penglihatan pakar Psikologi Forensik ?
Namun pengakuan Ketua Komnas HAM itu dipandang pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel disebutkan ada ‘pesan’ yang ingin dikatakan.
Reza mempunyai penilaian apa yang disebutkan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik ialah sebuah sangkaan bila Ferdy Sambo mempunyai permasalahan mental.
Hal tersebut lanjut Reza dapat kontraproduktif pada kondisi yang sekarang ini terjadi, yaitu penyelesaian kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
“Pengakuan (ketua) Komnas HAM dapat kontraproduktif,” kata Reza pada acara tv informasi pada (15/9/2022).
Ia menerangkan satu penelitian, bila psikopati, bukan berakar pada dimensi sikap maupun personalitas,” ucapnya.
Tetapi katanya, ada yang lain di di otak orang itu dengan secara umum.
“Tetapi pada ada sisi otak (psikopat) yang berlainan dari beberapa orang non psikopat.
Terang Reza, sisi otak itu tanpa direkayasa, tidak bereaksi saat dipertunjukkan gambar atau siaran kejam.
Respon Menohok Hacker Broja Saat Diancam Nikita Mirzani yang Akan Bongkar Identitasnya
![]() |
| Nikita Mirzani ungkap pihaknya akan membongkar identitas hacker Broja. |
IDPOST.CO.ID – Artis seksi Nikita Mirzani ungkap pihaknya akan membongkar identitas hacker Broja.
Bahkan Nikita Mirzani juga mengatakan kalau ia juga akan membongkar sampai akar-akarnya.
Sontak saja ancaman Nikita Mirzani di respon hacker Bjorka dengan menohok tentang postingan Nikita Mirzani.
Selain itu hacker Bjorka juga mengungkapkalau dia tidak punyai waktu melayani Nikita Mirzani.
“Halo nyonya, saya tidak punyai beberapa waktu untuk layani Anda,” catat Bjorka berbahasa Inggris.
Menurut si hacker, Nikita Mirzani sedang ingin tutupi periode lalunya yang jelek.
“Karena Anda cuma cari nama yang bagus untuk tutupi masa lampau Anda yang jelek,” paparnya.
Sejak diupload ulangi akun @nyinyir_update_official, posting Bjorka ini segera banjir komentar warganet.
“Pansos mulu Nyai, seperti yang ingin sekali dihujat,” kata salah satunya warganet.
Beredar Video 19 Detik Oknum Polisi Lakukan Kekerasan dengan Wanita Paruh Baya
![]() |
| Video oknum polisi melakukan kekerasan ke perempuan tersebut menjadi trending di sosial media |
IDPOST.CO.ID – Beredar video kekerasan yang dilakukan seorang oknum polisi kepada seorang wanita separuh baya.
Video oknum polisi melakukan kekerasan ke perempuan tersebut menjadi trending di sosial media.
Video berdurasi 19 detik kekerasan tersebut terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi selatan.
Dalam video tersebut terlihat seorang pria memiliki badan besar dan berpakaian hitam. Memarahi seorang wanita dengan penuh emosi.
Oknum polisi kelihatan mencekik leher korban dan memberikan ancaman akan membunuhnya.
Tidak senang, dia melontarkan pukulan berkali-kali ke wanita berjilbab biru yang berada di hadapannya itu. Untung ada masyarakat sekitaran yang usaha melerai.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombespol Komang Suartana benarkan peristiwa itu. Dia akui pria di video itu ialah pelaku anggota polisi yang bekerja di salah satunya Polsek di Pinrang.
“Iya, telah ditangkap Propam,” kata Komang, Minggu, 18 September 2022.
Terakhir dijumpai pria itu berinisial Aipda S. Dia emosi sebab menganggap dikelabui oleh korban.
Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa menjelaskan korban ialah penjaga empang punya Aipda S. Mereka berbeda memahami karena hasil empang itu.
Ferdy Sambo Diprediksi Lolos dari Jeratan Hukum, Komnas HAM Tak Temukan Perintah Membunuh
![]() |
| Komnas HAM tidak menemukan keterangan adanya perintaah dari Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J |
IDPOST.CO.ID – Komas HAM menyebut Ferdy Sambo bisa lepas dari jeratan hukum terkait kasus pembunuhan Brigadir J.
Pasalnya, Komnas HAM tidak menemukan keterangan adanya perintaah dari Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.
Lewat info itu Komnas HAM menduga bisa menjadi sela untuk Ferdy Sambo. Bahkan Ferdy Sambo bisa lolos dari jerat hukum maksimal dalam sangkaan pembunuhan berencana pada Brigadir J.
Berdasar penilaian keadaan saat kejadian berjalan, Komnas HAM justru menjelaskan bila Bharada E keliru dalam memutuskan.
Keadaan yang dirasakan oleh Bharada E lakukan kekeliruan, pada akhirnya Bharada E justru membunuh Brigadir J di depan Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf, dan Bripka RR.
Pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menjelaskan, ada peluang bila Ferdy Sambo tidak inginkan ada pembunuhan.
Komnas HAM menyangka perintah yang keluar Ferdy Sambo untuk Bharada E bukan berniat membunuh Brigadir J.
Mengapa Penilaian Komnas HAM Semacam itu ?
Dalam seminggu ini, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam pantauan khalayak.
Karenanya ia mengungkapkan masalah penemuan Komnas HAM bila Putri Candrawathi yang disebut istri Ferdy Sambo diperhitungkan turut tembak Brigadir J.
Hal tersebut lalu banyak dibantah faksi, karena mempunyai potensi pada lahirnya ‘tujuan’ tertentu.
Bukan hanya itu, Komnas HAM menyentuh masalah keadaan mental Ferdy Sambo.
Taufan menjelaskan, secara psikis Ferdy Sambo menempatkan diri dan berasa sanggup memanipulasi pembunuhan pada Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.
Apa yang sudah dilakukan Ferdy Sambo ini ada karena berasa mempunyai dampak dan kekuasaan dari kedudukan yang sempat dijalankannya, sebagai Kadiv Propam Polri.
Bukan hanya itu, Taufan menyaksikan tidak ada kekuatiran yang kelihatan pada diri Ferdy bila kasus itu akan dibongkar.
“Dengan mempunyai kekuasaan (sebagai Kadiv Propam) yang besar itu, FS (Ferdy Sambo) secara psikis berasa dapat memanipulasi kasus pembunuhan Yosua (Brigadir J) dan tidak cemas dibongkar,” kata Taufan, Kamis (15/9/2022).
Bagaimana Penglihatan pakar Psikologi Forensik ?
Namun pengakuan Ketua Komnas HAM itu dipandang pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel disebutkan ada ‘pesan’ yang ingin dikatakan.
Reza mempunyai penilaian apa yang disebutkan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik ialah sebuah sangkaan bila Ferdy Sambo mempunyai permasalahan mental.
Hal tersebut lanjut Reza dapat kontraproduktif pada kondisi yang sekarang ini terjadi, yaitu penyelesaian kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
“Pengakuan (ketua) Komnas HAM dapat kontraproduktif,” kata Reza pada acara tv informasi pada (15/9/2022).
Ia menerangkan satu penelitian, bila psikopati, bukan berakar pada dimensi sikap maupun personalitas,” ucapnya.
Tetapi katanya, ada yang lain di di otak orang itu dengan secara umum.
“Tetapi pada ada sisi otak (psikopat) yang berlainan dari beberapa orang non psikopat.
Terang Reza, sisi otak itu tanpa direkayasa, tidak bereaksi saat dipertunjukkan gambar atau siaran kejam.
SBY Cium Bau Kecurangan Saat Pemilu 2024, Hasto Beberkan Kecurangan Pemilu 2009
![]() |
| Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyikapi serius tudingan tanda-tanda manipulasi pada Pemilu 2024. |
MEDIANE ONLINE – Presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akui siap turun gunung karena mencium pertanda manipulasi pada Pemilu 2024.
Menyikapi peryataan SBY, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyikapi serius tudingan tanda-tanda manipulasi pada Pemilu 2024.
Hasto menyebutkan, SBY tidak arif dengan keluarkan pengakuan itu. Dia lalu menyentuh sangkaan manipulasi yang terjadi di Pemilu 2009.
“Minta maaf Pak SBY tidak arif. Dalam catatan kualitas pemilu, tahun 2009 malah jadi pucuk manipulasi yang terjadi dalam riwayat demokrasi, dan hal itu Pak SBY yang bertanggungjawab,” kata Hasto ke reporter, Sabtu 17 September 2022.
Menurut dia, zaman kepimpinan Suharto tidak ada kecurangan lis pemilih masih tetap (DPT). Tetapi di zaman SBY sangkaan kecurangan DPT terjadi.
“Salah satunya faktanya berada di Pacitan. Disamping itu Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati, yang semestinya jadi wasit dalam pemilu, rupanya selanjutnya diambil jadi pengurus teras Partai Demokrat. Selain itu, beberapa data hasil Pemilu selanjutnya dihilangkan. Beragam membuat team senyap dibuat,” katanya.
Disamping itu, menurut Hasto, SBY memakai dana hasil peningkatan BBM untuk kebutuhan elektoral. Di saat bertepatan, katanya, terjadi diplomatisasi hukum pada musuh politik SBY.
SBY Cium Bau Kecurangan Saat Pemilu 2024, Hasto Beberkan Kecurangan Pemilu 2009
![]() |
| Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyikapi serius tudingan tanda-tanda manipulasi pada Pemilu 2024. |
IDPOST.CO.ID – Presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akui siap turun gunung karena mencium pertanda manipulasi pada Pemilu 2024.
Menyikapi peryataan SBY, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyikapi serius tudingan tanda-tanda manipulasi pada Pemilu 2024.
Hasto menyebutkan, SBY tidak arif dengan keluarkan pengakuan itu. Dia lalu menyentuh sangkaan manipulasi yang terjadi di Pemilu 2009.
“Minta maaf Pak SBY tidak arif. Dalam catatan kualitas pemilu, tahun 2009 malah jadi pucuk manipulasi yang terjadi dalam riwayat demokrasi, dan hal itu Pak SBY yang bertanggungjawab,” kata Hasto ke reporter, Sabtu 17 September 2022.
Menurut dia, zaman kepimpinan Suharto tidak ada kecurangan lis pemilih masih tetap (DPT). Tetapi di zaman SBY sangkaan kecurangan DPT terjadi.
“Salah satunya faktanya berada di Pacitan. Disamping itu Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati, yang semestinya jadi wasit dalam pemilu, rupanya selanjutnya diambil jadi pengurus teras Partai Demokrat. Selain itu, beberapa data hasil Pemilu selanjutnya dihilangkan. Beragam membuat team senyap dibuat,” katanya.
Disamping itu, menurut Hasto, SBY memakai dana hasil peningkatan BBM untuk kebutuhan elektoral. Di saat bertepatan, katanya, terjadi diplomatisasi hukum pada musuh politik SBY.



.png)
