Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Bupati Purworejo Dukung APRONI UMKM Go Export, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

×

Bupati Purworejo Dukung APRONI UMKM Go Export, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Bupati Purworejo Dukung APRONI UMKM Go Export, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

IDPOST.ID – Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menyambut baik inisiatif Asosiasi Perempuan Owner Indonesia (APRONI) UMKM Go Export untuk memajukan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya.

Dukungan ini disampaikan dalam sebuah audiensi bersama jajaran APRONI yang dipimpin oleh Ketua Umum, Suci Kuntarsih, di Rumah Dinas Bupati Purworejo.

“Semoga pertemuan ini membuahkan hasil, khususnya terkait kolaborasi dengan dinas-dinas terkait,” ujar Yuli Hastuti dalam sambutannya.

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali, melainkan dapat berlanjut di kesempatan lain,” tambahnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Plt Asisten Pemerintahan Ahmad Jainudin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan R. Achmad Kurniawan Kadir, serta beberapa kepala dinas terkait.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Asisten Pemerintahan, Ahmad Jainudin, memaparkan bahwa Purworejo memiliki posisi strategis yang didukung oleh tiga proyek strategis nasional: Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Badan Otorita Borobudur, dan Bendungan Bener.

“Ke depan, Purworejo juga akan terhubung dengan Jalan Tol Jogja-YIA dan Jogja-Cilacap, yang akan semakin membuka akses ekonomi,” jelasnya.

Jainudin juga menyoroti potensi besar sektor agrikultur Purworejo, yang mencakup produksi kelapa hingga 36.751 ton per tahun dan populasi kambing terbesar yang mencapai 28.414 ekor, termasuk Kambing Ras Kaligesing yang menjadi keunikan daerah.

Dengan total 33.532 unit UMKM yang didominasi oleh sektor makanan, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap kolaborasi dengan APRONI dapat menjadi motor penggerak ekonomi.

“Kami berharap kerja sama dengan APRONI dapat mendorong produk lokal naik kelas, bahkan menembus pasar ekspor, sehingga dapat berkontribusi menurunkan angka pengangguran,” tandasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan APRONI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inovatif dan berorientasi pasar.