Kejurnas Karate Shindoka dan Bela Diri Piala Kapolda Jatim

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,-Memperingati Hari Bhayangkara ke-77, digelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shindoka dan bela diri Polri Piala Kapolda Jawa Timur tahun 2023.

Kejurnas dimulai, Sabtu (17/6/2023), di GOR Serba Guna, Sidoarjo. Dihadiri Kapolresta Sidoarjo, Danramil Kota Sidoarjo, Kapolsek Kota Sidoarjo, Ketua Dewan Guru Shindoka, Ketua Umum PB Shindoka dan Ketua Umum Pengprov Shindoka Jatim.

Dalam sambutan pembuka yang disampaikan Ketua Umum Pengprov Shindoka Jatim Abdul Salam, para peserta agar bertanding dengan sportif dengan menunjukan kemampuan bela dirinya.

“Junjung tinggi sportifitas dan jadikan ajang kejurnas ini untuk memacu prestasi seni bela diri terbaik,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyemangati para peserta kejurnas agar bertanding untuk menggali potensi atlet muda berprestasi. Karenanya melalui momentum Hari Bhayangkara ke-77, diharapkan ada atlet bela diri berprestasi dari Polda Jatim.

“Nantinya atlet berprestasi dapat berkompetisi di kancah Nasional bahkan Internasional,” lanjutnya.

Teguh

Jelang Lawan Palestina dan Argentina, Shin Tae Yong Minta Ini ke Indonesia

IDPOST.CO.ID – Pertandingan FIFA Matchday 2023 antara Timnas Indonesia vs Palestinan dan Timnas Indonesia vs Argentina tinggal menghitung hari.

Sesuai jadwal Timnas Indonesia vs Palestinan akan digelar 14 Juni di Surabaya. Sedangkan Timnas Indonesia vs Argentina 19 Juni di Jakarta.

Shin Tae Yong ingin anak asuhnya terus meningkatkan kekuatan fisik karena dekatnya jadwal pertandingan.

Selain itu, Shin Tae Yong beharap skuad Garuda bisa bermain semaksimal mungkin, terutama untuk pertandingan lawan Palestina yang akan digelar terlebih dahulu.

“Dan saya berharap agar pemain bisa bekerja maksimal serta mengikuti arahan saya,” kata Shin Tae Yong di Surabaya, seperti dilansir dari bolatimes.com. Sabtu (9/6/2023).

Sementara itu menurut Shin Tae Yong, kemampuan skuad timnas Palestina masih berada di atas Indonesia.

Noureddine Ould Ali menduduki peringkat 93 dalam rangking FIFA, jauh di atas timnas Indonesia yang menduduki peringkat 149.

Oleh sebab itu, ia harus berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan fisik skuad Garuda. Terlebih lagi sudah tidak banyak waktu yang tersedia menjelang pertandingan.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin segera meningkatkan fisik pemain meskipun tidak punya banyak waktu,” paparnya.

Sementara itu mengenai pemain yang baru bergabung, Shin Tae Yong juga tidak bisa berkomentar banyak.

Namun, ia optimis jika para pemain itu sudah masuk ke timnas senior maka itu artinya kemampuan mereka sudah tak perlu diragukan lagi.

“Tetapi jika mereka masuk dalam timnas senior artinya tingkatannya sudah berbeda dengan yang lain,” ujarnya lagi.

Perjalanan Karir, Prestasi dan Penghargaan Karim Benzema

IDPOST.CO.ID – Karim Benzema kini menjadi salah satu pemain termahal di dunia bersama Cristiano Ronaldo.

Terbaru Karim Benzema akan mendapat bayaran 200 juta euro per musim dari Al Ittihad klub dari Arab Saudi.

Benzema dikabarkan akan bersama dengan Al Ittihad selama tiga tahun atau sampai 2026 nanti.

Sejak awal karirnya, ia telah menunjukkan bakat dan dedikasi yang luar biasa dalam permainannya.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas perjalanan karir Karim Benzema sejak awal hingga mencapai kejayaan di dunia sepak bola.

Perjalanan karir

Karim Benzema lahir pada 19 Desember 1987 di Lyon, Prancis.

Ia memulai kariernya di klub lokal Bron Terraillon SC pada usia muda.

Bakatnya segera terlihat dan pada tahun 1996, ia bergabung dengan akademi pemuda Olympique Lyonnais (Lyon).

Di sana, Benzema terus berkembang dan menunjukkan potensinya sebagai striker yang tangguh.

Pada tahun 2004, Benzema membuat debut profesionalnya bersama Lyon dalam pertandingan melawan FC Metz.

Sehingga menjadi sorotan dengan penampilannya yang gemilang.

Musim perdananya sebagai pemain senior di Lyon terbukti sangat sukses, dengan mencetak 9 gol dalam 41 penampilan di semua kompetisi.

Pada musim berikutnya, Benzema semakin mengesankan dengan mencetak 30 gol dalam 51 pertandingan.

Penampilannya yang luar biasa membuat klub-klub besar Eropa memperhatikannya.

Sehingga pada tahun 2009, Real Madrid memperoleh jasanya dengan nilai transfer yang mencapai rekor klub pada saat itu.

Bergabung dengan Real Madrid menjadi titik balik dalam karir Benzema.

Ia bergabung dengan tim bintang yang terpimpin oleh Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos.

Benzema dengan cepat membuktikan nilainya sebagai salah satu striker terbaik dengan kontribusinya yang signifikan dalam serangan Real Madrid.

Selama kariernya di Real Madrid, Benzema telah meraih banyak gelar dan pencapaian yang mengesankan.

Sebagai pemain Madrid Benzema telah memenangkan La Liga, Liga Champions, Piala Super UEFA, Piala Dunia Antarklub dan satu Ballon D’or musim 2022.

Selain itu, Benzema telah mencetak lebih dari 350 gol dalam lebih dari 500 penampilan untuk klub tersebut.

Selain kesuksesannya di klub, Benzema juga telah menjadi bagian penting dari tim nasional Prancis.

Debutnya di tim nasional Prancis dilakukan pada tahun 2007 dan ia telah menjadi pemain kunci dalam kesuksesan tim nasional Prancis dalam beberapa tahun terakhir.

Dia telah berpartisipasi dalam beberapa turnamen besar, termasuk Piala Dunia FIFA dan Kejuaraan Eropa UEFA.

Prestasi dan Penghargaan

Lyon

  • Ligue 1: 2004–05, 2005–06, 2006–07, 2007–08
  • Coupe de France: 2007–08
  • Trophée des Champions: 2006, 2007

Real Madrid

  • La Liga: 2011–12, 2016–17, 2019–20
  • Copa del Rey: 2010–11, 2013–14
  • Supercopa de España: 2012, 2017, 2019–20, 2021–22
  • UEFA Champions League: 2013–14, 2015–16, 2016–17, 2017–18
  • UEFA Super Cup: 2014, 2016, 2017
  • FIFA Club World Cup: 2014, 2016, 2017, 2018

France U17

  • UEFA European Under-17 Championship: 2004

France

  • UEFA Nations League: 2020–21

Individual

  • Bravo Award: 2008
  • Ligue 1 top scorer: 2007–08
  • French Cup top scorer: 2007-08
  • UNFP Ligue 1 Player of the Month: January 2008, April 2008
  • UNFP Ligue 1 Player of the Year: 2007–08
  • UNFP Ligue 1 Team of the Year: 2007–08
  • Golden Lion for the best Lyon sportsman: 2007, 2008
  • French Rookie of the Year: 2006
  • Peace Cup Best player: 2007
  • Peace Cup Bronze Boot: 2007
  • Étoile d’Or: 2007–08
  • French Player of the Year: 2011, 2012, 2014, 2021
  • UEFA Champions League Squad of the Season: 2020–21
  • UEFA Champions League top assist provider: 2011–12
  • Onze d’Or: 2020–21
  • The Best FIFA Men’s Player: 2021 (4th)
  • AS Award Best Player of the Year: 2021
  • La Liga Best Player: 2019–20
  • Trofeo Alfredo Di Stéfano: 2019–20
  • UNFP Best French Player playing Abroad: 2019, 2021
  • 2021–22 Supercopa de España top goalscorer
  • MARCA La Liga Best Player (Voted by Fans): 2019–20, 2020–21.
  • Real Madrid Player of the Season: 2015–16, 2018–19, 2019–20
  • La Liga Team of the Season: 2018–19, 2019–20, 2020–21.
  • UEFA La Liga Team of the Season: 2019–20
  • La Liga Player of the Month: October 2014, June 2020, March 2021, September 2021
  • Madrid Sports Press Association Award (APDM)
  • L’Équipe’s Team of the year: 2020, 2021
  • ESM Team of the Year: 2020–21
  • Ballon d’or nominations: 2009, 2011, 2012, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019 and 2021 (4th in 2021).
  • FIFA FIFPro World XI nominations: 2009, 2011, 2012, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 and 2021.
  • UNFP Best French Player playing Abroad nominations: 2016, 2017, 2018, 2019 and 2021.
  • Member of Guinness World Records 2021: Player with the most consecutive seasons in the UEFA Champions
  • League, qualified in the competition without interruption since 2005.
  • 2005 UEFA–CAF Meridian Cup top scorer
  • French Player of the Year: 2011
  • French Player of the Year: 2012
  • 2014 FIFA World Cup Man of the Match: Honduras and Switzerland
  • French Player of the Year: 2014
  • 2020 UEFA Euro Star of the Match: Portugal
  • UEFA European Championship Bronze Boot: 2020
  • UEFA Nations League Final Man of the Match: 2021
  • UEFA Nations League Finals Bronze Boot: 2021
  • UEFA Nations League Finals Goal of the Tournament: 2021
  • French Player of the Year: 2021

Demikian informasi mengenai prestasi Karim Benzema sepanjang karier, semoga dapat menambah wawasan bagi pembaca setia.

Fantastis, Berikut Rincian Besaran Gaji Karim Benzema di Al-Ittihad

IDPOST.CO.ID – Usai meninggalkan Real Madrid, Karim Benzema resmi menjadi keluarga besar Al-Ittihad salah satu klub di Arab Saudi.

Pemain asal Prancis itu menjalin kesepakatan hingga tahun 2026 dan mendapat bayaran 200 juta euro per musim dari Al Ittihad.

Berdasarkan tulisan @siaranbolalive di Twitter, Benzema akan menerima total 600 juta euro (Rp 9,53 triliun) selama tiga tahun dari manajemen Al-Ittihad.

“Saya senang telah mencapai banyak hal dan sekarang di negara yang berbeda,” kata Benzema.

“Al Ittihad memiliki sejarah yang luar biasa, penggemar yang sangat bersemangat, dan ambisi besar dalam sepak bola untuk menjadi kekuatan di Asia setelah memenangkan liga,” lanjutnya.

Pendapatan Benzema kali ini bahkan lebih besar ketimbang dirinya saat masih berseragam Madrid.

Karena itu, Benzema sepertinya tak berpikir panjang ketika disodori kontrak Al-Ittihad.

Angkanya tersebut akan membuat Karim Benzema menjadi pesepak bola termahal di dunia bersama Cristiano Ronaldo.

Berikut Rincian Gaji Benzema

  • €200.000.000 juta per musim: Rp3,180,283,431,190.71
  • €16.666.666 sebulan: Rp264,995,454,372.90
  • €4.166.666 seminggu: Rp66,248,855,643.36
  • €595.238 sehari: Rp,9,461,835,669.82
  • €24.802 per jam: Rp394,274,078.38
  • €413 per menit: Rp6,565,405.79
  • €6,9 per detik: Rp109,635.88

FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Argentina,Berikut Sederet Prestasi Lionel Messi

IDPOST.CO.ID – Timnas Argentina akan melakoni FIFA Matchday dengan sekedul jadwal betanding dengan Timnas Indonesia dan China.

Timnas Indonesia vs Argentina akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 19 Juni 2023 mendatang.

Selain kontroveri dan besaran gaji yang diterima oleh mega bintang penyerang Argentina Lionel Messi.

Patut disimak pula sederet prestasi yang pernah ditorehkan oleh pemain berusia 35 tahun ini.

Laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina menjadi salah satu laga yang kini ditunggu-tunggu jutaan masyarkat Indonesia.

Hal tersebut terlihat dari puluhan tiket yang terjual ludes dengan hitungan detik usai tiket pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina di rilis.

Selain itu, dengan semakin membaiknya peforma Indonesia dari pertandingan-pertandingan di SEA Games Kambojo membuat pertandingan ini menarik untuk di simak.

Berikut Prestasi Lionel Messi Sepanjang Karier

Berikut prestasi karier Lionel Messi bersama Timnas Argentina:

  • Caps Internasional: 172
  • Gol Internasional: 98
  • Penampilan Piala Dunia: 5 (2006, 2010, 2014, 2018, 2022)
  • Pertandingan Piala Dunia dimainkan: 26 (Pemain dengan penampilan piala dunia terbanyak)
  • Gol Piala Dunia: 13 (rekor untuk Argentina)
  • Final Piala Dunia: 2 (2014, 2022)
  • Gol Piala Dunia 2022: 7
  • Assist Piala Dunia 2022: 3 (satu-satunya pemain yang mencatatkan assist yang sudah berlaga dalam lima Piala Dunia)
  • Penghargaan Man of the Match Piala Dunia 2022: 5 (keseluruhan 11 di Piala Dunia, tertinggi)
  • Penghargaan Internasional: Copa America (2021), Piala Champions CONMEBOL–UEFA (2022), Olimpiade Musim Panas (2008), Kejuaraan Pemuda Dunia FIFA (2005)

Prestasi Individu Lionel Messi:

  • Ballon d’Or: 7 (rekor – 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021)
  • Penghargaan Bola Emas Piala Dunia: 2 (2014, 2022)
  • Pemain Terbaik Dunia FIFA: 1 (2009)
  • Pemain Pria Terbaik FIFA: 1 (2019)
  • Golden Boot Eropa: 6 (2009–10, 2011–12, 2012–13, 2016–17, 2017–18, 2018–19)
  • Golden Ball Piala Dunia Klub FIFA: 2 (2009, 2011)
  • Laureus World Sportsman of the Year: 1 (2020)
  • Pemain Terbaik Argentina Tahun Ini: 14 (2005, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020, 2021)

Prestasi Lionel Messi bersama klub:

  • Menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan pembuat penampilan untuk FC Barcelona dengan 672 gol dalam 778 pertandingan di semua kompetisi.
  • Memenangkan 35 trofi di Barcelona, termasuk 10 gelar La Liga, empat trofi Liga Champions, tiga Piala Super UEFA, tujuh mahkota Copa del Rey, dan tiga Piala Dunia Klub FIFA.
  • Mencetak 23 gol dan mencatatkan 29 assist dalam 53 penampilan untuk Paris Saint-Germain dan memenangkan gelar Ligue 1 musim 2021-22 serta Piala Super Prancis pada Juli 2022.

Koleksi Trofi Yang Pernah Diraih Lionel Messi:

  • 1x juara Piala Dunia
  • 1x juara Copa America
  • 4x juara Liga Champions
  • 3x juara Piala Dunia Antarklub
  • 10x juara La Liga
  • 2x juara Liga Prancis
  • 3x juara Piala Super Eropa
  • 7x juara Copa del Rey
  • 8x juara Piala Super Spanyol
  • 1x juara Piala Super Prancis
  • 1x juara Piala Dunia U-20
  • 1x medali emas Olimpiade

Demikian informasi mengenai prestasi Lionel Messi sepanjang karier, semoga dapat menambah wawasan bagi pembaca setia.

Sederet Kontoversi Leonel Messi Sebelum Lawan Timnas Indonesia Dalam Laga FIFA Matchday

IDPOST.CO.ID – Pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina dalam laga FIFA Matchday patut ditonton.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 19 Juni 2023 mendatang.

Salah satu penyerang Argentina Lionel Messi menjadi salah satu pemain yang di takuti oleh sebagian lawanya.

Pasalnya, pemain berusia 35 tahun tersebut memiliki kecepatan dan ketepatan untuk mencetak gol ke gawang lawanya.

Lionel Messi merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah olahraga sepakbola.

Namun demikian, mega bintang tersebut layaknya atlet terkenal lainnya yang pernah menghadapi beberapa kontroversi selama kariernya.

Sebelum bermain melawan Indonesia, berikut sejumlah kontroversi Leonel Messi yang dikutip idpost.id dari beragam sumber.

1. Kasus Penghindaran Pajak

Pada tahun 2013, Messi dan ayahnya, Jorge, diadili karena dituduh menghindari pajak senilai 4,1 juta Euro.

Mereka didakwa atas tuduhan mengekspor royalti sponsor ke Belize dan Uruguay untuk menghindari pajak di Spanyol.

Messi dan ayahnya mengaku tidak bersalah, namun pada tahun 2016, Messi dijatuhi hukuman 21 bulan penjara dan denda 2 juta Euro.

Messi mengajukan banding dan akhirnya dihukum dengan denda sebesar 252.000 Euro.

2. Kontrak Mahal Barcelona

Messi telah bermain untuk Barcelona sejak tahun 2004 dan pada tahun 2017, dia menandatangani kontrak baru dengan klub.

Namun, kontrak ini menjadi kontroversial karena biaya pelepasan Messi diatur sebesar 700 juta Euro.

Kontrak tersebut dianggap terlalu mahal dan menghambat klub-klub lain yang ingin merekrut Messi.

3. Mundur Dari Timnas Argentina

Pada tahun 2016, Messi mengundurkan diri dari tim nasional Argentina setelah kalah dalam final Copa America.

Keputusan ini membuat gempar para penggemar sepak bola dan menimbulkan kontroversi di Argentina.

Messi mengklaim bahwa dia dikecam oleh media dan bahwa federasi sepak bola Argentina tidak memberikan dukungan yang cukup kepada tim nasional.

4. Perseteruan dengan Pelatih Argentina

Messi memiliki beberapa perseteruan dengan pelatih tim nasional Argentina, termasuk dengan Jorge Sampaoli.

Pada tahun 2018, Messi mengkritik keputusan pelatih untuk mengganti pemain yang baru saja dimasukkan.

Messi juga memprotes pelatih setelah kekalahan Argentina dari Kroasia pada Piala Dunia 2018.

Secara keseluruhan, Lionel Messi telah menghadapi beberapa kontroversi selama kariernya.

Namun, ini tidak mengubah fakta bahwa dia masih dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik sepanjang masa.

5. Selebrasi Provokatif

Lionel Messi sempat terancam absen di laga Argentina vs Kroasia karena melakukan selebrasi yang provokatif.

Laga Belanda vs Argentina berlangsung dalam tensi yang sangat panas.

Bahkan, sang wasit sampai mengeluarkan total 14 kartu kuning untuk kedua negara.

Di samping itu, psywar di antara pemain sampai pelatih juga terjadi di lapangan.

Salah satunya ketika Lionel Messi melakukan seleberasi yang provokatif.

Usai mencetak gol pada menit ke-73 lewat titik putih, Lionel Messi berlari ke arah bench Belanda sembari merayakan golnya dengan selebrasi yang cukup memicu sisi emosinal ofisial Belanda.

Akan Lawan Timnas Indonesia, Berikut Besaran Gaji Lional Messi

IDPOST.CO.ID – Laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina menjadi salah satu laga yang kini ditunggu-tunggu jutaan masyarkat Indonesia.

Hal tersebut terlihat dari puluhan tiket yang terjual ludes dengan hitungan detik usai tiket pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina di rilis.

Selain itu, dengan semakin membaiknya peforma Indonesia dari pertandingan-pertandingan di SEA Games Kambojo membuat pertandingan ini menarik untuk di simak.

Petandingan Timnas Indonesia vs Argentina akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 19 Juni 2023 mendatang.

Lantas berapa besaran gaji Lionel Messi penyerang Argentina sekarang.

Pemain berusia 35 tahun itu kini dikabarkan akan bermain di salah satu klub dari MLS yakni Inter Miami.

Hal tersebut disampaikan mantan pemain PSG pada Kamis 8 Juni 2023 dini hari WIB.

Usai keluar dari PSG, Messi diketahui mendapat 2 penawaran menarik yakni dari klub Arab Saudi yakni Al Hilal dan klub lamanya yakni Barcelona.

Di klub Al Hilal Messi mendapat bayaran dengan tawaran hingga mencapai 300 juta Euro per tahun.

Sedangkan di Inter Miami, mega bintangg tersebut belum dikatahui akan mendapat bayaran berapa.

Pasalnya, hingga sekarang ini belum ada laporan yang bisa menyebut secara detail bayaran yang diterima Messi di Miami.

Namun dari laoran The Athletic menyebutkan kalau Messi bisa mendapat untung dari dua sponsor antara lain Adidas dan Apple.

Kedua brand tersebut dikabarkan telah menawarkan profit-sharing agreement atau persentase bagi hasil kepada Messi.

Kendati demikian, Messi juga kabarnya juga akan mendapat tawaran akan mendapat sebagian saham Inter Miami setelah pensiun kelak.

Menurut perhitungan Forbes per Februari 2023 tim berjuluK The Herons ini menerima valuasi tim mencapai 600 juta Dollar.

Jumlah itu adalah jumlah yang tertinggi ke-11 di antara tim-tim MLS lainnya.

Terungkap Awal Mula Adu Jotos Final SEA Games 2023 Indonesia vs Thailand

IDPOST.CO.ID – Terungkap awal kali kekacauan pertandingan final SEA Games 2023 mulai tersingkap.

Salah satunya pemain pengganti Thailand U-22 dengan nomor punggung 19, ChayapipatSupunpasuch memang terlihat menyengaja ajak tapi salah satunya punggawa Tim Indonesia U-22, Titan Agung.

Peristiwa itu terjadi saat Thailand sukses menyamai posisi jadi 2-2 di ujung menit tambahan set ke-2.

Gol itu terbentuk karena jasa penyerang 17 tahun mereka, Yotsakon Burapha.

Saat selebrasi, Supunpasuch ketangkap kamera menyengaja bertandang ke Titan Agung yang ada di tempat bangku Tim nasional Indonesia U-22.

Ia juga mendorong Titan dan akan hendak mengajak baku hantam punggawa Garuda itu.

Di siaran video ulangi yang digunakan di media sosial, Lebih banyak lari hampiri Titan didampingi satu tim resmi Thailand yang lain.

Titan yang sadar dianya tengah didekati itu selekasnya refleks lakukan pelindung diri.

Penyerang Bhayangkara FC tesebut langsung melonjak dan mundur sekalian mengusung kaki sebagai penggerak Supunpasuch yang menampakkan gerakan gempuran. Kondisi lantas gaduh, Titan terlarut dalam emosi.

Untung kondisi selekasnya aman kembali sesudah ke-2 team dapat dilerai. Tetapi tekanan panas belum juga seutuhnya padam.

Adu Jotos Kedua Tim

Kekacauan kembali terjadi di set tambahan. Persisnya saat Tim nasional Indonesia U-22 sukses mencetak keunggulan jadi 3-2 melalui jasa Irfan Jauhari.

Kondisi membuat kronis sampai terjadi baku hajar. Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji, menjadi satu di antara korbannya.

Ia sebelumnya sempat tersuruk di atas lapangan saat akan memisah. Pemain Garuda, Komang Tegar, juga ikut beradu jotos dengan penjaga gawang Thailand, Soponwit Rakyart.

Keributan pada akhirnya dapat dituntaskan setelah wasit dengan tegas mengganjar setiap tim dengan kartu merah.

Karena kejadian itu, perwakilan Thailand juga mohon maaf ke Tim Merah Putih menyelesaikan pertandingan.