Roy Suryo Sebut KPU Korbankan Transparansi Publik demi Lindungi Oknum Pejabat

IDPOST.ID – Pemerhati Telematika dan Multimedia, Roy Suryo, menyoroti langkah kontroversial Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang nyaris membuat Indonesia “gelap” dengan menerbitkan Keputusan KPU No. 731 Tahun 2025.

Roy Suryo menilai keputusan yang menutup akses publik terhadap 16 dokumen persyaratan capres-cawapres itu sebagai tindakan yang irasional dan tidak masuk akal.

“Keputusan yang ditandatangani sepihak oleh Pimpinan KPU tanggal 21 Agustus 2025 lalu, tanpa berkonsultasi dulu ke DPR, langsung membikin gaduh di masyarakat. Bahkan tak sedikit sudah muncul kecaman agar KPU ‘di-Nepal-kan’,” tulis Roy Suryo dalam keterangannya, Rabu (17/9/2025).

Menurutnya, keputusan itu adalah bentuk keberpihakan KPU kepada oknum pejabat atau bekas pejabat yang tidak ingin transparan dengan rekam jejaknya, yang sangat mungkin palsu atau bermasalah.

“KPU mau seenaknya menabrak UUD 1945 dan UU Keterbukaan Informasi Publik dengan Keputusannya. Ini jelas sebuah keberpihakan,” tegas mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu.

Roy Suryo menyoroti bahwa yang dikorbankan KPU bukan hanya soal ijazah, tetapi juga dokumen krusial lain seperti LHKPN dari KPK, surat keterangan bebas G30S/PKI, dan surat pernyataan setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

“Ibarat mau mencari tikus tapi KPU malah membakar lumbungnya. Sebuah tindakan yang melawan akal waras,” ujarnya.

Meski KPU telah membatalkan keputusan tersebut pada Selasa (16/9/2025), Roy Suryo menegaskan bahwa langkah itu belum cukup.

Delapan Warga Meninggal, Cak Farkhan: DPR Harus Kembalikan Marwah sebagai Wakil Rakyat

IDPOST.ID Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menjadi sorotan publik menyusul serangkaian unjuk rasa dan insiden yang menimbulkan korban jiwa.

Mantan aktivis 1998 yang kini menjabat Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi, atau akrab disapa Cak Farkhan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi ini.

Ia juga turut berbelasungkawa atas meninggalnya delapan warga dari berbagai daerah dalam insiden-insiden tersebut.

Farkhan menegaskan, kondisi saat ini menuntut DPR untuk melakukan refleksi dan pembenahan secara menyeluruh.

Menurutnya, pandangan masyarakat terhadap DPR masih jauh dari harapan reformasi.

Meskipun Indonesia telah dua dekade lebih meninggalkan era Orde Baru, praktik politik di parlemen dinilai masih kerap diwarnai transaksi kepentingan, sehingga belum optimal dalam mencerminkan aspirasi rakyat.

“Pada masa Orde Baru, DPR lebih berperan sebagai stempel kebijakan pemerintah. Pascareformasi, harapan kita sangat besar untuk melihat perubahan mendasar. Namun, kenyataannya, politik transaksional masih sering mendominasi, mengikis fungsi representasi rakyat,” ujar Farkhan.

Farkhan, yang juga aktif di beberapa majelis mujahadah, menyoroti gaya hidup anggota legislatif yang dinilai semakin menjauhkan diri dari rakyat.

Dengan gaji, tunjangan, dan fasilitas yang jauh melampaui penghasilan rata-rata masyarakat, anggota DPR kerap dianggap sebagai kelompok elite yang terpisah dari realitas kehidupan sehari-hari rakyat.

“Sebagai perbandingan, di banyak negara lain, anggota legislatif dikenal hidup sederhana, bahkan ada yang menggunakan sepeda ke kantor atau tinggal di rumah kontrakan. Di Indonesia, pola hidup anggota DPR justru menonjolkan kemewahan dan privilese,” paparnya.

Perbaikan, lanjut Farkhan, harus dimulai dari transformasi fundamental dalam tata kelola partai politik.

“Partai politik seharusnya menjadi pilar penjernih demokrasi, namun dalam praktiknya justru semakin oligarkis. Mekanisme rekrutmen dan kaderisasi yang sehat tidak berjalan optimal,” tegasnya.

Farkhan juga mengkritisi motivasi sebagian besar calon legislatif. Menurutnya, banyak yang maju bukan didorong semangat memperjuangkan rakyat, melainkan lebih pada ambisi karier politik dan keuntungan pribadi.

Sebagai bagian dari gerakan reformasi 1998, Farkhan menekankan pentingnya pembenahan serius di tubuh DPR untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, memulihkan marwah lembaga, dan mengembalikan fungsi DPR sebagai representasi rakyat seutuhnya.

“Transformasi kelembagaan DPR harus berawal dari perbaikan fundamental dalam tubuh partai politik. Tanpa pembenahan sistem rekrutmen dan kaderisasi yang transparan serta berintegritas, mustahil melahirkan anggota dewan yang benar-benar mengabdi untuk rakyat,” pungkasnya.

“DPR harus didorong untuk lebih transparan dan akuntabel. Perbaikan dimulai dari partai politik, namun pengawasan harus datang dari seluruh elemen masyarakat. Hanya dengan demikian cita-cita reformasi dapat terwujud dan tidak terus dikhianati.”

Bupati Banyumas Serahkan Bantuan Keuangan kepada 9 Partai Politik Pemilik Kursi DPRD

IDPOST.ID – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono secara simbolis menyerahkan bantuan keuangan kepada sembilan partai politik yang berhasil memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Banyumas pada Selasa (15/7/2025).

Acara penyerahan berlangsung di Pendopo Si Panji dan dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Banyumas, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta para pimpinan partai politik.

Bupati Sadewo menekankan pentingnya bantuan ini untuk pengembangan pendidikan politik yang inklusif, cerdas, dan berbudaya, memperkuat tata kelola serta kelembagaan internal partai secara profesional, hingga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Ia mengingatkan agar penggunaan dana dilakukan secara terbuka, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan yang akurat dan tepat waktu.

“Saya minta bantuan keuangan ini dilaksanakan secara terbuka, tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Dibuktikan dengan laporan penggunaan yang disusun secara tertib dan akurat serta disampaikan sesuai tenggat waktu yang sudah disepakati,” ungkap Sadewo.

Ia menambahkan, bantuan keuangan tidak hanya memperkuat partai politik, tetapi juga mendorong kemajuan demokrasi di Kabupaten Banyumas.

“Harapan saya, sinergi antara pemerintah dan partai politik semakin baik sehingga kita dapat mendorong kemajuan demokrasi dan pembangunan di Kabupaten Banyumas yang kita cintai,” tuturnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Eko Heru Surono, melaporkan bahwa berdasarkan hasil Pemilu 2024, terdapat 9 partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Banyumas, dengan rincian: PDI Perjuangan (17 kursi), PKB (9 kursi), Gerindra (7 kursi), Golkar (5 kursi), PKS (6 kursi), Nasdem (1 kursi), PAN (2 kursi), PPP (1 kursi), dan Demokrat (2 kursi).

Besaran bantuan keuangan untuk tahun 2025 tetap sama seperti tahun sebelumnya, yaitu Rp3.000 per suara sah, dengan total dana Rp3.081.645.000 bersumber dari APBD Banyumas.

Dana tersebut telah dicairkan melalui transfer ke rekening DPC dan DPD partai terkait.

Berikut rincian bantuan keuangan partai politik di Banyumas tahun 2025:

1. PDI Perjuangan: Rp997.041.000 (332.374 suara)

2. PKB: Rp490.968.000 (163.656 suara)

3. Gerindra: Rp474.678.000 (158.226 suara)

4. Golkar: Rp273.807.000 (91.269 suara)

5. PKS: Rp260.841.000 (86.947 suara)

6. Nasdem: Rp164.307.000 (54.769 suara)

7. PAN: Rp143.286.000 (47.762 suara)

8. PPP: Rp141.564.000 (47.188 suara)

9. Demokrat: Rp135.153.000 (45.051 suara)

Farkhan Evendi Kembali Pimpin BMI Usai Terpilih Aklamasi di Munas Pertama

IDPOST.ID – Suasana riuh tepuk tangan memenuhi ruang Munas Bintang Muda Indonesia (BMI) di Jakarta, Sabtu (12/7/2025), ketika Farkhan Evendi resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum BMI periode 2025-2029 secara aklamasi. Pemilihan yang berlangsung demokratis ini menjadi momen bersejarah bagi organisasi sayap pemuda Partai Demokrat tersebut.

Proses pemilihan berlangsung alot dengan sejumlah nama kuat sempat diusulkan, termasuk Edi Kamal dari Aceh, Taufik Arahman dari Banten, dan Muhammad Zulfikar Suhardi dari DPR RI. Namun, Farkhan yang akrab disapa Cak Farkhan akhirnya keluar sebagai pemenang tanpa ada penentang, menunjukkan soliditas kader BMI di seluruh Indonesia.

Dalam pidato kemenangannya yang penuh semangat, Farkhan menegaskan komitmennya untuk menjadikan BMI sebagai organisasi kepemudaan yang memberikan kontribusi nyata. “Saatnya yang benar menang, orang baik memimpin!” serunya di hadapan ratusan kader yang hadir, disambut sorak gemuruh peserta Munas.

Pria 37 tahun yang juga mantan Ketua BMI periode 2021-2025 ini menyampaikan visi besarnya untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput, menyusun program kerja berbasis kinerja, serta memperluas peran politik generasi muda. “BMI harus jadi bintang yang bersinar, mengawal Pancasila dan memperjuangkan rakyat,” tegasnya.

Munas pertama BMI ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi kekuatan muda Partai Demokrat. Sumber eksklusif TribunNews menyebutkan kepemimpinan Farkhan mendapat restu penuh dari petinggi partai, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Di bawah kepemimpinan baru ini, BMI menargetkan rekrutmen 1 juta kader baru dan memasukkan 1000 kadernya ke kursi legislatif pada pemilu mendatang. Target ambisius ini menunjukkan tekad BMI untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Netizen pun ramai memberikan dukungan. “Semoga bisa bawa perubahan untuk pemuda Indonesia!” tulis @pemudamillenial di Twitter, mencerminkan harapan publik terhadap kepemimpinan baru BMI ini.

Dengan semangat kekeluargaan dan kebangsaan, BMI di bawah pimpinan Farkhan Evendi siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan nasional, sekaligus mempersiapkan kader-kader muda berkualitas untuk memenangkan Pemilu 2029.

KPU Banyumas Umumkan Data Terbaru: Pemilih Bertambah 11.921 Orang di Triwulan II 2025

IDPOST.ID – KPU Kabupaten Banyumas sukses menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tahun 2025 yang berlangsung di Aula KPUD setempat, Rabu (2/7/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Banyumas didampingi anggota, Sekretaris dan jajaran sekretariat, serta dihadiri oleh perwakilan Polresta Banyumas, Kodim 0701 Banyumas, Bawaslu Kabupaten Banyumas, Kesbangpol Kabupaten Banyumas, Disdukcapil Kabupaten Banyumas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto, Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas, serta perwakilan Partai Politik peserta Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Banyumas.

Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa pelaksanaan rekapitulasi data pemilih secara berkala merupakan amanat dari Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025 dan Keputusan KPU Nomor 658 Tahun 2024.

“KPU secara berkala melakukan rekapitulasi data pemilih dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Pemutakhiran ini penting agar tercipta daftar pemilih yang akurat sebagai dasar penyelenggaraan pemilu yang berkualitas,” tegasnya.

Agenda diawali dengan sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, disampaikan oleh Yasum Surya Mentari, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Banyumas. Ia menjelaskan bahwa KPU Banyumas menerima data dari KPU RI sebanyak 98.537 pemilih, yang sebagian besar telah diverifikasi.

Yasum juga menekankan pentingnya sinergi dengan Disdukcapil, Bawaslu, serta partai politik untuk menjaga kualitas data. Ia menambahkan bahwa uji sampling lapangan akan dilakukan di beberapa desa untuk memverifikasi data secara langsung.

Memasuki agenda inti, yakni Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2025. Hasil pleno menetapkan bahwa jumlah pemilih mencapai 1.402.753, meningkat dari jumlah DPT Pemilihan Tahun 2024 sebanyak 1.390.832 pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari 701.865 pemilih laki-laki dan 700.888 pemilih perempuan, tersebar di 27 kecamatan se-Kabupaten Banyumas.

Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah, menanyakan perihal penambahan jumlah pemilih tersebut. Yang kemudian direspon oleh Yasum yang menjelaskan bahwa penambahan tersebut berasal dari pemilih pemula, pemilih pindah masuk, dan pemilih alih status dari TNI/Polri.

Setelah agenda pleno, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi SIPOL Berkelanjutan yang dipaparkan oleh Sidiq Fathoni, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyumas.

Pria yang akrab disapa Toni ini menjelaskan bahwa SIPOL berperan penting dalam menyediakan data keanggotaan dan kepengurusan partai politik secara transparan dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan partai politik untuk aktif melakukan pemutakhiran data secara berkala, mengingat masih ditemukan ketidaksesuaian antara data SIPOL dengan SK kepengurusan partai.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Berita Acara oleh kelima Komisioner KPU Kabupaten Banyumas, sebagai bentuk penetapan hasil rapat pleno terbuka. Dilanjutkan dengan penyerahan salinan berita acara kepada tamu undangan yang hadir.

Retret Partai Demokrat di Pacitan, Ketua BMI: Politik Humanis untuk Kesejahteraan Rakyat

IDPOST.ID – Usai mengikuti retret internal Partai Demokrat di Pacitan, Farkhan Evendi, Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI), menegaskan bahwa partainya harus konsisten menghadirkan politik yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini disebutnya sebagai momentum untuk memperkuat visi kerakyatan partai.

Farkhan menekankan, esensi Partai Demokrat terletak pada kedekatannya dengan masyarakat.

“Politik kita harus manusiawi dan berkeadilan. Bukan sekadar berebut kursi atau kekuasaan, melainkan bagaimana kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya, Minggu (6/7/2025).

Sebagai representasi generasi muda partai, Farkhan mendorong agar Demokrat memperkuat kaderisasi berbasis integritas.

“Kader harus setia pada prinsip kebenaran dan konstitusi, bukan pada figur tertentu. Kita butuh pemimpin yang merakyat, bukan sekadar pencitraan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya implementasi empat strategi utama partai: pro-growth (pertumbuhan ekonomi), pro-jobs (penciptaan lapangan kerja), pro-poor (pemberdayaan masyarakat miskin), dan pro-environment (pembangunan berkelanjutan).

“Generasi muda butuh aksi nyata, terutama dalam hal lapangan kerja dan pembangunan yang ramah lingkungan,” jelas Farkhan.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan bahwa kekuatan Partai Demokrat terletak pada konsistensi menjunjung nilai-nilai luhurnya.

“Partai ini akan tetap relevan selama berpijak pada rakyat. Itu yang harus selalu kita jaga,” tandasnya.

Retret ini menjadi sinyal kuat bahwa Partai Demokrat berupaya memantapkan posisinya sebagai partai yang mengedepankan kesejahteraan rakyat, di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompetitif.

DPRD dan Pemkab Sampang Gelar Rapat Paripurna Sepakati Dua Raperda

IDPOST.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna tentang kesepakatan dan pesgesahan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), di Aula gedung Graha Paripurna DPRD Sampang, pada Senin (02/06/2025).

Dua Raperda tersebut, yaitu Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024, dan raperda kawasan tanpa rokok.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Muhammad Iqbal Fathoni, dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara legislatif dan eksekutif dalam proses pembahasan ke dua raperda tersebut.

Menurutnya, persetujuan dan pengesahan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat.

“Kami berharap kedua regulasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diterapkan secara efektif. Khususnya raperda tentang kawasan tanpa rokok, yang merupakan langkah progresif dalam menciptakan lingkungan sehat dan melindungi generasi muda dari paparan asap rokok,” terangnya.

Kemudian, ditempat yang sama Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, mewakili Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh jajaran DPRD atas dukungan dan kontribusi dalam menyempurnakan raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2024, maupun raperda kawasan tanpa rokok.

“Persetujuan bersama ini merupakan hasil sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Kami optimis raperda pertanggung jawaban APBD ini akan menjadi refleksi pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Raperda tentang pertanggung jawaban APBD 2024 tersebut selanjutnya akan dikirim ke Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sedangkan raperda tentang kawasan tanpa rokok, yang telah disahkan menjadi peraturan daerah, merupakan hasil fasilitasi pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui surat Gubernur tertanggal 5 Mei 2025, Nomor: 100.3.2/15019/013.2/2025. Pemkab Sampang meyakini bahwa regulasi ini menjadi landasan hukum penting dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan nyaman.

Kemudian, rapat ditutup dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sampang. Pemerintah daerah berharap kedua regulasi ini mampu memberikan dampak nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Sampang.

Dalam rapat paripurna ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sampang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Forkopimda Kabupaten Sampang, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang.

Selain itu, hadir juga para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Sampang, pimpinan BUMD, serta jajaran anggota DPRD Kabupaten Sampang, serta perwakilan Pengadilan Negeri Sampang.

Kebersamaan Hangat Warnai Halal Bihalal IKA PMII Kota Malang Zona Pamekasan

Pamekasan — Suasana hangat penuh keakraban mewarnai acara Halal Bihalal Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kota Malang Zona Pamekasan, yang digelar di Resto Wamira Chicken, Desa Bettet, Kecamatan Pamekasan, Minggu (11/5/2025).

Mengusung tema “Sambung Rasa, Sambang Jiwa”, kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antaralumni PMII. Sejumlah tokoh nasional hadir dalam kesempatan ini, di antaranya Hasanuddin Wahid, anggota Komisi V DPR RI; Gus Din, Sekjen Aliansi Petani Indonesia sekaligus Penasehat Menteri Desa PDTT 2019–2024; serta Achmad Ghazali, Ketua PCI NU Jepang dan Dosen Universitas Al-Ghifari Bandung.

Ketua IKA PMII Zona Pamekasan, Sahabat Muslim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu yang telah hadir. Ia mengakui bahwa pelaksanaan kegiatan ini masih dalam tahap awal dan banyak keterbatasan, namun semangat untuk terus membangun jejaring antaralumni tak pernah padam.

“Meski masih tertatih, kegiatan seperti ini tetap harus kita laksanakan. Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran para sahabat, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyambutan,” ujar Muslim.

Sementara itu, Ketua IKA PMII Kota Malang sekaligus penasehat Menteri Desa PDTT, Sahabat Gus Din, menegaskan pentingnya memelihara jaringan silaturahmi sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Silaturahmi ini harus terus dijaga, karena menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai kepentingan dalam satu tujuan. Alumni PMII memiliki potensi besar untuk berkembang, termasuk di daerah seperti Pamekasan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PCI NU Jepang, Sahabat Ghazali, turut berbagi kisah perjalanan hidupnya hingga menempuh pendidikan dan menetap di Jepang. Ia menyebut semua pencapaiannya tak lepas dari keberkahan merawat nilai-nilai Nahdlatul Ulama.

“Siapa pun yang merawat NU dengan tulus dan ikhlas, insyaAllah hidupnya akan dipermudah,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Pusaka” serta “Bagimu Negeri”, menambah khidmat suasana silaturahmi yang sarat nilai kekeluargaan tersebut.