KPU Sidoarjo Gelar Media Gathering, Tekankan Sinergi Hadapi Pilkada 2024

Pasuruan, Idpost.co.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar media gathering bertema “Sinergitas KPU dan Media Dalam Persiapan Masa Tenang Serta Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Serentak Tahun 2024”.

Acara tersebut berlangsung pada Jumat (15/11/2024) di Hotel Surya, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, bertujuan untuk memperkuat peran media dalam mengawal proses demokrasi menjelang Pemilihan Serentak 2024.

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun online, dimana kegiatan tersebut menjadi forum diskusi penting antara KPU dan media dalam mensukseskan gelaran Pilkada Serentak di Sidoarjo.

Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim, dalam kesempatan yang baik menyampaikan pentingnya sinergi antara KPU dan media dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat selama proses pemilu.

Ia menekankan peran vital media dalam memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat, bertanggung jawab, dan bebas dari berita hoaks atau ujaran kebencian.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mampu mencegah penyebaran berita hoaks, menjaga kondusivitas ruang digital selama proses pemilu, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses demokrasi dan mendorong partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Fauzan juga mengajak rekan-rekan media dan masyarakat untuk selalu cek dan ricek serta memverifikasi informasi sebelum menyebarkan guna mencegah terjadinya misinformasi yang dapat menimbulkan konflik sosial.

“Pentingnya literasi digital dan partisipasi aktif dari media dalam mengawasi jalannya pemilu adalah kunci agar pemilu serentak dapat berlangsung dengan baik dan sesuai aturan,” tambahnya.

Fauzan menggarisbawahi bahwa media memegang peran krusial sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya bagi publik selama masa tenang, pemungutan suara, hingga penghitungan suara.

“Media gathering sebagai langkah positif dalam mewujudkan Pilkada Sidoarjo 2024 sukses sekaligus menjadi ajang sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga kondusifitas dan integritas proses pemilu,” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Devisi Sosdikli, SDM dan Parmas KPU Sidoarjo M. Yasin mengatakan, dengan dukungan dari media KPU berharap lebih mudah meminimalisir penyebaran informasi yang keliru, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

“Melalui kegiatan seperti ini, KPU optimis bahwa pemilu serentak 2024 akan berjalan dengan transparan, adil, dan aman, dengan peran media sebagai pengawas sekaligus penyampai informasi yang efektif,” pungkas M. Yasin

Debat Ketiga Pilkada Sidoarjo Akan Digelar Tanpa Simpatisan Paslon

Sidoarjo, idpost.id,- Debat ketiga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Kabupaten Sidoarjo tahun 2024 dijadwalkan akan berlangsung di hotel Aston pada tanggal 18 November 2024 mendatang tanpa dihadiri pendukung maupun simpatisan paslon.

Keputusan tersebut disepakati bersama dalam “Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Persiapan Kampanye Serta Persiapan Masa Tenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo” yang berlangsung di kantor KPU Sidoarjo pada hari Senin, (11/11/2024).

Acara dihadiri Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim bersama M. Yasin, Ketua Bawaslu Sidoarjo Agung Nugraha, Kasat Intelkam Polresta Sidoarjo Awaludin, perwakilan dari Kodim 0816, Bakesbangpol, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo.

Selain itu, pertemuan tersebut dihadiri juga Liaison Officer (LO) dari kedua pasangan calon, yakni Nanang Haromain LO Paslon 01 Subandi-Mimik (BAIK) dan Samsul Hadi LO Paslon 02 Iin-Edi (SAE).

Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim menjelaskan, bahwa debat kali ini akan dilaksanakan tanpa kehadiran massa simpatisan dari masing-masing Paslon yang bertarung dalam Pilkada di Sidoarjo.

“Keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama kami. Hanya pemegang undangan resmi dan memiliki tanda pengenal khusus yang diizinkan masuk ke ruang debat. Massa simpatisan dilarang hadir di lokasi debat,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, terdapat enam poin penting yang disepakati untuk memastikan debat berjalan lancar:

  1. Debat Tanpa Kehadiran Massa Simpatisan. Hanya undangan yang memiliki tanda pengenal khusus yang diperbolehkan memasuki ruang debat. Massa simpatisan dari kedua paslon dilarang hadir untuk menghindari potensi kerumunan yang bisa mengganggu jalannya acara.
  2. Pembagian Tugas Koordinator Lapangan. Masing-masing LO dari pasangan calon diwajibkan untuk mengusulkan tiga nama yang akan bertugas sebagai koordinator lapangan yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan tim di lapangan guna memastikan ketertiban di lokasi debat.
  3. Pengawasan Ketat di Dalam Ruangan. LO masing-masing paslon bertanggung jawab penuh untuk mengawasi jalannya debat di dalam ruangan agar berjalan lancar, aman dan tertib.
  4. Pengetatan Tata Tertib Debat. Hal ini dilakukan agar dalam proses debat berlangsung kondusif, aman, dan terhindar dari potensi pelanggaran yang dapat mengganggu jalannya acara.
  5. Sanksi Tegas bagi Simpatisan Tak Berundangan. Tindakan tegas dilakukan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku apabila massa simpatisan paslon memaksa masuk ke lokasi tanpa undangan resmi.
  6. Pembahasan Waktu Pelaksanaan Debat Berikutnya. Dimana akan diadakan rapat kembali guna membahas kesiapan dan pengaturan keamanan agar semua pihak yang terlibat bisa memastikan debat berjalan sesuai harapan.

Fauzan Adhim juga menambahkan bahwa penyelenggara mendorong masing-masing posko pemenangan pasangan calon untuk mengadakan acara nonton bareng (nobar) di tempat mereka.

“Nobar di posko dilakukan untuk menjaga agar suasana tetap kondusif selama debat berlangsung, dan menghindari kerumunan massa di satu tempat,” jelasnya.

Sementara itu, LO Paslon 01 Nanang Haromain saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya tidak pernah menolak debat dan selalu siap untuk mengikuti debat ketiga yang rencananya akan digelar pada 18 November 2024.

“Paslon BAIK siap mengikuti debat ketiga dan mendukung sepenuhnya semua aturan yang telah disepakati bersama,” ungkap Nanang.

Dengan disepakati aturan yang ketat dan koordinasi yang baik antara aparat keamanan, penyelenggara, dan LO masing-masing pasangan calon, diharapkan debat ketiga Pilkada Sidoarjo dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Dialog Publik Subandi-Mimik Bersama Pedagang Pasar Krian

Sidoarjo, Idpost.co.id,- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi dan Mimik (BAIK), mengadakan dialog publik interaktif dengan para pedagang di Pasar Krian pada hari Selasa, (5/11/2024).

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Subandi-Mimik untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi para pedagang pasar tradisional yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya.

Salah satu persoalan mendesak yang diungkapkan oleh Nur Hayati, salah seorang pedagang Pasar Krian, adalah pembangunan lapak penampungan yang belum selesai setelah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Subandi memastikan bahwa pembangunan lapak akan rampung bulan ini. Ia menyampaikan jika sudah berkoordinasi dengan dinas perdagangan untuk segera diselesaikan.

Tidak hanya masalah lapak, minimnya penerangan di pasar pada malam hari juga menjadi keluhan para pedagang. Mereka merasa kondisi ini membuat suasana pasar kurang aman dan menghambat aktivitas jual-beli di malam hari.

Keluhan yang disampaikan para pedagang diserap oleh Subandi-Mimik. Kedua paslon memastikan jika keluhan para pedagang segera ditindaklanjuti. Mereka berjanji akan menata ulang pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli.

“Fasilitas dan penataan pasar akan kami tingkatkan, supaya yang berjualan dan yang membeli juga nyaman dan aman,” ungkap Subandi.

Sebagai mantan pedagang ayam yang sejak kecil telah bergaul dengan pedagang pasar, Subandi memahami kesulitan yang dihadapi oleh para pedagang tradisional. Pengalaman tersebut yang membentuk komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan pedagang lebih baik.

Dalam dialog ini, Mimik juga memaparkan 14 program unggulan mereka, dan salah satunya adalah bantuan Dana Bergulir (Dagulir) bagi para pedagang dengan bunga rendah sebesar 0,2 persen.

Program Dagulir ini akan memberikan bantuan dana hingga Rp50 juta yang dapat dipergunakan oleh para pedagang guna mengembangkan usahanya tanpa harus bergantung pada rentenir.

“Dagulir ini bisa dimanfaatkan teman-teman pedagang. Kami tidak ingin para pedagang di Sidoarjo ini terlilit hutang pada rentenir,” tutur Mimik.

Selain fokus pada revitalisasi pasar dan bantuan keuangan, Subandi-Mimik juga menyiapkan program kesehatan gratis dan beasiswa untuk seluruh warga Sidoarjo, termasuk pedagang pasar.

Mereka berharap, dengan adanya program kesehatan tersebut, para pedagang akan lebih memperhatikan kesehatan mereka, karena selama ini banyak pedagang yang kurang peduli terhadap kesejahteraan fisik.

Dialog ini menjadi bukti bahwa pasangan Subandi-Mimik siap mendukung pedagang pasar tradisional ketika terpilih memimpin Sidoarjo melalui program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan mereka sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Sidoarjo.

Subandi-Mimik Janji Bangun Infrastruktur dan Industri Baru di Jabon

Sidoarjo, Idpost.co.id,- Subandi-Mimik Idayana (BAIK) pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 01, pada Minggu, (03/11/2024) sore berbaur bersama ribuan warga Kecamatan Jabon dalam kegiatan #GerakanKEBAIKAN.

Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Singoloyo, Desa Pangreh, Jabon dengan menggelar senam bersama, pasar murah dan konser dangdut, yang telah disiapkan untuk warga.

Kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nampak ramah dan low profile saat menyapa warga. Mereka juga turut serta dalam kegiatan senam yang membuat suasana semakin akrab.

Acara ini juga menjadi ajang Pasangan BAIK untuk memperkenalkan 14 Program Kerja bagi Sidoarjo. Salah satunya rencana pembangunan infrastruktur jalan guna mendukung mobilitas serta mendorong wilayah Jabon menjadi pusat industri baru di Sidoarjo.

“Kami ingin wilayah Jabon dikembangkan menjadi kawasan industri sehingga dapat memberi lebih banyak peluang lapangan kerja baru bagi warganya,” tegas Subandi yang langsung disambut sorakan semangat dari warga.

Selain infrastruktur, Subandi menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik. Ia berjanji akan menaikkan insentif bagi guru-guru PAUD hingga 100 persen pada tahun 2025.

“Guru PAUD adalah pondasi pendidikan awal bagi anak-anak kita. Kesejahteraan mereka harus menjadi salah satu prioritas,” ujarnya.

Subandi menegaskan bila nanti dipercaya memimpin Sidoarjo, warga Jabon berhak menagih janji kepadanya. Kami ingin warga tahu bahwa suara mereka itu bukan hanya dihitung, tetapi juga dihargai.

Sedangkan, Mimik Idayana memaparkan program ekonomi Pasangan BAIK. Mereka berkomitmen guna membantu para pelaku UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan bunga rendah sebesar 0,2 persen.

Tidak hanya itu, kedua pasangan calon ini juga berencana meningkatkan jumlah penerima beasiswa bagi mahasiswa dan memberikan bantuan pendidikan guna anak yatim-piatu.

Usai senam, panitia membagikan kupon  untuk ditukarkan dengan sembako murah yang telah disiapkan. Warga pun semakin antusiasme ketika Subandi-Mimik turun membagikan peralatan rumah tangga.

Kehadiran Pasangan BAIK dalam acara ini membawa harapan baru warga Jabon, Sidoarjo. Mereka semakin yakin kedepan Subandi-Mimik akan mampu membawa perubahan yang baik dan positif untuk menjadikan Sidoarjo gemah ripah loh jinawi di masa depan.

Polres Sumenep Siapkan 96 Bhabinkamtibmas dengan Kaporlap Jelang Pilkada

SUMENEP – Sebanyak 96 personel Bhabinkamtibmas dari Polres Sumenep menerima perlengkapan perorangan berupa tas Bhabinkamtibmas , rompi anti sayat dan alat pemecah kaca guna menunjang tugas pengamanan jelang Pilkada serentak.

Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M, bertempat di lapangan apel Tribrata Polres Sumenep. Selasa (29/10/2024)

Perlengkapan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja Bhabinkamtibmas, terutama dalam pengawasan dan pengamanan situasi selama tahapan Pilkada di Sumenep. Dalam upacara penyerahan dihadiri Wakapolres, Pejabat Utama, Kapolsek, Anggota dan PNS Polri.

Kapolres Sumenep AKBP Henri menegaskan bahwa dukungan ini adalah bentuk kepedulian Polres terhadap kesiapan Bhabinkamtibmas dalam mengemban tugas.

“Kami serahkan perlengkapan ini sebagai bagian dari persiapan pengamanan Pilkada serentak. Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di desa-desa, sehingga perlengkapan ini diharapkan membantu mereka dalam tugas sehari-hari,” ujar AKBP Henri

Rompi yang diterima dirancang khusus untuk mendukung kenyamanan dan keamanan personel saat bertugas di lapangan

“Kami berharap dengan adanya tambahan perlengkapan ini, para personel Bhabinkamtibmas bisa menjalankan tugasnya lebih optimal, terutama dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama tahapan Pilkada,” tambah Akbp Henri

Dalam kesempatan tersebut, Plt Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti juga menyampaikan peran penting Bhabinkamtibmas dalam Pilkada mendatang. Menurutnya, para personel Bhabinkamtibmas berperan besar dalam menjaga keamanan di desa binaannya masing-masing.

“Bhabinkamtibmas bertugas mengawal keamanan di desa selama Pilkada. Mereka adalah garda terdepan dalam deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas, serta menjalin komunikasi erat dengan masyarakat dan tokoh desa binaannya,” ungkap AKP Widiarti.

Ia juga menekankan bahwa Bhabinkamtibmas diharapkan mampu bersinergi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan penyelenggara Pilkada untuk menciptakan suasana yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di desa-desa diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Mereka juga harus cepat merespons jika ada potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya Pilkada,” lanjutnya.

Di tengah situasi krusial seperti Pilkada yang melibatkan banyak pihak dan berpotensi menimbulkan konflik, Bhabinkamtibmas memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam hal pengamanan, tetapi juga sebagai mediator untuk menyelesaikan potensi konflik sosial yang mungkin muncul selama pemilihan. “Bhabinkamtibmas harus bisa menjadi penghubung antara kepolisian dan masyarakat, serta mampu menenangkan situasi jika terjadi perselisihan,” tambah AKP Widiarti

Setelah upacara selesai, para personel Bhabinkamtibmas yang telah menerima perlengkapan langsung diarahkan untuk memeriksa peralatan dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik sebelum digunakan di lapangan.

Dukungan ini menjadi bagian dari upaya Polres Sumenep dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh anggotanya, terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masyarakat. Diharapkan, dengan perlengkapan baru ini, personel Bhabinkamtibmas Polres Sumenep dapat semakin siap dan solid menghadapi segala kemungkinan yang terjadi selama pelaksanaan Pilkada.

“Keamanan dan kelancaran Pilkada adalah tanggung jawab kita bersama. Saya yakin, dengan perlengkapan yang telah diberikan, para personel Bhabinkamtibmas dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan lebih siap menghadapi tantangan di lapangan,” pungkas AKP Widiarti

Upacara diakhiri dengan doa bersama serta pengarahan teknis mengenai penggunaan perlengkapan yang baru diterima. Personel Bhabinkamtibmas menyambut baik perhatian Polres Sumenep terhadap kesiapan mereka di lapangan.

Penguatan Sinergitas Digital: Polres Sumenep dan Kominfo Gelar FGD Jelang Pilkada 2024

SUMENEP – Kolaborasi Polres dan Dinas Komunikasi dan Informtaika (Diskominfo) Sumenep bersama Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur menggelar Forum Group Discussion dengan tema “Penguatan Sinergitas Pengamanan Ruang Digital Jelang Pilkada 2024” di Aula Sanika Satyawada Polres setempat, Senin (28/10/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri para Ketua asosiasi media di Sumenep dan satu anggotanya, serta para wartawan, perwakilan KPU, Bawaslu, perwakilan Kajari Sumenep, perwakilan Dandim dan sejumlah instansi lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso yang didaulat menjadi salah satu pemateri menyampaikan, bahwa perlunya diadakan FGD tentang ruang digital jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

“Saya ingin menyampaikan, bahwa di Sumenep ini jelang Pilkada serentak aman dan baik baik saja. Termasuk penyebaran informasi hoax jelang Pilkada ini memang sangat minim, bahkan boleh dikata tidak ada” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Sumenep, Muhammad Nurdin dalam sambutannya mengatakan, FGD ini penting dilakukan guna menyamakan persepsi untuk mewujudkan Pilkada serentak 2024, aman, kondusif dan bebas hoaks, sehingga semuanya berjalan sesuai harapan kita.

“Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024, penguatan sinergitas dalam pengamanan ruang digital menjadi sangat penting, agar pelaksanaan pilkada nanti tidak ada yang menjadi pengganggu” tuturnya.

Nurdin menyebutkan, melalui FGD KKD ini diharapkan dapat menjaga integritas proses demokrasi dan mencegah potensi ancaman siber yang dapat memengaruhi jalannya pemilihan.

“Ini (FGD) akan menjadi salah satu sarana menuju Pilkada Kabupaten Sumenep 2024, yang aman dan kondusif serta bebas hoaks, sehingga benar benar menjadi pesta demokrasi yang diharapkan seluruh masyarakat” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KKD Kominfo Jawa Timur, Arief Rahman menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi menjelang Pilkada ini adalah menjaga ruang digital dari ancaman hoaks dan provokasi di media sosial.

“Menjadi penting untuk dilakukan edukasi kepada masyarakat dalam memilah informasi, serta mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menangkal berita bohong yang dapat memicu konflik sosial. Lebih lebih menjelang Pilkada 2024 ini” katanya.

Polres Sumenep Kawal Ketat Pelipatan Surat Suara Jelang Pemilu di Sumenep

SUMENEP – Pengamanan Ketat Warnai Proses sortasi dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Kabupaten Sumenep digudang penyimpanan logistik di jalan lingkar barat Desa Babalan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep. Selasa (29/10/2024)

Untuk memastikan keamanan Proses sortasi dan Pelipatan Surat suara, Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M didampingi Kabag SDM selaku Kasetops meninjau langsung pengamanan proses pelipatan.

Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M, menyatakan personel telah ditempatkan untuk mengawasi jalannya proses pelipatan surat suara di gudang logistik.

“Kami telah menempatkan personel di lokasi untuk memantau jalannya proses pelipatan surat suara, memastikan keamanan serta kelancaran proses agar tidak ada kendala di lapangan,” ungkapnya.

Kehadiran para petugas keamanan ini diharapkan dapat mencegah potensi gangguan dan menjamin agar surat suara sampai ke tangan pemilih dalam kondisi baik dan siap pakai.

Dalam apel kesiapan ini, Ketua KPU Nurus Samsi memberikan beberapa arahan penting kepada petugas pelipat surat suara. Salah satunya adalah instruksi agar seluruh petugas selalu mengenakan ID card saat bertugas, demi identifikasi yang jelas dan tertib.

Ketua KPU Sumenep menegaskan ini adalah hari pertama proses pelipatan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, dengan jumlah surat suara Pilbup 881.619 dan surat suara Pilgub 881.619 sehingga diharapkan seluruh tugas bisa diselesaikan dengan cepat dan cermat.

Pengawasan ketat juga dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep, yang menginstruksikan agar petugas tidak diperkenankan membawa ponsel selama proses pelipatan berlangsung. Hal ini bertujuan meningkatkan fokus kerja petugas dan mencegah potensi gangguan.

Selain pengawasan rutin, dilakukan pula pemeriksaan menyeluruh terhadap petugas sebelum memasuki area pelipatan. Pemeriksaan mencakup barang bawaan dan kondisi fisik, termasuk panjang kuku, guna mencegah kerusakan pada surat suara selama proses pelipatan. Semua barang pribadi yang tidak diperlukan dikumpulkan terlebih dahulu untuk menjaga ketertiban di area kerja.

Akbp Henri menegaskan kepolisian akan terus mengawal dan menjaga ketertiban selama proses pelipatan berlangsung.

“Pengamanan ini bukan hanya untuk memastikan kelancaran proses, namun juga untuk menjaga agar hasil pemilihan nanti dapat diterima masyarakat dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

Dengan pengawasan dan keamanan yang ketat, diharapkan proses pelipatan surat suara ini selesai tepat waktu, sesuai standar KPU, dan siap menyambut pesta demokrasi 2024 di Kabupaten Sumenep

KPU Sidoarjo dan Aliansi Ojol Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pilkada Serentak 2024

Sidoarjo, Idpost .co.id,- KPU Kabupaten Sidoarjo bersama dengan Aliansi Ojol Sidoarjo menggelar acara sosialisasi dalam rangka untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024, yang dilaksanakan di Kali Cafe, Jl. Cemengbakalan, Sidoarjo, pada Minggu,(13/10/2024). 

Sosialisasi tersebut mengangkat tema “Pendidikan Pemilih Pilkada Serentak 2024 Dengan Aliansi Ojol Sidoarjo” yang dihadiri pengemudi ojek online dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Aliansi Ojol Sidoarjo.

Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adim, yang hadir bersama dengan Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM, dan Parmas KPU Sidoarjo Mokhamad Yasin, menyampaikan harapannya agar dengan acara sosialisasi ini bisa membantu untuk meningkatkan partisipasi pemilih, terutama dari kalangan driver ojek online. 

“Driver ojol memiliki peran penting karena aktivitas mereka yang selalu berinteraksi dengan masyarakat. Saya optimis bahwa dengan pengetahuan yang didapat dalam sosialisasi ini, mereka bisa turut serta menyebarkan informasi penting terkait Pilkada Serentak 2024 kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Dalam acara ini, hadir sebagai narasumber M. Iskak, mantan Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo periode 2019–2024, bersama Moeh Arief, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Sidoarjo. 

Kedua pemateri tersebut memberikan pemaparan yang komprehensif mengenai berbagai aspek penting terkait dengan memahami syarat dan ketentuan pemilih dalam menyalurkan suara dalam Pilkada Serentak yang akan digelar 27 November 2024 mendatang.

M. Iskak, yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo, memberikan materi terkait syarat dan ketentuan untuk berpartisipasi dalam Pilkada. Dimana dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya memastikan jika setiap warga yang ingin menyalurkan hak pilihnya sudah masuk tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

“Pemilu adalah hak setiap warga negara, namun ada prosedur yang harus dipatuhi. Pastikan bahwa anda sudah terdaftar sebagai pemilih, dan jika ada perubahan data, segera laporkan kepada pihak terkait agar hak suara tetap bisa digunakan,” ujar Iskak.

Ia juga menjelaskan beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan hak pilihnya, seperti pindah domisili tanpa memperbarui data KTP atau terdapat kekurangan administrasi lainnya.

Sementara itu Moeh Arief menjelaskan lebih banyak terkait dengan aspek teknis. Salah satunya tentang pemilih yang berdomisili di luar wilayah KTP agar masyarakat tetap bisa menyalurkan hak pilihnya. Ia pun menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk aktif dalam memastikan bahwa data mereka sudah terdaftar dengan benar.

“Masyarakat yang tidak tinggal sesuai dengan alamat KTP mereka tetap bisa menyalurkan hak pilih dengan mengurus formulir pindah memilih di KPU setempat. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami prosedur pindah memilih, agar tetap bisa menyalurkan hak suaranya meskipun berada di luar daerah asal,” jelas Arief.

Moeh Arief menekankan, bahwa setiap pemilih harus proaktif dalam mengurus dokumen yang diperlukan sebelum hari pencoblosan. Jika prosedur ini diabaikan, dikhawatirkan banyak warga yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya karena perbedaan domisili.

Sedangkan Ketua Aliansi Ojol Sidoarjo, Babe Teguh, menyatakan jika komunitas ojek online siap mendukung upaya KPU dalam menyukseskan Pilkada Serentak tahun 2024 di wilayah Sidoarjo. 

“Aliansi Ojol Sidoarjo siap untuk menjadi kepanjangan tangan untuk membantu KPU menyebarkan informasi terkait Pilkada, khususnya di kalangan masyarakat yang sering kami temui setiap hari,” ujarnya.

Acara yang dikemas santai ini berlangsung lancar dan mendapatkan apresiasi dari para peserta yang hadir. Mereka merasa telah mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat terkait prosedur mengikuti Pilkada.

Dengan adanya Sosialisasi ini diharapkan bisa mendongkrak partisipasi masyarakat Sidoarjo pada Pilkada Serentak 2024.