Jadi Sponsor Arema FC dan Persib Bandung, PT Greenfields Klaim Sudah Berkontribusi di Blitar

IDPOST.CO.IDPT Greenfields mengklaim pihaknya sudah berkontribusi untuk masyarakat Blitar.

Hal tersebut disampaikanya untuk merespon PT Greenfields menjadi sponsor utama Arema FC dan Persib Bandung.

Erwin Cahaya Adi Chief Marketing Officer PT Greenfields mengkalim pihaknya sudah memberikan dukungan kepada warga Kabupaten Blitar.

Dukungan tersebut lanjutnya, di berikan PT Greenfields kepada warga di sekitar peternakan PT Greenfields.

“Kita ambil susunya, kita beli, warga mendapatkan untung, itu kan bermanfaat,” ungkap Erwin.

Sebelumnya keberadaan PT Greenfields di Kabupaten Blitar dikeluhkan karena adanya pencemaran lingkungan.

Salah seorang warga yang mengeluhkan akan keberadaan PT Greenfields yakni Tukinan warga Desa Doko.

Ia menyesalkan apa yang dilakukan PT Greenfields untuk menjadi sponsor utama Arema fC dan Persib Bandung.

“Investasi promosi miliiar rupiah kedua klub lebih baik digunakan untuk pembangunan, khususnya Kabupaten Blitar,” katanya.

Terlebih lanjutnya, Kabupaten Blitar yang menerima dampak dari beroprasinya peternakan milik PT Greenfields

“Apalagi Kabupaten Blitar menerima dampak dari peternakan ini,” tuturnya.

Blitar Terdampak Kotoran Sapi, PT Greenfields Malah Dukung Arema FC dan Persib Bandung, Bukan Klub Lokal!

IDPOST.CO.ID – Keputusan PT Greenfields menjadi sponsor utama Arema FC dan Persib Bandung cukup disayangkan beberapa pihak.

Kekecewaan tersebut salah satunya disampaikan Fatatoh Hironi Ulya, mantan Ketua Askap PSSI Kabupaten Blitar.

Dikatakanya kalau PT Greenfields yang memiliki peternakan sapi terbesar itu melukai hati warga Kabupaten Blitar.

Selain itu ia juga menyebut kalau masyarakat Blitar lah yang langsung kena dampak dari pencemaran lingkungan salah satunya sempat terjadi banjir kotoran sapi.

“Mbok ya, kalua ada dana alokasi untuk pengembangan olahraga, warga Kabupaten Blitar menerima manfaatnya, bukan yang di Bandung,” katanya.

“Misalkan mengembangkan SSB di Kabupaten Blitar kan lebih manfaat,” lanjutnya.

Fatatoh menduga kalau selama ini PT Greenfields hanya memikirkan kepentingan perusahaannya.

Lebih lanjut dikatakanya kalau banyak SSB dan klub sepakbola liga 3 di Kabupaten Blitar.

Seperti halnya PSBI dan Blitar Putra yang saat ini belum memiliki sponsor untuk mengarungi kompetisi liga.

“Alangkah baiknya jika Greenfields menjadi sponsor kedua klub ini, sehingga warga Blitar juga menerima manfaat, tidak hanya menerima kotorannya saja,” tegasnya.

PT Greenfields di Blitar: Sponsori Arema FC dan Persib Bandung, Lingkungan Diabaikan?

IDPOST.CO.ID – Peternakan PT Greenfields yang terletak di Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang menjadi sponsor utama 2 klub sepakbola di Indonesia.

Kedua klub yang mendapat sponsor dari PT Greenfields yaitu Arema fC dan Persib Bandung.

Baik Arema fC maupun Persib Bandung kini sedang berkontestasi di liga tertinggi Liga 1 Indonesia.

Meskipun menjadi sponsor klub besar di Indonesia, keberadaan PT Greenfields khususnya di Blitar tidak memberikan manfaat yang cukup signifikan.

Bahkan keberadaan PT Greenfields di Kabupaten Blitar dikeluhkan karena adanya pencemaran lingkungan.

Salah seorang warga yang mengeluhkan akan keberadaan PT Greenfields yakni Tukinan warga Desa Doko.

Ia menyesalkan apa yang dilakukan PT Greenfields untuk menjadi sponsor utama Arema fC dan Persib Bandung.

“Investasi promosi miliiar rupiah kedua klub lebih baik digunakan untuk pembangunan, khususnya Kabupaten Blitar,” katanya.

Terlebih lanjutnya, Kabupaten Blitar yang menerima dampak dari beroprasinya peternakan milik PT Greenfields

“Apalagi Kabupaten Blitar menerima dampak dari peternakan ini,” tuturnya.

Main di Blitar, Arema FC Ingin Patahkan Rekor Tak Pernah Menang dari Dewa United

IDPOST.CO.ID – Laga home perdana BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Soeprijadi Kota Blitar, Arema FC membawa misi memecah rekor kekalahan dari Dewa United.

Optimisme itu semakin menajam di bawah asuhan pelatih Joel Cornelli. Apalagi setelah tim meraih juara Piala Presiden 2024 lalu. Tentu ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi mereka.

“Memang sedari 3 tahun lalu, Arema selalu kalah saat lawan Dewa United. Tapi saya melihat motivasi pemain sekarang sudah beda. Jauh lebih percaya diri setelah kemarin bisa juara Piala Presiden,” kata pelatih asal Brasil itu.

Meski begitu, Arema FC masih harus membuktikan diri di BRI Liga 1 2024/25 karena turnamen pra musim tidak menjadi jaminan. Sejauh ini, dia memandang persiapan yang dilakukan pemain sudah sangat bagus dan kompak.

“Jadi target kami ke depan saya pikir harus menang dulu saja. Dewa United adalah tim yang kuat juga,” imbuhnya.

Berbicara soal peluang, Joel Cornelli optimistis Arkhan Fikri dkk mempunyai kans yang lebih. Apalagi bisa bermain di hadapan suporter setianya, Aremania meski di luarkota dan tanpa atribut. Dengan semangat baru ini, dia menargetkan Arema FC bisa bertahan di papan atas musim ini.

“Arema adalah klub besar, sehingga kita harus berani mematok papan atas. Tapi kita lihat dulu, karena musim kemarin perjalanan kita sangat berat. Tapi setidaknya, kita harus lebih kuat dan bisa perform lebih bagus,” tekadnya.

Sementara itu, pemain Arema FC Salim Tuharea juga mengaku sudah siap menghadapi partai perdana melawan Dewa United. Dari hasil persiapan yang dijalaninya bersama tim menurutnya sudah sangat baik.

“Persiapan kami bagus. Kami sudah lakukan sesuai dengan apa yang pelatih mau dan kami siap untuk laga,” tegas mantan pemain Madura United itu.

Bermain di Blitar Lawan Arema FC, Dewa United FC Kenakan Jersey Terbaru

IDPOST.CO.ID – Jalang laga lawan Arema FC di Stadion Soepriadi Blitar pada Senin (12/8/2024) mendatang, Dewa United FC secara resmi merilis jersey terbaru mereka untuk kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/25.

Nampak ada beberapa hal yang cukup menarik dari jersey yang akan digunakan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan musim ini.

Warna dasar hitam tetap menjadi ciri khas untuk jersey kandang Dewa United. Namun bedanya pada musim ini jersey kandang dikemas lebih elegan dengan warna hitam yang lebih pekat serta ditambah sedikit elemen emas.

Untuk jersey penjaga gawang kandang, warna kuning tetap dipertahankan seperti halnya musim lalu.

Untuk jersey tandang, warna dasar putih tetap terlihat elegan dengan tambahan warna emas di bagian lengan. Yang berbeda dari musim lalu adalah bagian kerah membuat jersey ini terkesan mewah.

Nantinya jersey penjaga gawang tandang tetap menggunakan kombinasi warna hijau tua dan hijau muda dengan konsep gradasi.

Keunikan terlihat di jersey ketiga. Kendati tetap memakai emas sebagai warna dasar, namun ada pola berwarna hitam yang menyerupai catur di jersey ini. Kesan yang fresh nampak terlihat di jersey ketiga musim ini.

Yang berbeda juga terlihat dalam jersey ketiga untuk penjaga gawang, dimana warna biru kembali digunakan setelah sempat menghilang pada musim lalu. Dewa United sendiri juga sekaligus mengumumkan julukan yang akan digunakan mulai musim ini yaitu “Banten Warrior”.

“Seragam baru dan julukan baru diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk menyambut musim yang baru. Saya harapkan kami melaju lebih baik dibandingkan pada musim lalu,” kata Presiden klub Dewa United FC, Ardian Satya Negara.

Demi Arema FC dan Dewa United FC, Seluruh Siswa di Kota Blitar Belajar di Rumah

IDPOST.CO.ID – Demi laga Arema FC dan Dewa United FC di Stadion Soepriadi Blitar pada Senin (12/8/2024) mendatang.

Dinas Pendidikan Kota Blitar memutuskan seluruh jenjang pendidikan mulai dari Paud hingga SMA untuk belajar di rumah dan melakukan pembelajaran secara daring.

“Setelah kami berdiskusi dengan beberapa teman-teman internal dinas dan sekolah, kami memutuskan tanggal 12 tetap dilakukan tetapi lewat daring,” kata Dindin Alinuridin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Sabtu (10/8/2024).

Meski demikian Pemerintah Kota Blitar enggan disebut bahwa pihaknya mengorbankan pendidikan demi sebuah pertandingan sepak bola. Menurutnya langkah ini ditempuh demi keamanan para siswa selama pertandingan Arema FC berlangsung.

“Kami antisipasi bukan pergerakan anak-anak yang antar jemput juga kami antisipasi kalau ada jalan yang ditutup dan lain-lain, utamanya pas jam siang,” tegasnya.

Kebijakan ini berlaku untuk semua lembaga pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Kota Blitar dan Kementerian Agama Kota Blitar. Disdik dan Kemenag telah bersepakat untuk menggelar pembelajaran secara daring pada hari Arema FC bertanding.

Bahwa untuk sekolah swasta juga diminta untuk menggelar pembelajaran secara daring. Baik dari tingkatan Paud hingga SMA.

“Pertandingan walaupun sore pergerakan suporter dari pagi itu yang kami antisipasi supaya petugas keamanan tidak terlalu repot. Dan secara aturan diperbolehkan belajar daring,” bebernya.

Pembelajaran daring ini pun sudah disosialisasikan dengan pihak sekolah serta wali murid. Kebijakan pembelajaran secara daring ini pun akan dievaluasi oleh Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Blitar

Akan Belaga di Blitar, Arema FC Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan: Harapan dan Dukungan di Tengah Kesedihan

IDPOST.CO.ID – Akan berlaga di Blitar lawan Dewa United, Kontestan BRI Liga 1 2024/25, Arema FC menyalurkan bantuan dari 13,5 persen hadiah Piala Presiden 2024 kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan tanggung jawab moral dari manajemen klub terhadap keluarga korban, sebagai simbol dukungan untuk 135 korban.

Pada tahap awal penyaluran bantuan, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, bersama dua perwakilan Presidium Aremania, yaitu Utas, Inos, dan Bagus, mengunjungi enam keluarga korban.

Kehadiran mereka disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga yang dikunjungi, seperti Winto, ayah almarhumah Vera Puspita Ayu, di Jl. Bunga Cendana, Lowokwaru, Kota Malang.

Winto mengungkapkan rasa terharunya atas perhatian yang diberikan oleh manajemen. Dia berharap Arema FC akan terus berprestasi dan mampu membawa kebahagiaan kepada Aremania.

“Saya tidak menyangka Arema FC sepeduli ini. Ini sangat berarti bagi kami,” kata Winto.

“Tragedi Kanjuruhan adalah takdir Tuhan. Kami ikhlas menerima kepergian anak kami. Namun, dukungan dari Arema FC ini sangat berarti bagi kami,” tambah Winto.

“Tragedi Kanjuruhan adalah takdir Tuhan, dan kami telah ikhlas menerima kepergian anak kami. Namun, perhatian dari Arema FC ini sungguh berarti bagi kami,” tambahnya.

Selanjutnya manajemen mengunjungi keluar almarhum Sam Nawi, senior komunitas Curva Nord Aremania yang juga menjadi korban. Ika dan istri tidak dapat menyembunyikan air matanya saat dikunjungi manajemen Arema FC.

Dia merasa terharu atas bantuan yang telah diberikan dan tetap mendukung Arema FC dimanapun berada.

“Meskipun suami saya gugur. Sampai hari ini kami tetap keluarga Aremania dan tetap dukung Arema FC. Meskipun kami masih butuh waktu untuk datang ke Kanjuruhan,” ujarnya dengan menahan isak tangis.

Sementara itu Sudarmaji menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan kepada keluarga korban.

Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap, dengan membentuk beberapa tim yang akan mendatangi langsung kediaman keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.