Seorang Ayah di Sidoarjo Tega Setubuhi Anak Kandungnya Sendiri

IDPOST.CO.ID – Sebuah kasus sangat memilukan terjadi di daerah Sidoarjo, dimana seorang anak kecil berinisial B (11) pelajar kelas 5 SD menjadi korban tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh AR (52) ayah kandungnya sendiri.

Dalam siaran pers yang diungkap Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, peristiwa pelecehan tersebut terjadi pada tanggal 4 Desember 2023, berlokasi di rumah kontrakkan di Taman Sidoarjo. Pelaku seorang duda yang telah berpisah sejak 2018 dan tinggal bersama kedua anaknya.

“Saat itu, korban sedang tidur di bawah, lalu ayah kandungnya memanggil dan memaksa korban untuk berpindah ke kasur. Pelaku yang sudah kesetanan lalu memeluk dan memaksa korban dengan ancaman, meskipun korban berusaha menolak melakukan persetubuhan, namun tindakan tersebut tetap dilakukan oleh pelaku,” ucapnya.

Tindakan keji pelaku terulang sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 5 hari, yakni pada tanggal 14, 17, dan 19 November 2023. Hingga pada tanggal 20 November 2023. Korban yang sudah tak tahan dengan perbuatan yang dilakukan ayah kandungnya, memutuskan untuk melarikan diri dan meminta bantuan kepada ibu kandungnya untuk menjemputnya di rumah tersebut.

Setelah diberitahukan oleh korban apa yang telah dialaminya, ibu kandung korban tanpa waktu lama langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Tidak berselang lama, pelaku yang notabene adalah bapak kandung korban dapat diamankan oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo tanggal 28 November 2023, di rumah mereka di kawasan Taman Sidoarjo.

Atas perbuatan yang dilakukannya, pelaku di jerat dengan pasal 82 ayat (2) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 1016 tentang perubahan ke 2 atas UU No 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kesiapsiagaan Kabupaten Sidoarjo Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

IDPOST.CO.ID – Menghadapi prediksi BMKG jika musim hujan bulan Desember 2023 hingga Februari 2024 dimana intensitas curah hujan tinggi yang dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi maka Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaksanakan persiapan dan kesiapsiagaan menghadapinya.

Guna mengantisipasi timbulnya bencana yang mungkin akan terjadi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama dengan stakeholder terkait pada hari Senin, 4 Desember 2023 melaksanakan gelar apel kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometeorologi di Mako Polresta Sidoarjo.

Apel tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Sidoarjo Subandi dan dihadiri Kapololresta Sidoarjo, Kodim 0816, BPBD Sidoarjo, seluruh OPD di Kabupaten Sidoarjo, dan sejumlah personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Damkar, dan relawan.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwasannya Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi bertujuan untuk mempersiapkan segala aspek-aspek dalam penanganan bencana alam termasuk dengan kesiapan personel, peralatan, sekaligus untuk sarana-prasarana.

“Bencana hidrometeorologi datangnya tidak terduga dan bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi untuk kesiapan dari semua pihak dalam menangani bencana alam, termasuk pola penanganan dan upaya dalam melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Subandi dalam pidatonya.

Sementara, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan bahwa pihaknya menyatakan siap mendukung serta melakukan berbagai upaya pencegahan risiko terjadinya bencana alam, mulai dari proses pencegahan, penanganan, hingga evakuasi.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan merapikan pohon besar, tidak buang sampah sembarangan dan membersihkan sampah di aliran sungai. Hal ini penting dilakukan dalam upaya meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan perlunya memberikan edukasi pada masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang mungkin bisa terjadi di wilayahnya. Melalui upaya-upaya yang terkoordinasi dengan baik dan kesiapan yang matang, maka masyarakat Kabupaten Sidoarjo akan terhindar dari dampak buruk bencana alam.

Rakor Mantap Brata Semeru Bersama Forkompinda Sidoarjo Jelang Pemilu 2024

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- Rapat Koordinasi (Rakor) dan Focus Group Discussion (FGD) lintas sektoral Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Mantap Brata Semeru 2023-2024” dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan rakor dan FGD ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/10/2023) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo dan diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Bakesbangpol Sidoarjo, dan perwakilan partai politik, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro, dalam sambutannya menyampaikan terkait kesiapan personel keamanan dalam mensukseskan Pemilu 2024. Termasuk netralitas TNI-Polri hingga pemetaan wilayah yang dianggap rawan dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.

“Berpijak dari apa yang sudah dilakukan pada pengamanan Pemilu 2019 lalu, kita semua dapat memetakan kerawanan yang nantinya bisa kita antisipasi dalam Pemilu 2024 ini. Karenanya apa saja yang harus kita perbaiki ke depan kita bahas dalam rakor dan FGD bersama ini,” jelasnya.

Disampaikan pula bahwa Polri bersama TNI siap all out amankan Pemilu 2024. Termasuk potensi kerawanan yang dapat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan informasi.

Dikarenakan hal ini menurutnya juga menjadi atensi bersama. Bagaimana perang penyebarluasan informasi melalu sarana digital, perang survey, kampanye hitam, penyebaran hoaks hingga adanya hitung cepat hasil Pemilu 2024.

Kegiatan rakor dan FGD ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/10/2023) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo dan diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Bakesbangpol Sidoarjo, dan perwakilan partai politik, tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Kegiatan rakor dan FGD ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/10/2023) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo dan diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Bakesbangpol Sidoarjo, dan perwakilan partai politik, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi mengucapkan terima kasih atas kondusifitas kamtibmas di wilayahnya yang sampai saat ini tetap terjaga. Dalam Pemilu 2019 dan Pilkades menurutnya semua pihak bersama TNI-Polri telah bekerja keras untuk menjaga kamtibmas tetap aman dan damai.

“Pola inilah yang harus terus kita jaga demi mensukseskan gelaran Pemilu 2024. Kepada masyarakat kami himbau, jangan sampai karena politik maupun perbedaan pandangan memecah belah persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Ketua KPUD Sidoarjo, M. Iskak turut pula menjelaskan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.461.642 pemilih sudah final sejak Juni 2023 lalu.

“KPUD Sidoarjo juga telah menetapkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilu serentak pada tahun 2024 sebanyak 5.566 titik,” ujar Iskak.

Dalam kesempatan tersebut Komisioner Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha S.H menyampaikan bahwa di dalam potret nasional terkait index kerawanan di Kabupaten Sidoarjo termasuk rendah. Tetapi hal tersebut jangan sampai meninabobokan dan membuat kita jumawa. Kita harus selalu update setiap hari.

“Menyangkut dinamika kerawanan, pada saat ini di Kabupaten Sidoarjo sudah mulai terusik dengan adanya beberapa aspek netralitas yang mulai muncul meskipun samar-samar. Serta adanya potensi program-program pemerintah yang disiasati untuk berpotensi memenangkan atau menguntungkan salah satu pihak,” ungkap Agung Nugraha.

Dengan adanya dinamika-dinamika seperti ini kolaborasi ini perlu, apa yang harus dikerjakan oleh pemerintah daerah, aparatur pemilu, dan Aparat Penegak Hukum (APH) maupun yang dimonitor oleh rekan-rekan dari partai politik (Parpol).

“Parpol sebisa mungkin jangan ragu untuk melakukan korektif terhadap para anggotanya yang menggunakan kesempatan-kesempatan. Hal tersebut sebetulnya tidak menguntungkan secara kelembagaan pada parpol itu sendiri. Karena saya percaya di dalam parpol ada penegakan disiplin pada setiap anggota,” pungkasnya.