Cek Segera! 4 Bansos Segera Cair, Besaran Nominal dan Cara Pencairannya

IDPOST.CO.ID – Pemerintah mulai mencairkan empat jenis bantuan sosial (bansos) yang sangat dinantikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan ini dapat digunakan untuk membeli sembako serta seragam sekolah, menjadi kabar gembira bagi banyak keluarga di Indonesia.

Pencairan bansos pada Juli 2024 dilakukan secara bertahap, sehingga mungkin ada perbedaan waktu pencairan di berbagai wilayah mengingat luasnya wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, pastikan kamu terus memeriksa status penerima bansos dan juga menanyakan status pencairan kepada petugas PKH.

Lantas, apa saja bansos yang cair pada bulan Juli 2024?

  1. BLT Dana Desa atau Miskin Ekstrem

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa atau Miskin Ekstrem adalah salah satu bantuan yang disalurkan pada triwulan ketiga tahun ini.

Bantuan ini biasanya diberikan melalui titik komunitas atau kantor pos. Pada bulan Juli, setiap KPM akan menerima Rp300 ribu.

Selanjutnya, pada awal Agustus dan September, masing-masing KPM akan menerima Rp600 ribu. Jadi, total bantuan yang diterima untuk periode Juli sampai September adalah Rp900 ribu.

KPM yang berhak menerima BLT Dana Desa adalah mereka yang memiliki penghasilan bulanan kurang dari Rp300 ribu dan memiliki penyakit menahun. Surat undangan akan dikirimkan kepada KPM yang lolos seleksi.

  1. Bansos Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar (PIP) memberikan bantuan kepada anak sekolah untuk mendukung pendidikan mereka.

Bantuan ini masih terus dicairkan pada bulan Juli 2024. Anak-anak sekolah yang telah melakukan aktivasi rekening dan mendapatkan notifikasi bisa segera mencairkan dana.

Anak-anak SD dan SMP dapat mencairkan dana di bank BRI, sedangkan anak SMA/SMK dapat mencairkannya di bank BNI.

Dana ini bisa digunakan untuk membeli seragam, buku, tas, atau kebutuhan sekolah lainnya.

  1. Bansos Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima

Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK)
Bantuan KIS PBI JK ini berasal dari anggaran APBN dan APBD, yang bertujuan untuk layanan kesehatan.

Jika bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), maka dananya berasal dari APBD.

Penerima bansos KIS PBI JK dapat menggunakan bantuan ini untuk rawat inap atau berobat jalan di rumah sakit, khususnya untuk kelas tiga.

  1. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan

Pangan Non-Tunai (BPNT) Juli-Agustus
Bantuan PKH dan BPNT ini sedang dalam proses pencairan, dengan pengecekan rekening sedang berlangsung.

Nama-nama KPM yang berhak menerima sudah masuk dalam tahap final closing.

Setelah itu, hanya tinggal menunggu proses SPM, SP2D, dan Standing Instruction (SI).

Untuk penerima yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari bank Himbara, ada tahap top-up oleh bank penyalur ke rekening setiap KPM.

Sementara itu, penerima yang menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia harus menunggu surat undangan pencairan.

Cara Cek Penerima Bansos

Sebelum mencairkan bansos Juli 2024, pastikan kamu memeriksa dulu status penerima bansos. Pastikan kamu menjadi salah satu warga yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bansos dari pemerintah. Ada dua cara mudah untuk cek penerima bansos, berikut panduan lengkapnya.

Melalui Situs Resmi Kemensos

  1. Buka browser di HP kamu dan kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai dengan lokasi kamu.
  3. Masukkan nama penerima manfaat sesuai dengan nama yang tercantum di KTP.
  4. Ketikkan kode verifikasi yang muncul di layar. Jika kode tidak jelas, klik tombol refresh untuk mendapatkan kode baru.
  5. Setelah data terisi lengkap, klik tombol ‘Cari Data’.
  6. Sistem akan menampilkan daftar nama penerima manfaat sesuai dengan wilayah yang kamu pilih.

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store.
  2. Pilih “Buat Akun Baru” dan isi data yang diperlukan seperti Nomor Kartu Keluarga (KK), alamat sesuai KTP, serta unggah foto KTP dan swafoto.
  3. Data kamu akan diverifikasi oleh Kemensos. Setelah proses verifikasi selesai, akun kamu akan diaktivasi.
  4. Masukkan username dan kata sandi untuk “login” ke aplikasi.
  5. Pilih menu “Cek Bansos” dan lengkapi data sesuai dengan KTP kamu. Klik “Cari Data” untuk melihat apakah kamu terdaftar sebagai penerima BPNT.

Dengan mengikuti salah satu metode di atas, kamu dapat mengecek status penerimaan bansos dan memastikan bahwa bantuan yang berhak kamu terima dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Syarat Penerima Bansos 2024, Cek Apakah Anda Termasuk

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program bantuan sosial (bansos).

Pada bulan Juli sendiri, sejumlah bansos dijadwalkan akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bansos tersebut diantaranya adalah PKH dan BPNT.

Untuk mendapatkan bansos, pemerintah telah menetapkan sejumlah syarat bagi penerima bansos agar bantuan dapat disalurkan dengan tepat sasaran.

Syarat Penerima Bansos 2024

Untuk memastikan bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, penerima bansos harus meliputi kriteria berikut ini:

  • Memiliki e-KTP
  • Termasuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Tidak tergolong dalam ASN, TNI, dan Polri
  • Tidak sedang menerima bantuan lain

Cara Cek Status Penerima Bansos

Bagi masyarakat yang penasaran apakah mereka berhak mendapatkan bansos atau tidak, masyarakat dapat mengecek data penerima bansos dengan cara berikut ini:

  • Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan NIK dan data yang diperlukan.
  • Klik tombol ‘Cek’ atau ‘Cari’.

Cara Daftar Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos

Sementara itu, bagi masyarakat yang telah memenuhi kriteria namun tidak menerima bansos. Mereka dapat melakukan pendaftaran bansos dengan cara:

  • Unduh Aplikasi Cek Bansos.
  • Buat akun baru.
  • Aktivasi akun.
  • Masuk ke aplikasi dan masuk ke menu Usul untuk menambahkan usulan.
  • Isi data yang diminta, lalu ikuti petunjuk berikutnya.
  • Tunggu proses verifikasi.

Demikian syarat penerima bansos di tahun 2024. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Prokontra Usulan Korban Judi Online Terima Bansos

IDPOST.CO.ID – Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) tolak usulan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Usulan yang ditolak Fitra yakni soal Menko PMK memberikan bantuan sosial (bansos) untuk keluarga korban judi online.

Pasalnya, usulan tersebut dinilai Fitra akan memberikan dampak ganda.

Hal tersebut disampaikan peneliti Fitra Gunardi Ridwan kepada wartawan dikutip dari beritasatu.com, Minggu (17/6/2024).

“Di satu sisi berusaha menyelesaikan masalah bagi keluarga korban judi online, di sisi lain kebijakan pemberian bansos akan memicu kecemburuan dan bertambahnya pelaku judi online baru, khususnya bagi masyarakat dengan ekonomi menengah-bawah yang sebelumnya tidak mendapatkan bansos,” katanya.

Gunardi mengatakan, tidak semua korban judi online bisa dimasukan ke daftar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) sebagai pintu masuk mendapatkan bansos. Menurut dia, verifikasi kriteria sasaran penerima bansos untuk keluarga korban judi online bakal sulit secara teknis dan berpeluang salah sasaran.

Bahkan, lanjut Gunardi, uang dari bansos tersebut juga berpeluang dijadikan modal untuk berjudi kembali. Belum lagi jika terjadi penambahan kuota bansos akibat masuknya kriteria korban judi, tentu akan memicu pembengkakan anggaran dan berpotensi memakan alokasi layanan publik lainnya, seperti kesehatan dan pembangunan. “Alokasi anggaran bansos dari APBN tahun 2024 saja sudah mencapai Rp152,30 triliun,” jelas Gunardi.

Selain itu, kata Gunardi, bansos untuk korban keluarga judi online bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP.

“Di sisi lain praktik judi dilarang secara hukum, tetapi dampak judinya mendapatkan bantuan negara. Hal ini berpotensi tidak memberikan efek jera bagi pelaku,” tandas Gunardi.

Karena itu, Gunardi mengatakan Fitra merekomendasikan beberapa hal atas kasus judi online. Pertama, mendorong penegak hukum untuk menindak dan memberantas judi, baik online (situs/web) dan offline (langsung). Kedua, memaksimalkan peran Kemensos untuk melakukan pembinaan kepada korban judi online yang mengalami gangguan psikososial, karena sejauh ini aksesnya masih sangat terbatas.

“Ketiga, alih-alih memberikan bansos untuk keluarga korban judi online, lebih baik pemerintah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk menyelesaikan akar permasalahan yang menjerat korban judi online, terutama masyarakat ekonomi menengah-bawah yang merupakan kategori masyarakat yang rentan dan mudah terbuai dengan iklan judi,” jelas Gunardi.

Keempat, lanjut Gunardi, lebih baik bansos diberikan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan agar tidak terjebak pada judi online. Menurut dia, pemerintah perlu memperbaiki data yang ada, agar dampak bansos bisa benar-benar dirasa dan berdampak secara sosial-ekonomi.

“Kelima, mempertimbangkan kebijakan bansos untuk korban judi online karena akan menimbulkan kecemburuan sosial dengan masyarakat yang taat hukum atau tidak ikut berjudi,” pungkas Gunardi.

Babinsa Cerme Gresik, Bantu Perangkat Desa Kambingan Bagi-bagi Bansos

IDPOST.CO.ID, GRESIK – Babinsa Koramil 0817/08 Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kopka Fauzi, ikut membantu perangkat Desa Kambingan dalam menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa sembako dari Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) setempat.

Baca juga: Danrem 084/BJ Pimpin Upacara Pelantikan Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2023

Penyaluran bansos berupa sembako itu bertujuan untuk membantu perekonomian warga Desa setempat yang kurang mampu serta untuk meringankan kebutuhan hidup sehari hari.

Salah satu Perangkat Desa setempat menyatakan terimakasih dalam penyaluran bansos tersebut  didampingi oleh Babinsa, sehingga proses penyaluran sembako dapat berjalan tertib, aman dan lancar.

Baca juga: Gerebek Masjid, Kapolresta Sidoarjo Bantu Pembangunan Masjid Darussalam

“Untuk paket sembako berisi beras 5kg, gula 2kg, minyak goreng 2 liter, indomie 10 bungkus dan telur 10 butir. Paket ini sangat bermanfaat bagi warga,” ujar salah seorang perangkat Desa yang enggan disebut namanya pada Senin 03 April 2023.

Kemudian, Kopka Fauzi menyampaikan, Babinsa sebagai mitra kerja Pemerintah Kecamatan, akan selalu mendukung program-program dan kebijakan dari Pemerintah. Salah satunya yakni ikut serta mensukseskan kegiatan penyaluran sembako.

Baca juga: Lowongan kerja terbaru Direktorat Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas

“Kepedulian dari pemerintah setempat, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga menjadi dukungan moril tersendiri bagi warga yang kurang mampu. Apalagi dalam situasi bulan suci Ramadhan mengingat harga sembako yang semakin naik,” ucapnya. (Tgh/red)