LSM LIRA Sinergitas Bersama Bawaslu Sidoarjo Awasi Penyelenggaraan Pemilu 2024

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- LSM LIRA DPD Sidoarjo berkolaborasi dan sinergi bersama Bawaslu Kabupaten Sidoarjo dalam rangka bersama-sama mengawasi penyelenggaraan Pemilu 2024 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Hal tersebut terwujud dalam kunjungan Wakil Bupati LIRA Sidoarjo, Kasan Munasir S.H. di kantor Bawaslu Sidoarjo,Jum’at (13/10/2023) di Jalan Pahlawan, Gang I No. 05, Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo.

Kehadiran Wakil Bupati LIRA (Wabup) Sidoarjo Kasan Munasir S.H. disambut langsung oleh Komisioner Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha S.H. serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, M. Arief.

M. Kasan Munasir S.H. menyampaikan kehadirannya dalam rangka untuk berkomunikasi, sinergi dan berkolaborasi dalam rangka pencegahan serta penindakan terhadap potensi-potensi dan dugaan-dugaan terhadap pelanggaran yang mungkin dilakukan para kontestan untuk terwujudnya Pemilu yang demokratis.

“Pengawasan terhadap tahapan pagelaran pesta demokrasi pemilu 2024 sangat perlu diadakan agar proses berlangsungnya pesta demokrasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo bisa berjalan dengan jujur dan adil,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa LSM LIRA sebagai Satgas Pemantau Pemilu 2024 akan turut aktif mengawal Pemilu serentak tahun 2024 dengan berkolaborasi bersama Bawaslu agar pesta demokrasi di wilayah Sidoarjo berjalan dengan aman, tertib dan damai.

Komisioner Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha S.H. senang dan bersyukur dikunjungi Wakil Bupati LSM LIRA Sidoarjo Kasan Munasir S.H. dalam rangka menjalin sinergitas, komunikasi dan kolaborasi dengan Bawaslu Kabupaten Sidoarjo.

Bupati dan Wakil Bupati LSM LIRA DPD Sidoarjo
Bupati dan Wakil Bupati LSM LIRA DPD Sidoarjo

“Dengan berdampingan bersama LSM LIRA mata kami semakin luas dalam mengawal dan mengawasi proses tahapan Pemilu serentak 2024 ini sehingga pesta demokrasi di Sidoarjo dapat berlangsung dengan aman, jujur dan adil,” ungkap  Agung Nugraha.

Dalam diskusi yang gayeng penuh semangat kebersamaan tersebut juga menyoroti indikasi dugaan penyalahgunaan salah satu program dari Pemerintah Daerah yaitu Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma) untuk mendulang suara pada pemilu 2024.

“Kita akan melakukan identifikasi-identifikasi terkait persoalan-persoalan tersebut dan ada beberapa hal yang kita nanti akan mengambil sikap pihak-pihak mana yang akan kita minta informasi termasuk kepada pihak pemerintah yang terkait dengan hal itu,” kata Komisioner Bawaslu Sidoarjo.

Ia menambahkan di beberapa media memang diperlihatkan dokumen terkait dugaan adanya penyalahgunaan program Kurma, namun saat ini dokumen tersebut belum diterima Bawaslu Sidoarjo.

“Kita akan mengelola informasi itu, apakah problem ini bisa kita tarik sebagai informasi awal guna penelusuran lebih lanjut apa tidak sambil mencari dokumen-dokumen lain yang dimiliki warga Sidoarjo,” pungkasnya.

Sementara itu ditempat terpisah Bupati LSM LIRA DPD Sidoarjo Winarno dengan keras menyatakan seharusnya Bawaslu Kabupaten Sidoarjo dapat bergerak cepat jika sudah ada sinyal temuan penyimpangan dilapangan.

“Bawaslu harus bersikap apalagi di beberapa Media sudah memuat data yang valid. Tanpa menunggu laporan pun sdh ada kewenangan untuk melakukkan tindakkan sesuai dengan tupoksinya,” tutur Winarno dengan tegas via WhatsApp.

LSM LIRA Sidoarjo mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah, tetapi tetap kritis dan konstruktif sekaligus independen untuk menjaga tegak marwah demokrasi Indonesia menuju Pemilu 2024 jujur dan adil.

Rakor Mantap Brata Semeru Bersama Forkompinda Sidoarjo Jelang Pemilu 2024

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- Rapat Koordinasi (Rakor) dan Focus Group Discussion (FGD) lintas sektoral Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Mantap Brata Semeru 2023-2024” dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan rakor dan FGD ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/10/2023) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo dan diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Bakesbangpol Sidoarjo, dan perwakilan partai politik, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro, dalam sambutannya menyampaikan terkait kesiapan personel keamanan dalam mensukseskan Pemilu 2024. Termasuk netralitas TNI-Polri hingga pemetaan wilayah yang dianggap rawan dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.

“Berpijak dari apa yang sudah dilakukan pada pengamanan Pemilu 2019 lalu, kita semua dapat memetakan kerawanan yang nantinya bisa kita antisipasi dalam Pemilu 2024 ini. Karenanya apa saja yang harus kita perbaiki ke depan kita bahas dalam rakor dan FGD bersama ini,” jelasnya.

Disampaikan pula bahwa Polri bersama TNI siap all out amankan Pemilu 2024. Termasuk potensi kerawanan yang dapat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan informasi.

Dikarenakan hal ini menurutnya juga menjadi atensi bersama. Bagaimana perang penyebarluasan informasi melalu sarana digital, perang survey, kampanye hitam, penyebaran hoaks hingga adanya hitung cepat hasil Pemilu 2024.

Kegiatan rakor dan FGD ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/10/2023) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo dan diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Bakesbangpol Sidoarjo, dan perwakilan partai politik, tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Kegiatan rakor dan FGD ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/10/2023) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo dan diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Bakesbangpol Sidoarjo, dan perwakilan partai politik, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi mengucapkan terima kasih atas kondusifitas kamtibmas di wilayahnya yang sampai saat ini tetap terjaga. Dalam Pemilu 2019 dan Pilkades menurutnya semua pihak bersama TNI-Polri telah bekerja keras untuk menjaga kamtibmas tetap aman dan damai.

“Pola inilah yang harus terus kita jaga demi mensukseskan gelaran Pemilu 2024. Kepada masyarakat kami himbau, jangan sampai karena politik maupun perbedaan pandangan memecah belah persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Ketua KPUD Sidoarjo, M. Iskak turut pula menjelaskan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.461.642 pemilih sudah final sejak Juni 2023 lalu.

“KPUD Sidoarjo juga telah menetapkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilu serentak pada tahun 2024 sebanyak 5.566 titik,” ujar Iskak.

Dalam kesempatan tersebut Komisioner Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha S.H menyampaikan bahwa di dalam potret nasional terkait index kerawanan di Kabupaten Sidoarjo termasuk rendah. Tetapi hal tersebut jangan sampai meninabobokan dan membuat kita jumawa. Kita harus selalu update setiap hari.

“Menyangkut dinamika kerawanan, pada saat ini di Kabupaten Sidoarjo sudah mulai terusik dengan adanya beberapa aspek netralitas yang mulai muncul meskipun samar-samar. Serta adanya potensi program-program pemerintah yang disiasati untuk berpotensi memenangkan atau menguntungkan salah satu pihak,” ungkap Agung Nugraha.

Dengan adanya dinamika-dinamika seperti ini kolaborasi ini perlu, apa yang harus dikerjakan oleh pemerintah daerah, aparatur pemilu, dan Aparat Penegak Hukum (APH) maupun yang dimonitor oleh rekan-rekan dari partai politik (Parpol).

“Parpol sebisa mungkin jangan ragu untuk melakukan korektif terhadap para anggotanya yang menggunakan kesempatan-kesempatan. Hal tersebut sebetulnya tidak menguntungkan secara kelembagaan pada parpol itu sendiri. Karena saya percaya di dalam parpol ada penegakan disiplin pada setiap anggota,” pungkasnya.