KPU Boyolali Masih Kekurangan Ribuan Kotak Suara

IDPOST.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai kedatangan logistik kotak suara sebanyak 2.175.

Dari jumlah tersebut KPU masih kekurangan sekitar 14.900 kotak suara. Namun bedasarkan informasi, kekurangan tersebut akan dikirim pada Minggu 3 Desember 2023.

Ketua KPU Kabupaten Boyolali Maya Yudayanti mengatakan, logistik pemilihan umum (pemilu) dikirim ke gudang KPU pada Kamis 30 November 2023 sore lalu.

Sementara logistik pemilu yang diterima KPU Boyolali yakni kotak suara, bilik, tinta, segel, kabel tis, serta alat coblos.

“Logistik pemilu tersebut sampai ke gudang KPU pada Kamis sore kemarin. Masih ada kekurangan logistik, namun menurut informasi akan dikirim kembali pada Minggu besok ini,” katanya, Sabtu 2 Desember 2023.

Maya mengatakan, untuk pengiriman tahap kedua, KPU Boyolali akan menunggu pengiriman surat suara yang dicetak dari percetakan wilayah Bawen Semarang.

Lanjutnya, ada sebanyak 40 tinta yang rusak atau kering yang nantinya akan ditukarkan kembali sementara kerusakan yang lainnya belum terdeteksi karena belum dilakukan penyortiran.

“Kita tunggu kiriman tahap kedua yaitu surat suara. Kemudian ada tinta yang rusak nantinya akan ditukarkan lagi, hanya kering saja, kalau logistik lainnya belum kami cek semua, tapi yang sudah ketahuan ya tinta itu kering,” jelas dia.

Sementara itu, dalam tahapan pemilu kali ini, para peserta pemilu bisa melaksanakan kampanye ke masyarakat dengan metode tatap muka, pertemuan terbatas, penyebaran bahan kampanye serta dapat menggunakan media sosial.

“Ini memasuki hari ketiga dalam tahapan kampanye, dalam tahap ini para peserta pemilu dapat melaksanakan kampanye tatap muka,pertemuan terbatas dan lainnya,” ujarnya.

Berdayakan Perempuan, Tim KKN UBY Gelar Sosialisasi Pembuatan Pelok do Boyolali

IDPOST.CO.ID – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Universitas Boyolali (UBY) menggelar sosialisasi terkait pembuatan peyek lombok (cabe) (Pelok) dalam upaya mengembangkan potensi dan pemberdayaan peran perempuan di Desa Paras dalam berwirausaha.

Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim KKN kelompok 1 UBY 2023 di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan KKN.

Kegiatan ini juga melibatkan seluruh tim KKN dan para Ibu ibu PKK induk Desa Paras.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengembangkan peran perempuan dalam berwirausaha dengan berbasis inovasi pengolahan produk dari cabe.

Permasalahan kurang aktifnya peran perempuan di Desa Paras, khususnya Ibu ibu PKK yang ternyata dapat menarik perhatian tim KKN kelompok 1 UBY untuk memberikan pelatihan pembuatan pelok.

Para Ibu ibu PKK ini 90 persen sudah mengetahui cara pembuatan peyek dan mampu memproduksi peyek sendiri.

Namun, uniknya disini adalah adanya inovasi penggunaan cabe dalam proses pembuatan peyek. Dimana cabe yang biasanya hanya digunakan sebagai bumbu dapur, kini diolah menjadi produk baru berupa pelok.

Perwakilan tim KKN UBY, Silvina mengatakan kegiatan sosialisasi pembuatan pelok ini merupakan kegiatan tindaklanjut dari hasil panen kebun gizi.

“Dalam menjalankan sosialisasi ini, tim KKN melakukan pendekatan komprehensif, mulai dari pengolahan kesuburan tanah, teknik penanaman cabe, cara merawat hingga cara memanen, serta mengolah hasil panen menjadi produk yang bernilai jual,” jelasnya.

Selain meningkatkan produksi, tim KKN juga memberikan pendampingan kepada Ibu ibu PKK terkait pembuatan kemasan dan logo pada kemasan peyek tersebut.

“Dampak nyata yang dihasilkan dari kegiatan ini merupakan wujud komitmen dari tim KKN kelompok 1 UBY dalam menggerakkan ekonomi masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi lokal,” ujarnya.

Kegiatan ini mengundang antusias dari Ibu ibu PKK dan mendapat apresiasi dari istri kepala desa (Kades) Paras.
Hal ini ditunjukkan dengan keaktifan kader PKK dalam bertanya ketika proses pembuatan pelok.

Istri Kades juga menyampaikan bahwa pelok ini bumbunya sudah pas, renyah, chrispy, dan mak kriyuk. Pelok ini sudah mampu dan siap untuk bersaing di pasaran.

Dalam paparannya, Sri Hartini atau lebih akrab disapa Dede ini memaparkan,bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan tim KKN dalam rangka mengembangkan potensi dan pemberdayaan peran perempuan dalam berwirausaha.

“Harapannya adalah Ibu ibu PKK desa Paras tetep melanjutkan dan mengembangkan pelok ini meskipun para mahasiswa KKN sudah tidak disini,” terangnya.( Tim KKN Kelompok 1 UBY).

Lowongan Kerja Tiga Posisi di PT Primajaya Pantes Garment (POLO Indonesia)

IDPOST.CO.ID – Lowongan Kerja Tiga Posisi di PT Primajaya Pantes Garment (POLO Indonesia). PT Primajaya Pantes Garment adalah Sebuah Perusahaan yang sedang berkembang bergerak di bidang ritel (garment dan F&B). Perusahaan yang sedang berkembang bergerak di bidang ritel (garment dan F&B) dengan brand besarnya yaitu bernama Polo.

Kali ini terdapat lowongan kerja di PT Primajaya Pantes Garment yang memberikan banyak kesempatan dan tantangan untuk para profesional untuk berkontribusi secara optimal dengan pengetahuan dan skil mereka.

Lowongan kerja ini ditujukan bagi mereka yang ingin mendapatkan peluang berkarier, belajar, dan mengembangkan ketrampilan.

Perlu diketahui, saat ini PT Primajaya Pantes Garment kembali membuka lowongan kerja terbaru pada bulan Juli 2023.

Adapun dibawah ini adalah posisi jabatan yang saat ini tersedia bagi Anda para pencari kerja yang tertarik untuk mengembangkan karir Anda bersama PT Primajaya Pantes Garment dengan kualifikasi sebagai berikut.

Sebelum melemar pekerjaan, biasakan baca dan simak baik-baik adanya loker ini, karena setiap loker memiliki batas waktu pendaftaran.

Berikut informasi Lowongan Kerja PT Primajaya Pantes Garment

A. Staff Inventory Audit (Male)

Kualifikasi :

  • Pria, Single, usia maksimal 25 tahun
  • Pendidikan terakhir S1 Akuntansi, GPA > 3.00
  • Freshgraduate/ memiliki pengalaman dibidangnya selama 6 bulan
  • Siap kerja lembur & siap ditugaskan keluar kota
  • Komunikasi baik, inisiatif kerja tinggi & logika berfikir baik
  • Penempatan di Kantor Pusat (Kalideres, Jakarta Barat)

B. Staff Admin Marketing

Kualifikasi :

  • Wanita, Single, usia maksimal 25 tahun
  • Pendidikan terakhir S1 Akuntansi, GPA > 3.00
  • Freshgraduate/ memiliki pengalaman dibidangnya selama 6 bulan
  • Menguasai produk gadget & aksesoris gadget
  • Komunikasi baik, teliti, detail oriented
  • Penempatan di Kantor Pusat (Kalideres, Jakarta Barat)

C. Staff Distribusi

Kualifikasi :

  • Wanita, Single (diprioritaskan), usia maksimal 25 tahun
  • Pendidikan terakhir SMA/SMK
  • Memiliki pengalaman sbg SPG / kasir di toko garment
  • Paham dengan pendistribusian pakaian ke showroom/ toko
  • Komunikasi baik, teliti, detail oriented
  • Penempatan di Kantor Pusat (Kalideres, Jakarta Barat)

Cara daftar kerja di PT Primajaya Pantes Garment (POLO Indonesia)

Bagi rekan-rekan yang memiliki kualifikasi dan ingin melamar segera kirimkan cv lengkap ke:

Catatan:

  1. Pelamar yang memenuhi syarat dan mengirimkan lamaran lebih cepat, akan dihubungi untuk wawancara.
  2. Hati-hati pada semua jenis penipuan karena lowongan kerja atau loker ini tidak dipungut biaya sama sekali atau cuma-cuma.
  3. Cuma kadidat pelamar yang memenuhi syarat dan sesuai dengan ketentuan yang akan dihubungi lagi untuk melewati tahapan selanjutnya.
  4. Jika link sudah tidak bisa lagi diakses kemungkinan lowongan sudah tutup/kouta pelamar telah terpenuhi. Silahkan melihat lowongan terbaru lainnya.

Dinkes Boyolali Ajak SSR Komunitas TBC Ikut Dalam Penanganan Kasus Tuberkulois

IDPOST.CO.ID – Sampai saat ini angka kasus tuberkulosis (TBC) yang disebabkan dari bakteri mycobacterium tuberculois di kabupaten Boyolali masih tinggi. Sementara upaya eliminasi TBC perlu melibatkan lintas sektor.

Hal tersebut diungkap, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Puji Astuti saat menghadiri sosialisasi bersama Sub-sub Recipient (SSR) komunitas TBC Mentari Sehat Indonesia (MSI) dan stakeholder terkait lainnya di salah satu hotel di Boyolali Kota, Kamis 30 November 2023.

Puji mengatakan, dalam penanganan kasus TBC perlu dilakukan dengan lintas sektor, guna mencapai keberhasilan target eliminasi TBC pada 2026 di kabupaten Boyolali.

“Di Boyolali data SITB per 29 November 2023 capaian SPM sebanyak 10,441 sasaran dengan suspek TBC sebesar 82,32 persen dan target tahun 2023 terduga sebanyak 12,681 kasus. Capaian treatment coverage sebanyak 1100 kasus TB dan TC 96,17 persen dari target 90 persen, TSR RO 25 persen dari target 80 persen dan angka kerhasilan TBC 744 kasus dengan TSR 82,17 persen dari target 90 persen,” kata dia.

Menurutnya, angka kerhasilan tersebut didapat dari jumlah pengobatan lengkap ditambah jumlah sembuh dibagi dengan kasus yang masuk dalam pengobatan.

Lanjutnya, kasus ternotifikasi pasien TBC di Boyolali sampai dengan 29 Nomber 2023 tercatat 1.100 orang yakni, 669 kasus TB dewasa, 291 kasus TB anak dan 8 kasus TB MDR.

“Jadi kasus yang terlaporkan dan sudah dilaporkan ke dalam sistem informasi nasional mencapai 96,08 persen dari target 90 persen. Artinya dalam penemuan kasus sudah mencapai target, akan tetapi angka pengobatan masih di bawah terget, hal ini adanya notifikasi pasien TB terobati namun belum tercatat di SITB,” ujarnya.

Puji menambahkan, dengan tingginya kasus TBC di Boyolali tersebut dibutuhkan kerjasama lintas sektor antara Dinkes dengan berbagai stakeholder yang ada, mulai dari lembaga legislatif ,organisasi profesi serta komunitas.

“Jadi perlunya adanya kerjasama lintas sektor dalam penanganan kasus TBC tersebut. Ya,keterlibatan semua pihak ini sangat penting guna percepatan penanggulangan TBC menuju eliminasi TBC tahun 2026,” tandansya.

Sementara itu, Koordinator SSR komunitas TBC Boyolali, Diky Kurniawan menyampaikan, sebagai komunitas yang berkerjasama dengan Dinkes mampu berkontribusi dalam memperkuat fungsi layanan kesehatan masyarakat.

“Jadi MSI ini sebagai pendukung dan peran utama dari fasilitas kesehatan (Puskesmas) mampu melakukan investigasi kontak maupun skrining kesehatan di wilayah kantung TB,” jelasnya.

Diky mengatakan, tugas komunitas TBC ini selain mengedukasi masyarakat, juga melakukan pendampingan pasien, pendampingan pengawasan minum obat pasien serta pelacakan pasien yang mangkir berobat.

“SSR komunitas TBC bekerjasama dengan Puskesmas diranah grassroot dalam membantu serta memperkuat fungsi layanan masyarakat. Kami juga berharap, dengan usaha yang kita lakukan mampu mewujudkan target eliminasi TBC di Boyolali pada tahun 2026 mendatang,” tandasnya.