MWC NU Pragaan Gelar Musyawarah Kerja dan Haul Gus Dur Ke-15

Pragaan – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pragaan masa khidmat 2024-2029 menggelar Musyawarah Kerja (Musker) dan Haul Gus Dur ke-15. Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan istighasah bersama, diikuti oleh pengurus harian, badan otonom (Banom), dan lembaga di bawah naungan MWC NU Pragaan.

Sekretaris MWC NU Kecamatan Pragaan, Harir Hidayat, menjelaskan bahwa musyawarah ini bertujuan untuk merumuskan program kerja yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat Nahdliyin.
“Program kerja yang dibahas diharapkan dapat memberikan manfaat nyata kepada warga Nahdliyin, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun keagamaan,” ujar Harir.

Sembilan Program Unggulan MWC NU Pragaan

Dalam musyawarah tersebut, disepakati sembilan program unggulan yang menjadi prioritas pengurus MWC NU Pragaan:

  1. Pengembangan media dakwah digital.
  2. Pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).
  3. Pengembangan pelayanan kesehatan.
  4. Pembangunan gedung badan otonom.
  5. Rehabilitasi gedung kantor MWC NU.
  6. Penguatan konsolidasi FORKOPIMNU.
  7. Penguatan konsolidasi kader penggerak NU.
  8. Penguatan kemandirian ranting NU.
  9. NU peduli lingkungan.

Harir berharap program-program ini dapat direalisasikan secara optimal. “Semoga program kerja yang telah disusun dapat terwujud dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mengembangkan organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada umat.

Edukasi Literasi Digital: Langkah Nyata Relawan TIK dan HMP UA di Sumenep

IDPOST.CO.ID – Menyongsong era digital yang kian berkembang, literasi teknologi menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi muda. Merespons kebutuhan ini, HMP Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah (UA) bekerja sama dengan Relawan TIK Kabupaten Sumenep dan OSIS Madrasah Ar Risalah mengadakan kegiatan Gerakan Literasi Digital pada Kamis, 26 Desember 2024. Acara ini berlangsung di Auditorium SMK Ar Risalah Bataal Barat, Ganding, dan dihadiri oleh puluhan siswa SMP dan SMK.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, termasuk Ketua HMP Ilmu Komunikasi UA, Kak Abbadi, dan Ketua Relawan TIK Kabupaten Sumenep, Bapak Miftahol Anwar, M.I.Kom., yang juga merupakan pengasuh Pesantren Mahakarya Anak Bangsa. Turut hadir pula Kepala SMP Ar Risalah, Bapak Nasihul Umam, S.Ud., yang memberikan sambutan hangat atas terselenggaranya acara ini.

Dalam sesi pertama, Kak Abbadi memberikan wawasan mengenai dampak media sosial dan internet dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak para siswa untuk bijak menggunakan teknologi, terutama dalam menghindari hoaks, konten negatif, dan cyberbullying.

“Media sosial adalah alat yang sangat kuat. Jika digunakan dengan benar, ia bisa membantu kalian belajar, berkarya, bahkan menciptakan peluang usaha,” ujar Kak Abbadi.

Sesi kedua yang dipandu oleh Bapak Miftahol Anwar lebih menyoroti potensi internet sebagai media pengembangan diri. Ia mengajak para siswa untuk melihat peluang digital, seperti membangun karier melalui platform online, namun tetap waspada terhadap risiko yang ada.

“Media sosial bisa menjadi peluang besar, tetapi juga membawa tantangan. Penting untuk memiliki keterampilan literasi digital agar kalian dapat memanfaatkan peluang tersebut dan menghindari jebakan negatif,” tegasnya.

Kepala SMP Ar Risalah, Bapak Nasihul Umam, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini. Ia menyebut program ini sangat relevan dalam membekali siswa menghadapi tantangan era digital.

“Kami sangat berterima kasih kepada Relawan TIK Sumenep dan HMP Ilmu Komunikasi UA atas inisiatif mereka. Kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi siswa kami,” ucapnya.

Antusiasme siswa terlihat jelas, terutama dalam sesi tanya jawab yang dipenuhi berbagai pertanyaan menarik seputar penggunaan internet untuk pembelajaran dan kreativitas. Banyak siswa mengaku mendapatkan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan mereka.

Gerakan Literasi Digital ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara akademisi, komunitas, dan sekolah dalam menciptakan generasi muda yang cerdas dan tangguh secara digital. Relawan TIK Kabupaten Sumenep dan HMP Ilmu Komunikasi UA berencana melanjutkan kegiatan serupa di berbagai sekolah di wilayah Sumenep, menjadikan edukasi literasi digital sebagai program berkelanjutan.

KMD Kwarcab Sumenep 2024: Wadah Cetak Pembina Pramuka Profesional

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang digelar oleh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, resmi ditutup hari ini dengan sukses.

Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Desember 2024 ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Kursus tersebut bertujuan untuk mencetak pembina pramuka yang profesional dan berkompeten di tingkat gugus depan.

Dalam acara penutupan, Wakil Ketua Bidang Binawasa Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep, Musleh Wahid, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Ia berharap para lulusan KMD dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah didapat untuk membina generasi muda.

“KMD ini bukan hanya sebagai bekal teori, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan keterampilan dan kepemimpinan yang akan sangat berguna dalam kegiatan kepramukaan,” ujar Musleh

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembina pramuka yang berdedikasi tinggi dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas. Menurutnya, pembina tidak hanya dituntut mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan.

Acara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Kwartir Cabang (Kwarcab), Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab), serta pengurus Pondok Pesantren Mathlabul Ulum. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian ijazah kepada para peserta sebagai simbol kelulusan dan penghargaan atas partisipasi mereka.

Dengan suksesnya penyelenggaraan KMD ini, diharapkan akan lahir lebih banyak pembina pramuka yang mampu berkontribusi positif dalam pembinaan generasi muda di Kabupaten Sumenep dan sekitarnya.

Festival Pesisir 3, Berlangsung Meriah dan Bermanfaat

SUMENEP – Kegiatan Festival Pesisir 3 kembali digelar. Agenda tahunan yang digelar oleh SKK Migas – HCML tahun ini dilaksanakan di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep. Tema yang di usung “TARAJU Harmoni Alam Lestari”. Sumenep, 07 Desember 2024

Manager Regional Office dan Relations HCML Hamim Tohari menjelaskan, kegiatan tersebut terbagi menjadi dua sesi, yaitu pembukaan dan acara puncak.

Kegiatan festival pesisir 3, dibagi dua bagian, pembukaan sendiri dilaksanakan di balai Desa Lobuk pada pagi hari. Sedangkan acara puncak dilaksanakan pada malam hari di Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep.

“Acara pembukaan diisi dengan beberapa agenda, diantaranya ada program HCML untuk masa depan dan program Langkah Baik HCML,” jelasnya.

Menurut Hamim, kedua program tersebut terwujud dari kepedulian SKK Migas – HCML terhadap anak-anak yang merupakan harapan dan masa depan untuk Indonesia maju.

Head of Site Relations HCML, Ali Aliyuddin juga menyampaikan, Kegiatan Festival pesisir tersebut, HCML mengadakan kerjasama dengan beberapa instansi yakni Pemkab Sumenep dan Kodim 0827/Sumenep untuk melaksanakan beberapa kegiatan. Diantaranya khitanan massal, donor darah dan rekam E-KTP.

“Kegiatan kami mendapat respon baik dari masyarakat setempat, juga dari pemda dan stakeholder terkait. Terbukti dalam Festival Pesisir #3 ini, banyak program yang bisa dinikmati dan diikuti masyarakat,” ungkap Head of Site Relations HCML, Ali Aliyuddin.

Ali berharap, program-program yang digelar dalam kegiatan Festival Pesisir #3 dapat berdampak baik pada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa menikmati manfaat dalam pelaksanakaan kegiatan festival pesisir 3 ini.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi berkah dan berdampak baik terhadap masyarakat,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0827/Sumenep Letkol inf Yoyok Wahyudi. “Alhamdulillah animo masyarakat cukup besar dalam kegiatan ini. Dari awalnya hanya 50 kuota untuk khitanan massal, naik menjadi 100 orang dan di hari H, sebanyak 130 orang terdaftar dalam kegiatan ini,” terangnya melalui Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cba Ari Pamungkas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Saputra mengaku bangga bisa bergabung dalam kegiatan inj. Apresiasi HCML kepada pelajar berprestasi sangat luar biasa melalui program langkah baik HCML, merupakan terobosan yang baik untuk masa depan pendidikan di sumenep

“Menurut saya ini adalah wujud apresiasi yang baik dari HCML kepada anak didik. Harapannya mereka bisa terus berprestasi dan belajar lebih baik lagi,” katanya.

Apresiasi terhadap kegiatan festival pesisir juga datang dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Ellya Fardasah. Agenda festival pesisir merupakan wujud kepedulian HCML kepada masyarakat sumenep

“Program ini adalah wujud komitmen antara HCML dengan Pemkab Sumenep untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.