Generasi Z Blitar Ngadu Tentang Lowongan Kerja, Elim Tyu Samba: SDM Berkualitas dan Investor Kunci Membangun Kota Blitar

IDPOST.CO.ID – Generasi Z di Kota Blitar ngadu ke pasangan calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Blitar nomor urut 2, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin)-Elim Tyu Samba.

Salah satunya, Kamal seorang mahasiswa asal Kota Blitar yang kuliah di Tulungagung bertanya cara Mas Ibin dan Mbak Elim membuatkan lapangan pekerjaan untuk siswa maupun mahasiswa yang baru saja lulus.

“Bagaimana cara Mas Ibin dan Mbak Elim memberikan lapangan kerja kepada para mahasiswa yang sudah lulus kuliah di Kota Blitar,” tanya Kamal.

Elim pun menanggapi pertanyaan Kamal, yang menanyakan soal lapangan lapangan pekerjaan.

Menurut Elim, posisi Kota Blitar yang berada ditengah wilayah Kabupaten Blitar memang tidak punya sumber daya alam yang melimpah.

Maka itu, salah satu cara untuk memajukan Kota Blitar, adalah dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Basic saya kan bisnis, kalau kami terpilih menjadi wali kota dan wakil wali Kota Blitar, program kami adalah menarik investor,” katanya,

“Kalau investor masuk akan banyak industri dan tentunya lapangan pekerjaan di Kota Blitar akan terbuka lebar,” lanjunya.

“Dan, kebijakan kami, mengutamakan warga Kota Blitar sebagai tenaga kerjanya. Untuk itu, SDM di Kota Blitar juga harus lebih ditingkatkan,” lanjut Elim lagi.

Provokasi, APK Rini-Ghoni di Blitar Ditutupi Sang Rival

BLITAR – Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan Rini Syarifah – Abdul Ghoni (Rini-Ghoni) ditutup oleh AKP milik pasangan Rijanto-Beky.

APK milik pasangan Rijanto-Beky yang menutupi itu berada di salah satu tempat di Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.

Ketua tim pemenangan Rini-Ghoni, M Rifai sangat menyayangkan adanya penutupan AKP oleh oknum tidak bertanggungjawab.

“Cukup disayangkan padahal aturan di KPU sudah jelas 10 m dari gambar paslon baru boleh dipasangi paslon lain,” tuturnya.

Rifai mengatakan seharusnya kampanye politik di lakukan dengan damai, tanpa tindakan provokasi.

“Mari ciptakan Pilkada dengan damai dan jangan memprovokasi,” tuturnya.

Sementara Ida Fitria saat di konfirmasi mengatakan kalau penutupan AKP merupakan sengketa antar peserta.

“Sengketa antar peserta itu. Nanti diselesaikan Panwascam,” ucapnya.

Sebelumnya. Belasan alat peraga kampanye (APK) milik pasangan Rini Syarifah – Abdul Ghoni dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Salah satunya di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar pada malam hari Senin 30 September 2024.

Belasan APK di Blitar Milik Paslon RINDU Dirusak Oknum Tidak Bertanggungjawab

BLITAR – Belasan alat peraga kampanye (APK) milik pasangan Rini Syarifah – Abdul Ghoni dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Salah satunya di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar pada malam hari Senin 30 September 2024.

Perusakan ini menjadi sorotan setelah masyarakat melaporkan insiden tersebut kepada pasangan dengan jargon Rindu Berkelanjutan.

Ketua tim pemenangan Rini-Ghoni, M Rifai mengatakan kalau pihaknya menerima banyak laporan kalau ada banyak APK yang dirusak dengan cara yang tidak bertanggung jawab.

“Kami menerima laporan kalau APK pasangan kami dirusak di beberapa titik strategis,” katanya.

“Dan, setelah dicek, APK paslon RINDU mengalami kerusakan yang cukup parah,” lanjutnya.

Lebih lanjut dikatakanya, pihaknya sangat menyayangkan adanya perusakan APK.

“Seharusnya kampanye politik di lakukan dengan damai, tanpa tindakan provokasi,” ucapnya.

“Selain itu, proses demokrasi yang seharusnya berjalan dengan baik. Kami percaya bahwa perbedaan politik harus disampaikan secara damai, bukan dengan tindakan perusaka seperti ini,” lanjutnya.

Rifai menghimbau masyarakat Kabupaten Blitar untuk tetap menjaga suasana kondusif selama masa kampanye.

“Pilihan politik boleh berbeda, mari kita tetap menjaga persatuan dan kedamaian. Pilkada ini adalah untuk kelanjutan program agar masa depan Kabupaten Blitar lebih baik,” tutupnya.

Pjs Bupati Blitar Tinjau RSUD Srengat, Pastikan Pelayanan Optimal Selama Cuti Pilkada

IDPOST.CO.ID – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Blitar, Jumadi, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Srengat, Kecamatan Srengat, pada Senin (30/9/2024), untuk memastikan pelayanan rumah sakit tetap optimal selama cuti Bupati definitif Rini Syarifah yang mengikuti Pilkada 2024.

Dalam kunjungannya, Pjs Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar dan Direktur RSUD Srengat. Mereka meninjau pelayanan antrean BPJS hingga melihat progres pembangunan klinik baru yang sedang dalam tahap konstruksi.

“Pak Pjs Bupati datang untuk memberikan dukungan agar pelayanan rumah sakit semakin optimal. Meskipun RSUD Srengat ini masih terbilang baru, tetapi pencapaiannya sudah sangat baik dengan banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan di sini. Pak Pjs Bupati merasa senang melihat hal tersebut,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati.

Pjs Bupati melalui Kepala Dinkes berpesan agar RSUD Srengat tidak cepat berpuas diri. Ia berharap rumah sakit ini bisa menjadi rujukan utama masyarakat Kabupaten Blitar, sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit di luar kota.

“Jangan cepat merasa puas, tingkatkan pelayanan agar lebih baik lagi. Jika RSUD ini memiliki lebih banyak poliklinik, masyarakat dapat cukup berobat di Blitar tanpa perlu dirujuk ke luar daerah,” kata dr. Christine.

Sementara itu, Direktur RSUD Srengat, dr. Mochammad Baehaki, menjelaskan bahwa saat ini RSUD Srengat memiliki 17 klinik rawat jalan, di antaranya klinik kebidanan & kandungan, bedah, penyakit dalam, mata, paru, anak, bedah anak, ortopedi & traumatologi, rehabilitasi medik, umum VCT imunisasi, neurologi (saraf), kulit kelamin & estetika, jantung & pembuluh darah, gizi, psikologi, dan anestesi.

dr Baehaki menegaskan komitmen RSUD Srengat untuk terus menambah fasilitas dan klinik baru guna menjamin kepuasan serta keselamatan pasien yang berobat. “Seperti yang kita lihat bersama, banyaknya warga yang memilih berobat ke RSUD Srengat menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kami yang lengkap,” ujarnya.

Menanggapi kritik terkait lambatnya penanganan siswa yang mengalami cedera kepala akibat tertancap paku, dr. Baehaki menjelaskan bahwa tim medis telah melakukan upaya semaksimal mungkin. Sebelum merujuk pasien, kondisi fisik pasien harus dipastikan stabil untuk menghindari risiko memburuk selama perjalanan.

“Pasien mengalami luka cukup parah di bagian belakang kepala akibat tusukan paku, yang mengancam sistem saraf pusat, bagian vital yang mengatur fungsi tubuh dan kesadaran. Kami mohon maaf jika ada pihak yang merasa kurang puas dengan pelayanan kami, tetapi perlu diketahui bahwa cedera tersebut sangat serius. Kami sedang menyiapkan dokter spesialis bedah saraf yang masih kita sekolahkan, maka itu dalam kasus ini pasien harus dirujuk ke RSUD Pare yang ada ahli saraf tadi. Dalam proses rujukan ini, kami harus terlebih dahulu menstabilkan kondisi pasien, tetapi takdir berkata lain,” jelas dr. Baehaki.

KPU Sidoarjo Ajak Media Dukung Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada

Sidoarjo, Idpost.co.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar Media Briefing bersama awak media dengan tema ‘Peningkatan Partisipasi Masyarakat dan Sinergitas pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 ” pada hari Minggu (29/9/2024).

Acara digelar di kantor KPU Kabupaten Sidoarjo dalam rangka menjalin sinergitas bersama awak media untuk mendukung penyebaran informasi dan pemberitaan yang positif kepada masyarakat terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak di Kabupaten Sidoarjo tahun 2024. 

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai sambil ngopi bareng dihadiri Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adim, didampingi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi M. Natsiruddin Yahya, Divisi SDM Sosdiklih dan Partisipasi Masyarakat M. Yasin serta Divisi Hukum dan Pengawasan Ahmad Nidhom beserta puluhan awak media.

Ketua KPU Sidoarjo mengatakan acara media briefing sebagai sarana saling berkomunikasi dan berinteraksi antara KPU dan awak media sehingga tidak ada kendala ataupun kesalahpahaman dalam melakukan tugas masing-masing.

“Kita berharap media sebagai bagian dari fungsi kontrol bisa memberikan saran dan masukan serta dukungan kepada KPU di dalam menjalankan tahapan-tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2024 di Kabupaten Sidoarjo,” ungkapnya.

Fauzan di acara tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan media karena adanya perbedaan pendapat terkait adanya pembatasan saat meliput acara pleno terbuka pengundian dan pengambilan nomor urut paslon beberapa hari lalu.

“Kami sebenarnya tidak berniat membatasi awak media dalam meliput kegiatan KPU. Hanya membatasi jumlah jurnalis yang masuk ke dalam hall karena keterbatasan tempat. Selain itu di luar gedung juga telah dipasang Videotron agar yang tidak dapat masuk tetap bisa mendapatkan informasi,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, sebetulnya di dalam pleno terbuka sudah disampaikan setelah kedua Paslon naik, semua awak media diijinkan naik. Namun sekali lagi kami mohon maaf jika yang terjadi tidak sesuai harapan, dimana banyak sekali rekan-rekan jurnalis tidak bisa masuk.

“Mis komunikasi yang terjadi menjadikan koreksi bagi kami agar kedepannya lebih baik lagi di dalam mengakomodir rekan-rekan media saat meliput setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Sidoarjo,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Divisi SDM Sosdiklih dan Partisipasi Masyarakat, M. Yasin mengatakan bahwa peran serta media sangat penting dan dibutuhkan dalam menyampaikan informasi terkait aktivitas kegiatan KPU pada Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sidoarjo.

“Media sebagai kepanjangan tangan di dalam menginformasikan tentang semua perkembangan dalam tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilihan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan kepada masyarakat di Kabupaten Sidoarjo,” pungkas Yasin.

Mas Iin Konsolidasi Penguatan Tim dan Ajak Fokus Program Pemenangan SAE

Sidoarjo, Idpost.co.id,- H. Achmad Amir Aslichin (Mas Iin) Calon Bupati Sidoarjo 2024 mengajak tim pemenangan baik dari partai-partai pengusung dan pendukung serta pengusul maupun relawan untuk menguatkan peran dalam mendukung cita-cita bersama SAE.

Mas Iin yang berpasangan dengan Edi dalam pencalonan Bupati Sidoarjo 2024 meminta kepada tim untuk membiarkan dan tidak perlu mengambil pusing serta menanggapi terlalu serius pada pihak-pihak ketiga yang bisa mengeruhkan situasi politik di Sidoarjo yang sudah mulai memanas ini.

Hal tersebut diungkapkan Mas Iin dalam rapat Koordinasi Pemantapan Sinergi Kinerja Tim Pemenangan Pasangan SAE yang digelar di Fave Hotel Sidoarjo pada Sabtu (28/9/2024) yang dihadiri para ketua-ketua partai dan tim pemenangan. 

Selain itu Calon Bupati Sidoarjo ini mengajak seluruh tim dalam rumusan kedepannya agar saling terbuka dan mencurahkan ide-ide yang kreatif dan positif guna memenangkan paslon  SAE.

“Kita harus tetap fokus dan fokus bagaimana dapat menjalankan program pemenangan. Semua yang disini telah banyak menapaki menjadi anggota dewan 4 sampai 5 periode dan menjadi pengurus partai puluhan tahun, jadi sudah kenyang makan asam dan garam bagaimana dunia perpolitikan,” tuturnya

Menurutnya pemenangan ya begitu-begitu saja, tetapi bagaimana kita sebagai tim bisa benar-benar serius memenangkan SAE untuk mewujudkan Sidoarjo yang setara dengan Surabaya serta sebagai subjek pembangunan melalui potensi daerah yang mampu bangkit dan bermartabat.

“Tim SAE yang heterogen dan merupakan wujud serta perwakilan dari masyarakat yang sesungguhnya bagaimana bisa menurunkan ego, tensi dan gengsi. Kita mesti fokus dan fokus untuk menjadi tim yang kompak dan solid menutupi segala kekurangan sedetail-detailnya hingga tidak ada celah atau ruang bagi pihak-pihak lain yang memecah belah kita,” harapnya.

Di akhir sambutannya Iin kembali mengajak semua tim untuk move on dengan kondisi baru. Kebersamaan harus diwujudkan dan dibuktikan. Bahwasanya kita wong SAE dan bisa membuat Sidoarjo menjadi lebih SAE.

Sementara itu Ketua tim pemenangan SAE, H. Usman mengungkapkan bahwasanya konsolidasi harus kita tingkatkan serta digiatkan dalam rangka meningkatkan elektoral dan tidak hanya mengandalkan pasangan calon, tapi semua tim harus bergerak untuk mensosialisasikan SAE.

“Paslon SAE didukung oleh partai politik yang mempunyai basis massa yang real. PKB, PDI, dan PKS jelas. Mereka itu sudah tertata baik jaringannya, mulai dari anak ranting dan anak cabang. Kita optimis kemenangan 70 persen,” pungkasnya.

Pjs Bupati Blitar Hadiri Festival Kalipang, Dorong Peningkatan Produk Lokal

IDPOST.CO.ID – Pjs Bupati Blitar Jumadi hadiri acara Festival Kalipang di lapangan Brubuh Kelurahan Kalipang Kecamatan Sutojayan.

Hadir pula dalam kefiatan tersebut, Camat dan Forkopimcam Sutojayan, Jumat 27 September 2024.

Jumaidi mengatakan, apresiasi atas terselenggaranya Festival ini. Adanya Festival Kalipang ini diharapkan menjadi pilot project untuk kelurahan-kelurahan lain dalam mendorong produk lokal, sehingga bisa menghidupkan perekonomian di Kabupaten Blitar.

“Selamat atas terselenggarannya Festival Kalipang 2 ini, Mudah-mudahan kedepan, transaksinya semakin meningkat, produknya semakin beragam, dan kualitasnya bisa kompetitif,” jelas Jumadi.

Perlu diketahui, Festival ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan Kelurahan Kalipang.

Dan, bertujuan untuk menggali potensi generasi muda untuk berani berkarya dan memberi pengaruh positif kepada masyarakat dengan membangun image bahwa produk lokal mampu bersaing di segala sektor.

Pjs Bupati Blitar Koordinasi Bersama Jajaran OPD, Bahas Netralitas ASN dan Program Prioritas

IDPOST.CO.ID – Pjs Bupati Blitar Jumadi pimpin Rapat Staf di Lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar di Aula Candi Penataran pada Rabu, 25 September 2024.

Kegiatan Rapat Staf ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Blitar, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Direktur BUMD di Kabupaten Blitar.

Rapat Staf pertama bersama Pjs Bupati Blitar ini sebagai awal koordinasi dan silaturahmi untuk menjalankan program-program yang ada di Pemerintahan Kabupaten Blitar selama masa Pilkada Serentak Tahun 2024.

Dan, semua ASN diminta untuk menjaga netralitas selama berlangsungnya Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati atau Calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Kita semua punya tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan netralitas pada Pilkada Serentak 2024. Saya meminta Forkopimda, mari kita untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif, dan ASN wajib menjaga netralitasnya. Ini sangat penting untuk memastikan Pilkada berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis,” katanya.

Jumadi juga menyampaikan kepada jajaran ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar untuk fokus pada pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun di pusat.

“Untuk meningkatkan kinerja ASN perlu adanya Ruang Integrasi sebagai sarana mempererat hubungan kerja antar OPD atau instansi dan merefreh diri agar siap menjalankan tugas kewajiban sesuai Core Value ASN BerAKHLAK,” tutupnya.