Cari Pasangan di Blitar? Ini Wilayah dengan Penduduk Perempuan Terbanyak, Jomblo Gercep!

IDPOST.CO.IDKabupaten Blitar terletak di Jawa Timur dan terkenal dengan kekayaan sejarah serta budaya.

Selain itu, Blitar juga memiliki berbagai destinasi wisata alam seperti Candi Penataran, Pantai Tambakrejo, dan Gunung Kelud.

Kabupaten ini terdiri dari 22 kecamatan dan memiliki potensi besar di sektor pariwisata, agribisnis, dan usaha kreatif.

Blitar juga dikenal sebagai daerah penghasil telur dan produk pertanian lainnya.

Dari laman Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar, Berikut 3 kecamatan dengan jumlah penduduk perempuan terbanyak.

Data tersebut bedasarkan jumlah penduduk Kabupaten Blitar (hasil SP2020).

Bagi kamu yang sedang mencari jodoh tidak ada salahnya bila berkunjung ke 5 kecamatan tersebut.

Yuk, simak informasinya!

Kecamatan Ponggok

Posisi pertama penduduk perempuan terbanyak berada di Kecamatan Ponggok dengan jumlah penduduk perempuan sekitar 53.485 jiwa.

Ponggok terdiri dari beberapa desa dan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, dengan kegiatan ekonomi yang dominan meliputi pertanian, peternakan, dan industri kecil.

Kecamatan Kanigoro

Untuk posisi kedua yaitu Kecamatan Kanigoro dengan jumlah penduduk perempuan kurang lebih sekitar 40.694 jiwa.

Kecamatan ini memiliki populasi yang cukup besar dan merupakan pusat administrasi serta kegiatan ekonomi di Kabupaten Blitar.

Kanigoro juga dikenal dengan berbagai fasilitas umum seperti perkantoran pemerintah, sekolah, dan pusat kesehatan.

Kecamatan Nglegok

Posisi ketiga dengan jumalah penduduk perempuan terbanyak dipegang oleh Kecamatan Nglegok dengan jumlah penduduk perempuan sekitar 36.978 jiwa.

Terletak di bagian utara Blitar, Nglegok dikenal karena keindahan alamnya, termasuk kawasan di sekitar Gunung Kelud.

Kecamatan ini juga merupakan lokasi dari Candi Penataran, candi terbesar di Jawa Timur yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan.

Itulah kecamatan-kecamatan di Kabupaten Blitar yang memiliki jumlah perempuan terbanyak bedasarkan hasil SP2020.

Segeralah berkunjung ke Kecamatan Nglegok, Kanigoro, atau Ponggok dan siapa tahu kamu akan menemukan cinta sejati di sana.

Inovasi Bisnis di Blitar: Menyulap Potensi Lokal Menjadi Keuntungan

IDPOST.CO.ID – Blitar adalah sebuah kota dan kabupaten di Jawa Timur yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya.

Kota Blitar terkenal sebagai tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Indonesia, Soekarno, sehingga menjadi tujuan wisata sejarah yang penting.

Sedangkan untuk Kabupaten Blitar juga memiliki berbagai tempat wisata alam yang menawan serta budaya lokal yang unik.

Blitar memiliki potensi yang cukup besar untuk peluang usaha, terutama dalam sektor pariwisata, kuliner, dan agribisnis.

Berikut beberapa ide peluang usaha yang bisa Anda pertimbangkan di Blitar:

1. Usaha Kuliner

    • Oleh-oleh Khas Blitar: Produksi dan penjualan makanan khas Blitar seperti dodol belimbing, gethuk lindri, atau pecel.
    • Kafe dan Restoran Tematik: Mengingat banyaknya wisatawan, membuka kafe dengan tema tertentu atau restoran yang menawarkan menu khas Blitar bisa menjadi daya tarik.
    • Warung Kopi Lokal: Kopi Blitar memiliki potensi, dan membuka warung kopi dengan sajian kopi asli Blitar bisa menarik pecinta kopi.

    2. Usaha di Sektor Pariwisata

    • Homestay atau Penginapan: Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang ke Blitar, kebutuhan akan penginapan semakin tinggi. Membuka homestay dengan suasana khas lokal bisa menjadi pilihan.
    • Paket Wisata: Menyediakan jasa tur guide atau paket wisata yang mencakup kunjungan ke tempat-tempat bersejarah dan alam di Blitar seperti Candi Penataran, Makam Bung Karno, dan Pantai Tambakrejo.
    • Transportasi Wisata: Penyewaan kendaraan seperti sepeda motor atau mobil untuk wisatawan yang membutuhkan transportasi selama di Blitar.

    3. Usaha Agribisnis

    • Pertanian Organik: Blitar memiliki lahan yang subur, sehingga pertanian organik bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan, terutama dengan permintaan produk organik yang terus meningkat.
    • Peternakan Ayam Petelur: Blitar dikenal sebagai salah satu daerah penghasil telur di Indonesia. Membuka usaha peternakan ayam petelur bisa menjadi pilihan mengingat permintaan yang tinggi.
    • Budidaya Tanaman Hias: Dengan semakin populernya tanaman hias, usaha budidaya tanaman hias juga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

    4. Usaha Kreatif

    • Kerajinan Tangan: Blitar memiliki potensi untuk produk kerajinan tangan seperti batik, anyaman bambu, atau kerajinan dari bahan alami. Produk ini bisa dipasarkan ke wisatawan atau diekspor.
    • Souvenir Khas Blitar: Pembuatan dan penjualan souvenir khas Blitar yang unik dan menarik bisa menjadi bisnis yang menguntungkan, terutama jika dikaitkan dengan ikon-ikon wisata lokal.

    5. Usaha Jasa

    • Jasa Fotografi: Mengingat Blitar memiliki banyak spot wisata yang menarik, jasa fotografi untuk wisatawan atau untuk keperluan acara-acara lokal bisa menjadi pilihan usaha yang menarik.
    • Penyewaan Perlengkapan Camping: Dengan banyaknya destinasi alam seperti gunung dan pantai, penyewaan perlengkapan camping bisa menjadi bisnis yang potensial.

    Setiap usaha di atas memiliki tantangan tersendiri, namun dengan perencanaan yang matang dan pemahaman terhadap pasar lokal, peluang untuk sukses di Blitar cukup besar.

    Terkesan Abai, KPU Kabupaten Blitar Absen di Peluncuran Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024

    IDPOST.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar tak hadir dalam peluncuran pemetaan kerawanan Pilkada 2024.

    Peluncuran pemetaan kerawanan Pilkada 2024 tersebut digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Blitar Jl Ahmad Yani No 42, Kota Blitar, Minggu 18 Agustus 2024.

    Dalam kegiatan tersebut tidak ada satupun komisioner KPU Kabupaten Blitar maupun sekretariat yang menghadiri kegiatan.

    Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar, Jaka Wandira saat dikonfirmasi apakah pihaknya mengundang KPU?

    Ia menjelaskan kalau pihaknya sudah mengirimkan undangan ke KPU Kabupaten Blitar.

    “Iya KPU diundang untuk kegiatan ini,” tuturnya.

    Sebelumnya banjir interupsi terjadi saat KPU Kabupaten Blitar menggelar pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat kabupaten/kota pada Minggu 11 Agustus 2024 kemarin.

    Dalam interupsinya Jaka mempertanyakan adanya penyampaian dokumen pindah masuk dan keluar di Desa Jaten, Salam, dan Rejosari

    “Mohon untuk dijelaskan mengenai adanya penyampaian dokumen pindah masuk dan keluar di Desa Jaten, Salam, dan Rejosari,” katanya.

    “Sebab pada saat pleno PPK tidak bisa menindaklanjuti karena belum adanya bukti dukung,” lanjut Jaka.

    Selain itu, Jaka juga mempertanyakan bukti dukung terkait pindah masuk dan keluar telah dikuatkan dengan dokumen kependudukan yang baru.

    “Kami menunggu tindak lanjut KPU,” tanya Jaka.

    PT Greenfields di Blitar: Sponsori Arema FC dan Persib Bandung, Lingkungan Diabaikan?

    IDPOST.CO.ID – Peternakan PT Greenfields yang terletak di Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang menjadi sponsor utama 2 klub sepakbola di Indonesia.

    Kedua klub yang mendapat sponsor dari PT Greenfields yaitu Arema fC dan Persib Bandung.

    Baik Arema fC maupun Persib Bandung kini sedang berkontestasi di liga tertinggi Liga 1 Indonesia.

    Meskipun menjadi sponsor klub besar di Indonesia, keberadaan PT Greenfields khususnya di Blitar tidak memberikan manfaat yang cukup signifikan.

    Bahkan keberadaan PT Greenfields di Kabupaten Blitar dikeluhkan karena adanya pencemaran lingkungan.

    Salah seorang warga yang mengeluhkan akan keberadaan PT Greenfields yakni Tukinan warga Desa Doko.

    Ia menyesalkan apa yang dilakukan PT Greenfields untuk menjadi sponsor utama Arema fC dan Persib Bandung.

    “Investasi promosi miliiar rupiah kedua klub lebih baik digunakan untuk pembangunan, khususnya Kabupaten Blitar,” katanya.

    Terlebih lanjutnya, Kabupaten Blitar yang menerima dampak dari beroprasinya peternakan milik PT Greenfields

    “Apalagi Kabupaten Blitar menerima dampak dari peternakan ini,” tuturnya.

    Bawaslu Blitar Petakan Kerawanan Pilkada Serentak 2024

    IDPOST.CO.ID – Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serentak se Indonesia untuk pertama kalinya akan diselenggarakan pada 27 November 2024.

    Pemilihan Serentak 2024, tentunya mempunyai kerawanan pemilihan yang berbeda dibandingkan pada penyelenggaraan pemilihan sebelumnya.

    Kerawanan tersebut, harus dipetakan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan supaya resiko yang ditimbulkan dapat dikurangi.

    “Dalam rangka pencegahan kerawanan Pemilihan Pemilihan Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blitar melakukan pemetaan kerawanan pemilihan tahun 2024,” kata Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar, Jaka Wandira.

    Lebih lanjut, sebagaimana amanat Undang-Undang No. 7 tahun 2017 dan UU No. 10 tahun 2016 mempunyai tugas fungsi dan wewenang yang terkait dengan pengawasan dan pencegahan dalam melaksanakan Pemilu dan Pemilihan (Pilkada) tahun 2024.

    “Pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu disemua tingkatan untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu berlangsung sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada,” katanya.

    Ia menjelaskan, berdasarkan pasal 94 ayat 1 huruf (a) dalam UU No, 07 tahun 2017 dikatakan bahwa salah satu tugas Bawaslu dalam upaya mencegah pelanggaran pemilu dan sengketa proses pemilu.

    “Maka Bawaslu Kabupaten Blitar perlu mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawan dan pelanggaran pemilu. Peta kerawanan ini merupakan strategi bagi Bawaslu Kabupaten Blitar dalam melakukan pengawasan,” ujarnya.

    Peta Kerawanan lanjutnya, merupakan Instrumen penting dalam melakukan pencegahan secara tepat tentang kondisi dan situasi yang dihadapi oleh Bawaslu Kabupaten Blitar.

    Ia juga menyebut kalau Peta Kerawanan Pemilihan berbeda dengan Indeks Kerawanan Pemilihan yang dibuat oleh Bawaslu Republik Indonesia. Indeks Kerawanan Pemilihan disusun Bawaslu RI dari 61 Indikator Kerawanan, dengan berdasarkan pada kondisi wilayah masing-masing dan pengalaman pemilihan sebelumnya.

    “Indikator tersebut kemudian dibuat dalam skala kuantitatif (angka), sehingga akan dihasilkan indeks. Sedangkan Peta Kerawanan Pemilihan Bawaslu Kabupaten Blitar tidak dibentuk dalam Analisa kuantitatif sebagaimana Bawaslu RI,” ujarnya.

    Dijelaskanya kalau data Peta Kerawanan Pemilihan ini berdasarkan pada, pertama, Identifikasi Isu dan Tahapan berdasarkan IKP 2024.

    “Kedua, Identifikasi ISu dan Tahapan berdasarkan Pemilihan tahun 2024. Ketiga, Identifikasi Isu dan Tahapan pada pemilu dan/atau pemilihan sebelum tahun 2022,” ujarnya.

    Pilkada Blitar 2024, Bawaslu Kabupaten Blitar Rilis Peta Kerawanan

    IDPOST.CO.IDBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar luncurkan pemetaan kerawanan Pilkada 2024 di Kabupaten Blitar.

    Acara tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Blitar Jl Ahmad Yani No 42, Kota Blitar, Minggu 18 Agustus 2024.

    Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar, Jaka Wandira mengatakan pemetaan kerawanan pemilihan ini sebagai langkah awal untuk membaca potensi pelanggaran di wilayah Kabupaten Blitar berdasarkan informasi mutakhir dengan basis hasil IKP 2024.

    “Dengan langkah ini, Bawaslu kemudian menyusun strategi pencegahan untuk melakukan mitigasi potensi kerawanan dalam menghadapi pemilihan Bupati dan wakil Bupati Blitar 2024,” kata Jaka.

    Dengan adanya peta kerawanan, potensi kerawanan Pilkada yang akan datang dapat diantisipasi.

    “Kami harap melalui langkah ini, suasana kondusif di Kabupaten Bogor dapat terus terjaga, dan Pilkada berjalan dengan aman, damai, dan tanpa hambatan,” tutupnya.

    Siswa MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan Blitar Raih Juara 1 KSM IPS Terpadu Provinsi Jatim 2024

    IDPOST.CO.ID – Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif NU 2 Sutojayan Blitar, Ahmad Hardi Ansyah Putra, berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) IPS Terpadu tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2024.

    Sebelum menorehkan prestasi di KSM, ia telah menunjukkan kemampuannya di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), dimana ia meraih juara dua tingkat Kabupaten Blitar.

    Selain itu Ahmad Hardi, dalam KSM tingkat Kabupaten, ia berhasil meraih juara ketiga.

    Prestasi ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu siswa terbaik di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Kabupaten Blitar.

    Ahmad Hardi Ansyah Putra, yang lahir di Blitar pada 11 Desember 2009, telah menunjukkan minat dan bakatnya di bidang IPS sejak menempuh pendidikan di MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan.

    “Saat sekolah di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif NU 2 Sutojayan, saya tertarik mengikuti kelas Olimpiade,” katanya dikutip dari matablitar.com jaringan idpost.id/

    “Pertama kali saya ikut event OSN tahun 2024 dan berhasil menjadi juara 2 di bidang IPS. Lalu terpilih mengikuti lomba KSM tahun 2024, di mana saya meraih juara 3 tingkat Kabupaten dan kemudian juara 1 tingkat Provinsi,” lanjutnya.

    Sekolah tempat Ahmad Hardi menimba ilmu ini memfasilitasi siswa untuk mengasah kemampuan melalui kelas Olimpiade yang diadakan setiap Minggu pagi.

    Program ini dirancang agar tidak mengganggu jadwal belajar reguler.

    Ahmad Hardi dibimbing langsung oleh guru Mapel IPS, Ferdinan Bagaskoro dan Lailatul Hasanah. Untuk persiapan di tingkat Provinsi, ia mendapatkan bimbingan khusus dari Kementerian Agama (KEMENAG) Kabupaten Blitar.

    Stasiun Terdekat dengan Blitar Park

    IDPOST.CO.IDBlitar Park merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Timur yang berbentuk taman rekreasi tematik keluarga dengan mengusung konsep amusement park atau taman bermain modern.

    Berlokasi di Desa Pojok, Keca Garum, Kabupaten Blitar ini menawarkan 28 wahana permainan untuk anak-anak hingga orang dewasa.

    Blitar Park berjarak sekitar 2-3 kilometer dari Stasiun Garum. Perjalanan dari Stasiun Garum ke Blitar Park biasanya memakan waktu sekitar 5-10 menit dengan kendaraan.

    Anda juga bisa mencapai Blitar Park dengan berjalan kaki, yang memakan waktu sekitar 20-30 menit.

    Sedangkan dari Stasiun Blitar jaraknya sekitar 8-10 kilometer dari Blitar Park karena berada di pusat Kota Blitar.

    Perjalanan dari Stasiun Blitar ke Blitar Park dengan kendaraan biasanya memakan waktu sekitar 15-20 menit, tergantung kondisi lalu lintas.