PPP Siap Bawa Kasus Kecurangan Pemilu ke Hadapan Hak Angket

IDPOST.CO.ID – Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, menyatakan bahwa PPP bersiap untuk mengangkat isu ini sebagai materi hak angket.

PPP akan menekan untuk memanggil semua aparat negara yang terlibat, termasuk KPPS, PPS, PPK, KPUD, KPU, Bawaslu, dan semua perangkat terkait.

“Kemungkinan besar kami juga akan memanggil aparat negara lainnya. Terkait laporan kecurangan yang telah disampaikan kepada Bawaslu, akan kami proses sesuai mekanisme yang berlaku.”

“Secara politis, DPR akan bertindak cepat dan melakukan langkah-langkah melalui hak angket untuk menghentikan tindakan-tindakan kecurangan dalam Pemilu semacam ini!” ujar Romy.

PPP juga secara terbuka menyerukan kepada penyelenggara Pemilu, terutama KPU di semua tingkatan, untuk segera menghentikan operasi yang tidak jujur tersebut.

“Dalam waktu 1×24 jam, perlu dilakukan penyesuaian input perolehan suara PSI ke angka yang sebenarnya. Harap diingat bahwa setiap tindakan manipulasi hasil Pemilu merupakan pelanggaran hukum. Melindungi setiap suara rakyat adalah kunci untuk menjaga demokrasi yang berintegritas di Indonesia!” tambahnya.

Romahurmuziy Bocorkan Operasi Pemenangan PSI, Pelanggaran Pemilu atau Strategi Politik?

IDPOST.CO.ID – Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan, M Romahurmuziy bocorkan strategi PSI.

Romy mengungkapkan operasi untuk meloloskan PSI ke Senayan setelah pencoblosan berlangsung.

“Ini ledakan tak wajar suara @psi_id yang monitoringnya saya cuplik salah satunya dari yang beredar di media sosial,” tulis pria yang akrab disapa Rommy itu di aku Instagram-nya seperti dilihat Minggu (3/3/2024).

Ia memandang perolehan suara PSI yang naik signifikan itu tidak masuk akal. Sebab, hanya diperoleh dari 110 TPS.

“19 ribu suara dari 110 TPS, berarti rata-rata 173 suara per TPS. Dengan suara per TPS hanya 300 suara, dan partisipasi pemilih rata-rata 75%, suara sah setiap TPS ini hanya 225 suara. Artinya, PSI menang 77% di 110 TPS itu. TIDAK MASUK AKAL!” tulis Romy.

Ia lantas meminta KPU dan Bawaslu menindaklanjuti lonjakan suara PSI tersebut.

“Saya dan @dpp.ppp mohon atensi dan tindak lanjut seksama dari @kpu_ri dan @bawasluri untuk tidak menutup mata dari penyimpangan ini!” tulisnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Chico Hakim menyoroti turunnya suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menyusul naiknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menduga ada intervensi tertentu yang dilakukan.

Chico mengatakan selama ini PPP selalu memperoleh hasil pemilu di atas hasil survei lantaran sebaran pemilih di kantong-kantong Islam seluruh Indonesia secara merata dibandingkan PKB yg terkonsentrasi di Jawa Timur. Hal itu, kaya Chico, terbukti dari penghitungan suara sebelum hari-hari ini, di mana PPP memperoleh suara di atas 4 persen.

“Namun seperti kita sudah ketahui bahwa pemilu ini sarat dengan dugaan intervensi brutal dari kekuasaan yang diduga melibatkan ASN, TNI-Polri dan penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) sejak awal masa kampanye bahkan sebelum,” kata Chico kepada wartawan, Minggu (3/3/2024).

Ia berujar kenaikan suara PSI secara signifikan, serta penurunan suara PPP semakin menegaskan bahwa ada penggelembungan suara dengan mengambil suara dari partai lain.

“Bila ini terus terjadi hingga akhir penghitungan suara, maka masyarakat akan menilai Presiden Jokowi sebagai presiden yang menghilangkan sejarah Partai Ka’bah (karena mendukung Ganjar–Mahfud) dari Indonesia akibat dukungannya ke PSI,” ujar Chico.

Ie menegaskan rekayasa penggelembungan suara PSI harus ditolak. Sebab, kata dia, sejak awal diduga PSI seharusnya tidak lolos sebagai peserta pemilu.

“Hanya karena campur tangan kekuasaan lah yang membuat PSI lolos,” kata Chico.

Romahurmuziy Ungkap Rahasia Operasi Pemenangan PSI

IDPOST.CO.ID – Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan, M Romahurmuziy, mengungkapkan informasi terkait upaya memenangkan Partai Solidaritas (PSI) agar dapat lolos ke Senayan dengan perolehan suara di atas ambang batas parlemen, yaitu 4 persen.

Romahurmuziy, atau yang akrab disapa Romy, menyatakan bahwa sebelum Pemilu, dia telah mendengar tentang operasi pemenangan PSI yang dilakukan oleh aparat.

“Dengan menargetkan penyelenggara Pemilu daerah agar PSI memperoleh 50 ribu suara di setiap kabupaten/kota di Jawa, dan 20 ribu suara di setiap kabupaten/kota di luar Jawa,” ujar Romy dalam keterangannya, pada Minggu (3/3/2024).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Romy mengungkapkan bahwa operasi tersebut dilakukan dengan menggunakan dan membiayai jejaring ormas kepemudaan tertentu yang pernah dipimpin oleh salah seorang menteri.

Jejaring ormas tersebut digunakan untuk melakukan mobilisasi suara PSI dengan mencoblos gambar.

“Setidaknya itulah yang saya dengar dari salah satu aktivisnya yang diberikan pembiayaan langsung oleh aparat sebelum Pemilu,” ungkap Romy.

Namun, seiring berjalannya waktu, operasi tersebut ternyata tidak berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari perolehan suara PSI berdasarkan quick count (QC) yang jauh di bawah harapan untuk lolos parliamentary threshold (PT).

Romy menyatakan bahwa akurasi QC menurut pimpinan lembaga survei senior adalah plus-minus 1 persen. Oleh karena itu, untuk lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen, diperlukan angka QC lebih dari 3 persen.

“Dengan kata lain, jika sebuah partai mendapat QC 3 persen, dalam real count, dia dapat dibenarkan jika mendapat 4 persen, atau sebaliknya. Namun, angka di seluruh lembaga survei menunjukkan bahwa quick count PSI tertinggi kurang dari 2,95 persen,” jelas Romy.

Romahurmuziy Geram Lonjakan Suara PSI Tidak Masuk Akal!

IDPOST.CO.ID – Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, menyuarakan kegeramannya terhadap lonjakan perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @romahurmuziy.

Menurutnya, lonjakan suara PSI yang tidak wajar tersebut patut dipertanyakan. Rommy mencatat bahwa dari hasil monitoring, PSI berhasil memperoleh 19 ribu suara dari 110 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang berarti rata-rata 173 suara per TPS.

Dengan asumsi partisipasi pemilih sebesar 75%, maka suara sah setiap TPS hanya sekitar 225 suara. Hal ini menunjukkan bahwa PSI mendominasi 77% dari 110 TPS, suatu angka yang dianggap tidak masuk akal oleh Rommy.

Rommy kemudian meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk menyelidiki lonjakan suara PSI tersebut secara seksama.

Selain itu, Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Chico Hakim, juga menyoroti turunnya suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) seiring dengan naiknya suara PSI.

Chico menduga ada intervensi tertentu yang dilakukan untuk mencapai hasil tersebut.

Chico mengungkapkan bahwa selama ini PPP selalu memperoleh hasil pemilu di atas hasil survei karena sebaran pemilih di kantong-kantong Islam di seluruh Indonesia, namun turunnya suara PPP dan naiknya suara PSI menimbulkan dugaan intervensi yang melibatkan berbagai pihak.

Ia menegaskan bahwa rekayasa penggelembungan suara PSI harus ditolak, karena menurutnya PSI seharusnya tidak lolos sebagai peserta pemilu jika tidak ada campur tangan dari pihak tertentu.

Ketua TKN Klaim Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Paslon 01 dan 03

IDPOST.CO.ID – Roslan Roeslani Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, mengungkapkan bahwa teman-temannya dari kubu paslon 01 dan 03 telah mengucapkan selamat atas hasil sementara.

Pernyataan ini disampaikan oleh Roslan saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube bernama Total Politik.

Dia menyatakan bahwa dia memiliki hubungan dekat dengan sejumlah individu yang saat ini berada di pihak paslon 01 dan 03.

Awalnya, Roslan ditanya apakah ada pihak-pihak tertentu yang ingin bertemu dengannya karena dia dikenal dekat dengan Prabowo Subianto, calon presiden yang saat ini unggul dalam perolehan suara sementara.

Menjawab pertanyaan tersebut, Roslan menyatakan bahwa dia terbuka untuk bertemu dengan siapa pun, terutama jika orang tersebut adalah teman dekatnya, meskipun mereka mendukung paslon 01 dan 03.

“Bagi saya, itu sah-sah saja. Bagi saya, itu hanya menambah teman. Saya terbuka untuk bertemu, berbicara dengan siapa pun, baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung. Kita hanya berbicara, mendengarkan saja,” katanya.

Roslan kemudian mengakui bahwa ada teman-temannya dari kubu paslon 01 dan 03 yang menghubunginya dan mengucapkan selamat baik untuk dirinya maupun untuk Prabowo Subianto.

“Dari teman-teman yang menelepon, tentu saja ada yang dari paslon 01 dan 03, banyak sekali teman-teman saya. Ketika bertemu, kami berbicara santai dan biasa saja. Itu hanya guyonan teman,” tambah Roslan.

Dia juga mengakui bahwa banyak teman-temannya yang mendukung paslon 01 dan 03. Namun, Roslan menitipkan pesan agar penolakan terhadap hasil tidak dilakukan secara terlalu keras.

“Jangan terlalu keras, nanti yang di bawah terlalu keras menanggapinya,” katanya, meminta teman-temannya yang mendukung paslon 01 dan 03.

Namun, Roslan menegaskan bahwa dia hanya akan bertemu dengan teman-teman yang benar-benar ia kenal. Hal ini terjadi setelah kejadian kisruh dengan sosok dosen Conie Rahakudini Bakrie.

“Tapi jika saya tidak kenal, saya tidak akan berani bertemu,” tambah Roslan.

Hanya Lulus SMP, Rizky Billar Sebut Ijazah Tidak Begitu Penting

IDPOST.CO.IDRizky Billar mengekspresikan ketidaksetujuannya terhadap ejekan yang menyebutnya hanya lulusan SMP. Bagi suami Lesti Kejora ini, ijazah hanya merupakan bukti bahwa seseorang pernah bersekolah.

“Bagi saya, ijazah hanya menandakan bahwa seseorang telah bersekolah, bukan menunjukkan bahwa orang tersebut pernah berpikir,” ujar Billar dalam unggahannya di X, pada Jumat (1/3/2024).

Billar menambahkan bahwa pendidikan formal yang diterimanya dari sekolah saat ini tidak terlalu berguna, kecuali dalam hal adab.

“Menurut saya, dalam kehidupan sekarang, hampir tidak ada pelajaran dari sekolah yang saya bawa, kecuali tentang adab,” ungkap Rizky Billar.

“Iya, saya membangun korporasi, hingga saya dapat menghitung valuasi, mengerti ebitda, dan sebagainya, secara otodidak, melalui lingkungan kerja,” katanya melanjutkan.

Seorang warganet kemudian membalas Billar dengan menyatakan bahwa ijazah diperlukan untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dalam pemilu.

“Ijazah dibutuhkan untuk mencalonkan diri, Pak. Meskipun dipelajari di bangku sekolah, yang dibutuhkan sekarang adalah pengalaman dan keterampilan,” komentar warganet tersebut.

“Tetapi, pendidikan dapat membantu kita menjadi pengusaha yang lebih maju. Namun, ada perbedaan dalam cara seseorang berbicara antara mereka yang tamatan SD, SMP, SMA, dan S1,” tambahnya.

Berbeda dengan sebagian artis yang berlomba-lomba untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, Rizky Billar menegaskan bahwa dirinya tidak akan tergoda meskipun ada kesempatan.

“Apakah tujuan kuliah adalah untuk mencalonkan diri? Saya bahkan jika ada kesempatan, saya tidak akan mau (ini hanya pandangan saya),” tutur Rizky Billar.

Meskipun hanya lulusan SMP, Rizky Billar menegaskan bahwa kini ia dapat mencapai kesuksesan melalui perusahaan yang dibentuk bersama Lesti Kejora.

“Apakah kami, Leslar Production, mendapatkan pendapatan besar karena bekerja di televisi sebagai talenta? Tidak!” kata Rizky Billar menegaskan.

“Kami berhasil karena alhamdulillah banyak sponsor yang masuk kepada kami, baik melalui media sosial maupun event-event yang kami ciptakan,” tambahnya.

Menuju RI 2, Perjalanan Gibran Rakabuming dari Solo ke Jakarta

IDPOST.CO.IDGibran Rakabuming masih memegang jabatan sebagai Walikota Solo meskipun hasil hitung cepat Pilpres 2024 menunjukkan kemenangannya.

Menurut hasil quick count tersebut, Gibran hampir dipastikan akan menjadi Wakil Presiden bagi Prabowo Subianto dalam periode masa jabatan 2024-2029.

Meski belum secara resmi ditetapkan sebagai pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Gibran telah memulai proses perpisahan dengan warga Solo.

Hal ini terlihat saat dia menggelar acara diskusi bersama warga Solo beberapa hari lalu, sekaligus merayakan 3 tahun masa jabatannya di Solo. Cuplikan video acara tersebut dibagikan ulang di akun TikTok @masgpemimpinku.

Dalam acara tersebut, seorang warga menyatakan perasaannya yang bercampur antara sedih karena Gibran tidak akan menyelesaikan masa jabatannya di Solo, namun juga senang karena Gibran akan menjadi wakil presiden.

Awalnya, seorang warga mengungkapkan perasaannya yang campur aduk karena Gibran tidak akan menyelesaikan masa jabatannya sebagai Walikota Solo.

Namun, di sisi lain, warga tersebut juga merasa senang dengan kabar bahwa Gibran akan menjadi Wakil Presiden.

“Warga Solo merasakan campuran sedih dan bahagia, Mas Wali. Sedihnya, kenapa tidak dilanjutkan hingga habis masa jabatannya, agar Solo bisa semakin maju. Namun, senangnya karena Mas Wali akan menuju RI 2, Insyaallah. Ini merupakan kebanggaan bagi kota Solo, yang dipimpin pertama kali oleh Pak Jokowi, dan kini oleh putranya,” ujar warga tersebut.

Gibran memberikan tanggapannya terhadap pernyataan tersebut dengan mengakui bahwa dirinya tidak akan menuntaskan masa jabatannya sebagai Walikota Solo selama lima tahun.

Dia mengingatkan warganya bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun terakhirnya memimpin Solo.

“Telah genap tiga tahun saya dan Pak Teguh memimpin Kota Solo. Mungkin ada yang belum mengetahui, saya dan Pak Teguh hanya akan menjabat hingga tahun ini,” ucap Gibran.

Gibran kemudian meminta agar warganya tidak perlu terlalu sedih karena kepergiannya.

“Tidak perlu bersedih, Pak. Saya tidak akan pergi kemana-mana, saya masih akan ada di sini,” tambah Gibran yang disambut dengan tawa dari tamu undangan.

Sebelumnya, Gibran telah menjabat sebagai Walikota Solo sejak dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 bersama dengan wakilnya, Teguh Prakosa.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang menunjukkan kemenangannya dalam Pilpres 2024, Gibran masih memiliki waktu hingga Oktober mendatang untuk pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

Dugaan Penipuan Proyek, Vicky Prasetyo Dilaporkan Kontraktor di Polres Karawang

IDPOST.CO.ID – Setelah gagal dalam usahanya menjadi calon anggota legislatif DPR dan menghabiskan jumlah uang yang besar, Vicky Prasetyo kini menghadapi laporan dari seorang kontraktor bernama Omrive Manurung di Polres Karawang, Jawa Barat.

Vicky Prasetyo dilaporkan atas dugaan penipuan terkait proyek pembangunan arena olahraga dan konser yang dimilikinya di Karawang Barat.

Vicky disebut tidak membayar tagihan biaya pembangunan proyek tersebut, meskipun proyek tersebut sudah mencapai tahap penyelesaian sebanyak 50 persen.

Kontraktor tersebut mengalami kerugian hampir mencapai Rp 2 miliar akibat dugaan penipuan yang dilakukan oleh Vicky.

Pengacara pelapor, Alex Safri Winando, mengungkapkan hal ini saat dihubungi oleh media pada Jumat (1/3/2024) dikutip dari beritasatu.com.

Alex menjelaskan bahwa Vicky tidak melakukan pembayaran atas proyek tersebut meskipun sudah jatuh tempo menurut kesepakatan yang ada.

Meskipun progres pembangunan sudah mencapai 50 persen, Vicky belum membayar sepeser pun dari total tagihan sebesar Rp 1,84 miliar.

Menurut Alex, klien mereka sudah berulang kali mencoba menagih pembayaran dari proyek tersebut namun tidak mendapatkan tanggapan dari Vicky.

Hal ini mengindikasikan bahwa Vicky tidak memiliki niat baik untuk membayar tagihan yang diajukan klien mereka, sehingga mereka memutuskan untuk melaporkannya.

Sebelumnya, Vicky telah mengatakan bahwa telah mengeluarkan modal besar untuk kampanye Pemilu 2024, yang telah menguras tabungannya dan bahkan membuatnya gagal menikah.

Sampai saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari Vicky Prasetyo terkait laporan yang diajukan oleh korban penipuan tersebut.