Tradisi Menyambut Ramadan di Blitar: Nyadran, Munggahan dan Dandangan

IDPOST.CO.ID – Bulan Ramadan, momen suci yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Blitar Jawa Timur, Indonesia.

Dalam menyambut Ramadhan di Blitar diwarnai dengan berbagai tradisi unik yang menjadi bagian penting dari budaya lokal.

Seiring dengan kedatangan bulan puasa, masyarakat Blitar merayakannya dengan tradisi-tradisi khas yang memiliki makna dan tujuan tersendiri.

Berikut adalah 5 tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat Blitar menjelang bulan Ramadan:

  • Padusan

Tradisi ini mengajak masyarakat untuk mandi bersama di sumber mata air seperti umbul, sendang, atau sungai.

Dalam suasana yang riang dan penuh kegembiraan, masyarakat berbondong-bondong melakukan ritual mandi ini sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadan.

  • Nyadran

Masyarakat membersihkan dan merawat makam leluhur serta mendoakan mereka. Perjalanan ke makam leluhur atau orang tua dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan juga sebagai sarana untuk memohon ampunan atas dosa-dosanya.

  • Megengan

Tradisi ini mengajak masyarakat untuk makan bersama dengan keluarga dan tetangga. Selain makan bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berdiskusi, bercengkrama, dan saling bersenda gurau untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi.

  • Dandangan

Masyarakat menggelar pasar malam yang dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni dan budaya. Tradisi Dandangan menjadi ajang untuk menyambut bulan Ramadan dengan penuh sukacita dan kebersamaan dalam suasana yang meriah.

  • Munggahan

Tradisi ini melibatkan membersihkan rumah dan menyiapkan segala keperluan untuk menyambut bulan Ramadan.

Munggahan dianggap sebagai persiapan spiritual dan fisik yang penting untuk menyambut bulan Ramadan dengan penuh kesucian dan kebersihan.

Tradisi-tradisi unik ini merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya dan identitas masyarakat Jawa. Meskipun memiliki makna dan tujuan yang berbeda-beda, namun semua tradisi tersebut memiliki kesamaan dalam menyambut bulan Ramadan dengan penuh persiapan, kesucian, dan sukacita.

Bank Indonesia Gelontorkan Dana Tunai Rp197,6 Triliun untuk Program Serambi Ramadan

IDPOST.CO.IDBank Indonesia (BI) akan menggelontorkan dana tunai sebesar Rp197,6 triliun untuk program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) pada tahun ini.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni P Joewono mengatakan kalau peningkatan sebesar 4,65 persen dibandingkan tahun lalu.

“Jumlah tersebut meningkat 4,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp189 triliun,” katanya.

Doni menjelaskan bahwa keputusan BI untuk meningkatkan jumlah uang yang tersedia untuk ditukarkan melalui program Serambi didasarkan pada pertumbuhan ekonomi domestik serta peningkatan transaksi digital yang semakin meluas.

“Ini juga mencakup persentase dari transaksi non-tunai yang semakin besar,” katanya.

Selain itu, Doni menyampaikan bahwa BI juga akan menambah jumlah lokasi penukaran uang menjelang Idul Fitri sebanyak 449 titik dari rencana awal yang hanya 4.674 titik.

“Kami akan menambah 449 titik penukaran uang di lokasi yang berhubungan dengan transportasi, termasuk di rest area jalan tol dan tempat lainnya,” tambahnya.

Menurut Doni, lokasi tambahan untuk program penukaran uang tersebut juga akan tersedia di pelabuhan, bandara, dan stasiun untuk membantu pemudik menukar uang mereka dengan mudah menjadi pecahan kecil mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000 melalui program Serambi.

Mengenal Lebih Dekat Tradisi Munggahan dalam Budaya Ramadan

IDPOST.CO.ID – Selain ibadah malam Nisfu Syaban, masyarakat Indonesia memiliki tradisi munggahan untuk menyambut Ramadan.

Tradisi munggahan merupakan sebuah ritual yang dilakukan sebagai persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

Berikut ini adalah beberapa hal terkait tradisi munggahan:

  1. Asal Usul dan Makna: Tradisi munggahan berasal dari kata “munggah” yang artinya naik atau meningkat. Secara umum, tradisi ini mengisyaratkan perubahan ke arah yang lebih baik dari bulan Syaban menuju Ramadan, untuk meningkatkan kualitas iman saat berpuasa.
  2. Ziarah ke Makam Leluhur atau Orangtua: Salah satu kegiatan munggahan adalah ziarah ke makam leluhur atau orangtua, di mana masyarakat mendoakan mereka yang telah meninggal dunia. Selain itu, berkunjung ke rumah orangtua di kampung halaman juga sering dilakukan sebelum memulai ibadah puasa.
  3. Makan Bersama Tetangga: Tradisi munggahan juga melibatkan kegiatan makan bersama dan saling berbagi makanan dengan tetangga. Momen ini memungkinkan tetangga saling menukar lauk yang dimiliki, menciptakan rasa kebersamaan dan gotong royong.
  4. Memberi Makanan kepada yang Membutuhkan: Meskipun seringkali terjadi kelebihan makanan akibat tradisi bertukar makanan, namun penting untuk mengingatkan agar makanan yang tersisa tidak terbuang percuma. Sebaiknya, makanan tersebut diberikan kepada orang yang membutuhkan.
  5. Memberikan Perbekalan Ramadan kepada Orangtua: Salah satu aspek penting dari tradisi munggahan adalah memberikan perbekalan Ramadan kepada orangtua, sebagai bentuk penghormatan dan kesiapan menghadapi bulan puasa.
  6. Tradisi Sidekah: Tradisi sidekah merupakan pengumpulan para lelaki untuk melakukan tahlilan dan berdoa bersama. Ritual ini dilakukan dengan harapan agar bulan Ramadan dapat dilalui dengan baik, sambil menjalin silaturahmi antar warga.

Tradisi munggahan menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia dalam mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial menjelang Ramadan.

Berkah Ramadan, Tips dan Trik Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Mudah

IDPOST.CO.ID – Bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari. Pada bulan ini, umat Muslim akan berpuasa penuh selama sebulan.

Tidak hanya dilakukan oleh orang tua, biasanya anak-anak juga akan mulai belajar berpuasa.

Namun, pada awal-awal puasa, hal ini menjadi tantangan berat bagi anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengajarkan anak-anak mereka tentang berpuasa.

Proses pengajaran ini membutuhkan kesabaran karena beberapa anak mungkin mengalami kesulitan.

Untuk membantu mengatasi tantangan ini, diperlukan tips dan trik bagi orang tua agar bisa mengajarkan anak-anak mereka berpuasa dengan cara yang menyenangkan.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan, seperti dilansir oleh Have Halal With Travel:

  1. Latih rutinitasnya

Salah satu alasan anak-anak sulit berpuasa adalah karena mereka belum terbiasa. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengajarkan mereka dengan rutin.

Cobalah untuk membuat aktivitas berpuasa menjadi rutin bagi anak-anak. Dengan demikian, mereka akan menjadi lebih terbiasa dan proses berpuasa akan menjadi lebih mudah.

  • Kurangi makanan manis dan asin

Makanan manis dan asin dapat menciptakan keinginan yang kuat untuk terus makan. Oleh karena itu, saat berpuasa, cobalah untuk menyajikan makanan yang tidak terlalu manis atau asin. Ini akan membantu mencegah anak-anak agar tidak tergoda untuk terus makan.

  • Beri penghargaan

Salah satu cara lain yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah memberikan penghargaan kepada anak-anak yang berpuasa dengan baik.

Cobalah untuk memberikan hadiah atau pujian yang dapat meningkatkan semangat mereka dalam berpuasa.

  • Pantau kemajuan anak

Pantau kemajuan anak-anak dalam berpuasa dengan cermat. Awalnya, mereka mungkin hanya mampu berpuasa selama beberapa jam saja.

Namun, seiring berjalannya waktu, mereka bisa bertahan lebih lama. Ini menunjukkan kemajuan yang baik bagi mereka.

  • Persiapkan buka puasa bersama

Ajaklah anak-anak untuk bersiap-siap dalam mempersiapkan menu buka puasa favorit mereka. Hal ini akan membuat mereka lebih antusias dan bersemangat untuk berpuasa.

  • Ajari anak tentang makna berpuasa

Jelaskan kepada anak-anak tentang makna dan tujuan berpuasa. Dorong mereka untuk memahami mengapa kita berpuasa dan bagaimana berpuasa dapat membantu meningkatkan kesadaran spiritual.

  • Beri contoh yang baik

Orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam berpuasa. Anak-anak akan meniru perilaku orang tua mereka, sehingga penting bagi orang tua untuk menjadi contoh yang baik dalam menjalankan ibadah puasa.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan proses pengajaran berpuasa kepada anak-anak akan menjadi lebih menyenangkan dan efektif.

Langkah Nyata Menuju Kelestarian Lingkungan, Pemasangan Pal Batas oleh Bupati Blitar

IDPOST.CO.IDBupati Blitar Rini Syarifah melakukan pemasangan pal batas dalam program PPTPKH di Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo, Kamis 29 Februari 2024.

Pemasangan pal batas yang dilakukan Bupati Rini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Rini mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, serta pihak-pihak yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Mari seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, serta pihak-pihak yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, untuk menjalankan langkah nyata dalam mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Bupati Rini juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan program PPTPKH ini, khususnya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya melalui BPKHTL XI Yogyakarta yang telah menjadi mitra berharga bagi kita, karena telah memberikan dukungan finansial, pengetahuan, dan panduan teknis yang memperkuat langkah-langkah kita dalam menjaga kelestarian kawasan hutan,” ucapnya.

“Tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak, pencapaian seperti ini tidak akan terwujud. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Pohgajih yang telah aktif terlibat dalam proses ini,” lanjutnya..

Pemasangan pal batas bukan hanya sekadar menandai batas antara kawasan hutan dan lahan masyarakat. Lebih dari itu, hal ini adalah simbol dari komitmen untuk melindungi dan mengelola kawasan hutan dengan baik.

“Pal batas ini akan membantu dalam pengawasan dan pengelolaan kawasan hutan secara lebih efektif, sehingga dapat mengurangi kemungkinan konflik terkait penggunaan lahan di masa mendatang,” jelas Bupati Blitar.

Pemasangan pal batas ini lanjutanya, hanyalah awal dari perjalanan panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan dan hutan.

“Tetap, diperlukan komitmen dan kerja keras semua pihak untuk menjaga dan mengelola kawasan hutan dengan baik,” ucapnya.

Bupati Rini juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program lingkungan yang telah dan akan Pemkab laksanakan.

“Mari kita jaga bersama-sama, bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga untuk masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita,” tutupnya.

Modal Besar Hasil Kecil, Dede Sunandar dan Kekecewaan di Pemilu 2024

IDPOST.CO.ID – Dede Sunandar, seorang artis yang mencalonkan diri untuk DPRD Kota Bekasi pada Pemilu 2024, mengalami kekecewaan besar ketika hasil suaranya tidak sebanding dengan upaya dan pengorbanannya.

Untuk mendanai kampanyenya, bintang sinetron Superdede ini rela melepas dua mobil pribadinya. Namun, bukan dijual, kedua mobil tersebut digadaikan kepada seseorang yang memberikan modal untuk keperluan kampanye.

Dalam perjalanan kampanyenya, Dede Sunandar menceritakan bahwa banyak orang yang meminta bantuan, mulai dari membelikan mobil, gamis, hingga peralatan untuk keperluan acara kampanye. Dengan terjun pertama kali ke dunia politik, Dede Sunandar merasa harus menjalani semua permintaan tersebut demi kelancaran kampanyenya.

Namun, hal tersebut berujung pada pertanyaan dari istri Dede Sunandar, Karen Hertatum, mengenai keberadaan mobil-mobil mereka yang hilang dari rumah. Ternyata, Dede Sunandar menggadaikan kedua mobil tersebut tanpa sepengetahuan keluarganya, terutama sang istri.

Dalam upaya menebus salah satu mobilnya, jenis Suzuki Ertiga, Dede Sunandar bahkan harus berutang kepada rekan sesama artis, Sule. Dalam peristiwa ini, Sule mengungkapkan kecurigaannya ketika Dede Sunandar tiba-tiba datang ke rumahnya tanpa memberi kabar terlebih dahulu.

Setelah bertemu, Dede Sunandar mengungkapkan tujuannya kepada Sule tanpa menatap wajahnya, yang membuat Sule merasa curiga. Meski begitu, Sule memaklumi langkah Dede Sunandar dan meminjamkan sejumlah uang.

Meskipun mengalami berbagai kesulitan finansial dan perjuangan keras selama kampanye, Dede Sunandar hanya memperoleh 11 suara menurut perhitungan KPU. Hal ini membuatnya merasa sangat kecewa dan menimbulkan pertanyaan apakah upayanya selama ini terbayarkan dengan baik.

Saat ini, belum diketahui apakah Dede Sunandar telah mengembalikan uang yang dipinjaminya kepada Sule, yang dijanjikannya akan dilakukan pada akhir Oktober 2023.

Ganjar Pranowo Ogah Ucapkan Selamat ke Praboeo, Belum Waktunya!

IDPOST.CO.ID – Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, tetap yakin terdapat kecurangan dalam Pemilu 2024.

Ia mendorong DPR untuk mengajukan hak angket guna menyelidiki kemungkinan kecurangan tersebut.

Meskipun belum yakin dengan hasil sementara yang diperolehnya, Ganjar menolak mengucapkan selamat kepada kandidat yang berpotensi menang.

“Masih belum putusan, saya sampai ditanya oleh kawan-kawan juga apakah saya sudah mengucapkan selamat,” ujar Ganjar dalam perbincangan di program iNews Prime bersama Aiman Witjaksono pada Selasa (27/2/2024).

Ganjar menambahkan bahwa timnya sedang mengumpulkan berbagai bukti terkait kecurangan dalam Pemilu.

“Tidak mau duduk di pemerintahan jika diketahui kalah dalam Pemilu,” tandasnya.

Soal tawaran jabatan, Ganjar mengaku ogah duduk di pemerintahan jika dia dipastikan kalah dalam Pemilu.

“Ya tidak mau, siapa pun capresnya menghormati mereka yang menang, kita berikan keleluasaan untuk menyusun kabiet bersama timnya,” ungkap Ganjar.

“Kalau kemudian semua berada di kursi kekuasaan, apa yang akan terjadi pasti semuanya akan bercerita ini loh mbahnya oligarki jangan sampai,” pungkasnya.

Persiapan Hak Angket DPR RI, Proses dan Langkah Menuju Keadilan Pemilu 2024

IDPOST.CO.ID – Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa pengguliran hak angket di DPR RI terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024 masih menunggu rekomendasi dari Tim Khusus.

Tim ini dikenal sebagai Tim Hukum Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud.

Saat berada di Kawasan Jakarta Pusat Hasto menyebut pihaknya masih menunggu rekomendasi dari tim khusus.

“Tim khusus ini langsung ya di bawah arahan dari para ketua umum partai dan juga direction langsung dipimpin langsung pasangan calon yaitu Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD,” katanya.

Menurut Hasto, tim khusus tersebut saat ini tengah mengumpulkan fakta-fakta terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024 serta melakukan pengkajian lebih lanjut.

“Terkait dengan berbagai upaya baik hukum maupun politik dan juga penggalangan terhadap kelompok-kelompok pro demokrasi yang sangat peduli untuk menyelamatkan suara rakyat dan demokrasi. Telah dibentuk tim khusus. Tim khusus inilah yang sekarang sedang mengumpulkan berbagai fakta-fakta di dalam penyelenggaraan pemilu,” ungkapnya.

Hasto menambahkan, “Berbagai skenario politik, hukum, dan opsi-opsi sedang dikaji oleh tim khusus tersebut.”

Terkait apakah hak angket nantinya akan digulirkan untuk pemakzulan Presiden Jokowi, Hasto enggan berspekulasi secara tergesa-gesa.

“Ini kan baru dikaji, terhadap kemungkinan penggunaan aspek strategi hukum, strategi politik, termasuk masukan dari para pakar telematika, ini tentu saja nantinya akan menjadi masukan yang sangat penting di dalam pengambilan keputusan dari yang akan diusulkan direkomendasikan oleh tim khusus yang telah dibentuk oleh para ketua umum partai politik bersama pasangan calon Ganjar Mahfud,” pungkasnya.