PonPes Almatera Temanggung, Promosikan 3 Program Kelas Unggulan Pada Santri Baru

IDPOST.CO.ID – Direktur Pondok Pesantren Almatera Temanggung, Jawa Tengah, Syamsuri Adnan mengungkapkan ada 3 program kelas unggulan dalam Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun 2024-2025, di Pondok Pesantren Al Mukmin Muhammadiyah Tembarak (Almatera).

PSB Pesantren Almatera tersebut, menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) tersendiri. Calon orang tua santri maupun calon santri baru harus mengikuti tes seleksi masuk Almatera Temanggung.

Menurut Direktur Almatera, tujuan melakukan test seleksi pada calon wali santri yaitu untuk memastikan adanya dukungan penuh terhadap kegiatan belajar anaknya yang akan menempuh belajar selam 6 tahun dengan model boarding school.

“Ada 3 kelas unggulan yang bisa dipilih oleh calon santri Madrasah Tsanawiyah Almatera yaitu kelas unggulan tahfidz, kelas unggulan riset dan kelas unggulan literasi. Melalui seleksi ini calon santri juga bisa memilih kesukaan jurusannya,” terangnya dalam acara test seleksi santri baru di Kampus 1 Almatera, Sabtu (3/2/24).

Ketua Panitia PSB MTs Almatera, Muhammad Thoriqul Ula menjelaskan, hal yang di atas merupakan salah satu pintu masuk ke Pondok Pesantren Almatera melalui unit MTs.

“Tujuan diadakannya PSB ini untuk seleksi sekaligus memetakan santri baru yang masuk ke Pondok Almatera dengan kuota yang tersedia 5 kelas, meliputi Kelas 1 Tahfidz Putra, 1 Kelas Literasi Putra, 1 Kelas Tahfidz Putri, 1 Kelas Literasi Putri dan 1 Kelas Riset Putri,” jelasnya.

Dikatakannya, Tes seleksi itu juga bagian dari program pembelajaran baru, sehingga santri-santri yang masuk nantinya akan menempuh pendidikan di Almatera selama 6 tahun.

“Total santri yg akan diterima dalam PSB ada 140 santri, dari jumlah teraebut untuk kelas tahfidz targetnya dalam 3 tahun ini hafal 9 juz, untuk kelas riset outputnya berupa produk seperti karya tulis ilmiah. Sedangkan kalau kelas literasi, baru tentang menulis cerpen, puisi, artikel, serta tulisan bebas lainnya,” paparnya.

Dengan program tersebut, calon wali santri Rindah Riyanti mengakui keberhasilan pontren Almatera Temanggung dalam mendidik para santrinya dengan tupoksi yang ditaati bersama sehingga melahirkan lulusan yang sholih sholihah.

“Anak saya ini kan termasuk anak yang aktif baik di sekolahan maupun di rumah juga aktif. Maka saya sangat yakin masuk Almatera akan banyak prestasi nantinya, dan saya tidak mau asal pilih pondok pesantren, maka saya memilih MTs. Almaterra sebagai tempat anak saya belajar agar dia bisa menjadi yang lebih baik, kemudian bisa mencapai cita-cita yang diinginkannya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Tentang belajar secay boarding school selama 6 tahun, calon santri dan wali santri sudah memahami konsekuensinya.

Mereka harus mendampingi lebih ekstra ketika anak dirumah. Alasannya, karena memang membentuk akhlak anak itu tidak mudah, sehingga kalau hanya 3 tahun, dirasa masih kurang, sehingga dengan waktu 6 tahun itu sangat tepat untuk membentuk anak yang berakhlaqul karimah.

Proses pendaftaran dimulai dari calon santri menyerahkan kartu ujian pada penjaga, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti tes selama 40 menit.

Meteri yang ujikan yakni pengetahuan akademik terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, PAI, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.

Sedangkan, untuk tes kelas unggulan riset dengan topik problem solving dari text yang disediakan, test literasi dengan membuat essay dan test santri diminta membaca Al-Qur’an dan menulis kalimat berbahasa arab serta menghafal Al-Qur’an selama waktu 15 menit.

Bagi calon santri yang mengikuti program literasi dan riset langsung menuju ke halaman, sambil menunggu panggilan wawancara. Usai mengikuti seluruh rangkaian wawancara, calon peserta mendapatkan souvenir menarik dari Alm

Bang Udin Caleg Dapil II Kota Surabaya Sapa LPSBU

IDPOST.CO.ID – Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Daerah Pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Tambaksari, Genjeran, Semampir dan Pabean Cantian, dari partai Demokrat, Muhammad Saifuddin, menyapa kalangan ibu-ibu, pada Jumat (02/02/24).

Kalangan Ibu-ibu tersebut, merupakan Ibu-ibu dari latar belakang yang berbeda dan tergabung dalam Laskar Pejuang Srikandi Bang Udin (LPSBU).

Secara serentak mereka menggaungkan satu suara untuk memenangkan Caleg DPRD Kota Surabaya Dapil II dari partai Demokrat yaitu Muhammad Saifuddin atau yang akrab disapa Bang Udin.

Menurut mereka, sosok Bang Udin dikenal sebagai Calon Legislatif DPRD kota Surabaya yang tidak banyak berjanji, tetapi lebih banyak berkhidmat atau memberikan pendampingan secara langsung pada masyarakat.

“Salah satu yang dilakukan oleh Bang Udin, yaitu memperjuangkan masyarakat yang butuh pendampingan ketika sedang sakit. Dia datang dan memberikan pendampingan hingga tuntas. kemudian, banyak masyarakat yang tidak mempunyai kartu BPJS atau punya kartu tapi tidak aktif langsung dibantu oleh Bang Udin,” ujar Ibu-ibu usai pertemuan dalam agenda Bang Udin menyapa LPSBU.

Mereka berharap, Bang Udin dapat menjadi salah satu calon yang terpilih sampai dilantik sebagai anggota DPRD kota Surabaya.

“Saya berharap bila kelak Bang Udin benar-benar dilantik sebagai anggota DPRD, sapat menjadi pemimpin yang amanah dan tetap istiqomah dalam memperjuangkan kepentingan ummat,” harapnya.

5000 Paket Sembako dari Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya Tersalur ke Madura, Sampang Dapat Paling Banyak

IDPOST.CO.ID – Sejumlah paket sembako dari Polda Jawa Timur dan Kodam V Brawijaya tersalur ke Pulau Madura, Jatim.

Penyaluran sembako tersebut disebar secara serentak di empat Kabupaten, diantaranya Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Selain pemberian sembako, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya juga menggelar Bakti Kesehatan (Bakkes). Hal itu sebagai bentuk sinergitas dan soliditas TNI-Polri di Jawa Timur.

Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto menyatakan sembako yang disalurkan sebanyak 5000 paket di empat Kabupaten. Selain itu, juga melakukan pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis.

“Sembako yang kami salurkan, Sampang 2000 paket, Bangkalan 1000 paket, Pamekasan 1000 paket, Sumenep 1000 paket. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan antara lain pengobatan umum, pengobatan gigi, lab, USG kandungan, konsultasi gizi, pemeriksaan stunting, khitan masal, pojok suntik seperti suntik vitamin dan suplemen serta donor darah,” jelasnya Jumat (2/2/24).

Menurutnya, kegiatan itu merupakan wujud kongkrit semangat kebersamaan, dedikasi dan pengabdian TNI-POLRI dalam menjaga situasi kamtibmas menjelang pemilu 2024 di Jawa Timur.

Jendral bintang dua itu kemudian melanjutkan, kegiatan tersebut sebagai penguatan pagar sosial dan cooling system dalam rangka menjaga serta merawat kebhinekaan di Jawa Timur.

Ia berharap, kegiatan baksos dan bakkes kali ini menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahim TNI-Polri sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan bersama Kodam V Brawijaya sebagai wujud kepedulian TNI-Polri kepada warga Masyarakat, sehingga bisa meningkatkan kepekaan sosial sesama kita aparatur masyarakat,” terangnya didampingi Pangdam V Brawijaya.

Sementara Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay dalam sambutannya menyatakan, bulan bakti TNI-Polri adalah momen paling penting di mana kegiatan itu merupakan kerja sama TNI-Polri yang diselenggarakan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Hal tersebut, sebagai bentuk nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat. Ia berharap, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan bantuan sembako untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Kami dari TNI dan Polri yang ada di Jawa Timur ini senantiasa menjaga sinergitas dan berkomitmen untuk senantiasa ada di tengah-tengah Masyarakat”, ujarnya.

“Saya yakin dan percaya kita semua telah melakukan dengan sungguh-sungguh dan tulus ikhlas, kedepan kita dapat meraih hasil, khususnya membantu dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

TNI-Polri Galang Kebersamaan dalam Bakti Sosial dan Kesehatan di Sidoarjo

IDPOST.CO.ID– TNI-Polri pada Jumat, (02/02/2024) menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan yang berlangsung di Balai Desa Kedungcangkring dan Pondok Pesantren Roudlotul Muta’allimat III Al Machfudzoh, Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Acara tersebut diadakan dalam rangka Bulan Bakti TNI-Polri, yang merupakan upaya untuk mempererat kerjasama antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dengan tujuan menjaga kondusifitas kamtibmas menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana beserta pejabat utama, kapolsek jajaran, anggota TNI, dan Forkopimka Jabon.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing mengatakan, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya Desa Kedungcangkring.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bagian dari upaya untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

“Dalam bulan Bakti TNI-Polri, kami turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan dan sosial sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Christian Tobing.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Sidoarjo juga menyerukan kepada masyarakat agar dapat turut serta dalam mensukseskan Pemilu pada 14 Februari 2024 nanti.

Kombes Pol. Christian Tobing berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI-Polri dan mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap kelangsungan pelaksanaan Pemilu dapat berjalan kondusif dan aman.

“Semoga dengan kegiatan ini, kehadiran dan kepedulian TNI-Polri dapat dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat ikut serta dalam memastikan pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai,” harapnya.

Seorang Gadis Cilik Beserta Ibunya di Deliserdang Sumut, Jadi Korban Bullying

IDPOST.CO.ID – Nasib miris dialami seorang gadis cilik berinisial AH, penduduk Jl. Sukamaju, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, menjadi korban perundungan (bullying) baik secara langsung disekolah oleh sejumlah kakak kelasnya, maupun di media sosial.

Tak tanggung-tanggung, ratusan netizen yang diduga komunitas cosplay menghujat, memaki dan melontarkan kalimat tak senonoh terhadapnya, setelah pihak RBC CosRent memosting wajah remaja yang masih duduk di bangku kelas VII itu di sosial media Instagram dan facebook.

Akibatnya, remaja berusia 12 tahun yang masih duduk di bangku kelas VII di salah satu SMP Negeri di Deliserdang itu, sempat tak masuk sekolah beberapa hari karena ketakutan dan mengalami drop mental hingga jatuh sakit.

Tak hanya itu, pelaku yang diduga berkomplot itu juga melakukan teror terhadap ibu korban berinisial YA lewat medsos dan whatsapp dengan nomor tak dikenal, yang mengirim pesan berisi makian dan ratusan stiker porno. Bahkan jumlah pesan yang masuk dengan ucapan senada yang jumlahnya mencapai ribuan.

Ternyata, perbuatan korban yang membuat keduanya stres hanya gegara korban dituduh tidak membayar denda sewa baju cosplay anime dari penyedia baju yang berada di kawasan Medan Sunggal, karena ia terlambat mengembalikan.

“Semua berawal pada awal Januari saat anak saya menyewa baju cosplay anime Nahida kesukaannya di kawasan Sunggal. Saya juga tidak ngerti kok belakangan setelah dikembalikan katanya anak saya dikenakan denda Rp140.000, dan itu setelah pakainnya dikembalikan lewat paket pengiriman,” terang YA sebagai ibu korban bullying, Kamis (1/2/2024).

Dan yang lebih parahnya, lanjut YA, hal itu tidak disampaikan pihak penyewa secara baik-baik, tapi dengan pesan singkat whatsapp berisi umpatan dan makian.

“Belum lagi saya minta klarifikasi dari anak saya, tiba-tiba foto saya dan anak saya serta isi chat saya dengan si penyewa diposting di akun FB dan di IG dia. Isinya makian dan ucapan tidak pantas. Mungkin sengaja mau mempermalukan,” sesalnya.

Wanita berusia 38 tahun ini mengaku coba menahan diri dan sabar atas apa yang sudah menimpa dia dan putri sulungnya itu. Namun pelaku terus menjadi-jadi dan terus menerornya lewat WA dengan kata-kata kasar dan tidak pantas.

“Sebenarnya mau saya bayar duit itu kalau memang dia berbuat tak aneh-aneh. Tapi dia sengaja mempermalukan saya dengan menyebar nomor WA saya kemana-mana. Dan puncaknya saat anak saya diteror oleh 7 orang kakak kelasnya yang duduk di kelas IX. Mereka datang ke kelas, meski anak saya tidak datang karena sakit, stres dan takut karena perbuatan mereka yang memajang fotonya di medsos,” ujar YA.

Atas sikap penyewa itu, YA mengaku sangat terpukul dan tidak bisa menerimanya.

“Anak saya masih kecil, masih di bawah umur. Tidak paham dia dengan hal begini, kalau mau serang dan hina, cukup saya saja, jangan ke anak saya. Sekarang sudah rusak psikisnya dan mentalnya. Dia juga malu sekolah dan ketemu orang juga takut. Saya akan menuntut perlindungan terhadap anak saya sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak,” ungkap YA dengan mata berkaca-kaca.

Untuk itu, sebagai bentuk kekecewaan itu, rencananya YA sebagai korban akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumatera Utara.

“Saya sudah siapkan seluruh bukti untuk pelaporan pidana umum ataupun pidana khusus terkait UU ITE, termasuk chat pelaku yang menghina polisi dengan mengatakan saya tidak bisa melapor karena saya orang miskin, karena melapor polisi harus pakai duit,” pungkasnya.

KPU Gelar Simulasi Kedua Bersama PPK dan PPS se-Sidoarjo

IDPOST.CO.IDKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo melakukan simulasi kedua pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Selasa, 30 Januari 2024.

Simulasi ini digelar di Pendapa Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo yang dihadiri PPK dan PPS se-Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kesalahan pada saat proses pemungutan maupun penghitungan suara di TPS.

Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sidoarjo Ana Aziza menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan rangkaian dari bimbingan teknis (bimtek) yang telah dilakukan KPU Sidoarjo terhadap PPK dan PPS pada 23 dan 24 Januari 2024.

“KPU melakukan Training Of Trainer (TOT) kepada PPK dan PPS, kemudian estafet oleh PPK dan PPS untuk melakukan bimtek terhadap seluruh KPPS di wilayahnya saat di TPS,” ujar Ana, saat dikonfirmasi.

Simulasi ini dilakukan oleh KPU Sidoarjo untuk yang kedua kalinya, dimana sebelumnya telah dilakukan pada Desember 2023. Harapannya tidak terjadi kesalahan teknis sehingga pada Pemilu 2024 nanti bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

Menurut Ana, simulasi tersebut dilakukan secara berulang-ulang agar nantinya para penyelenggara pemilu dapat memahami dan menguasai dalam proses pemungutan dan penghitungan suara pada saat Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024 nanti.

Ana juga menegaskan bahwa bimtek simulasi tersebut mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 25 tahun 2023, dan Petunjuk Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara Nomor 66 Tahun 2024.

“Perlu kita ketahui bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan pemungutan suara akan sangat mempengaruhi legitimasi hasil pemilu dan kepercayaan masyarakat terhadap pemilihan umum itu sendiri,” ungkapnya.

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan pelaksanaan pemungutan suara adalah kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam proses demokrasi dengan datang ke TPS dan melakukan pencoblosan di bilik suara sesuai pilihan dan hati nuraninya.

Simulasi yang dilakukan oleh KPU Sidoarjo tersebut merupakan contoh nyata dari upaya pemerintah dalam memastikan bahwa pelaksanaan pemilihan umum nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Semoga melalui upaya-upaya yang dilakukan oleh KPU dan para penyelenggara pemilu lainnya, pemilihan umum pada tanggal 14 Februari 2024 berjalan dengan lancar dan adil sehingga hasilnya dapat diakui oleh semua pihak.

Miris! Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan Habiskan Miliaran Rupiah, Kini Berakhir Gugatan Cerai

IDPOST.CO.ID – Youtubers dan selebgram Ria Ricis resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Teuku Ryan. Kabar pengajuan gugatan cerai itu telah dikonfirmasi oleh pihak humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

“Untuk nama tersebut sudah mendaftar (gugat cerai) di kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan di tanggal 30 Januari 2024 sore hari, atas nama Ria Yunita melawan T Rushariandi,” kata Taslimah saat dikonfirmasi awak media, Rabu (31/1/2024).

Pihak PA Jaksel juga membenarkan bahwa yang mengajukan gugatan cerai adalah dari pihak perempuan, yakni Ria Ricis.

“Yang mengajukan gugatan dalam hal ini pihak perempuan atau istrinya, mengajukan tuntutan kumulasi yang artinya cerai gugat, hadanah dan nafkah anak.. jadi ada 3 tuntutan, cerai kumulasi artinya gugat cerai ada embel-embelnya,” ujar Taslimah.

Gugatan cerai Ricis membuat netizen atau warganet kemudian membuat banyak spekulasi. Namun yang paling santer adalah pembahasan soal kisah cinta masa lalu mereka.

Diketahui, keduanya menikah pada November 2021 dan acara pernikahannya pun menjadi sorotan karena menelan biaya miliaran rupiah. Saat akad nikah, Teuku Ryan memberikan maskawin berupa 100 gram emas serta uang tunai sebesar Rp179.500.000.

Bahkan, untuk acara akad saja kabarnya menelan biaya hingga Rp1 miliar, belum termasuk rangkaian acara adat dan resepsi yang diadakan oleh keluarga. Lokasi pernikahan juga terbilang mewah karena digelar di Hotel Intercontinental, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Harga sewanya berkisar dari Rp165 juta hinngga 650 juta untuk paket pernikahan.

Belum cukup sampai di situ, Ria Ricis juga memberikan souvenir pernikahan untuk para tamu undangan yang datang berupa logam mulia seberat 0,025 gram, minuman diet seharga Rp 345 ribu, serta satu set peralatan mandi seharga Rp 395 ribu. Beberapa souvenir lainnya seperti sajadah dan Al-Qur’an, boy mist, dan paket perawatan tubuh pun tak kalah mahalnya untuk diberikan kepada semua tamu undangannya.

Selain itu, Ria Ricis dan Teuku Ryan juga menerima hadiah dari seorang dokter berupa sebuah klinik kecantikan yang nilai investasinya mencapai Rp6,5 miliar hingga Rp10 miliar.

Kabupaten Sampang Dipimpin Wajah Baru

IDPOST.CO ID – Setelah dilantik oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa kemarin (30/01/24).

Rabu (31/01/24) kemarin nampak Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, mulai menginjakkan kakinya ke pendopo Trunojoyo.

Kedatangan Pj Bupati Sampang ke Pendopo Trunojoyo ini merupakan wajah baru pemerintahan Kabupaten Sampang setelah Bupati sebelumnya Slamet Junaidi berpamitan pada warga Kabupaten Sampang.

Pj Bupati Sampang, disambut hangat oleh kalangan pejabat Sampang, mulai dari Wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat, Sekretaris Daerah (Sekda), semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejumlah tokoh kiyai, dan tokoh masyarakat (Tomas).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan dalam sambutannya menyampaikan, selamat datang pada Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang. Ia berharap pada PJ Bupati bisa memimpin Sampang yang lebih maju.

“Mulai hari ini Kabupaten Sampang secara resmi dipimpin oleh Pj Bupati Sampang, kami doakan smoga diberikan kesehatan serta keberkahan untuk memimpin Sampang yang lebih maju,” ujarnya.

Ia juga menyatakan siap mendukung Pj Bupati Sampang dalam menjalankan tugas pemerintahan di kota Sampang.

Sementara, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto menyampaikan terima kasih atas sambutan dari Forkompinda Sampang, dan semua pihak serta tokoh masyarakat. Ia menyatakan sesuai dengan amanah dari Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang perlu diperbaiki yakni tentang kemiskinan, IPM, pendidikan, dan sosial ekonomi.

“Amanah dari ibu Gubernur yaitu bagaimana menjadikan Sampang lebih maju dan terus berkembang,” jelasnya.

Pejabat dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Jakarta itu menyatakan, Kabupaten Sampang memiliki banyak potensi yang bisa dikelola khususnya di bidang UMKM. Sedangkan yang perlu ditingkatkan yakni tentang Sumber daya manusianya (SDM).

“Kami berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat Sampang untuk menjadikan Sampang lebih maju dan berkembang,” tandasnya.