JJS Pinus Meriahkan HUT RI ke-80 di Blitar, Ratusan Peserta Antusias Ikuti Jalan Sehat

IDPOST.ID – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 begitu terasa di Kabupaten Blitar. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Jalan Jalan Sehat Pendopo Islam Nusantara (JJS Pinus) yang diselenggarakan oleh PAC IKA PMII Kanigoro bekerja sama dengan Pemuda Tlogo 1.

Acara yang mengusung tema “Melangkah Bersama, Merawat Semangat Kemerdekaan” ini berlangsung meriah pada Minggu, 24 Agustus 2025, mulai pukul 06.00 hingga 11.30 WIB.

Kegiatan JJS Pinus dipusatkan di depan Warung Berkah PINUS, RT 001 RW 001, Dusun Tlogo 1, Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Acara diawali dengan senam sehat bersama untuk menjaga kebugaran tubuh dan sebagai pemanasan sebelum jalan sehat.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat Ketua Umum IKA PMII Blitar Raya, Heri Setiono, secara simbolis membuka acara dengan pelepasan balon dan burung merpati, menandai dimulainya jalan sehat.

Menurut Agus, Ketua Panitia JJS Pinus, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 500 peserta yang berasal dari anggota IKA PMII Blitar Raya dan masyarakat umum.

“Kerja sama antara PAC IKA PMII Kanigoro dengan Pemuda Tlogo 1 bertujuan untuk melibatkan pemuda dan warga sekitar Warung Berkah Pinus dalam memeriahkan HUT RI ke-80 ini,” ujar Agus.

Selain sebagai ajang memeriahkan kemerdekaan, JJS Pinus juga bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Diharapkan, kegiatan jalan sehat ini dapat menjadi agenda rutin bagi masyarakat Dusun Tlogo 1 untuk terus menjaga kebugaran dan semangat kebersamaan.

Komitmen SH Terate Blitar: Perkuat Eksistensi Melalui Pengembangan Aset

IDPOST.ID – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Blitar menunjukkan komitmen kuatnya dalam pengembangan organisasi dan pelestarian budaya pencak silat.

Melalui Yayasan Kusuma Terate, organisasi ini baru saja menuntaskan pembelian sebidang tanah seluas 142 ru di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Langkah ini menegaskan visi jangka panjang SH Terate Cabang Blitar untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.

Ketua Yayasan Kusuma Terate sekaligus Ketua SH Terate Cabang Blitar, Kangmas Ibnu Sudibyo, mengungkapkan bahwa akuisisi lahan ini merupakan wujud nyata dari upaya organisasi untuk terus maju.

“Pembelian ini menunjukkan komitmen kita untuk terus berkembang dan memberikan fasilitas terbaik bagi keluarga besar SH Terate Cabang Blitar,” ujar Kangmas Ibnu.

Lahan yang berlokasi strategis di sebelah timur Padepokan SH Terate Cabang Blitar ini direncanakan akan menjadi pusat kegiatan latihan dan pengembangan organisasi yang lebih modern dan representatif.

Kangmas Ibnu menekankan pentingnya lokasi tersebut untuk mendukung ekspansi kegiatan di masa depan.

“Lokasinya sangat mendukung, tepat di sebelah timur padepokan kita. Ke depan, tanah ini akan kita bangun untuk pusat kegiatan latihan dan pengembangan organisasi yang lebih representatif,” jelasnya.

Dengan bertambahnya aset strategis ini, SH Terate Cabang Blitar diharapkan dapat lebih maksimal dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi, termasuk pembinaan generasi muda dan pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya.

“Semoga ini bisa memperkuat eksistensi kita dalam melestarikan pencak silat dan membina generasi muda,” harap Kangmas Ibnu.

Akuisisi ini tidak hanya sekadar penambahan aset fisik, melainkan juga simbol dari dedikasi SH Terate Cabang Blitar untuk terus berkontribusi pada masyarakat dan menjaga tradisi luhur pencak silat.

Pengembangan Fasilitas: SH Terate Blitar Siapkan Pusat Kegiatan Baru

IDPOST.ID – Yayasan Kusuma Terate, sebuah entitas yang berafiliasi dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau SH Terate, telah merampungkan pembelian sebidang tanah seluas 142 ru di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Akuisisi lahan ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk memperkuat fasilitas dan mendukung pengembangan kegiatan organisasi SH Terate Cabang Blitar di masa mendatang.

Tanah yang baru diakuisisi ini memiliki lokasi yang sangat strategis, berada tepat di sebelah timur Padepokan SH Terate Cabang Blitar.

Lokasi ini menjadi faktor kunci dalam rencana pengembangan, di mana lahan tersebut akan difungsikan sebagai pusat kegiatan latihan dan pengembangan organisasi yang lebih representatif.

Ketua Yayasan Kusuma Terate, Kangmas Ibnu Sudibyo, yang juga menjabat sebagai Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau SH Terate Cabang Blitar, menjelaskan bahwa pembelian ini adalah bagian dari visi jangka panjang organisasi.

“Alhamdulillah, Yayasan Kusuma Terate telah membeli tanah seluas 142 ru di Desa Sawentar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk pengembangan SH Terate Cabang Blitar,” ujar Kangmas Ibnu dalam keterangannya.

“Lokasinya sangat mendukung, tepat di sebelah timur padepokan kita. Ke depan, tanah ini akan kita bangun untuk pusat kegiatan latihan dan pengembangan organisasi yang lebih representative,” tambahnya.

Kangmas Ibnu menekankan bahwa dengan penambahan aset ini, SH Terate Cabang Blitar akan mampu menjalankan aktivitas organisasi dan melayani anggotanya secara lebih maksimal.

Pembelian lahan ini juga menjadi bukti komitmen organisasi untuk terus berkembang dan menyediakan fasilitas terbaik bagi seluruh keluarga besar SH Terate Cabang Blitar.

“Semoga ini bisa memperkuat eksistensi kita dalam melestarikan pencak silat dan membina generasi muda,” pungkasnya.

Peningkatan Status Jalan Ngantang-Wlingi: Blitar Siap Panen Manfaat Ekonomi dan Pariwisata

IDPOST.ID – Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengambil alih status Jalan Ngantang-Wlingi menjadi jalan provinsi membawa angin segar bagi Kabupaten Blitar.

Peningkatan konektivitas ini tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap sektor ekonomi, khususnya pertanian dan perkebunan, serta mendongkrak potensi pariwisata di Blitar.

Bupati Malang Sanusi menekankan bahwa ruas jalan Ngantang-Wlingi memiliki peran strategis sebagai jalur ekonomi.

“Gubernur menilai ruas jalan ini (Ngantang-Wlingi) sangat strategis. Selain menghubungkan dua kabupaten juga merupakan jalur ekonomi yang mendukung pertanian, perkebunan, dan penunjang pariwisata di kedua daerah,” ujarnya.

Blitar, dengan kekayaan alam dan potensi wisatanya, akan sangat diuntungkan dengan akses yang lebih baik ini.

Sektor pertanian dan perkebunan di Blitar, yang merupakan tulang punggung perekonomian lokal, akan merasakan manfaat langsung.

Dengan jalan yang lebih baik, distribusi hasil bumi dari Blitar ke Malang dan daerah lain akan menjadi lebih efisien, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan daya saing produk.

Selain itu, akses yang mudah juga akan menarik lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi destinasi-destinasi menarik di Blitar, seperti Candi Penataran, Pantai Tambakrejo, atau berbagai agrowisata yang tersebar di wilayah tersebut.

Peningkatan infrastruktur ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi Blitar yang berkelanjutan.

Jalan Ngantang-Wlingi Jadi Jalan Provinsi, Blitar Siap Sambut Peningkatan Konektivitas

IDPOST.ID – Ruas jalan Ngantang (Kabupaten Malang) menuju Wlingi (Kabupaten Blitar) dipastikan akan segera beralih status menjadi jalan provinsi.

Keputusan ini diambil setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengajukan peningkatan status jalan tersebut, yang disambut baik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Peningkatan status ini diharapkan membawa dampak signifikan terhadap konektivitas wilayah dan perekonomian warga, khususnya di Kabupaten Blitar.

Bupati Malang Sanusi mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Timur menyetujui usulan tersebut mengingat strategisnya akses ruas jalan ini.

“Pada prinsipnya, gubernur setuju kenaikan status jalan tersebut menjadi jalan provinsi, mengingat strategisnya akses ruas jalan tersebut,” ujar Sanusi usai audiensi dengan Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (25/8) lalu.

Ia menambahkan, proses pengambilalihan status jalan ini akan segera diproses sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Jalan Ngantang-Wlingi, yang juga dikenal sebagai Jalan Kambal-Selorejo-Krisik-Wlingi, memiliki total panjang 33,43 kilometer.

Ruas ini terbagi menjadi tiga segmen: Kambal-Selorejo sepanjang 2,95 kilometer, Selorejo-Krisik sepanjang 12,10 kilometer, dan Krisik (batas Kabupaten Malang)-Wlingi (batas Kabupaten Blitar) sepanjang 18,38 kilometer.

Peningkatan status ini akan menjadikan Blitar semakin terhubung dengan wilayah Malang, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Pengambilalihan status jalan ini menjadi angin segar bagi Blitar. Dengan menjadi jalan provinsi, pemeliharaan dan pengembangan infrastruktur jalan akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang diharapkan dapat mempercepat perbaikan dan pelebaran jalan.

Hal ini krusial untuk mendukung mobilitas barang dan jasa, serta mempermudah akses wisatawan menuju berbagai destinasi di Blitar.

Kesiapan Blitar dalam menyambut peningkatan konektivitas ini menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi yang ada.

Modus Penipuan Utusan Toko Marak di Blitar, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

IDPOST.ID – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai utusan pemilik toko kembali menjadi sorotan setelah insiden yang menimpa sebuah toko tembakau di Blitar.

Peristiwa ini menggarisbawahi pentingnya edukasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai bentuk penipuan yang semakin canggih.

Kapolsek Srengat, Kompol Randy Irawan, yang menangani kasus di Blitar, menekankan bahwa modus ini kerap berhasil karena korban kurang teliti dalam melakukan konfirmasi.

“Tanpa sedikit pun curiga dan tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada sang pemilik toko yang asli, penjaga toko langsung memberikan uang yang diminta,” ujar Randy, Senin (25/8/2025).

Hal ini menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan celah kepercayaan dan kurangnya verifikasi.

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, pihak kepolisian secara gencar mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain: selalu melakukan konfirmasi langsung kepada pihak yang berwenang atau pemilik toko jika ada orang yang mengaku sebagai utusan dan meminta sejumlah uang, tidak mudah percaya pada tawaran atau permintaan yang mencurigakan, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.

Waspada! Ciri-ciri Pelaku Penipuan Modus Utusan di Blitar Terungkap, Kenali dan Laporkan

IDPOST.ID – Kepolisian Sektor Srengat, Kabupaten Blitar, merilis ciri-ciri pelaku penipuan dengan modus mengaku sebagai utusan pemilik toko yang beraksi di toko tembakau Sumber Roso.

Insiden yang terjadi pada Kamis (21/8/2025) lalu ini mengakibatkan kerugian Rp 2 juta bagi penjaga toko.

Dengan terungkapnya ciri-ciri pelaku, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan membantu pihak berwajib dalam proses penangkapan.

Menurut keterangan Kapolsek Srengat, Kompol Randy Irawan, pelaku adalah seorang pria yang saat beraksi mengendarai sepeda motor jenis Satria.

“Pelaku mengenakan helm berwarna merah, kaos bergaris biru putih hitam, dan celana pendek jeans,” jelas Randy, Senin (25/8/2025).

Ciri-ciri fisik dan pakaian ini menjadi petunjuk penting bagi masyarakat yang mungkin melihat atau mengenali pelaku.

Modus operandi pelaku cukup meyakinkan. Ia datang ke toko dan dengan lancar mengaku diutus oleh pemilik toko untuk membeli bahan material guna membuat rak.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku meminta uang tunai sebesar Rp 2 juta sebagai dana pembelian. Penjaga toko yang tidak menaruh curiga dan tidak melakukan konfirmasi langsung kepada pemilik toko, langsung menyerahkan uang tersebut.

Kompol Randy Irawan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan orang dengan ciri-ciri tersebut atau mencurigai adanya aktivitas penipuan serupa.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku yang sudah teridentifikasi tersebut,” tegas Randy.

Kerjasama dari masyarakat sangat diharapkan untuk memberantas tindak kejahatan penipuan yang meresahkan ini.

Pelajaran dari Blitar: Pentingnya Konfirmasi Langsung untuk Hindari Penipuan Modus Utusan

IDPOST.ID – Kasus penipuan yang menimpa penjaga toko tembakau Sumber Roso di Desa Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menjadi pengingat pentingnya konfirmasi langsung dalam setiap transaksi, terutama yang melibatkan uang tunai.

Penjaga toko kehilangan Rp 2 juta setelah menyerahkan uang kepada seorang pria yang mengaku sebagai utusan pemilik toko untuk membeli bahan material rak.

Kapolsek Srengat, Kompol Randy Irawan, menegaskan bahwa kelalaian dalam melakukan konfirmasi menjadi celah bagi pelaku penipuan.

“Tanpa sedikit pun curiga dan tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada sang pemilik toko yang asli, penjaga toko langsung memberikan uang yang diminta,” jelas Randy, Senin (25/8/2025).

Kejadian ini membuktikan bahwa modus penipuan semacam ini masih efektif jika korban tidak berhati-hati.

Randy mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan karyawan toko, untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada orang yang baru dikenal, meskipun mengaku sebagai pihak yang memiliki otoritas.

“Penting untuk selalu melakukan konfirmasi langsung kepada pemilik atau pihak terkait sebelum memberikan uang tunai kepada orang yang tidak dikenal, meskipun mengaku sebagai utusan,” tegasnya.

Konfirmasi dapat dilakukan melalui telepon atau pesan singkat kepada pihak yang bersangkutan untuk memastikan kebenaran informasi.

Kasus ini, yang terjadi pada Kamis (21/8/2025) lalu, kini dalam penanganan Polsek Srengat. Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memeriksa rekaman CCTV, dan menginterogasi saksi-saksi untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku.

Diharapkan, kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih cermat dan teliti dalam menghadapi situasi serupa.