Kota Blitar Jadi Rujukan Nasional, Bondowoso Ikuti Jejak SAKIP Kota Patria

IDPOST.ID – Kota Blitar menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam tata kelola pemerintahan. Pemerintah Kota Blitar dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi menjalin kerja sama replikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Senin (29/9/2025).

Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), dan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid di Ruang Sasana Praja Kantor Wali Kota Blitar.

Acara yang disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua daerah ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata transfer pengetahuan berbasis bukti.

Dari Predikat BB ke A: Kisah Sukses Blitar

Dalam sambutannya, Mas Ibin membocorkan kunci keberhasilan Blitar. Setelah bertahan tujuh tahun di predikat BB, Kota Blitar akhirnya melesat meraih predikat A (Memuaskan) dalam SAKIP Award 2024 yang diselenggarakan Kementerian PANRB.

“Pencapaian ini hanya diraih dua daerah di Indonesia tahun lalu: Kabupaten Tuban dan Kota Blitar,” ungkap Mas Ibin dengan bangga.

Ia menekankan bahwa SAKIP bukan sekadar urusan laporan. “SAKIP adalah representasi dari komitmen kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Terjerat Hutang, Petani Blitar Rela Buat Sandirawa Jadi Korban Begal

IDPOST.ID – Terhimpit hutang mendorong seorang pria di Blitar melakukan aksi yang tidak terduga. Ia nekad merancang sendiri drama begal palsu untuk menutupi kondisi keuangannya.

Kasus yang sempat menggemparkan warga Desa Brongkos, Kecamatan Kesamben, Blitar, pada Selasa (30/9/2025) dini hari itu, berakhir dengan pengakuan mengejutkan dari sang “korban”.

Drama Pagi Buta yang Dirakit Sendiri

Korban, EWL (35), seorang petani dari Binangun, awalnya melaporkan menjadi korban begal beraksi di jalan sepi tengah hutan sekitar pukul 04.30 WIB.

Ia mendongeng kepada polisi bahwa seorang pelaku memaksanya menyerahkan uang Rp 40 juta, mengikatnya, dan membawanya masuk ke dalam hutan sebelum ditinggalkan.

Laporan itu pun langsung ditindaklanjuti jajaran Polsek Kesamben. Namun, setelah pemeriksaan lebih mendalam, bocorlah cerita sesungguhnya.

Seorang Anak di Blitar Jadi Korban ODGJ

IDPOST.ID – Seorang anak berusia 11 tahun menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Minggu (28/9/2025) sore.

Korban diketahui bernama Muhammad Khoirul Syafai (11), warga RT 4 RW 3 Kelurahan Kauman.

Pelaku diduga adalah Ali M (46), seorang ODGJ yang juga tinggal di tempat penampungan setempat.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan yang diperoleh idpost.id, kejadian bermula sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu, korban, M. Khoirul Syafa’i, sedang bermain di depan rumahnya yang letaknya berdekatan dengan tempat penampungan ODGJ tersebut.

Tiba-tiba, Ali M mendatangi dan membacok korban. Korban yang ketakutan kemudian berlari mencari pertolongan warga.

“Dia lari minta pertolongan kepada warga yang jarak rumahnya agak jauh, sekitar 500 meter,” demikian bunyi laporan

Korban akhirnya bertemu dengan seorang warga bernama Nurhida (25). Melihat kondisi Khoirul yang terluka, Nurhida segera membawanya menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Srengat pukul 15.15 WIB.

Karena kondisinya yang cukup serius dan banyak mengeluarkan darah, korban kemudian dirujuk ke RS Ananda Srengat pukul 15.30 WIB.

Setelah mendapat penanganan medis di RS Ananda Srengat sejak pukul 15.40 WIB, kondisi korban dilaporkan mulai membaik pada pukul 20.40 WIB.

Wali Kota Blitar Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar

IDPOST.ID – Usai meresmikan operasional Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) Plosokerep 1 dan 2, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin langsung meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Karangtengah 1, Senin (29/9/2025).

Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Blitar dalam memastikan kualitas gizi anak-anak sekolah sejalan dengan program pemerintah pusat.

Di dalam kelas, Mas Ibin berinteraksi langsung dengan siswa kelas 6 dan menyapa murid-murid kelas 5 yang sedang menikmati makan siang bergizi. Suasana menghangat ketika anak-anak secara serempak mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. “Terimakasih Pak Prabowo, makan bergizi gratisnya enak,” seru mereka kompak.

Mas Ibin menyatakan kunjungannya sekaligus untuk memantau pelaksanaan MBG secara langsung. “Kami datang saat anak-anak sedang bersantap. Makanannya enak, nasinya banyak, dan insya Allah semua murid tidak kekurangan gizi. Sesuai tujuan diadakannya Makan Bergizi Gratis,” ujar Mas Ibin kepada IDPOST.id.

Program MBG disebutnya sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat sekaligus wujud kolaborasi antara pusat, daerah, dan masyarakat. Wali kota menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan teknis di lapangan.

“Kalau ada kendala, kami sigap menanganinya. Program ini luar biasa membantu masyarakat, terutama untuk pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan bayi,” tegas Mas Ibin.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar sekaligus Sekretaris Satgas MBG, Dindin Alinurdin, mengungkapkan hingga saat ini Kota Blitar telah menambah tiga SPPG baru.

“Dua di wilayah Sananwetan dan satu di Kepanjenkidul. Dengan tambahan ini, total SPPG yang beroperasi kini enam unit, melayani hampir 20 ribu anak sebagai penerima manfaat,” jelas Dindin.

Menurut Dindin, setiap SPPG bekerja sama dengan sekolah sasaran untuk menentukan jam konsumsi sesuai jenjang pendidikan. TK dan PAUD biasanya lebih pagi, SMP menjelang siang, sementara SMA di siang hari. “Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada laporan makanan basi atau keracunan. Semua berjalan lancar,” katanya.

Puluhan Ribu Warga Kota Blitar Sudah Nikmati MBG, Wali Kota: Anak-anak Sampai Bertanya Kapan Giliran Sekolahnya

IDPOST.ID – Suasana berbeda menyambut Senin (29/9/2025) pagi di Jalan Kenari, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Deretan tenda dan spanduk besar berdiri untuk menyambut peresmian Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) Plosokerep 1 dan 2 oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) dan anggota DPR RI Komisi VIII, Endro Hermono.

Peresmian ini menandai pencapaian signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar. Dengan tambahan tiga SPPG baru, total penerima manfaat kini melonjak jadi 20.000 jiwa, yang mencakup siswa, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Kurang lebih 20 ribu sasaran sudah menerima makan bergizi gratis dari total 60 ribu sasaran di Kota Blitar,” ujar Mas Ibin di hadapan warga.

Ia mengungkapkan antusiasme masyarakat luar biasa sejak program ini digulirkan. Banyak orang tua dan siswa yang menanyakan kapan giliran mereka.

“Anak-anak sampai bertanya, ‘Pak Wali, kapan sekolah kami dapat makan bergizi gratis?’” ungkap Mas Ibin menirukan celoteh anak-anak.

Wali Kota menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas program. Bersama Forkopimda, pemantauan ketat dilakukan terhadap setiap dapur dan menu yang disajikan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti keracunan massal yang sempat terjadi di daerah lain.

Sementara Anggota DPR RI Komisi VIII, Endro Hermono, dalam sambutannya menyoroti bahwa MBG adalah gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto dengan anggaran fantastis Rp 120 triliun.

“Sebulan lalu kami dipanggil Presiden di Istana. Beliau menekankan pentingnya program ini, karena tujuannya sangat mulia. Dengan tambahan tiga SPPG di Kota Blitar, saya berharap pelaksanaan MBG semakin lancar,” ujar Endro.

HUT TNI ke-80, Mas Ibin: Dari Blitar, Kita Belajar Menjaga Api Perjuangan Bung Karno

IDPOST.ID – Kota Blitar kembali mengukuhkan diri sebagai titik refleksi kebangsaan melalui penyelenggaraan Upacara Ziarah Nasional HUT TNI ke-80 di Makam Bung Karno, Minggu (28/9/2025).

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin dalam sambutannya menegaskan peran strategis Blitar dalam memelihara api perjuangan bangsa.

“Bung Karno bukan hanya milik Blitar, tetapi milik seluruh bangsa. Namun, dari Blitar inilah kita belajar menjaga api perjuangan tetap menyala,” kata Mas Ibin, sapaan akrab wali kota, di hadapan para peserta upacara.

Keberadaan makam Bung Karno di Blitar, menurut Mas Ibin, telah menjadikan kota kecil ini sebagai simpul kebangsaan. “Di sinilah generasi bangsa belajar arti pengorbanan dan persatuan. Di sinilah kita semua diingatkan kembali akan perjuangan para pendahulu kita,” ujarnya dengan penuh semangat.

Upacara yang dihadiri jajaran TNI dari tiga matra, Forkopimda Blitar Raya, serta masyarakat ini berlangsung khidmat sejak pagi hari. Turut hadir Bupati Blitar Rijanto, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, dan sejumlah pejabat teras kota dan kabupaten.

Dalam pandangan Mas Ibin, ziarah nasional ini bukan sekadar agenda protokoler tahunan. “Ini adalah pesan moral tentang pentingnya mengenang jasa pendiri bangsa, meneladani semangat mereka, dan meneruskan perjuangan dalam bentuk yang relevan dengan zaman,” tegasnya.

Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah sebagai inspektur upacara menambahkan, “Harapannya sederhana, Proklamator kita adalah sosok istimewa yang harus diteladani semua rakyat Indonesia, dari segala lapisan. Terutama generasi muda.”

Usai upacara, suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh undangan melanjutkan ramah tamah di Rumah Dinas Wali Kota. Dialog yang terbangun antara pejabat sipil dan militer menunjukkan kuatnya koordinasi dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

“Dari Blitar untuk Indonesia,” pungkas Mas Ibin, menutup sambutannya dengan kalimat singkat yang sarat makna, mengukuhkan posisi Blitar sebagai kota perjuangan yang terus menyemai semangat kebangsaan.

HUT ke-80 TNI, Ratusan Prajurit Gelar Upacara Ziarah di Pusara Bung Karno Blitar

IDPOST.ID – Suasana khidmat menyelimuti kompleks Makam Bung Karno, Kota Blitar, pagi itu. Dentang lonceng menandai dimulainya Upacara Ziarah Nasional dalam rangka HUT ke-80 TNI, Minggu (28/9/2025).

Ratusan personel TNI dari tiga matra berdiri tegap dalam barisan rapi, mengenakan seragam putih dan hijau tua yang kontras dengan karpet merah menuju pusara sang proklamator.

Upacara yang digelar serentak di beberapa titik bersejarah di Indonesia ini dipimpin langsung oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal), Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah.

Turut hadir Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Bupati Blitar Rijanto, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, serta jajaran Forkopimda Blitar Raya.

Dalam sambutannya, Letjen Nur Alamsyah menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar ritual tahunan belaka.

“Agenda kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka HUT TNI ke-80 tahun 2025. Serentak di Yogyakarta, di Blitar sini, di Jombang (makam Gus Dur), dan satu lagi di Dili,” ujarnya.

Rangkaian upacara berlangsung penuh hikmat. Saat komando penghormatan dikumandangkan, seluruh peserta upacara berdiri tegak memberikan salam hormat.

Prosesi dilanjutkan dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di depan pusara Bung Karno, penghormatan akhir, dan doa bersama.

Di sisi kanan area upacara, terlihat barisan ibu-ibu Persit, Jalasenastri, dan PIA Ardhya Garini duduk bersila dengan khidmat. Sementara para perwira senior tampak menundukkan kepala, seolah sedang berbincang dalam batin dengan Sang Bapak Bangsa. Aroma bunga tabur menebar di udara, menambah sakralnya suasana.

“Kenapa harus makam Bung Karno? Karena kita tahu siapa beliau. Proklamator kita, tokoh yang sangat berjasa. Banyak hal yang bisa kita teladani dari beliau, terutama bagi TNI agar tetap setia pada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945,” tegas Letjen Nur Alamsyah.

Usai upacara, rombongan melanjutkan ramah tamah di Rumah Dinas Wali Kota Blitar. Suasana menjadi lebih cair dengan obrolan ringan antar pejabat sipil dan militer, memperlihatkan keharmonisan dalam menjaga stabilitas daerah.

Polres Blitar Panen Raya 34 Ton Jagung, Buktikan Polisi Jago Cangkul dan Pistol

IDPOST.ID – Polres Blitar bukan cuma jago menangkapi penjahat, tapi juga piawai memanen jagung! Sebanyak 34 ton jagung glondong berhasil dipanen dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III yang digelar Sabtu (27/9/2025).

Acara yang dipusatkan di lahan binaan Polri ini jadi bukti nyata sinergi lintas sektor untuk ketahanan pangan.

Panen digelar di dua lokasi: Dusun Kemloko 7 Desa Sidodadi Kecamatan Garum (1,9 hektare) dan Kecamatan Panggungrejo (1 hektare).

Jenis jagung yang ditanam adalah jagung F1 konsumsi dari benih unggul Bhayangkara yang produktivitasnya mencapai 12 ton per hektare – angka yang cukup tinggi untuk standar lokal.

Acara panen ini ternyata dihadiri para pejabat tinggi. Mulai dari Asisten I Bupati Blitar yang mewakili bupati, jajaran Forkopimda, hingga pimpinan Bulog Tulungagung. Hadir juga perwakilan KPH Perhutani dan CV Lang Buana sebagai mitra strategis.

AKBP Arif Fazlurrahman, Kapolres Blitar, dengan bangga menyatakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kami siap mengawal seluruh proses, dari tanam hingga distribusi hasil panen,” tegasnya di tengah hamparan jagung yang menguning.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian melaporkan adanya peningkatan signifikan produktivitas jagung dibanding tahun sebelumnya.

“Didukung teknologi pertanian dan pola tanam adaptif, wilayah Polres Blitar tercatat sebagai salah daerah penyokong utama jagung di Jawa Timur berdasarkan data BPS,” ucapnya.

Kolaborasi antara Polres Blitar dan CV Lang Buana ini tidak hanya berkontribusi pada ketersediaan pangan lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi daerah. Petani setempat pun terlihat antusias menyambut hasil panen yang melimpah ini.