Wali Kota Blitar Mas Ibin Pimpin Lomba Gerak Jalan 3 Hari, Dari Umum Hingga Pelajar

IDPOST.ID – Pemerintah Kota Blitar memperingati Hari Ulang Tahun ke‑80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar lomba gerak‑jalan megah yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin.

Acara yang berlangsung selama tiga hari berturut‑turut ini menampilkan tiga gelombang peserta: kategori umum, pelajar dari SD hingga SMA/SMK, serta regu‑regu dari berbagai instansi pemerintahan kota.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, mari kita rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke‑80 dengan semangat kebersamaan melalui lomba baris‑berbaris ini. Saya nyatakan lomba resmi dimulai. Merdeka! Merdeka! Merdeka,” kata Mas Ibin, membuka lomba kategori umum pada pagi hari.

Mas Ibin memuji antusiasme luar biasa warga Blitar; tercatat 110 regu ikut bersaing pada hari pertama. Setiap kelompok menampilkan formasi rapi, kostum tematik, serta yel‑yel yang menghidupkan semangat persatuan.

“Lomba ini bukan hanya soal ketepatan baris‑berbaris, tapi juga cermin dari semangat persatuan, disiplin, dan kecintaan terhadap tanah air,” ujarnya kepada wartawan.

Rute lomba dimulai dari depan Kantor Wali Kota Blitar di Jalan Merdeka, melintasi Jalan Teratai, Jalan Mastrip, Jalan TGP, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Dr. Soetomo, sebelum berakhir di belakang Alun‑Alun Kota Blitar. Seluruh kategori umum, pelajar, hingga instansi menempuh jalur yang sama selama tiga hari, menambah kesan meriah dan kebersamaan di setiap sudut jalan.

“Kami ingin setiap warga, baik kecil maupun besar, merasakan kebanggaan menjadi bagian dari sejarah Indonesia,” kata Mas Ibin menutup acara hari pertama.

Kegiatan serupa dijadwalkan akan dilanjutkan dengan lomba baris‑berbaris pada pekan berikutnya, melibatkan pelajar, aparatur sipil negara, serta komunitas masyarakat, memperkuat rangkaian perayaan HUT ke‑80 RI di Blitar.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Bagikan 1.000 Bendera, CFD Blitar Jadi Ladang Semangat Kebangsaan

IDPOST.ID – Ribuan bendera Merah Putih berkibar sepanjang Jalan Merdeka dalam rangkaian Car Free Day (CFD) Blitar Gemas pada Minggu pagi, 10 Agustus 2025.

Pemerintah Kota Blitar menyerahkan 1.000 bendera kepada warga sebagai bagian dari peringatan HUT ke‑80 Republik Indonesia.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin yang akrab dipanggil Mas Ibin turun langsung ke lapangan, membagikan bendera kepada masyarakat.

Ia menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut program nasional 10 juta bendera yang digagas pemerintah pusat.

“Kita diminta mengibarkan Merah‑Putih di setiap sudut kota, simbol persatuan dan rasa cinta tanah air,” ujarnya sambil menekankan pentingnya semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Pembagian bendera digabungkan dengan serangkaian aktivitas CFD: senam massal, jalan sehat, serta pertunjukan seni yang menampilkan pelajar, komunitas, dan seniman lokal.

Mas Ibin menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus melampaui seremonial semata. Ia mengajak warga untuk menjaga nilai gotong‑royong dan persaudaraan, serta menjadikan bendera sebagai perekat persatuan di tengah perbedaan.

“Dengan mengibarkannya, kita menegaskan komitmen menjaga persatuan,” katanya.

Acara tersebut juga menjadi ruang interaksi publik yang sehat. Jalan Merdeka yang biasanya dipenuhi kendaraan bertransformasi menjadi arena pertemuan lintas generasi.

Nglegok Cup 2025: 300 Pesilat di Blitar Beradu Keahlian di GOR Ngoran, SMPN 1 Nglegok Raih Juara Umum

IDPOST.ID – Kompetisi Pencak Silat Nglegok Cup 2025 yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Blitar menutup tirainya dengan sukses pada akhir pekan kemarin.

Selama tiga hari, ratusan pesilat dari Kabupaten Blitar, Kota Blitar, serta daerah‑daerah sekitar beradu kemampuan dalam rangka meningkatkan teknik dan membentuk karakter generasi muda.

Penutupan resmi acara dilangsungkan di GOR Desa Ngoran, dengan kehadiran tokoh‑tokoh penting seperti Katiman, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Blitar, serta Kangmas Sutik yang mewakili Ketua SH Terate Cabang Blitar. Forkopimcam Nglegok juga turut hadir, menambah semarak suasana perhelatan.

Dalam sambutannya, Kangmas Ibnu Sudibyo yang diwakili oleh Kangmas Sutik menekankan bahwa tujuan kompetisi tidak semata‑mata untuk mencari pemenang, melainkan untuk memperkuat mental dan etika para pesilat.

“Kami berharap setiap peserta dapat menjaga nama baik organisasi, menjunjung tinggi sportivitas, dan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Kemenangan sejati terjadi ketika kita mampu mengalahkan rasa malas dan terus berproses menjadi lebih baik,” ujarnya di depan para peserta dan undangan.

Sementara itu, Katiman, Ketua IPSI Kabupaten Blitar, memberikan dukungan penuh dan menilai Nglegok Cup sebagai bukti komitmen SH Terate dalam melahirkan atlet‑atlet pencak silat berprestasi.

“Pembinaan yang konsisten akan menghasilkan pesilat tangguh siap bersaing di level provinsi hingga nasional,” tandasnya.

Sebanyak 300 atlet yang mewakili berbagai ranting SH Terate serta perguruan pencak silat di Kabupaten Blitar dan sekitarnya ikut berkompetisi dalam kategori putra‑putri, seni tunggal, ganda, dan beregu, mencakup rentang usia dari dini, pra‑remaja, hingga remaja. Seluruh pertandingan dijalankan sesuai regulasi resmi IPSI, dengan pengawasan wasit dan juri bersertifikat.

Ricky, Ketua Panitia Nglegok Cup 2025, menyampaikan terima kasih kepada semua peserta, pelatih, serta ofisial yang menjunjung tinggi sportivitas.

Ia juga memuji antusiasme masyarakat setempat yang membantu kelancaran acara, sambil menegaskan harapannya agar kompetisi ini menjadi agenda tahunan yang rutin.

“Semoga Nglegok Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaring bibit‑bibit unggul pencak silat di Blitar,” ujarnya.

Selain piala dan medali, panitia memberikan penghargaan Atlet Terbaik untuk kategori putra dan putri, guna memotivasi pesilat terus berprestasi. Pada penghargaan umum, SMPN 1 Nglegok keluar sebagai Juara Umum I, diikuti Golden SMPN 3 Kota Blitar (Juara Umum II) dan MTsN 1 Kota Blitar (Juara Umum III).

Keberhasilan Nglegok Cup 2025 menegaskan peran penting kompetisi dalam menumbuhkan semangat persaudaraan, persatuan, serta budi pekerti di kalangan generasi muda.

SH Terate Cabang Blitar berharap ajang ini terus melahirkan atlet yang mengharumkan nama daerah serta menegakkan nilai‑nilai luhur pencak silat.

Cetak Pasukan Ideologis, 130 Kader Muda Ikuti DIKBAR Panji Bangsa PKB Blitar

IDPOST.ID – Dewan Komando Cabang (DKC) Panji Bangsa Kabupaten Blitar menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (DIKBAR) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Aula Gedung Prasada Mart, di Kecamatan Kanigoro, Sabtu 9 Agustus 2025.

Kegiatan DIKBAR diikuti oleh 130 kader muda sebagai bagian dari konsolidasi ideologi dan penguatan struktur partai.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar, M. Rifai’i mengatakan pentingnya kegiatan ini sebagai tonggak lahirnya kader militan dan ideologis.

“Hari ini adalah momentum bersejarah. Bukan hanya karena kita berkumpul dalam satu barisan, tapi karena kita sedang membangun kekuatan besar Panji Bangsa sebagai pasukan ideologis, disiplin dan setia kepada garis perjuangan PKB dan Gus Muhaimin,” ujarnya.

Rifa’i juga mengatakan kalua Panji Bangsa PKB bersifat inklusif atau terbuka untuk semua.

“Panji bangsa itu tidak eksklusif tapi inklusif, jadi semua itu boleh masuk,” Ucap Rifa’i sambil menunjukkan kader Panji Bangsa PKB yang berasal dari non islam.

M. Rifa’i pun berharap pelatihan ini bisa memberikan arti yang mendalam bagi para Panji Bangsa PKB. Diharapkan melalui program ini, ideologi PKB bisa tertanam di dalam hati para calon kader.

“Meskipun ini Dikbar terakhir tapi ibu Ketua DPC PKB berharap ini bisa menjadi percontohan Dikbar-Dikbar daerah lain baik di Jawa Timur maupun Jawa Tengah,” tegasnya

Sementara Khusaini Basir, Pengurus DKW PKB mengatakan materi yang disajikan mencakup sejarah partai hingga landasan ideologisnya, dengan harapan menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap WatesPanji BangsaWates PKB.

“Selain itu, nanti akan ada sesi ideologisasi. Kebanyakan peserta sudah senior, jadi ini lebih sebagai penyegaran materi,” ujar Khusaini Basir.

DPRD Blitar Apresiasi Nglegok Cup 2025, Stack: Ini Bukan Sekadar Kompetisi

IDPOST.ID – Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Miftakhul Khoirudin Stack Poncogati, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Nglegok Cup 2025.

Kompetisi yang digelar oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau SH Terate Cabang Blitar Pusat Madiun Ranting Nglegok ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 8 Agustus sampai 10 Agustus 2025 di GOR Desa Ngoran.

Acara yang mempertemukan lebih dari tiga ratus atlet pelajar dari seluruh Kabupaten dan Kota Blitar ini dianggap sebagai tonggak penting dalam upaya revitalisasi pencak silat tradisional sekaligus wadah pembinaan generasi muda.

Dalam sambutannya, Stack nama akrabnya menegaskan bahwa Nglegok Cup bukan sekadar lomba, melainkan sebuah platform kolaboratif yang mengintegrasikan pemerintah, organisasi olahraga, sekolah, dan masyarakat.

“Kami di DPRD berkomitmen memperkuat sinergi lintas‑sektor untuk menciptakan ekosistem yang mendukung prestasi atlet muda, baik dari segi fasilitas maupun beasiswa,” katanya, Jumat 8 Agustus 2025.

Stack berharap Nglegok Cup menjadi agenda tahunan yang lebih besar, sehingga dapat terus mempererat jaringan kolaboratif antar‑generasi.

“Pencak silat adalah identitas budaya yang harus dijaga. Event semacam ini menjadi bukti nyata upaya pelestarian sekaligus sarana melatih generasi muda dalam berolahraga,” ucapnya.

IPSI Kabupaten Blitar: Nglegok Cup 2025 Wujud Nyata Pembinaan Atlet

IDPOST.ID – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Blitar apresiasi atas terselenggaranya Nglegok Cup 2025 yang digelar selama tiga hari mulai 8 Agustus sampai 10 Agustus 2025.

Hal tersebut disampaikan Ketua IPSI Kabupaten Blitar, Katiman saat membuka Nglegok Cup 2025 yang digelar di GOR Desa Ngoran.

“Selamat atas suksesnya kejuaraan Nglegok Cup 2025 yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Nglegok, Cabang Blitar-Pusat Madiun,” katanya.

Katiman berharap dengan terselenggaranya Nglegok Cup 2025 muncul bibit-bibit atlet yang memiliki talenta tinggi.

“Semoga dengan diadakannya kejuaraan ini bisa melahirkan bibit-bibit atlet yang memiliki talenta tinggi untuk terus berkembang dan maju dibidang prestasi pencak silat baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” harapnya.

Perlu diketahui, Nglegok Cup 2025 digelar oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau SH Terate Cabang Blitar Pusat Madiun Ranting Nglegok.

Kompetisi tersebut dilaksanaan selama tiga hari mulai 8 Agustus sampai 10 Agustus 2025 ini melombakan seni maupun tanding tingkat pelajar.

Hadir dalam pembukaan Nglegok Cup 2025, Anggota DPRD Kabupaten Bltar Miftakhul Khoirudin Stack Poncogati, Forkopimcam Nglegok, dan seluruh Kades di Kecamatan Nglegok.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Ajak Warga Isi Bulan Kemerdekaan dengan Lomba Tradisional

IDPOST.ID – Peringatan HUT ke‑80 Republik Indonesia di Kota Blitar disambut dengan riuhnya lomba tradisional di Alun‑Alun Kota, Minggu 3 Agustus 2025.

Acara yang dimulai sesaat setelah CFD Blitar Gemas itu berhasil mengumpulkan warga, pelajar, dan jajaran OPD Pemkot dalam kompetisi‑kompetisi khas Agustusan: balap karung, egrang, dan balap tampah.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mencatat bahwa rangkaian lomba ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah perayaan kemerdekaan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk mengisi bulan kemerdekaan dengan kegiatan positif, termasuk lomba tradisional dan tentunya pemasangan bendera Merah Putih,” katanya.

“Kita merdeka, sekali merdeka tetap merdeka,” ujarnya setelah menyaksikan partisipasi antusias dari anak‑anak hingga orang dewasa.

Selain itu, Mas Ibin menegaskan ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan lewat permainan yang sudah turun temuru

“Kami ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan lewat permainan yang sudah turun temurun. Balap karung bukan hanya sekadar perlombaan, tapi simbol gotong‑royong dan rasa persatuan,” ucapnya.

Kegiatan tradisional ini tidak hanya sekadar hiburan, melainkan upaya mempererat rasa kebersamaan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di tengah perayaan kemerdekaan.

Dengan menggabungkan tradisi dan semangat patriotik, Blitar menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan berwarna setiap tahunnya.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Pimpin Kirab KP3, 78 Regu Pramuka Tampil Sepenuh Hati

IDPOST.ID – Kota Blitar kembali menggelar Kirab Pandu Praja Patria (KP3) ke‑XIX pada Jumat malam, 1 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kota Blitar sejak pukul 20.00 WIB menjadi bukti kuat bahwa semangat nasionalisme dan kebhinekaan masih melekat erat pada generasi muda Blitar Raya.

Sebanyak 32 regu Penggalang dan 46 regu Sangga Penegak dari berbagai gugus depan se‑Blitar Raya ikut serta, menelusuri rute keliling kota. Kirab melewati sejumlah ruas protokol utama dan berhenti di pos‑pos penilaian, antara lain Pos Orasi, Pos PBB, Pos Yel‑Yel, dan Pos Uji Kompetensi. Jalur dibagi menjadi dua: regu Penegak berakhir di Jalan Bengawan Solo, sementara regu Penggalang menutup di Jalan Serayu.

Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Blitar, secara resmi melepas keberangkatan peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan kepramukaan seperti KP3 berfungsi sebagai media menanamkan nilai‑nilai nasionalisme, kebangsaan, serta solidaritas lintas latar belakang.

“Kirab ini bukan sekadar tradisi; ia merupakan kearifan lokal Pramuka Blitar yang menyalurkan semangat patriotisme dalam kerangka kebhinekaan. Pramuka hadir tanpa memandang suku, agama, status sosial, maupun politik,” ujar Mas Ibin (sapaan akrab Wali Kota).

Mas Ibin juga menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada panitia, peserta, dan pembina Gerakan Pramuka yang konsisten menyelenggarakan KP3 tiap tahunnya. Menurutnya, acara ini lebih dari sekadar rutinitas tahunan; ia menjadi sarana penting dalam menumbuhkan karakter kebangsaan pada generasi muda.

“Kirab ini bukan sekadar perlombaan atau seremonial. Ia adalah latihan kepemimpinan, kerja sama, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang harus dimiliki generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Wali Kota menegaskan pentingnya menanamkan Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap aktivitas pemuda, terutama melalui kegiatan fisik dan mental yang menumbuhkan gotong‑royong. Ia mengingatkan bahwa di era digital yang serba cepat, nilai‑nilai dasar kebangsaan tidak boleh dilupakan. “Kirab seperti ini menjadi ruang refleksi tentang makna kemerdekaan, persatuan, dan nasionalisme,” tambahnya.

Lebih jauh, Mas Ibin menilai KP3 sebagai simbol semangat pemuda Blitar yang tak lelah menjaga warisan perjuangan para pendahulu. Ia berharap setiap langkah peserta di sepanjang rute menjadi wujud kesadaran sejarah dan tekad menjaga persatuan Indonesia.

“Saya ingin adik‑adik pramuka menjadikan momen ini sebagai panggilan jiwa. Tunjukkan bahwa pemuda Blitar tidak hanya gagah di lapangan, tetapi juga kuat dalam karakter dan cinta tanah air,” ujarnya dengan semangat.

Wali Kota juga menekankan pentingnya pengawasan selama kirab malam. Ia meminta panitia memastikan kesiapan logistik, keamanan, serta layanan medis. “Pastikan setiap peserta dalam kondisi fit, hadirkan pengawasan dan bantuan di tiap rute agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” pesannya.

Mujianto, Wakil Ketua Humas dan Abdimas Kwarcab Kota Blitar, menambahkan bahwa KP3 dirancang sebagai sarana pembinaan karakter aplikatif. Setiap pos dalam rute tidak hanya menguji ketangkasan fisik, melainkan juga kemampuan orasi, kekompakan, serta pemahaman nilai‑nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka.

“Kami ingin anak‑anak ini tidak hanya aktif berkegiatan, tetapi juga dapat menerapkan nilai‑nilai Pramuka dalam kehidupan sehari‑hari. Ini bagian dari pendidikan karakter non‑formal yang kami tekankan,” kata Mujianto.

Bagi Pemerintah Kota Blitar, KP3 bukan sekadar program tahunan, melainkan bagian dari strategi membangun generasi muda yang berintegritas. Menurut Wali Kota, kader Pramuka adalah patriot sejati, rela berkorban demi bangsa, negara, dan masyarakat. Ia mengajak semua peserta melaksanakan kegiatan dengan sikap adil, sportif, dan semangat kebersamaan.

“Nilai‑nilai seperti saling asah, asih, dan asuh harus terus tumbuh dalam gerakan Pramuka. Kita harus menjadi satu keluarga besar yang siap menjaga keutuhan bangsa dari ancaman disintegrasi,” ujarnya penuh semangat.

Selain menjadi ajang kebangsaan, KP3 juga simbol persatuan di tengah keragaman. Mas Ibin yakin, dengan soliditas dan kekompakan Gerakan Pramuka, Kota Blitar akan mampu mencetak generasi muda yang tahan banting, adaptif, dan inovatif.

Di penghujung sambutannya, Mas Ibin menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kirab Pandu Praja Patria (KP3). Ia berharap acara ini memperkuat peran pemuda sebagai ujung tombak pembangunan karakter bangsa, sekaligus mendoakan kelancaran kegiatan bagi seluruh peserta.

“Blitar bukan hanya tanah kelahiran Bung Karno. Blitar juga harus menjadi tanah tumbuhnya patriot‑patriot masa depan. Kirab ini merupakan bagian dari perjalanan itu,” tegasnya.