Mas Ibin Buka Pusdiklat Paskibraka Kota Blitar, Tekankan Jiwa Nasionalisme Muda

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, secara resmi membuka kegiatan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Blitar Tahun 2025 pada Sabtu pagi (26/07/2025) di Gedung Balaikota Kusumawicitro.

Dalam kesempatan ini, Mas Ibin memberikan dorongan semangat kepada para calon paskibraka yang akan bertugas dalam upacara peringatan HUT RI ke-80.

Mas Ibin menegaskan bahwa pelatihan yang dijalani peserta bukan hanya soal latihan fisik dan teknis pengibaran bendera, tetapi juga pembentukan karakter sebagai kader kepemimpinan muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis.

“Hari ini kami turut memberikan semangat kepada teman-teman Paskibraka Kota Blitar. Yang nantinya tidak hanya bertugas mengibarkan bendera semata, namun kita harapkan bisa menjadi generasi muda penerus yang memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,” ujar Mas Ibin.

Ia menambahkan bahwa sebagai generasi muda dari Kota Proklamator, para calon paskibraka diharapkan meneladani semangat dan tekad yang diwariskan Bung Karno agar terus menjunjung tinggi jiwa patriotisme dan nasionalisme dalam setiap langkah mereka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Baskesbangpol) Kota Blitar, Toto Rubandiyo, menuturkan setelah pembukaan ini, para calon paskibraka akan menjalani latihan intensif di halaman PIPP dan Alun-Alun selama dua minggu.

Latihan mencakup baris-berbaris, penyesuaian formasi, hingga simulasi pengibaran bendera. Selanjutnya, mereka akan menjalani karantina penuh di Gedung PGSD satu minggu sebelum puncak tugas pada 17 Agustus mendatang.

Selain itu, Toto memastikan bahwa seluruh proses latihan didampingi oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Blitar, yang juga bertugas memberikan vitamin dan memastikan asupan gizi para anggota paskibraka terpenuhi agar kondisi fisik tetap prima selama pelatihan.

“Kami akan seimbangkan ritmenya, dimana sembari menempa latihan intens, pendampingan medis dan pemenuhan kebutuhan nutrisi mereka dapat terpenuhi,” jelasnya.

Toto berharap seluruh rangkaian kegiatan Pusdiklat Calon Paskibraka 2025 ini berjalan lancar dan sukses, sehingga para paskibraka mampu mengemban tugas mereka dengan penuh kebanggaan dan semangat nasionalisme yang tinggi.

HUT Koperasi Ke-78, Wali Kota Blitar Mas Ibin Tegaskan Peran Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Inklusif

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin hadiri puncak penutupan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Ke-78 yang digelar di Gedung Balaikota Kusumawicitra, Jumat malam (25/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut Mas ibin menyampaikan pesan kuat terkait peran strategis koperasi dalam pembangunan ekonomi nasional berlandaskan prinsip keadilan sosial.

Dengan mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur,” Mas Ibin menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cerminan cita-cita dan harapan demi terwujudnya tata kelola ekonomi yang adil dan merata bagi seluruh rakyat.

“Tagline peringatan HUT Koperasi bukan hanya slogan, tapi menunjukan sebuah cita harapan, dimana dengan semangat kebersamaan dan keadilan, tata kelola Indonesia yang adil bagi semua serta sejahtera dapat dibangun,” ujarnya.

Mas Ibin menegaskan koperasi sebagai wadah ekonomi yang inklusif dan partisipatif, di mana setiap anggota memahami peran, hak, dan tanggung jawabnya masing-masing.

Semangat gotong royong dan kolaborasi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempererat persaudaraan antar anggota sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian secara merata di tingkat lokal.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto, menambahkan bahwa kegiatan tasyakuran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan ini juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada 50 anak yatim sebagai bentuk empati sosial dan rasa syukur atas soliditas koperasi di Kota Blitar.

“Tasyakuran ini menjadi penutup setelah seluruh rangkaian peringatan HUT Koperasi di Kota Blitar tahun ini terselenggara mulai dari jalan sehat, upacara, hingga peresmian Kopdeskel Merah Putih. Semoga setelah ini koperasi semakin solid dan dapat berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Juyanto.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan koperasi di Kota Blitar terus berkembang menjadi kekuatan ekonomi lokal yang berkontribusi dalam kemajuan nasional menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat.

Wali Kota Blitar Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Solusi Ekonomi Rakyat

IDPOST.ID – Pemerintah Kota Blitar mendukung penuh peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Merah Putih yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (21/7/2025). Sebanyak 21 koperasi telah terbentuk di masing-masing kelurahan di Kota Blitar dan siap menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dari tingkat bawah.

Peluncuran secara nasional dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo dari Klaten, Jawa Tengah, dan diikuti secara daring oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, bersama Forkopimda, OPD, serta pengurus koperasi, dari eks Kantor Kelurahan Gedog. Tempat yang sebelumnya mangkrak kini disulap menjadi pusat aktivitas koperasi, sebagai simbol gerakan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.

Wali Kota Blitar, yang akrab disapa Mas Ibin, menyatakan bahwa seluruh kelurahan di wilayahnya kini telah memiliki kelembagaan koperasi dan siap beroperasi. Ia menegaskan, koperasi Merah Putih merupakan instrumen nyata untuk memperkuat perekonomian warga, khususnya pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

“Ini bukan sekadar mendirikan koperasi di atas kertas, melainkan bagaimana koperasi dapat menjadi sarana perekonomian masyarakat. Kami memfasilitasi operasionalnya secara penuh, mulai dari kelembagaan, kemitraan usaha, hingga pemetaan bisnis di tiap kelurahan,” kata Mas Ibin.

Koperasi Merah Putih diarahkan menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif, seperti perdagangan dan jasa. Pemerintah Kota Blitar juga tengah memetakan potensi bisnis koperasi serta menjalin kemitraan strategis dengan Bulog, PT Pupuk Indonesia, dan pelaku distribusi lainnya untuk menciptakan rantai pasok yang stabil.

Langkah ini selaras dengan visi nasional yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya. Presiden menggambarkan koperasi sebagai seikat lidi, yang secara individual tidak berarti, namun bersama-sama menjadi kekuatan besar. Konsep koperasi menurutnya mengandung filosofi gotong royong yang mengubah kelemahan menjadi kekuatan kolektif.

Lebih jauh, Mas Ibin mengungkapkan bahwa peran koperasi Merah Putih tidak sebatas skala lokal. Pemerintah Kota Blitar tengah mengembangkan skema perdagangan antar daerah melalui Blitar Trade Center (BTC), yang menjadi pusat distribusi komoditas dari Blitar ke berbagai kota seperti Depok dan Bekasi.

“Contohnya, ketika Depok membutuhkan pasokan telur, koperasi Merah Putih Gedog akan menjadi pemasoknya. Begitu pula jika Bekasi membutuhkan ayam, koperasi yang relevan akan langsung terhubung. Sehingga koperasi bukan hanya berperan lokal tetapi juga masuk dalam jejaring ekonomi antar kota,” jelasnya.

Selain penguatan jaringan perdagangan, koperasi Merah Putih juga akan diberdayakan sebagai pengelola UMKM binaan. Pemerintah Kota Blitar akan menyediakan ruang, promosi, dan jaringan pasar bagi pelaku usaha mikro. Tiap kelurahan akan memiliki area khusus bagi UMKM yang dikelola koperasi untuk mendukung pembinaan yang terstruktur dan berdampak nyata.

“Kami ingin koperasi menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Fokus di Blitar adalah sektor perdagangan dan jasa. Namun yang lebih penting, koperasi diharapkan menjadi pintu masuk ekspor sekaligus menghubungkan Blitar dengan pasar antar pulau,” kata Mas Ibin.

Mas Ibin optimistis koperasi Merah Putih di Blitar akan berkembang sebagai model kelembagaan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Dengan pengawasan ketat dari pemerintah pusat, koperasi ini diharap berbeda dari koperasi biasa yang hanya berjalan formalitas tanpa dampak ekonomi nyata.

“Program pemerintah pusat ini tentu akan dikawal aspek keberlanjutan dan kelembagaannya secara serius. Pemerintah hadir sebagai fasilitator, mitra, dan pengawas yang aktif,” tegasnya.

Langkah progresif ini menegaskan komitmen Kota Blitar dalam membangun ekonomi rakyat yang kuat dari bawah melalui koperasi Merah Putih. Blitar tidak hanya berpartisipasi dalam program nasional, tetapi juga membangun fondasi kemandirian ekonomi yang tangguh, inklusif, dan siap bersaing.

Harkopnas ke-78, Wali Kota Blitar Mas Ibin: Koperasi Harus Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Zaman

IDPOST.ID – Pemerintah Kota Blitar menggelar upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di halaman Kantor Walikota Blitar, Senin (21/07/2025).

Upacara di bawah pimpinan Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, dihadiri oleh jajaran Forkopimda, ASN, pelaku UMKM, pengurus koperasi, pelajar, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menyampaikan apresiasi tinggi atas peran dan kontribusi semua pihak dalam membangun koperasi yang sehat dan mandiri di Kota Blitar.

Ia menyoroti keberhasilan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Blitar, sebagai bukti nyata kekuatan kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Peringatan Harkopnas tahun ini sangat penting sebagai momentum untuk merefleksikan koperasi sebagai pilar pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkeadilan di tengah tantangan zaman. Semoga koperasi di Kota Blitar semakin maju, adaptif, dan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” ujar Mas Ibin.

Wali Kota Mas Ibin menegaskan bahwa koperasi harus menjadi entitas yang agile, yakni mampu beradaptasi dengan cepat, inovatif, dan akuntabel agar manfaat koperasi dirasakan secara luas oleh seluruh anggota dan masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto, menambahkan bahwa tema nasional Harkopnas tahun ini adalah “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur.”

Tema ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneguhkan kembali semangat keadilan sosial dan pemerataan ekonomi melalui gerakan koperasi berbasis nilai kekeluargaan dan gotong royong.

“Melalui koperasi, kami mengajak masyarakat berpartisipasi mengelola potensi lokal. Koperasi adalah instrumen keadilan ekonomi yang berprinsip gotong royong,” jelas Juyanto.

Pemerintah Kota Blitar berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan koperasi melalui pendampingan berkelanjutan agar koperasi dapat tumbuh, bertransformasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai bentuk penghargaan, dalam upacara tersebut diberikan apresiasi kepada sejumlah koperasi berprestasi, seperti Koperasi Wanita Gelora Kelurahan Sananwetan, KPRI SMKN 1 Blitar, KSU Cipta Karya Kelurahan Sentul, dan KSP Bina Usaha Mandiri Kelurahan Bendogerit.

Selain itu, Pemerintah Kota Blitar secara simbolis menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris mantan Ketua RT, Satuan Pengamanan, dan Guru TPQ yang telah berpulang sebagai bentuk perhatian terhadap perlindungan sosial bagi pekerja informal.

Rangkaian peringatan Harkopnas ke-78 juga akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti jalan sehat bersama, pameran produk koperasi dan UMKM, serta pembagian doorprize untuk membangkitkan semangat berkoperasi, terutama di kalangan generasi muda.

Melalui momentum ini, Pemkot Blitar menegaskan komitmen menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang maju, inklusif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

Pemkot Blitar Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Magnet UMKM Lokal

IDPOST.ID Pemerintah Kota Blitar secara resmi mengoperasikan 21 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh kelurahan, Senin (21/7/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya memperkuat perekonomian kerakyatan melalui kelembagaan koperasi.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, mengikuti peluncuran secara daring bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menyampaikan bahwa gedung bekas Kantor Kelurahan Gedog kini difungsikan sebagai kantor pusat koperasi di wilayah tersebut.

“Di Kota Blitar, 21 koperasi Merah Putih sudah berdiri dan siap beroperasi. Kami manfaatkan bekas kantor kelurahan agar tidak terbengkalai dan diubah menjadi markas koperasi yang menjadi sarana ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan,” kata Mas Ibin usai acara peluncuran secara virtual.

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menegaskan koperasi sebagai simbol kekuatan ekonomi masyarakat kecil. Ia menyamakan koperasi dengan batang lidi yang kecil, namun jika disatukan menjadi kekuatan besar.

“Koperasi adalah alat bangsa yang lemah, tapi dari yang lemah menjadi kuat. Dari ekonomi kecil menjadi ekonomi besar. Itulah kekuatan gotong royong,” ujar Presiden saat peluncuran 80 ribu Koperasi Merah Putih secara simbolis.

Peluncuran koperasi Merah Putih melibatkan kolaborasi lintas kementerian, seperti Kementerian Desa, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kementerian Keuangan. Selain itu, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga dilibatkan, di antaranya BRI, BNI, Pos Indonesia, dan Bulog untuk mendukung ekosistem koperasi.

Mas Ibin menegaskan bahwa Pemkot Blitar tidak hanya memfasilitasi pendirian koperasi, tapi juga melakukan pemetaan potensi bisnis koperasi serta menjalin kerja sama lintas sektor, mulai dari pertanian, pangan, perdagangan, hingga UMKM.

“Kita akan membuat pemetaan model bisnis koperasi di setiap kelurahan. Contohnya, koperasi di Gedog bisa menjadi pelaksana pengiriman produk ke luar kota seperti Bekasi, karena saat ini ada kerja sama antar kota,” jelasnya.

Rencana jangka panjang Kota Blitar juga mencakup pengembangan kemitraan antara koperasi Merah Putih dengan pelaku UMKM sebagai sarana pembinaan dan perluasan pasar. Koperasi diharapkan dapat menjadi penghubung bagi UMKM ke pasar lokal dan regional.

“Beberapa UMKM akan kami bina melalui koperasi yang nantinya bisa membantu promosi dan distribusi produk,” tambahnya.

Dalam hal ini, Pemkot Blitar juga menyiapkan proyek Blitar Trade Center (BTC) sebagai pusat konsolidasi komoditas yang akan memperkuat jaringan distribusi antar daerah dan BUMD, sekaligus memperluas jalur perdagangan hingga ekspor.

“Koperasi kami harapkan tidak hanya melayani internal kelurahan, tapi juga bisa membuka jalur perdagangan antar daerah,” sebut Wali Kota.

Mas Ibin menegaskan bahwa koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang mendapat dukungan kelembagaan dan pengawasan yang lebih ketat dari pemerintah pusat, memastikan keberlanjutan dan efektivitas koperasi.

Peluncuran 21 Koperasi Merah Putih di Kota Blitar diharapkan menjadi tonggak penguatan ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berdaulat, di tengah tantangan dinamika perekonomian global.

Kemeriahan CFD dan Harkopnas Kota Blitar, Mas Ibin Apresiasi Peran Koperasi dalam Ekonomi Masyarakat

IDPOST.ID – Semarak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 yang bertema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur” berlangsung meriah di Kota Blitar, Minggu (20/07/2025).

Acara yang digelar bersamaan dengan Hari Keluarga Nasional dan Car Free Day “Blitar Gemas” di Alun-Alun Kota Blitar ini diikuti oleh ribuan warga yang antusias mengikuti berbagai kegiatan seperti jalan sehat, senam bersama, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, menuturkan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran koperasi sebagai wahana kerakyatan ekonomi yang kokoh dan berkontribusi memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Mas Ibin menegaskan pentingnya koperasi untuk terus menjadi entitas yang adaptif dan profesional agar mampu menghadapi perkembangan dan tantangan zaman yang dinamis.

“Koperasi harus bisa menjadi instrumen ekonomi yang inklusif, yang tidak hanya mampu bertahan tetapi juga tumbuh dan membawa manfaat luas bagi masyarakat. Semangat kolektif dan kebersamaan dalam koperasi adalah fondasi penting pertumbuhan ekonomi bangsa kita,” ujar Mas Ibin.

Acara yang dihadiri oleh masyarakat umum, pelaku UMKM, pengurus koperasi, serta jajaran pemerintahan ini menunjukkan komitmen Kota Blitar untuk terus mendorong penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Bangun Karakter Anak Melalui Al-Qur’an, Wali Kota Blitar Mas Ibin Luncurkan Program ‘Pulang Sekolah Ayo Mengaji’

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibin meluncurkan sebuah program inovatif bertajuk Pulang Sekolah Ayo Mengaji.

Program ini menjadikan Al-Qur’an sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak sejak dini.

Menurut Mas Ibin, ini bukan sekadar aktivitas pelengkap, tapi bagian dari strategi besar Pemerintah Kota Blitar untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai spiritual para peserta didik.

Kota Blitar, yang dikenal sebagai Kota Patria, juga menjadikan kekuatan nilai religius dan kearifan lokal sebagai fokus utama misi pendidikannya.

“Pulang Sekolah Ayo Mengaji adalah penambahan jam pelajaran sore yang bertujuan memantapkan penanaman nilai spiritual dan pendidikan karakter pada anak-anak,” ujar Mas Ibin dengan penuh semangat.

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, pemerintah kota menyiapkan buku kendali kegiatan bagi setiap siswa. Buku ini digunakan untuk mencatat keterlibatan mereka selama program berlangsung, dan bahkan akan dihitung sebagai bagian dari penilaian rapor.

Dengan cara ini, mengaji tidak lagi dianggap sebagai sekadar aktivitas ekstrakurikuler, melainkan sebagai bagian integral dari proses pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi solusi untuk mengantisipasi berbagai pengaruh negatif yang mengintai anak-anak di luar jam sekolah.

Di era digital yang terbuka lebar, Dindin menilai sangat penting bagi siswa mempunyai ruang-ruang aman dan bernilai produktif untuk mengisi waktu mereka.

Menurut Dindin, kegiatan mengaji adalah salah satu cara efektif membentuk jati diri anak. “Ngaji ini mengasah jati diri mereka. Dengan adanya aktivitas positif, kita berharap anak-anak terhindar dari pengaruh buruk gadget dan lingkungan yang kurang mendukung,” jelasnya, seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Blitar pada Sabtu (19/7/2025).

Lush Green Indonesia Siapkan Petisi Tolak Tambang Ilegal dan Tidak Sesuai Tata Kelola di Blitar

IDPOST.ID – Lush Green Indonesia (LGI) akan menjalankan aksi strategis dengan menyebarluaskan petisi menolak tambang yang hanya menggunakan Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang menurut mereka tidak sesuai tata kelola di Blitar.

Iyan, Koordinator LGI, menegaskan, meskipun RTRW daerah mengizinkan pertambangan, pengawasan Dinas ESDM dan pemerintah daerah selama ini sangat minim.

“Banyak tambang bermasalah leluasa beroperasi tanpa pengendalian memadai, yang sangat membahayakan swasembada pangan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Masalah lain yang disikapi LGI adalah keresahan masyarakat pekerja tambang yang kehilangan pekerjaan akibat penertiban aparat.

“Solusinya bukan hanya penertiban, tapi penerapan metode penambangan manual yang ramah lingkungan dan tidak merusak,” ucapnya.

LGI juga mengatakan Petisi yang pihaknya buat akan diserahkan ke Gakkum KLH di Sidoarjo dan Gakkum Kementerian ESDM untuk menuntut tindakan hukum tegas terhadap tambang ilegal dan penyalahgunaan izin.

“Kami berharap langkah ini bisa menjaga kelestarian alam dan memaksa tata kelola tambang yang berkeadilan,” kata Iyan.