GP Ansor Blitar Optimis Kunjungan Wapres Gibran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Lokal

IDOST.ID – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Blitar, Mohamad Romdoni, menyatakan bahwa kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Kota Blitar membawa dampak yang positif bagi masyarakat dan berbagai sektor di daerah ini.

Romdoni mengungkapkan bahwa kunjungan Wapres Gibran menjadi energi baru dalam percepatan pembangunan dan pemberdayaan pemuda di Kota Blitar.

“Kehadiran Pak Wapres memberikan motivasi serta dorongan yang sangat berarti kepada kami, terutama dalam mengembangkan potensi kaum muda dan menjaga semangat kebangsaan,” ujarnya.

Gaya kepemimpinan pemuda yang dibawa Wapres Gibran menjadi sorotan khusus Romdoni menilai Gibran mewakili generasi muda yang progresif, energik, dan inovatif dalam memimpin.

“Gaya kepemimpinan beliau yang dekat dengan pemuda dan mau mendengarkan aspirasi langsung dari anak muda, sangat kami apresiasi. Ini membuktikan bahwa kepemimpinan muda mampu membawa perubahan nyata yang inklusif dan transformatif,” tambah Romdoni.

Selain itu, dengan hadiran Mas Gibran ke Kota Bltar lanjutnya bisa menjai omentumuntuk memperkenalkan potensi daerah dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Blitar kepada khalayak yang lebih luas.

Menurutnya, kunjungan Wapres ini menjadi momentum strategis untuk membuka akses pasar dan memperkuat jaringan UMKM lokal dalam rangka mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

“Blitar memiliki potensi besar, terutama dari sektor UMKM yang kreatif dan inovatif. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat daya saing produk-produk lokal kami di pasar nasional maupun internasional,” jelas Romdoni.

Romdoni juga menuturkan, selama kunjungan itu, banyak inisiatif dan program yang diinisiasi yang meningkatkan sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan, serta mendukung program pembangunan berkelanjutan di daerah.

“GP Ansor Kota Blitar berkomitmen mendukung setiap langkah positif yang membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” katanya.

“Kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong antar elemen masyarakat,” tambahnya.

Kunjungan Wakil Presiden tersebut diapresiasi berbagai kalangan, yang menilai hal itu sebagai bukti perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan daerah.

Hadirnya sosok Gibran Rakabuming Raka sebagai pemimpin muda memberi harapan baru agar pembangunan dapat berlangsung lebih inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Kota Blitar tidak hanya sebagai momentum penting secara simbolis, tetapi juga membawa dampak nyata yang mendorong kemajuan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya para pemuda dan pelaku UMKM.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Dampingi Gubernur Jatim dan Wapres Gibran Ziarah ke Makam Bung Karno

IDPOST.ID – Dalam suasana memperingati bulan Bung Karno, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melakukan kunjungan ziarah ke makam Ir. Soekarno, sang Proklamator, yang terletak di Kota Blitar, pada hari Rabu (18/6).

Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Pengelola Kawasan Makam Bung Karno, Mbah Kahfi, dengan khidmat melakukan pembacaan tahlil dan doa di sekitar pusara makam.

Selain Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah, turut hadir dalam ziarah tersebut Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, serta Wali Kota dan Bupati Blitar.

Wali Kota Blitar secara khusus mendampingi rangkaian kegiatan ziarah, menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan situs bersejarah Bung Karno serta menggerakkan partisipasi masyarakat lokal dalam mengenang jasa Proklamator tersebut.

Kegiatan ziarah ini bertujuan untuk memberikan penghormatan dan mengapresiasi jasa-jasa Bung Karno dalam perjuangan kemerdekaan serta upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya menjaga dan meneruskan semangat nasionalisme yang diwariskan Bung Karno kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai nilai-nilai perjuangan Bung Karno sangat relevan sebagai contoh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara.

“Semangat nasionalisme yang ditunjukkan Bung Karno wajib kita teladani dan pelihara, terutama dalam penerapannya sehari-hari. Bung Karno adalah sosok yang penuh pengabdian untuk bangsa dan rakyatnya,” ujarnya.

Khofifah juga menerangkan bahwa Bulan Juni dikenal sebagai Bulan Bung Karno karena pada bulan ini Presiden pertama Republik Indonesia dan tokoh besar bangsa ini lahir serta wafat.

Karenanya, peringatan Bulan Bung Karno menjadi saat yang tepat untuk merenungkan pemikiran, perjuangan, serta warisan kebangsaan yang telah disumbangkan Bung Karno.

“Makna Bulan Bung Karno mencakup semua gagasan, langkah, dan nilai yang diwariskan Bung Karno bagi Indonesia, yang harus terus kita pelihara dan hidupkan,” tutupnya.

Di kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama mendoakan Bung Karno.

“Mari kirimkan doa serta Al-Fatihah, agar segala amal dan pengorbanan Bung Karno diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, dan segala kesalahan beliau dimaafkan,” pungkasnya.

Dorong Generasi Berbudi Luhur, SH Terate UNU Blitar Gelar Tes Urine

IDPOST.ID – Dalam rangka memastikan calon anggota SH Terate Komisariat UNU Blitar bersih dari narkoba dan berkarakter mulia, dilakukan tes urine pada Selasa (17/6) di Pendopo Islam Nusantara, Sekardangan, Kabupaten Blitar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengesahan anggota baru serta upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pembentukan integritas anggota.

Tes urine ini diprakarsai oleh Ketua SH Terate Cabang Blitar bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar.

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua SH Terate Cabang Blitar Kangmas Ibnu Sudibyo, Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Wahjudi Santoso, dan Ketua Komisariat UNU Blitar, Jeffi.

Kangmas Ibnu Sudibyo menegaskan bahwa tes urine ini bukan sekadar bentuk kedisiplinan, tetapi juga langkah pencegahan agar calon anggota terbebas dari narkoba.

“Ini adalah komitmen nyata kami untuk menciptakan lingkungan SH Terate yang bersih dari pengaruh narkoba, sekaligus memastikan kesiapan fisik dan moral calon anggota,” katanya.

Kepala BNN Kabupaten Blitar, AKBP Wahjudi Santoso, memberikan apresiasi atas inisiatif SH Terate dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia menambahkan.

“Keterlibatan organisasi masyarakat sangat penting dalam membangun ketahanan komunitas terhadap bahaya narkotika. Kami berharap calon warga SH Terate menjadi pelopor dalam melawan narkoba sesuai visi Indonesia Bersinar,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komisariat UNU Blitar, Jeffi, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya memastikan calon anggota bebas narkoba, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan moral.

“SH Terate sebagai perguruan pencak silat harus mampu mencetak anggota yang kuat dan berakhlak mulia. Kegiatan ini mencerminkan upaya kami membentuk generasi yang berbudi luhur, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Jeffi.

Jeffi menambahkan bahwa lingkungan kampus dan organisasi seperti SH Terate harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan ruang yang sehat, bebas narkoba, dan kondusif bagi pengembangan potensi muda. Ia berharap tes urine dan kegiatan serupa menjadi tradisi positif yang terus berkembang.

Seluruh calon warga SH Terate Komisariat UNU Blitar mengikuti tes urine dengan tertib dan antusias, diawasi oleh tim medis dan pihak BNN Kabupaten Blitar.

Hasil sementara menunjukkan tidak ada indikasi penggunaan zat terlarang di antara peserta.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen SH Terate Cabang Blitar bersama para mitra dalam membangun organisasi sehat, kuat, dan bermartabat.

Diharapkan setiap anggota tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga menjunjung nilai moral yang tinggi serta bebas dari pengaruh negatif narkoba.

Wapres Gibran Siap Resmikan Blitar Djadoel, Wali Kota Blitar Pimpin Persiapan Lapangan

IDPODT.ID – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, yang dikenal dengan panggilan Mas Ibin, secara langsung turun ke lapangan untuk memfokuskan diri pada persiapan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang akan datang ke Kota Blitar.

Mas Ibin melakukan peninjauan ke beberapa lokasi strategis yang akan menjadi tempat kunjungan Wapres, termasuk Puskesmas Sukorejo yang dikenal sebagai puskesmas terbaik di kota tersebut dalam hal pelayanan Kesehatan, Senin siang, 16 Juni 2025

Kunjungan Wapres yang dijadwalkan pada Juni 2025 berbarengan dengan pembukaan Bazar Blitar Djadoel—sebuah acara tahunan yang menjadi simbol budaya sekaligus showcase bagi produk unggulan UMKM kota Blitar. Event ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 Juni 2025 dan akan secara resmi dibuka oleh Wapres.

Menurut Mas Ibin, undangan resmi untuk kehadiran Wapres dan sejumlah pejabat tinggi negara disampaikan oleh Pemerintah Kota Blitar dalam rangka memeriahkan peringatan Bulan Bung Karno.

“Kami mengundang Presiden, Wakil Presiden, serta sejumlah menteri. Alhamdulillah Mas Gibran menyambut baik dan bersedia hadir untuk membuka Bazar Blitar Djadoel,” kata Mas Ibin saat berbicara kepada wartawan pada Senin (16/6/2025).

Rangkaian kunjungan yang terencana komprehensif dimulai dari sowan kepada tokoh agama Gus Iqdam, dilanjutkan menginap di Hotel Santika Blitar.

Hari berikutnya, Wapres akan mengunjungi Pasar Pon, meninjau layanan kesehatan gratis di Puskesmas Sukorejo, melihat sentra kerajinan kendang, kemudian mengakhiri agenda dengan membuka acara Bazar secara resmi.

Partisipasi Wapres dalam pembukaan acara ini dianggap sebagai bukti perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan ekonomi rakyat melalui penguatan UMKM.

“Bazar Blitar Djadoel bukan sekadar ajang budaya, tapi perhatian nasional yang menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelas Mas Ibin.

Demi memastikan kunjungan berjalan sesuai harapan, Mas Ibin menegaskan kesiapan Puskesmas Sukorejo yang melayani masyarakat selama 24 jam tanpa jeda, dan kunjungan Wapres akan mencerminkan aktivitas pelayanan rutin, bukan sekadar settingan.

Selain itu, Pemkot menyediakan produk unggulan Blitar yang akan dipamerkan di bazar, mulai dari kerajinan kendang yang telah menembus pasar ekspor, produk dari sektor peternakan dan perikanan, hingga konsep besar Blitar Trade Center (BTC) sebagai bukti komitmen kota menuju kemandirian ekonomi dan perdagangan tangguh.

“Fokus kami bukan hanya produk lokal, tapi juga potensi ekspor. Kami ingin memperkenalkan Blitar sebagai kota yang mandiri secara ekonomi,” kata Mas Ibin.

Ia berharap kunjungan Wapres memberikan energi positif bagi perkembangan UMKM sekaligus meningkatkan reputasi Blitar di tingkat nasional.

Bagi Pemkot Blitar, Bazar Djadoel lebih dari sekadar seremoni. Ini adalah ruang bagi pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah untuk bersama-sama menenun nilai budaya, sejarah, dan ekonomi dalam satu harmoni.

Dengan rute kunjungan yang menyentuh langsung titik layanan publik dan ekonomi masyarakat, Pemkot ingin menunjukkan kesiapan Blitar menghadapi masa depan tanpa melupakan akar lokal.

“Ini momen istimewa dan kabar baik. Kunjungan Wapres bukan hanya kehormatan protokoler, tapi sinyal bahwa Blitar memiliki potensi besar sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Mas Ibin.

Ngobras Bersama Mas Ibin: Kolaborasi untuk Promosi Wisata dan Pembangunan Kota Blitar

IDPOST.IDPemerintah Kota Blitar senantiasa menjalin kerjasama erat dengan masyarakat, terutama para penggiat media sosial, guna memperluas cakupan publikasi mengenai potensi wisata, program-program, serta perkembangan pembangunan di daerah ini.

Salah satu bentuk upaya ini diwujudkan melalui acara “Ngobrol Asik Santai Sambil Sarapan Bareng Mas Wali” atau Ngobras yang berlangsung pada Minggu (15/06/2025) di halaman Kantor Wali Kota Blitar.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengimbau para content creator untuk aktif mempromosikan Kota Blitar lewat media sosial.

Acara ini memberikan ruang bagi dialog terbuka antara Mas Ibin dan para penggiat media sosial dari seluruh Kota Blitar.

Mas Ibin menyampaikan harapannya agar mereka bersama-sama menyebarluaskan berita-berita positif mengenai potensi wisata dan kemajuan pembangunan di kota ini.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Blitar akan menampilkan konten-konten terpilih karya kreator lokal pada Videotron yang terpasang di halaman kantor wali kota. Penghargaan khusus juga disiapkan untuk konten yang meraih likes terbanyak di media sosial.

“Ini merupakan ungkapan terima kasih kami kepada semua kreator yang telah membantu memperkenalkan Kota Blitar ke khalayak yang lebih luas. Videotron kami siap menayangkan kabar baik seputar kota ini,” ujar Mas Ibin.

Ngobras kali ini turut dihadiri oleh Plh Sekda Kota Blitar, para Kepala OPD, Camat, Lurah, serta penggiat media sosial dari berbagai komunitas.

Selain itu, hadir juga Alfiatur Rizky, seorang content creator asal Kediri yang pernah viral karena kontennya tentang tarif parkir di kawasan PIPP.

Mas Ibin memberikan apresiasi atas kritik membangun dari Alfi yang disampaikan melalui media sosial, yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi perbaikan layanan publik, khususnya sistem parkir wisata.

Pemkot Blitar pun telah melakukan penertiban dan merancang sistem parkir yang lebih transparan.

“Saya memandang ini sebagai momentum untuk melakukan pembenahan. Kini petugas di PIPP tidak lagi menerapkan biaya paket. Jika hanya parkir, cukup membayar tarif parkir saja. Retribusi tambahan hanya dikenakan bagi pengunjung yang masuk ke Makam Bung Karno,” tegas Mas Ibin.

Alfiatur Rizky pun menyambut baik respons cepat dari Pemkot Blitar. Ia menegaskan bahwa kontennya dibuat sebagai bentuk perhatian terhadap pelayanan publik, bukan untuk menjatuhkan pihak manapun.

“Kami tidak bermaksud negatif. Justru saya berharap permasalahan parkir bisa diperbaiki oleh pemerintah. Kini semuanya jelas dan sudah ditindaklanjuti,” jelas Alfi.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot akan memasang papan pengumuman tarif resmi, yaitu parkir bus tarifnya Rp18.000 untuk delapan jam, dan retribusi masuk ke kawasan Makam Bung Karno sebesar Rp4.000 per orang. Wisatawan yang hanya parkir tanpa memasuki kawasan makam tidak dikenakan retribusi.

Dengan kegiatan ini, Pemkot Blitar berharap jalinan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para kreator konten media sosial, terus semakin erat demi menciptakan Kota Blitar yang lebih informatif, transparan, dan unggul dalam daya saing.

Wali Kota Blitar Tegaskan Efektivitas Pelaksanaan APBD Tahun 2024 dalam Rapat DPRD

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, secara langsung menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Blitar, Jumat 13 Juni 2025 malam.

Rapat tersebut mengangkat agenda penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yaitu mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Blitar Tahun Anggaran 2024 serta penyelenggaraan perpustakaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Blitar memberikan tanggapan resmi terhadap pandangan umum yang disampaikan oleh berbagai fraksi terkait Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024.

Mas Ibbin menegaskan bahwa selama tahun lalu, Pemerintah Kota Blitar telah berupaya semaksimal mungkin dalam peningkatan pelayanan dan efisiensi birokrasi, hingga sukses meraih predikat Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk kali ke-15 secara beruntun.

Di sisi lain, DPRD juga menyoroti pandangan tentang besaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2024, dengan harapan agar pada perhitungan tahun-tahun mendatang dapat dilakukan dengan lebih matang dan jumlahnya tidak terlalu besar.

Mas Ibbin menegaskan bahwa perhitungan anggaran telah dilakukan dengan hati-hati dan terukur. Data menunjukkan bahwa SiLPA dalam tiga tahun terakhir terus menurun, dari Rp119,05 miliar menjadi Rp53,45 miliar di tahun 2024.

“Penurunan ini menjadi bukti bahwa perencanaan anggaran semakin teliti dan pelaksanaan APBD kian efektif dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Pada sektor pendidikan, beberapa langkah strategis telah dijalankan sepanjang 2024, termasuk memberikan jaminan penyelenggaraan layanan publik yang cepat, tepat, bebas biaya, dan berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, juga dilakukan upaya pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

“Terkait penguatan karakter dan profil Pelajar Pancasila, kami mengimplementasikan kegiatan nyata seperti Gerakan Sehari di Makam Bung Karno (MBK),” jelasnya.

Pemerintah Kota Blitar juga telah menindaklanjuti rekomendasi sesuai dengan action plan merespons hasil pemeriksaan BPK sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI yang dirilis pada 30 April 2025, terkait Laporan Keuangan Pemerintah Kota Blitar Tahun 2024.

Di samping itu, Pemkot Blitar terus melakukan evaluasi sekaligus upaya perbaikan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah. Juga memastikan optimalisasi pendataan penerima program Rastrada pada triwulan kedua tahun 2025.

“Kami sangat berharap sinergi yang semakin erat antara pemerintah Kota Blitar dengan DPRD dapat terus terjaga, demi memberikan hasil terbaik bagi masyarakat dan mewujudkan Kota Blitar sebagai kota masa depan yang lebih maju,” tutupnya.

Wali Kota Blitar: Kritik Konstruktif Jadi Kunci Perbaikan Pelayanan Publik

IDPOST.ID – Dari kritik di dunia maya menjadi dialog positif di ruang publik, itulah yang terjadi antara Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, dan wisatawan Alfiatur Rizky, Minggu (15/6/2025), di kawasan wisata Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar.

Alfi, yang sebelumnya viral karena mengeluhkan tarif parkir dan retribusi di kawasan PIPP, kali ini diajak langsung oleh Mas Ibin sapaan akrab Wali Kota Blitar untuk mengecek kondisi terkini di lapangan.

Dalam suasana yang santai, keduanya berjalan bersama menyusuri lokasi yang sempat menjadi sorotan publik.

Mas Ibin menegaskan bahwa masukan Alfi bukanlah kritik tanpa alasan, melainkan bentuk perhatian terhadap pelayanan publik di Kota Blitar.

“Hari ini saya bersama Mbak Alfi yang beberapa waktu lalu viral. Kali ini kita bikin viral tapi dengan suasana positif. Beliau dulu menyampaikan keluhan soal parkir dan retribusi, dan sekarang kita sudah pisahkan tarifnya,” ujar Mas Ibin kepada media.

Pemerintah daerah sudah menindaklanjuti dengan memisahkan biaya parkir dan retribusi masuk obyek wisata, sesuai dengan kritik yang disampaikan Alfi.

“Saya kasih tahu teman-teman, harus jelas. Kalau hanya parkir di PIPP, tidak masalah. Kalau mau masuk objek wisata seperti Makam Bung Karno, baru dikenakan retribusi,” jelasnya.

Sebagai langkah nyata, Mas Ibin memastikan akan dipasang papan informasi tarif resmi di titik-titik strategis untuk memberikan transparansi kepada para pengunjung.

Saat ini, tarif parkir bus di PIPP adalah Rp18.000 untuk maksimal delapan jam, sementara biaya masuk ke Makam Bung Karno dikenakan Rp4.000 per orang.

Dengan demikian, pengunjung yang hanya parkir di PIPP tidak akan dikenakan biaya tambahan selama tidak memasuki area makam.

Alfi mengapresiasi respons cepat dari Pemkot Blitar yang dianggapnya sangat positif. Ia berterima kasih kepada Wali Kota yang telah mendengarkan dan menjadikan keluhannya sebagai evaluasi kebijakan.

“Sekarang loket sudah dipisah, sehingga pengunjung yang hanya berbelanja di PIPP hanya membayar parkir saja, tidak ada biaya tambahan,” kata Alfi.

Pertemuan ini juga menegaskan komitmen Pemkot Blitar dalam memperkuat kota sebagai destinasi wisata yang ramah dan terbuka terhadap kritik.

Mas Ibin menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Mas Ibin, PIPP memiliki potensi besar sebagai pusat informasi pariwisata sekaligus pusat perdagangan yang representatif.

Dengan memperjelas tata kelola tarif, diharapkan wisatawan, khususnya yang berasal dari luar kota, akan merasa lebih nyaman.

“Kami sangat menghargai masukan seperti ini. Kritik yang membangun adalah kunci agar pemerintah dapat terus memperbaiki pelayanan. Pemerintahan harus terbuka dan tidak alergi pada kritik selama disampaikan secara baik dan berdasarkan fakta,” tutup Mas Ibin.

Pertemuan antara Alfi dan Wali Kota Blitar ini mencerminkan bagaimana partisipasi masyarakat dapat menjadi jembatan bagi perbaikan pelayanan publik.

Di Kota Blitar, kritik konstruktif kini mendapatkan tempat yang layak untuk didengarkan dan ditindaklanjuti.

Bawa Ratusan Botol Arak Dua Warga Banyuwangi Diamankan Polres Blitar

IDPOST.ID– Sebuah langkah nyata dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal kembali diwujudkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blitar.

Pada Kamis malam tanggal 12 Juni 2025, sekira pukul 21.30 WIB, dua orang pria berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar ketika melintas di Jalan Raya Talun, tepatnya di depan sebuah ruko yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Kedua pria yang diamankan tersebut berinisial AZ berusia 21 tahun, yang merupakan warga Dusun Sumerjoyo, Desa Kemendung, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Serta rekannya, FHS warga Dusun Yalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng yang juga berasal dari Kabupaten Banyuwangi.

Keduanya diketahui sedang mengemudikan sebuah mobil pick-up yang membawa puluhan kardus berisi muatan yang menimbulkan kecurigaan petugas.

Petugas yang saat itu tengah melaksanakan operasi Cipta Kondisi (CIPKON) segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan tersebut.

Hasilnya, ditemukan sebanyak 364 botol minuman keras jenis arak yang dikemas dalam kardus-kardus tertutup rapat di bagian belakang mobil pick-up tersebut.

Barang bukti ilegal ini terindikasi berasal dari wilayah Banyuwangi dan diperkirakan akan diedarkan ke wilayah Kecamatan Wlingi di Kabupaten Blitar.

Ketika diperiksa, kedua sopir mengaku bahwa mereka hanya bertugas mengantarkan barang tersebut tanpa mengetahui secara rinci siapa pemilik sebenarnya atau siapa penerima akhir dari muatan arak tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian tidak mengendurkan proses penyelidikan dan membawa keduanya ke Polres Blitar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait jaringan dan asal muatan minuman keras ilegal itu.

Selain pengamanan dua pelaku, pihak kepolisian juga turut mengamankan satu unit kendaraan roda empat jenis pick-up sebagai barang bukti bersama ratusan botol arak yang masih tersegel rapat.

Kedua pria tersebut diamankan dalam keadaan sehat tanpa adanya luka atau gangguan fisik.

Saat ini, seluruh barang bukti dan kedua pelaku telah dibawa ke Polres Blitar, dimana proses hukum dan penyidikan lebih lanjut tengah berjalan guna menindak tegas pelaku peredaran minuman keras ilegal tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.