Diduga Korsleting, Kebakaran Bengkel di Wonorejo Blitar Masih Diselidiki Polisi

IDPOST.ID – Penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah dan bengkel milik Hariyanto warga Desa Wonorejo, Talun, Blitar, masih dalam proses penyelidikan jajaran Polres Blitar.

Akibat keakaran terebut, kerugian materiil dari musibah Minggu (21/9/2025) sore itu diperkirakan mencapai Rp125 juta.

Kasubsi PIDM SIHUMAS Polres Blitar, IPDA Putut Siswahyudi, mengtakan pihaknya dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Blitar telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Kami telah melakukan pemeriksaan di TKP. Untuk penyebab pastinya, kami masih melakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Putut.

Dari hasil sementara, diduga kuat kebakaran berawal dari aktivitas korban, Hariyanto, yang sedang menambal ban menggunakan api. Api diduga menyambar dan menyebabkan korsleting pada motor yang sedang diperbaiki, memicu ledakan.

Faktor lain yang membuat api cepat menjalar adalah adanya material yang mudah terbakar di dalam bengkel, seperti tabung gas dan bensin.

“Kami telah mengamankan barang bukti untuk mendukung penyelidikan,” tambahnya.

Sedang Tambal Ban, Bengkel Motor di Wonorejo Blitar Meledak dan Terbakar

IDPOST.ID – Sebuah kebakaran menghanguskan rumah dan bengkel sepeda motor milik Hariyanto (46) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Minggu (21/9/2025) sore.

Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menyebabkan korban mengalami luka bakar di kedua tangannya. Sedangkan, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp125 juta.

Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu, korban, Hariyanto, sedang menambal ban sepeda motor di bengkelnya dengan menggunakan api.

“Korban sedang menambal ban sepeda motor dengan api lalu tidak sengaja api menyambar sepeda motor yang ditambal ban nya sehingga terjadi arus pendek dan meledak,” kata Kasubsi PIDM SIHUMAS, IPDA Putut Siswahyudi.

Ledakan tersebut langsung menjalar dengan cepat ke seluruh area bengkel yang di dalamnya juga terdapat tabung gas dan bensin.

Melihat kejadian itu, Hariyanto berteriak minta tolong. Beberapa tetangga terdekat, Yusuf dan Hari, datang untuk membantu mengevakuasi korban.

Masyarakat sekitar kemudian secara gotong royong berusaha memadamkan api yang sudah menjalar ke dalam rumah sebelum tim Damkar tiba di lokasi.

Ledakan Bengkel Motor di Wonorejo Blitar, Rumah Warga Hangus Terbakar

IDPOST.ID – Jerit histeris minta tolong terdengar di Desa Wonorejo, Talun, Blitar, Minggu (21/9/2025) sore. Sebuah ledakan keras dari bengkel sepeda motor memicu kebakaran yang melalap rumah seorang warga.

Tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban, Hariyanto, tersebut ditemukan dalam kondisi rusak dan hangus terbakar. Rangka sepeda motor yang menjadi sumber ledakan juga ditemukan hangus.

Saksi mata, Yusuf, yang merupakan tetangga korban, mengaku langsung bergegas setelah mendengar teriakan korban.

“Saya dengar teriakan minta tolong, langsung saya lari ke tempatnya. Api sudah mulai besar dari arah bengkel,” ujar Yusuf.

Dia bersama tetangga lainnya, Hari, langsung membantu mengeluarkan korban yang mengalami luka bakar di tangan.

Melihat api semakin membesar dan membakar atap kayu rumah, warga sekitar pun berhamburan. Dengan spontan, mereka bahu-membahu memadamkan api secara gotong royong menggunakan ember dan air seadanya sebelum petugas Damkar tiba.

“Semua warga keluar rumah untuk membantu. Kami berusaha memadamkan sebisanya karena khawatir menjalar ke rumah lain,” tambah Kamituwo Kembangarum, Desa Wonorejo, yang juga hadir di lokasi.

Polsek Talun telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit rangka sepeda motor bekas terbakar dan kayu atap rumah bekas terbakar untuk penyelidikan.

Mengenal Lirik Blitar Kawentar, Lagu Kebanggaan Warga Blitar yang Sarat Makna Sejarah

IDPOST.IDBlitar Kawentar bukan sekadar lagu daerah biasa. Lirik lagu ini adalah sebuah puisi sekaligus kronik yang menyimpan kebanggaan, sejarah, dan jiwa dari Kota Blitar, Jawa Timur.

Lagu yang kerap dinyanyikan dalam berbagai acara resmi maupun tradisional ini menggambarkan Blitar sebagai kota kecil yang tenang, sejuk, damai, namun menyimpan sejuta kisah heroik dan kepahlawanan yang menggetarkan.

Setiap bait liriknya bukan hanya rangkaian kata, melainkan cerita yang mengekspresikan kecintaan mendalam terhadap tanah kelahiran serta menggugah rasa cinta terhadap Blitar.

Lirik yang Menjadi Narasi Sejarah

Lagu “Blitar Kawentar” secara apik merangkum identitas Blitar dalam beberapa stanza. Lagu ini menyebutkan bagaimana Gunung Kelud yang disebut dengan panggilan sayang “Edi Peni” berperan sebagai pelindung (ngayomi) yang memberikan kesuburan.

Lagu ini juga merekam jejak sejarah penting, mulai dari pemberontakan tentara PETA di bawah pimpinan Supriyadi melawan penjajahan Jepang yang disebut pernah membuat gempar, hingga peran Blitar sebagai penyimpan warisan kejayaan Majapahit di Candi Penataran (awune sang noto) dan sebagai tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator, Bung Karno (layone Bung Karno).

Lagu ini bahkan menyentuh legenda Patih Gajah Mada dan masa kecil Bung Karno yang dihabiskan di Blitar, menegaskan bahwa kota ini adalah tempat lahirnya para pemersatu bangsa.

Polres Blitar Gencar Gelar Kopling atau Kopi Keliling, Wadah Curhat Warga Soal Kamtibmas

IDPOST.ID – Jajaran Polres Blitar melalui Satuan Binmas (Pembinaan Masyarakat) terus menghadirkan inovasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Salah satu inovasinya yaitu dengan hadirnya program yang kini gencar dijalankan adalah ‘Kopling’ atau Kopi Keliling.

Program ini merupakan kegiatan dialog bersama warga dalam suasana santai sambil menikmati kopi. Seperti yang kembali digelar pada Rabu (17/9/2025) malam lalu.

Kasat Binmas Polres Blitar, AKP Indrayana, menjelaskan bahwa Kopling menjadi wadah komunikasi dua arah yang efektif antara polisi dan masyarakat. Melalui dialog santai ini, anggota bisa menyerap aspirasi dan mendengar langsung keluhan warga.

“Sebaliknya, masyarakat juga bisa dapat informasi dan himbauan kamtibmas langsung dari kami,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan rutin tiga kali dalam sepekan. Lokasinya menjangkau titik-titik keramaian warga, seperti pos kampling, balai desa, atau tempat berkumpul lainnya.

“Dengan pola jemput bola seperti ini, kami berusaha hadir lebih dekat sehingga masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan pendapatnya,” tambah Indrayana.

Pada pelaksanaan terbaru, Sat Binmas hadir di Pos Kampling Desa Popoh, Kecamatan Selopuro. Acara yang berlangsung pukul 20.00-23.00 WIB itu diikuti warga setempat dengan antusias.

MBG Pemerintah vs Warung Berkah Pinus Blitar Tawarkan, Solusi Murah dan Bergizi

IDPOST.ID – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mematok biaya Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 15.000 per porsi.

Dari total Rp 15.000 per porsi, komponen terbesar sebesar Rp 10.000 dialokasikan secara khusus untuk pembelian bahan makanan.

Sementara itu, dana sebesar Rp 2.000 dari setiap porsi diperuntukkan bagi biaya sewa sarana dan prasarana pendukung program.

Selain itu, alokasi senilai Rp 3.000 dialokasikan untuk menutupi berbagai kebutuhan operasional yang menyertai pelaksanaan program.

Namun, hal tersebut sangat kontras dengan sebuah warung makan di Blitar, Jawa Timur, yang justru menyajikan konsep yang sangat berbeda.

Warung Berkah Pinus yang beralamat di Lingkungan Bandung, Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ini menawarkan makan prasmanan dengan harga yang sulit dipercaya.

Pasalnya warung tersebut mematok perporsinya hanya Rp3.000. Bahkan dengan uang sebesar itu, pengunjung sudah bisa menyantap makan dan minum sepuasnya.

Kembangkan Aplikasi LVMS, KPU Kota Blitar Apresiasi Ide Inovatif Mahasiswa UNISBA

IDPOST.IDKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar menerima kunjungan dari Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Islam Balitar (UNISBA), Kamis (18/9/2025).

Kunjungan yang diikuti 18 mahasiswa ini diterima di Aula Kantor KPU Kota Blitar, dengan didampingi oleh Kepala Prodi Teknik Informatika serta Pembina Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Teknik Informatika UNISBA.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk pengembangan aplikasi LVMS (Localhost Voting Management System) yang digarap oleh mahasiswa.

“Di era gempuran perkembangan teknologi saat ini, studi komparatif menjadi penting bagi pengembangan fungsi aplikasi, sehingga perancang sistem mengetahui sistem yang dirancang dapat diterapkan berdasarkan kebutuhan,” ujar Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya.

Rangga menyebutkan kalau penggunaan teknologi informasi dalam penyelenggaraan Pemilu dimanfaatkan dengan menelurkan setidaknya 18 aplikasi yang digunakan pada proses penyelenggaraan.

Teknologi informasi tersebut berfungsi sebagai alat untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan, meningkatkan transparansi proses dan hasil Pemilu, serta menciptakan proses dan hasil Pemilu yang berintegritas dan akuntabel.

Sementara itu, aplikasi voting berbasis website yang dikembangkan mahasiswa Teknik Informatika UNISBA itu rencananya akan digunakan untuk pemilihan dengan skala “Pemilihan OSIS” di tingkat satuan sekolah.

Mahasiswa berharap aplikasi ini dapat diterima dengan baik dan KPU Kota Blitar dapat memberikan masukan untuk penyempurnaan aplikasi tersebut.

Harhubnas, Pemkot Blitar Serahkan Santunan hingga BPJS untuk Juru Parkir

IDPOST.ID – Peringatan Harhubnas 2025 di Kota Blitar tidak hanya berisi pidato dan upacara. Momentum itu bagi Pemkot Blitar didedikasikan kepedulian sosialnya kepada para pekerja di sektor transportasi, termasuk mereka yang bekerja di sektor informal.

Dalam acara yang berlangsung khidmat, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan.

Mulai dari beasiswa Korpri, penghargaan untuk juara BEN Carnival, hingga yang paling menyentuh adalah santunan bagi ahli waris juru parkir yang telah meninggal dunia.

“Kami memberikan apresiasi kepada juru parkir yang selama ini menjadi mitra pemerintah. Mereka kami ikutkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan agar terlindungi secara sosial,” terang Mas Ibin di hadapan para undangan.

Langkah ini disebutnya sebagai bukti nyata hadirnya negara di tingkat kota dalam menjamin kesejahteraan seluruh pekerja, tanpa terkecuali.

Juru parkir, yang sering kali dipandang sebelah mata, diakui kontribusinya sebagai bagian dari ekosistem transportasi kota yang perlu mendapatkan perlindungan sosial.

“Kepedulian ini adalah bentuk nyata kami. Pesannya kepada semua agar bisa melaksanakan tugas dengan baik dalam melayani masyarakat, karena mereka juga dilindungi,” katanya.

Penyerahan bantuan ini melengkapi rangkaian acara Harhubnas yang sarat akan nilai-nilai kemanusiaan. Di balik pembahasan mengenai infrastruktur dan kebijakan transportasi, Pemkot Blitar menempatkan unsur pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat serta pekerjanya sebagai prioritas utama.

Dari launching bus sekolah, pemberian beasiswa, hingga santunan, peringatan Harhubnas 2025 di Blitar ditutup dengan doa dan tekad kolektif untuk mewujudkan transportasi yang manusiawi dan berkeadilan.

Bagi Pemkot Blitar, transportasi yang baik adalah yang mampu memobilisasi manusia dan barang, sekaligus memelihara nilai-nilai sosial dan kekeluargaan.