IDPOST.CO.ID – Warga Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar akui kalau penambanga di desanya menggunakan alat berat.
Hal tersebut disampaikan salah satu warga Agus Ansori saat menggelar aksi penutupan jalan pada Minggu 8 Oktober 2023.
“Ada yang nambang manual dan ada yang menggunakan alat berat,” ucapnya.
Dijelsakanya, truk yang melintasi jalan desa yang pihaknya tutup antara 300 sampai 400 setiap harinya.
“Selama 24 jam, rata-rata truk yang melintasi jalan ini antara 300 sampai 400 truk perharinya,” ujarnya.
Sementara, Sugiono Kepala Desa Sumberagung mengaku kalau pihaknya kewalahan mengatur tambang pasir.
Pasalnya lanjutnya, mayoritas tambang di lokasi tersebut ilegal sehungga ia tidak bisa mengeluarkan aturan terkait penambangan pasir.
“Kalau saya sendiri tidak melarang dan tidak mengizinkan,” katanya.
“Itu bukan kewenangan kita, asalkan mereka mengerti dengan jalan diperbaiki terdampak debu, ada kas RT kalau itu dijalankan jadi potensi PAD,” imbuhnya.
IDPOST.CO.ID – Tidak berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, sebuah mobil pickup tersambar kereta api yang sedang melintas.
Kejadian tersebut terjadi di perlintasan tidak terjaga Jl. Kyai Abu Na’im, Duren, Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Mobil pickup tersebut tersambar KA Singsari relasi Pasarsenen – Blitar pada hari Jumat, 6 Oktober 2023 sekitar pukul 10.29 WIB.
Humas PT KAI Daop 7 Madiun Suprianto menyebut kalau bedasarkan informasi pengendara pickup tidak berhenti sebelum melintasi perlintasan KA.
“Saat KA Singasari relasi Pasarsenen – Blitar akan melintas di perlintasan 290 km 130 + 4 terdapat pengendara mobil pickup yang akan melintas,” katanya.
“Pengendara pickup tersebut tidak berhenti sebelum melintasi perlintasan KA dan tidak memperhatikan arah kedatangan KA Singasari,” lanjutnya.
Ia juga menyebut kalau Masinis KA Singasari sudah membunyikan suling lokomotif beberapa kali.
“Masinis KA Singasari sudah membunyikan suling lokomotif beberapa kali. Namun kendaraan tetap melintas di lokasi perlintasan, sehingga terjadi temperan dengan KA Singasari,” jelasnya.
Pihaknya menghimbau masyarakat pengguna kendaraan yang akan melintas di perlintasan sebidang KA, untuk selalu berhati-hati dan memastikan tidak ada KA yang akan lewat.
“Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel. Mengingat saat ini kecepatan perjalanan KA mencapai 120 km/jam,” tuturnya.
IDPOST.CO.ID – Ratusan santri milenial di wilayah Blitar bagian barat mendeklarasikan Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Imin maju sebagai calon Presiden RI 2024-2029.
Deklarasi dukungan tersebut digelar di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jumat 30 Juni 2023 malam.
Dalam deklarasi tersebut, mereka menyatakan diri siap mendukung dan memperjuangkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gus Imin menjadi presiden.
Koordinator Gus Imin wilayah Blitar bagian barat Ali Mashud mengatakan, deklarasi dilakukan untuk memantapkan dukungan kepada Gus Imin sebagai calon Presiden.
Selain itu, Gus Imin merupakan publik figur yang dinilai paling ideal menjadi presiden menggantikan Jokowi.
“Kami menilai kalau Gus Imin sosok yang ideal karena beliau merupakan sosok yang cerdik dan pandai dalam berbagai bidang,” katanya.
Ia juga mengatakan kalau Gus Imin merupakan tokoh panutan yang memiliki andil besar dalam memperjuangkan santri dan pesantren.
“Indonesia ini negara besar, jadi dibutuhkan sosok pemimpin yang berjiwa besar seperti Gus Imin,” ujarnya
“Saya yakin Indonesia akan menjadi negara maju di bawah kepemimpinannya,” lanjutnya.
Ali Mashud juga menyebut kalau deklarasi yang pihaknya gelar merupakan inisiatif murni dari para santri di wilayah Blitar bagian barat.
“Kami para santri milenial menaruh harapan besar kepada Gus Imin menjadi Presiden pada Pilpres 2024 mendatang karana kami yakin beliau bisa mengatasi semua masalah,” tuturnya.
IDPOST.CO.ID – Blitar terkenal dengan makam para raja. Maka dari itu, Blitar sering dijuluki dengan Bhumi Laya Ika Tantra Adi Raja yang atinya tempat bersemayam raja-raja agung.
Nah penasaran siapa saja raja-raja agung yang dimakamkan di Blitar. Dan dimana letak lokasi makam tersebut.
Simak ulasannya yang dihimpun tim Id Post dari berbagai sumber yang terpercaya.
1. Candi Simping
Candi Simping merupakan makam Raden Wijaya yang merupakan pendiri kerajaan Majapahit
Candi Simpin terletak tepatnya di Kelurahan Sumberjadi, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Candi ini merupakan salah satu canti yang cukup sering di perbincangkan.
Pasalnya, Candi Simping merupakan makam Raden Wijaya yang merupakan pendiri kerajaan Majapahit.
Dalam Nagarakertagama disebutkan, Kertarajasa Jayawardhana atau Raden Wijaya (1293-1309) yang meninggal pada tahun 1309 M ‘didharmakan’ atau dimakamkan di candi ini dengan sifat Siwaitis dan di Antapura dengan sifat Budhistis.
Pada tahun 1361 M, Raja Hayam Wuruk (1350-1389) mengunjungi makam leluhurnya itu.
Dalam Nagarakretagama disebutkan, menara candi itu miring sehingga sang baginda memerintahkan untuk menegakkannya kembali.
Hayam Wuruk kembali berkunjung ke Simping pada tahun 1363 M untuk memindahkan candi makam Kertarajasa.
2. Candi Sawentar
Dalam penelitian menyebutkan kalau Anusapati raja ke 2 Singosari (1227-1248) di makamkan di Candi Sawentar.
Candi Sawentar atau Candi Lwangwentar terletak di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Dari berbagai sumber Candi Sawentar merupakan sebuah bangunan candi yang cukup besar di Blitar.
Namun lokasi candi tersebut di bawah permukaan tanah pemukiman penduduk karena bangunan candi tertimbun letusan gunung kelud.
Dalam penelitian menyebutkan kalau Anusapati raja ke 2 Singosari (1227-1248) di makamkan di Candi Sawentar.
Sedangkan menurut Pararaton, Anusapati dimakamkan Candi Kidal yang terletak di Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Malang, Jatim.
Banyak sumber juga meyakini kalau besar kemungkinan makam Anusapati ada di dua tempat yakni di Kidal dan juga di Candi Sawentar.
Pasalnya bentuk bangunan antara Candi Kidal dan Candi Sawentar nyaris sama.
Tak hanya itu, Raja Hayam Wuruk disebut-sebut dalam Negarakertagama pernah bersemedi di Candi Sawentar.
3. Candi Mleri
Candi Mleri
Candi Wleri atau Mleri letaknya cukup tersembunyi tepatnya berada di kaki Gunung Pegat tepatnya di Desa Begelen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Selain Candi Mleri tedapat pula Candi Pertapan yang terletak di puncak Gunung Pegat yang tak begitu jauh.
Warga setempat menyebut Candi Mleri dan mengeramatkan kompleks tersebut dengan sebutan punden Ki Ageng Mleri.
Bangunan Candi Mleri dibangun semenjak zaman Kediri mulai Raja Kameswara sampai zaman Singosari akhir atau Majapahit awal.
Sementara dugaan menyebutkan, selain sebagai tempat pemujaan, funsi Candi Mleri juga berfungsi sebagai makam Raja Wisnuwardhana atau Ranggawuni.
4. Makam Bung Karno
Seperti diketahui makam Proklamator dan Presiden RI pertama yaitu Ir. Soekarno berada di kota tersebut.
Makam Bung Karno (MBK) berlokasi di Jl. Ir. Soekarno No.152, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.
Seperti diketahui makam Proklamator dan Presiden RI pertama yaitu Ir. Soekarno berada di kota tersebut.
Meski wafat di Jakarta, namun pusara Ir. Soekarno atau Makam Bung Karno (MBK) berada di Blitar.
Nurhadi Rangkuti, seorang peneliti di Balai Arkeologi Yogyakarta menyebut Blitar bak ‘Kota Pusara’ yang menyimpan banyak ‘Naga’.
Menurutnya, naga merupakan makhluk mitologi. Keberadaannya hampir selalu dikait-kaitkan dengan penciptaan alam semesta, dan legitimasi kekuasaan politik penguasa.
Sejarah pun meneguhkan, Blitar sejak zaman Majapahit menjadi tempat ‘ziarah’ penguasa di pusat.
Mereka ziarah ke tempat-tempat naga, untuk tujuan keagamaan dan politik. Dalam kenyataannya, Blitar tidak hanya tempat ‘bersembunyi’ para naga-naga kuno.
Tetapi juga melahirkan naga-naga zaman modern dengan makna baru. Sebut saja Bung Karno, yang bisa dijuluki ‘naga dunia’ karena kiprah dan kepiawaian politiknya diakui dunia.