Organisasi Media AWOS Dideklarasikan, Ini Harapan Bupati Sidoarjo Subandi

Sidoarjo, Idpost.co.id,- Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS) dideklarasikan dan kepengurusan perdana dilantik secara resmi oleh dewan pembina. Acara ini menjadi momen bersejarah bagi dunia jurnalisme lokal di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang digelar di Kali Kafe pada Rabu, 28 Mei 2025 dihadiri tokoh penting dari berbagai unsur baik pemerintahan, anggota DPRD, ormas, organisasi hingga perwakilan pers.

Hadir mewakili Bupati Sidoarjo Sulistyanto dan Sri Rahayu dari Diskominfo Sidoarjo, Romo KH. M. Ali Misbahul Munir, Bupati LSM LIRA Sidoarjo Winarno, serta Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi.

Turut hadir, Bupati Swasta (RPS) Sujani, organisasi Pelita Prabu, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Suyarno, Ketua DPC PDIP Sidoarjo Sumi Harsono serta Direktur Siaptv Grup Hari Wicaksana.

KH. Sahal Lantik 22 Pengurus dan Anggota AWOS

Pelantikan pengurus harian dan anggota dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina AWOS, KH. Sahal Asrori, yang melantik 22 orang. Pembacaan keputusan dan janji pengurus diikuti dalam suasana khidmat.

KH. Sahal Asrori menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik dan mampu menjadi mitra baik dalam pemerintahan, swasta dan masyarakat.

“AWOS harus mampu menjalin sinergi, membangun komunikasi sehat, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui media online yang bertanggung jawab,” pesannya.

Acara kemudian ditutup dengan doa serta pemotongan tumpeng oleh Romo KH. M. Ali Misbahul Munir, pembina sekaligus pengasuh Ponpes Ma’had Nurul Qur’an Alqolam Sekawan, Surabaya.

Pesan Bupati Subandi: Media Online Pilar Informasi Publik

Sulistyanto membacakan amanah Bupati H. Subandi, yang batal hadir karena tugas mendadak ke Surabaya. Dimana dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas berdirinya AWOS.

“Saya yakin kehadiran AWOS menjadi warna baru di dunia jurnalistik Sidoarjo. Media online kini bukan hanya penyampai informasi, tetapi pembentuk opini dan mitra strategis pemerintah,” tulis Subandi, dibacakan Sulistyanto.

Ia menegaskan pentingnya media yang akurat, berimbang, dan edukatif, serta berharap AWOS turut menjaga etika jurnalistik dan semangat kebersamaan dalam pembangunan daerah.

Komentar Humas Polresta dan Ketua AWOS

Iptu Tri Novi, mewakili Kapolresta Sidoarjo, menyampaikan harapan agar jurnalis AWOS dapat menjadi penyalur informasi publik yang objektif dan berimbang.

“Kami dari Polresta Sidoarjo berharap kerja sama yang baik dengan insan pers, terutama dari AWOS, agar informasi yang tersaji tidak menyesatkan masyarakat dan dapat menjaga stabilitas sosial,” tegas Novi.

Sementara itu, Ketua AWOS Warsono, S.T., M.M., menyebut deklarasi dan pelantikan pengurus ini sebagai tonggak sejarah dan momentum kebangkitan pers lokal.

“Kami akan terus berbenah, memperkuat kualitas, serta membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan di Sidoarjo,” ujarnya optimis.

Dewan pengawas: AWOS Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo sekaligus Dewan Pengawas AWOS, H. Suyarno, turut memberikan apresiasi atas terbentuknya organisasi wartawan online tersebut.

Ia menilai kehadiran AWOS menjadi sangat strategis dalam mendekatkan informasi kepada masyarakat dan mendorong transparansi pemerintahan.

“AWOS ini harus bisa menjadi jembatan aspirasi rakyat, sekaligus pengawas sosial yang sehat bagi roda pemerintahan. Tapi tetap dalam koridor etika jurnalistik yang berimbang dan bertanggung jawab,” tegas Suyarno.

Sementara itu Sumi Harsono politisi yang juga dikenal dekat dengan kalangan aktivis ini mengajak para jurnalis di AWOS untuk tidak hanya sekadar memberitakan, tetapi juga mampu memberi edukasi publik melalui tulisan-tulisan yang berkualitas.

“Pers itu alat perjuangan demokrasi. Kalau wartawannya berkualitas, masyarakat akan tercerahkan. Saya yakin AWOS bisa menjadi bagian penting dari pembangunan di Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.

Kolaborasi Adalah Kunci Masa Depan Pers

Deklarasi dan pelantikan AWOS bukan sekadar seremoni, tetapi titik awal membangun jurnalisme yang bersih, tajam, dan mencerdaskan. Dengan sinergi lintas sektor, AWOS siap mewarnai ruang publik dengan informasi berkualitas.

Kesiapsiagaan Kabupaten Sidoarjo Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

IDPOST.CO.ID – Menghadapi prediksi BMKG jika musim hujan bulan Desember 2023 hingga Februari 2024 dimana intensitas curah hujan tinggi yang dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi maka Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaksanakan persiapan dan kesiapsiagaan menghadapinya.

Guna mengantisipasi timbulnya bencana yang mungkin akan terjadi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama dengan stakeholder terkait pada hari Senin, 4 Desember 2023 melaksanakan gelar apel kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometeorologi di Mako Polresta Sidoarjo.

Apel tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Sidoarjo Subandi dan dihadiri Kapololresta Sidoarjo, Kodim 0816, BPBD Sidoarjo, seluruh OPD di Kabupaten Sidoarjo, dan sejumlah personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Damkar, dan relawan.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwasannya Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi bertujuan untuk mempersiapkan segala aspek-aspek dalam penanganan bencana alam termasuk dengan kesiapan personel, peralatan, sekaligus untuk sarana-prasarana.

“Bencana hidrometeorologi datangnya tidak terduga dan bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi untuk kesiapan dari semua pihak dalam menangani bencana alam, termasuk pola penanganan dan upaya dalam melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Subandi dalam pidatonya.

Sementara, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan bahwa pihaknya menyatakan siap mendukung serta melakukan berbagai upaya pencegahan risiko terjadinya bencana alam, mulai dari proses pencegahan, penanganan, hingga evakuasi.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan merapikan pohon besar, tidak buang sampah sembarangan dan membersihkan sampah di aliran sungai. Hal ini penting dilakukan dalam upaya meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan perlunya memberikan edukasi pada masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang mungkin bisa terjadi di wilayahnya. Melalui upaya-upaya yang terkoordinasi dengan baik dan kesiapan yang matang, maka masyarakat Kabupaten Sidoarjo akan terhindar dari dampak buruk bencana alam.

Bupati Sidoarjo Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Hari Guru Nasional

IDPOST.CO.IDBupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor atau yang akrab disapa Gus Muhdlor, melepas ribuan guru peserta jalan sehat dalam rangka peringatan HUT ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023. Pada Minggu, 26 November 2023 di Alun-alun Sidoarjo.

Sebelum melepas para Peserta jalan sehat, yang terdiri dari perwakilan seluruh guru di wilayah Kabupaten Sidoarjo dari tingkat PAUD hingga SMP baik negeri maupun swasta, Gus Muhdlor mengucapkan selamat HUT ke-78 PGRI dan Hari Pendidikan Guru Tahun 2023

Gus Muhdlor menjelaskan bahwa para guru yang mengikuti jalan sehat ini memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi emas 2045. Harapannya dalam kegiatan ini mampu merekatkan para guru dalam mencapai tujuan tersebut.

Selain itu, Gus Muhdlor juga memberi pesan tentang keamanan dalam berkendara. Ia mengharapkan para guru yang mengikuti jalan sehat untuk memberikan kesempatan kepada pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan pesan tersebut, Gus Muhdlor melepaskan jalan sehat secara resmi, “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, jalan sehat resmi dibuka dan diberangkatkan,” ujarnya.

Pada acara pemberangkatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi, Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo Edy Wuryanto, dan beberapa pengurus PGRI Kabupaten Sidoarjo lainnya.

Kegiatan jalan sehat ini menjadi momen yang spesial bagi para guru dalam peringatan HUT ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2023. Para peserta dapat menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antar sesama guru di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam suasana yang penuh semangat, para guru melangkah kaki dengan gembira dalam rangka menunjukkan kecintaan mereka sebagai pengajar dan pejuang pendidikan. Kegiatan ini pun menjadi ajang refresing untuk para guru yang sudah bekerja keras dalam dunia pendidikan.

Kegiatan jalan sehat dalam rangka HUT ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 diharapkan dapat menjadi semangat bagi para guru dalam menggapai tujuan mereka di dunia pendidikan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

DR. Koen Raih Penghargaan di Hari Kesehatan Nasional Tahun 2023

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- DR. Koen Irianto Uripan S.H, M.M. mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 tahun 2023, sebagai tokoh yang turut berperan aktif di bidang kesehatan masyarakat, pada hari Selasa (14/11/2023) di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Penghargaan tersebut diberikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, dimana penyerahannya diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, dalam acara Talkshow Hari Kesehatan Nasional ke-59 tahun 2023 dengan tema “Remaja Glowing Bebas Stunting”.

Anugerah diperoleh didasarkan atas kontribusi DR. Koen Irianto Uripan yang cukup signifikan membantu mengatasi problematika kesehatan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo melalui peran aktif pada program jambanisasi dalam rangka untuk menurunkan angka stunting.

DR. Koen Irianto Uripan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, yang telah memberi dan mempercayakan penghargaan ini kepada saya. Semoga kepercayaan ini dapat terus memotivasi untuk terus berbuat demi masyarakat khususnya Kabupaten Sidoarjo.

“Kabupaten Sidoarjo memiliki peluang besar untuk menjadi wilayah Open Defication Free (ODF) meskipun masih banyak masyarakat yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Namun komitmen dari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mempertegas untuk mempercepat Kabupaten Sidoarjo 2024 ODF,” ujarnya.

Dukungan dan peran DR. Koen terhadap penyediaan jamban sehat bagi warga di Sidoarjo memiliki dampak yang sangat besar dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. Seiring himbauan Bupati Sidoarjo dengan memakai istilah “Tidak NGEWOR (Ngeseng Ngawor)” untuk menggambarkan perilaku tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati mengatakan, bahwa DR. Koen Irianto Uripan layak mendapatkan penghargaan karena dedikasi dan kontribusinya dalam bidang sanitasi dan lingkungan.

“Semangat yang ditunjukkan diharapkan akan dapat menjadi contoh bagi para pemangku kepentingan yang lainnya dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih,” ungkap Dr. Fenny.

Dr. Fenny menambahkan bahwa prestasi DR. Koen dalam bidang sanitasi tersebut membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga ahli, dan masyarakat adalah kunci sukses dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kedepannya, diharapkan keberhasilan ini akan terus dapat ditingkatkan guna mencapai Hari Kesehatan Nasional yang lebih sukses di masa depan,” tuturnya.

Bupati Sidoarjo Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-39

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-39 Tahun 2023 di Kabupaten Sidoarjo digelar pada hari Jumat (29/9/2023) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai berlokasi di lapangan Pasmar 2 Korps Marinir, Jl. Raya Ahmad Yani No. 1A, Gedangan, Sidoarjo.

HAN ke 39 Tahun 2023 yang bertemakan ‘Anak Terlindungi Indonesia Maju’ dihadiri kurang lebih 10.500 anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Taman Kanak-kanak (TK) bersama 2.500 orang guru dan pendamping dari 1.636 satuan pendidikan se-Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor hadir langsung dalam acara HAN 2023 didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, dalam sambutannya berpesan kepada seluruh guru dan pendidik di Kabupaten Sidoarjo untuk mendidik anak-anak usia dini sesuai dengan dunianya dalam rangka mempersiapkan menuju generasi emas tahun 2045.

“Saya titip pesan kepada Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), serta Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), dan Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) agar mendidik anak sesuai dengan dunianya, kenali potensi peserta didik, siapkan untuk visi Indonesia Emas Tahun 2045,” tegasnya.

Gus Muhdlor menjelaskan beberapa pokok penting menuju generasi emas diantaranya, memiliki kecerdasan yang komprehensif (produktif serta inovatif), memiliki karakter kuat dan beradab, unggul serta memiliki akhlak yang baik.

“Mulai hari ini baik pemerintah, guru, dan orang tua wajib untuk menyiapkan generasi emas tahun 2045 agar nantinya bisa sesuai dengan yang kita harapkan,” jelasnya.

Bupati Sidoarjo juga menambahkan bahwa pentingnya menciptakan transisi dari TK menuju ke Sekolah Dasar (SD) agar dibuat menyenangkan. Hal tersebut sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenristekdikti).

“Saya meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo membuat edaran agar transisi dari pendidikan TK ke SD dibuat menyenangkan. Dan beri teguran jika terdapat sekolah yang mewajibkan anak masuk ke SD harus bisa membaca, menulis dan berhitung (Calistung). Hal tersebut dilakukan agar anak-anak tidak mengalami culture shock atau perasaan tertekan dengan lingkungan dan budaya baru,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Tirto Adi, dalam kesempatan yang sama juga memberi pesan cukup berharga dalam peringatan HAN tahun 2023, tentang pentingnya peran serta pemerintah dan masyarakat dalam proses tumbuh serta kembangnya anak-anak dan pemenuhan perlindungan anak.

“Anak-anak adalah aset berharga bangsa ini. Kita semua memiliki tanggung jawab moral guna memastikan mereka telah mendapat pendidikan yang berkualitas, perlindungan serta cinta yang mereka butuhkan untuk dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berpotensi,” ujarnya.

Ia juga berharap dalam peringatan HAN tahun 2023 di Sidoarjo ini tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi momentum untuk mengingatkan semua pihak akan pentingnya pendidikan dan perlindungan terhadap anak.

“Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan akan terus tumbuh, membawa Kabupaten Sidoarjo menuju masa depan yang lebih cerah bersama generasi penerus yang tangguh,” pungkasnya.

Gubernur Khofifah dan Bupati Sidoarjo Ikuti Gowes Gemilan Sambut Porprov Jatim VIII

IDPOST.CO.ID – Sambut perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII Tahun 2023, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikuti Gowes Gemilan.

Gowes Gemilan yang diikuti Gubernur Khofifah, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan masyarakat mengambil start dari depan Pendopo alun-alun Sidoarjo, Minggu 3 September 2023 kemarin

Khofifah mengatakan kalau dalam Gowes Gemilan tersebut pihaknya bersama masyarakat menempuh jarak sekitar 5 km.

“Kami menempuh jarak sekitar 5 km. Rutenya mulai dari Jl. Cokronegoro – Jl. Ahmad Yani – Jl. Gajah Mada – Jl. Mojopahit – Jl. Gatot Subroto – Jl. Sunandar Priyo Sudarmo – Jl. Diponegoro,” katanya.

Dikatakanya pula kalau, Sidoarjo merupakan salah satu tuan rumah sekaligus venue pembukaan perhelatan Porprov VIII pada 9-16 September 2023 mendatang.

“Ini menjadi momentum yang tepat untuk mengenalkan berbagai produk unggulan UMKM serta wisata Sidoarjo,” tuturnya.

Apalagi lanjutnya, perhelatan Porprov ini akan dihadiri oleh masyarakat tidak hanya dari Sidoarjo tapi juga kabupaten dan kota lain di Jatim.

“Baik atlet, official, pelatih, sampai para penonton dan supporter. Ini akan jadi perhelatan yang strategis skala Jatim dan resonansinya akan luar biasa,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu tuan rumah sekaligus menjadi venue pembukaan Porprov VIII bersama tiga Kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang.

Bupati Sidoarjo Kenalkan Si Udeng Jadi Maskot Porprov VIII Jatim tahun 2023

IDPOST.CO.ID – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor secara resmi kenalkan maskot Si Udeng (Udang Bandeng) untuk Porprov VIII Jatim tahun 2023.

Maskot Si Udeng dilaunching bersamaan dengan pemberangkatan Gowes Gemilang oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di depan Pendopo Delta Wibawa, Minggu 3 September 2023.

Si Udeng menjadi maskot Kabupaten Sidoarjo sebagai tuan rumah penyelenggaran Porprov VIII Jatim tahun ini.

Dalam pagelaran ini, terdapat 4 kabupaten kota yang akan menjadi penyelenggara ajang olahraga dua tahunan ini.

Selain Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang masing-masing memiliki maskot sendiri.

Tak hanya itu, Kabupaten Sidoarjo akan menjadi tempat pembukaan Porprov VIII Jatim 2023 tanggal 9 September 2023 besok.

Sedangkan, Gowes Gemilang juga menjadi rangkaian pelaksanaan gebyar Porprov VIII Jawa Timur yang tahun ini digelar mulai tanggal 9 sampai 16 September 2023.

Dalam sambutanya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meminta dukungan masyarakat untuk ikut mensukseskan Porprov VIII Jawa Timur tahun 2023.

Ia meminta masyarakat Sidoarjo juga dapat menjadi tuan rumah yang baik.

Caranya dengan menyambut hangat kedatangan para atlet dari 38 kabupaten/kota yang ada di Jatim.

“Kabupaten Sidoarjo akan jadi tuang rumah Porprov Jawa Timur, event besar Jawa Timur, semua kabupaten kota di Jawa Timur akan datang di Kabupaten Sidoarjo, jadi tuan rumah yang baik, sambut mereka dengan baik,” pintanya.

Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan Porprov Jatim bukan hanya sekedar ajang olahraga semata.

Namun juga menjadi ajang memperkuat perekonomian dan kebangkitan sektor pariwisata Sidoarjo.

Dan yang tidak kalah pentingnya ucap Gus Muhdlor yakni menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi antar daerah.

“Ajang Porprov bukan sekedar ajang olahraga semata, namun juga ajang silaturahmi, kebangkitan ekonomi, ajang kebangkitan pariwisata serta ajang kebangkitan UMKM dan kuliner Sidoarjo,” ucapnya.

Gus Muhdlor juga meminta doa restu masyarakat Sidoarjo agar Kabupaten Sidoarjo menjadi juara umum Porprov VIII Jatim tahun ini.

Menurutnya, Kabupaten Sidoarjo memiliki segudang pengalaman sebagai juara.

Oleh karenanya ia yakin Kabupaten Sidoarjo mampu kembali menorehkan prestasi juara.

Tinggal dukungan dan doa restu masyarakat Sidoarjo untuk mewujudkannya.

“Saya yakin dan mohon doa restunya, semoga Kabupaten Sidoarjo bisa berkiprah dengan baik dan menjadi juara umum di Porprov ke 8 ini,” harapnya.

Sanitasi Baik Berkontribusi Positif Menekan Angka Stunting

IDPOST.CO.ID, SIDOARJO – Stunting saat ini mendapatkan perhatian khusus di setiap Kabupaten/kota di Indonesia. World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia menetapkan standar angka stunting sebuah negara dibawah angka 20%.

Sementara angka stunting berdasar Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di tahun 2022 di wilayah Kabupaten Sidoarjo mengalami kenaikan dari 14,8 persen jadi 16,1 persen. Hal tersebut terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum dilaksanakan oleh sebagian besar masyarakat.

DR. Koen Irianto Uripan, tenaga ahli Bidang Pengembangan Perubahan Perilaku dan Bidang Sanitasi dalam paparannya menyampaikan indikator problem stunting salah satunya adalah sanitasi. Hal itu diungkapkan saat memberi materi dalam peringatan hari Kartini di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo.

“Sanitasi yang buruk serta keterbatasan akses pada air bersih akan mempertinggi risiko stunting pada anak. Bila anak tumbuh di lingkungan dengan sanitasi dan kondisi air yang tidak layak, dapat memengaruhi pertumbuhannya,” tuturnya.

Di depan para kader kesehatan ia katakan bahwa anak yang hidup dalam lingkungan dengan sanitasi yang tidak layak memiliki resiko 40% akan mengalami stunting. Sedangkan rumah tangga yang memiliki sanitasi baik berkontribusi positif dalam menekan angka kejadian stunting.

“Sanitasi yang buruk dapat menimbulkan penyakit infeksi pada balita serta diare dan cacingan yang dapat mengganggu proses pencernaan dalam penyerapan nutrisi. Jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama dapat mengakibatkan stunting,” kata Koen.

Penyediaan sanitasi yang layak dan aman menjadi sangat penting dalam percepatan penurunan stunting pada balita di Sidoarjo. Semua diperlukan upaya serta kerja keras bersama semua pihak agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pembagunan sarana air dan sanitasi dalam upaya untuk pengentasan stunting menuju Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menjadi kewajiban semua pihak, baik dari pemerintah pusat dan daerah, masyarakat dan mitra pembangunan,” pungkas Koen, Jum’at (05/05/2023)

Sebelumnya Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo memaparkan bahwasanya permasalahan stunting tidak hanya masalah gizi, tetapi juga persoalan gaya hidup, salah satunya Open Defecation (OD) atau buang air besar sembarangan (BABS).

“Di Kabupaten Sidoarjo masih ada 5.827 keluarga yang perlu diberikan edukasi agar tidak BABS. Sudah ada penurunan 800 dari angka sebelumnya yang mencapai 6.696 keluarga. Dan itu adalah hasil upaya tanpa henti para kader kesehatan,” ungkapnya

Melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Bupati Sidoarjo mengajak kader penggerak kesehatan Kabupaten Sidoarjo lebih semangat mengkampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah stunting.

Teguh