Keputusan Cak Imin dan Anies Baswedan, Sektretaris PKB Blitar: Mereka Bebas Milih Pasangan Sahnya

IDPOST.CO.ID – DPC PKB Kabupaten Blitar beranggapan kalau langkah yang diambil Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Anies Baswedan bukan lah pengkhianatan.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar, Muhammad Rifai menyebut kalau dalam dunia politik sebelum adanya deklarasi masih sah-sah saja untuk beganti koalisi.

Terlebih menurutnya koalisi diibaratkan layaknya oang yang sedang pacaran sebelum memutuskan siapa calon yang akan disahkanya.

“Tidak ada keterikatan yang sah antara satu tokoh politik dengan yang lain,” katanya.

“Maka dari itu Cak Imin dan Anies Baswedan bebas untuk memilih siapa calon pasangan sahnya,” ujarnya.

Kalau nanti Anies-Cak Imin deklarasi sebagai capres dan cawapres artinya mereka bukan lagi pacaran.

“Kalau deklarasi itu walimahnya. Tidak lagi pacaran dan itu akan kami tindak lanjuti hingga level bawah,” tuturnya.

Selain itu pihaknya juga mengatakan kalau DPC PKB Kabupaten Blitar akan bersikap tegak lurus dengan DPP.

“Saat ini PKB Kabupaten Blitar akan berusaha all out untuk memenangkan Anies Baswedan dan Cak Imin di Pilpres mendatang,” ujarnya.

“Kalau kami jadi kader militannya PKB apapun itu keputusannya akan kami jalani tidak ada tawar menawar,” lanjutnya.

Ditegaskanya, ia sangat yakin kalau keputusan yang diambil oleh DPP sudah melalui berbagai pertimbangan.

“DPP PKB pasti sudah meminta pertimbangan dari berbagai kyai terkait Cak Imin yang merapat menjadi Wakil Anies Baswedan,” ujarnya.

“Dan saya pikir sebelum DPP memutuskan juga sudah sowan ke kyai,” tutupnya.

Pengamat Sebut Anies Baswedan dan Cak Imin Berpotensi Rebut Suara PDIP Gerindra

IDPOST.CO.ID – Pengamat politik Universitas Jember (Unej) Muhammad Iqbal sebut pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bakal mengubah konfigurasi suara.

Pasalnya, Cakimin sapaan akrab Muhaimin Iskandar memiliki basis suara khususnya kalangan Nahdliyin yang ada di Pulau Jawa.

“Konfigurasi koalisi baru antara NasDem dan PKB sejatinya memang bisa mengubah peta kontestasi Pilpres 2024,” katanya.

“Terutama ketika bertarung merebut basis suara di Jawa Timur dan Jawa Tengah serta sebagian Jawa Barat,” lanjutnya.

Disebutkanya terdapat tiga provinsi lumbung suara terbesar secara nasional yang bisa direbutkan.

Selain itu, secara elektoralnya hanya terpusat di mesin politik milik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerindra.

“Maka munculnya pasangan Anies dan Cak Imin yang secara ambang batas pencalonan sudah bisa kantongi tiket pilpres, berpotensi merobohkan dominasi PDIP dan Gerindra di provinsi basis besar warga Nahdliyin,” tuturnya.

Sementara, potensi kemenangan Anies-Cak Imin sangat besar terjadi. Namun dengan catatan, daya mesin PKB solid bergerak.

Sebagai catatan, dalam tiga pemilu terakhir, Cak Imin mampu menempatkan PKB sebagai partai yang stabil berada di papan elite parpol parlemen maupun lokal daerah.

“Itulah faktor rasional besarnya peluang Anies-Cak Imin diharapkan bisa merebut kemenangan dari dominasi PDIP di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan terkait catatan tersebut, yakni manuver-manuver Cak Imin dalam merawat modal sosial di kalangan Nahdliyin.

“Secara kultural, daya lobi dan manuver lincah Cak Imin dalam merawat modal sosial dengan jejaring kyai dan warga Nahdliyin sejak 2005 menjadi faktor kultural yang jadi harapan penentu kemenangan,” ujarnya.

Gerindra Buka Suara Soal Peluang Demokrat Gabung Gerindra

IDPOST.CO.ID – Usai Partai Demokrat menyatakan menarik diri dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan pada Jumat (1/9/2023)

Partai Gerindra buka suara soal peluang mengajak gabung Partai Demokrat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Dasco menyebut semua hal bisa terjadi karena adanya dinamika politik.

“Dinamika politik bisa saja terjadi. Tunggu kabar terbarunya saja,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindra mengungkapkan komunikasi terakhir pihaknya dengan PKB yang terjadi pada Jumat (1/9/2023).

Komunikasi terakhir itu terjadi saat PKB mengabarkan bahwa mereka yang telah menerima tawaran atau lamaran berkoalisi dari NasDem.

Gerindra sendiri sejauh ini tidak mengetahui langkah-langkah PKB saat masih berada di satu koalisi.

Gerindra baru mengetahui belakangan, bila PKB berubah haluan dengan menentapkan untuk bekerja sama dengan NasDem.

“Memang komunikasi-komunikasi tentang rencana ini, kami tidak pernah diberi tahu tetapi tadi setengah jam yang lalu saya dikontak oleh utusan dari Pak Muhaimin yang menyatakan bahwa mereka sudah menerima tawaran koalisi atau kerja sama politik dengan Partai NasDem,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/9/2023).

Sebelumnya, Gerindra memastikan bahwa mereka tidak pernah menerima kabar terkait aktvitas Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan Partai NasDem. Lebih-lebih terkait rencana Cak Imin menjadi cawapres Anies Baswedan.

Jadi Cawapres Anies Baswedan, Kasus Dugaan Korupsi Cak Imin Kembali Dibuka KPK

IDPOST.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi sinyal untuk memanggil dan memeriksa Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Cak imin akan dipeiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan (Ketenagakerjaan).

Potensi pemangilan tersebut disampaikan Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu.

Perlu diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi TKI terjadi pada tahun 2012.

Pada saat itu, Cak Imin atau Gus Imin menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja (Menaker) periode 2009-2014 dalam Kabinet Indonesia Bersatu II.

Kata Asep, setiap pejabat di Kemnaker sewaktu korupsi terjadi berpeluang dipanggil tim penyidik KPK.

“Semua pejabat di tempus itu dimungkinkan kita minta keterangan. Kenapa? Karena kita harus mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya, jangan sampai ada secara pihak si A menuduh si B, si C menuduh si B, lalu si B tidak kita mintai keterangan, kan itu janggal. Jadi semua yang terlibat yang disebutkan oleh para saksi dan ditemukan di bukti-bukti kita akan minta keterangan,” kata Asep di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Jumat (1/9/2023).

Dalam kasus ini, diketahui KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Berdasarkan informasi Tribunnews.com, tiga tersangka itu yakni, Sekretaris Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemenaker, I Nyoman Darmanta; Direktur PT Adi Inti Mandiri, Kurnia; dan Reyna Usman.

Reyna Usman sempat menjabat Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja saat Muhaimin Iskandar menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Reyna merintis karier di Kemnaker RI dari tahun 1986 hingga purna tugas di tahun 2021.

Selain di Kemnaker, Reyna Usman merupakan anak buah Muhaimin Iskandar di PKB.

Reyna dikabarkan mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dapil Gorontalo. Reyna sempat menjabat Wakil Ketua DPW Bali.

Sementara PT Adi Inti Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan Teknologi Informasi (IT).

Proyek pengadaan sistem pengawasan dan pengelolaan data proteksi TKI berada di bawah Direktrorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta). Harga paket proyek pada tahun 2012 senilai Rp20 miliar.

Baca juga: KPK Sebut Kasus Korupsi Sistem Proteksi TKI di Kemnaker Terjadi di 2012, Siapa Menterinya?

KPK menduga korupsi ini bermoduskan penggelembungan harga (mark up) terkait pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia. Dugaan korupsi itu merugikan keuangan negara miliaran rupiah.

“Nanti ya ini (dugaan kerugian negara, red) kan sedang kita mintakan kepada yang pihak men-declare berapa kerugian negara. Jadi dari BPK atau ahli atau auditor yang lagi kita minta. Jadi kita sementara ini berpijak pada berapa nilai kontraknya,” ungkap Asep. (suara)

PKB Kaget Cak Imin Jadi Cawapresnya Anies Baswedan

IDPOST.CO.ID – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukmanul Hakim mangaku kaget dengan kabar berita kalau Abdul Muhaimin Iskandar jadi cawapresnya Anies Baswedan.

Bahkan ia juga menyebut kalau ia mendengar kabar duet tersebut dari berita.

Selain itu, ia juga menyebutkalau partainya akan menggelar rapat Dewan Syura pada Jumat 1September 2023.

“Kami mendengar dari berita, tentu PKB menyikapi situasi ini mau dirapatkan dulu. Kenapa dirapatkan, karena memang di internal PKB juga perlu diskusi panjang karena ada mekanisme internal,” ujar Lukmanul kepada wartawan, Kamis 31 Agustus 2023 malam.

Ia juga mengatakan kalau opsi Anies-Muhaimin memang diaspirasikan sejumlah pihak.

Namun lanjutnya, opsi tersebut belumlah sebuah keputusan dan masih harus dirapatkan di internal partainya.

“Perkembangan hari ini cukup membuat kita kaget, karena ternyata banyak juga yang mendorong opsi Anies-Cak Imin,” ujarnya.

“Perkembangan dorongan dari temen-temen itu kita baru akan merapatkan. Jadi tunggu hasil rapat nya dulu,” tutupnya.

Duet Anieas Baswedan Gandeng Cak Imin, Surya Paloh: Koalisi Bisa Bubar Bisa Tidak

IDPOST.CO.ID – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh akui tak tahu nasib Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Hal tersebut menyikapi tentang ramainya kabar tentang Anieas Baswedan dipasangkan dengan Muhaimin Iskandar sebagai cawapresnya.

Dari kabar tersebut Demokrat merasa dikhianati oleh NasDem karena keputusan tersebut.

“Sampai hari ini koalisi masih ada. Besok pagi masih ada atau setengah ada kami belum tahu juga,” kata Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Kamis 31 Agustus 2023.

Selain itu ia juga menghargai sikap yang Demokrat mencopot baliho Anies Baswedan bersama Ketum Agus Harimurti Yudhoyono sejak Kamis 31 Agustus 2023 malam.

“Insyaallah apa yang terbaik, kenapa kami paksakan bubar kalau memang bisa bertahan baik, bagus, berkembang? Syukur-syukur apa yang direncanakan bisa tercapai ini kan suatu rida yang bagus,” jelas Paloh.

Lebih lanjut, Paloh menyebut selama ini tak langsung berkomunikasi dengan Demokrat dan PKS.

Komunikasi terjalin oleh masing-masing representasi partai politik, yakni Tim 8.

Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) merupakan gabungan dari Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS. Mereka sepakat mengusung Anies dalam Pilpres 2024.

Harlah ke 25, DPC PKB Blitar Gelar Santunan

IDPOST.CO.ID – Dalam rangka peringatan Hari Lahirnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-25 tahun, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Blitar gelar acara santunan anak yatim piatu.

Santunan anak yatim piatu tersebut digelar di Kantor DPC PKB Blitar Jalan Raya Tlogo, Banggle, Kecamatan Kanigoro, Blitar, Sabtu 29 Juli 2023.

Sekretaris DPC PKB Blitar Muhammad Rifai mengatakan kalau kegiatan yang pihaknya gelar sebagai bentuk kepedulian dan upaya partisipasi sosial.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan upaya partisipasi sosial dalam memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang beruntung, khususnya anak yatim piatu di wilayah Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, kegiatan santunan anak yatim piatu ini merupakan bagian dari komitmen PKB untuk berkontribusi positif dalam membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.

“Sebagai bagian dari perayaan hari lahir PKB yang ke-25 tahun, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di sekitar kita,” ujarnya.

Kegiatan santunan anak yatim piatu ini juga menjadi momentum bagi PKB Blitar untuk meningkatkan peran dan kontribusinya dalam mengatasi masalah sosial dan kemanusiaan di wilayahnya.

“PKB sebagai partai yang berbasis Islam dan peduli terhadap kesejahteraan sosial berkomitmen untuk selalu menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Rifai berharap, kegiatan santunan anak yatim piatu yang pihaknya gelar dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang menerima bantuan.

Selain itu juga menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan dalam berbagai kegiatan sosial di masa yang akan datang.

“Semoga dengan peringatan harlah PKB yang ke 25 ini PKB semakin solid,” ujarnya.

Ia juga berharap PKB menang dalam pesta demokrasi 2024 dan sukses menghantarkan Cak Imin menjadi presidrn

“Semoga PKB menang dalam pesta demokrasi 2024 mendatang dan sukses menghantarkan Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin menjadi presiden,” tutupnya.

Pecinta Sini Budaya Blitar Gelarr Deklarasi Dukungan Cak Imin Presiden 2024

IDPOST.CO.ID – Pecinta Sini Budaya Blitar gelar deklarasi dukung Muhaimin Iskandar atau cak imin sebagai presiden 2024.

Deklarasi dukungan tersebut di gelar di Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sabtu 22 Juli 2023.

Kordinator Pecinta Seni Budaya Blitar, Danang Sujatmiko menilai, Cak Imin sudah waktunya menjadi presiden indonesia.

“Cak Imin sudah waktunya menjadi presiden indonesia,” ujarnya disela-sela deklarasi yang pihaknya gelar.

Dikatakanya pula, kalau sebagai pelaku seniman sekaligus pelaku hiburan tanah air mendukung Cak Imin sebagai presiden.

“Kami para seniman berharap dukungan baik itu dari pelaku hiburan dan seni tanah air, rakyat biasa dan semua kalangan mampu mendukung Cak Imin nantinya akan meneruskan kepemimpinan Jokowi,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menilai kalau Cak Imin merupakan sosok pemimpin paket komplit dan memiliki bekal pengalaman yang baik untuk memimpin Indonesia.

“Beliau itu puya jam terbang mulai jadi DPR RI sampai jadi menteri. Beliau juga punya pengalaman menyusun undang-undang dan anggaran,” ujarnya.

“Jadi, kami sangat yakin apabila beliau jadi presiden, soal anggaran, ekonomi, dan kebijakan-kebijakannya beliau ngerti sekali,” tutupnya.