Joko Widodo Sebut Pemimpin Penerusnya Harus Pemberani

IDPOST.CO.ID – Presiden Joko Widodo menyebut kalau sosok pemimpin penerusnya harus memiliki jiwa pemberani.

Pasalnya sosok pemimpin penerusnya hharus menjaga kebijakan-kebijakan yang telah diterapkan dalam upaya memajukan bangsa.

Terutama lanjutnya, dalam bidang seperti hilirisasi industri, karena sifat berani dan konsistensi dari seorang pemimpin adalah hal yang sangat penting.

Mengingat, tantangan dan tekanan yang dihadapi oleh Indonesia di masa depan diperkirakan akan semakin kompleks dan intensif.

Pernyataan ini mencerminkan pentingnya kepemimpinan yang dinamis, tanggap terhadap perubahan, dan memiliki kemampuan untuk mengatasi tantangan yang terus berkembang.

Pemimpin masa depan diharapkan mampu menjaga dan memajukan kebijakan-kebijakan strategis, seperti hilirisasi industri, yang telah dicanangkan untuk menggerakkan perekonomian dan memajukan sektor manufaktur dalam negeri.

Dalam pernyataannya, Jokowi menggunakan perumpamaan bahwa pemimpin selanjutnya, termasuk calon presiden, seharusnya memiliki kemampuan seperti berlari.

Namun, dalam analogi tersebut, “lari” yang dimaksud oleh Jokowi bukanlah sekadar lari pagi atau aktivitas fisik semata.

Pernyataan Presiden Jokowi ini mengingatkan publik akan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki visi, integritas, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan kompleks dalam mengarahkan negara menuju perkembangan yang berkelanjutan.

Dengan begitu, diharapkan Indonesia dapat terus maju dan beradaptasi dengan dinamika global yang terus berubah.

Nusron Wahid Sebut Dorangan Munaslub Golkar Datang Dari Orang yang Tak Punya Hak Suara

IDPOST.CO.ID – Isu adanya Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub Partai Golkar ditanggapi serius oleh Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid.

Nusron menyebut kalau isu Munaslub Golkar diduga ditunggangi oleh orang berkepentingan terutama yang memiliki agenda pencapresan.

Hal tersebut disampaikan Nusron Wahid saat di Jakarta Kamis 13 Jukli 2023 malam.

Nuson juga mengatakan kalau dorongan diselengaranya Munaslub datang dari orang-orang yang tidak memiliki hak suara.

“Yang usul kan orang yang nggak punya hak suara,” ujarnya.

Diketahui hasil Munas sebelumnya tegas mencalonkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai presiden pada 2024.

Isu Munaslub kemudian digerakan untuk mengevaluasi hasil Munas sebelumnya hingga upaya melengserkan Airlangga.

“Yang menunggangi ya orang yang mau menggunakan kendaraan Golkar untuk proses pencapresan yang bersangkutan, kira-kira begitu atau pihak-pihak tertentu yang sedang berusaha bargaining kepada calon presiden tertentu,” kata Nusron.

Menurut Nusron soal pihak-pihak yang menunggangi agenda Munaslub, sebenarnya tidak penting.

Ada hal yang menjadi sorotan utama Nusron, yakni soal isu Munaslub yang digaungkan bersamaan dengan momen persiapan Golkar menyongsong Pemilu berupa Pileg dan Pilpres.

“Ya waktu ya, timing-nya itu kurang pas, di sekarang ini kan konsentrasi orang itu sedang fokus kepada Pileg sehingga belum ada pikiran ke sana,” katanya.

“Kecuali kalau ini dilaksanakan atau diusulkan beberapa bulan yang lalu, mungkin 10 atau 12 bulan yang lalu mungkin ada proses recovery. Kalau sekarang ini kan nggak ada proses recovery,” tutup Nusron.

Pengamat: Rizal Ramli Capres Paling Pas Pimpin Bangsa Indonesia

IDPOST.CO.ID – Pengamat politik Jerry Massie menilai Rizal Ramli paling pas menjadi capres alternatif di Pilpres 2024 mendatang.

Pasalnya, Menko Ekonomi era Gus Dur tersebut memiliki konsep concern, building and changing.

“Sampai detik ini saya belum mendengar konsep yang ditawarkan oleh para capres untuk perubahan Indonesia. Kecuali Rizal Ramli,” katanya.

Baca juga : Jelang Mudik Lebaran, Tiket Kereta Api Hampir Terjual Habis

Disebutkanya, Rizal Ramli sudah teruji dalam urusan good and clean goverment.

“Sejarah mencatat, dalam 2 tahun Rizal Ramli memberantas kemiskinan mencapai 10,2 juta,” ucapnya,

Selain kemiskinan, Rizal Ramli juga mampu stabilitas pangan terutama beras.

“Saat itu tak ada impor, tarif listrik turun drastis. Dan Rizal Ramli menolak adanya intervensi asing sampai menyelamatkan bank tanpa bailout,” tuturnya.

Baca juga : Deklarasikan Rumah Pemenang, Partai Gelora Targetkan 6 Kursi DPRD Kota Jayapura

Menyingung peryataan Surya Paloh yang menyebut kalau konsep Jokowi akan diteruskan, Jerry menilai akan membuat publik ragu.

“Prabowo sulit menang pilpres begitupun Ganjar karena mereka titisan Jokowi. Program dan konsep Jokowi yang kurang efektif,” tuturnya.