Golkar Usung Gibran Jadi Cawapres, Cak Imin : Selamat Mas?

IDPOST.CO.ID – Bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar atau Cak Imin beri ucapan selamat kepada Gibran Rakabuming Raka.

Wali Kota Surakarta itu secara resmi oleh Partai Golkar dideklarasikan sebagai bacawapres mendampingi Prabowo Subianto, Sabtu 21 Oktober 2023.

Seusai menjalani tes kesehatan, Cak Imin memberikan ucapan selamat kepada putra Jokowi itu sebagai cawapres.

“Selamat kepada Mas Gibran,” katanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Cak Imin pun menyatakan siap berhadapan dengan Prabowo-Gibran jika nantinya resmi jadi capres-cawapres.

“Kita pokoknya yang penting Amin (Anies-Cak Imin) siap,” tegasnya.

Sementara itu, Anies enggan berkomentar soal kabar tersebut. Dia mengaku selama menjalani pemeriksaan kesehatan tidak membuka handphone.

“Kami di dalam belum buka hape,” ujarnya.

BAINTELKAM POLRI Terbitkan SKCK untuk Yusril: Sinyal Jadi Cawapres Prabowo?

IDPOST.CO.ID – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) baru-baru ini mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) tidak pernah terpidana bagi sejumlah calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pemilu 2024.

Di antara mereka adalah Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Erick Tohir, dan Yusril Ihza Mahendra yang masuk dalam daftar tersebut.

Pengumuman penting ini disampaikan oleh Djuyamto, seorang pejabat Humas PN Jaksel, dalam wawancara eksklusif dengan wartawan pada Rabu, 18 Oktober 2023.

Suket ini diberikan setelah melalui proses pemeriksaan catatan pidana di PN Jaksel, yang memastikan bahwa para individu tersebut tidak pernah menjadi terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang sah.

Djuyamto menjelaskan, “Suket ini mencakup beberapa tokoh terkemuka seperti Pak Ganjar, Pak Erick, Pak Yusril, Pak Anies, dan Pak Muhaimin.”

Tak kalah menarik, penerbitan suket ini tidak dipungut biaya alias gratis. Keputusan ini membuka kesempatan positif bagi para pemohon yang ingin mengklarifikasi status hukum mereka.

Sebagai tambahan informasi, Erick Thohir dan Yusril Ihza Mahendra saat ini sedang mencuat sebagai kandidat kuat untuk mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden.

Bahkan, kabar terbaru menyebutkan bahwa Erick telah mengajukan permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk tujuan yang masih belum jelas.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, mengonfirmasi bahwa timnya telah mengeluarkan SKCK untuk Yusril Ihza Mahendra pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Adapun tujuan dari penerbitan SKCK ini terkait dengan permohonan pencalonan sebagai wakil presiden Republik Indonesia.

Yusril Ihza Mahendra Berpotensi Menjadi Cawapres Prabowo di Pemilu 2024

IDPOST.ID – Dalam menjelang pendaftaran pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden untuk Pemilu 2024, hingga saat ini hanya pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang telah secara resmi mendaftar sebagai calon pemimpin negara. Sementara itu, pasangan yang akan mendampingi Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo belum diumumkan secara pasti. Meskipun demikian, terdapat beberapa sosok yang mungkin memiliki potensi untuk menjadi calon Wakil Presiden Prabowo, salah satunya adalah Yusril Ihza Mahendra.

Dalam sebuah diskusi publik yang diselenggarakan oleh GoGo Bangun Negeri dengan tema “Paparan Hasil Riset Persepsi Publik Calon Wakil Presiden: Peluang Yusril Ihza Mahendra Jadi Cawapres Prabowo,” terungkap bahwa Yusril Ihza Mahendra adalah salah satu sosok yang memiliki kapabilitas, profesionalitas, kepemimpinan, kemampuan manajerial, pengalaman dalam pengelolaan pemerintahan, dan kualitas lainnya untuk memimpin Indonesia.

Menurut Emrus Sihombing, Pendiri GoGo Bangun Negeri dan seorang komunikolog Indonesia, terdapat tujuh alasan utama mengapa Prabowo dapat berpasangan dengan Yusril Ihza Mahendra dalam Pemilu 2024. Pertama, Yusril Ihza Mahendra memiliki daya tarik elektoral yang kuat, terutama di luar Pulau Jawa. Ini menjadi faktor penting bagi Prabowo untuk memenangkan Pilpres 2024.

Kedua, Yusril Ihza Mahendra memiliki hubungan dekat dengan tokoh agama dan komunitas religius yang mayoritas penganutnya di Indonesia. Hal ini juga menjadi modal politik elektoral penting dalam Pilpres 2024. Yusril Ihza Mahendra dikenal secara nasional karena prestasinya dan kontribusinya dalam bidang hukum. Sebagai seorang guru besar hukum yang kredibel dan pengacara berpengalaman, Yusril telah mendapatkan dukungan positif dari berbagai kalangan masyarakat.

Keempat, Yusril Ihza Mahendra seringkali memberikan pandangan dan solusi hukum yang berharga dalam diskusi dan dialog publik. Kelima, Yusril dianggap dapat mewakili suara masyarakat di luar Pulau Jawa, yang pada umumnya diasosiasikan dengan Prabowo.

Selanjutnya, Yusril Ihza Mahendra diharapkan dapat memperjuangkan kedaulatan hukum di Indonesia, mengingat tantangan yang masih dihadapi dalam penegakan hukum. Terakhir, Yusril juga merendah dan memposisikan dirinya sebagai calon Wakil Presiden alternatif jika terjadi perdebatan di dalam koalisi Prabowo.

Menurut Pakar Komunikasi Publik, Effendi Gazali, Yusril Ihza Mahendra mampu mewakili suara masyarakat di luar Pulau Jawa dan mengurangi stigma Jawa-sentris yang mungkin melekat pada Prabowo. Fahri Bachmid, seorang Pakar Hukum Tata Negara, berpendapat bahwa Yusril Ihza Mahendra dapat mewakili keragaman Indonesia dan membangun sistem hukum yang kuat yang mencakup seluruh potensi bangsa.

Dalam pandangan Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Anggawira, Prabowo membutuhkan seorang pendamping yang mampu memenuhi kebutuhan bangsa. Yusril Ihza Mahendra dianggap sebagai pemimpin yang kuat yang dapat melengkapi Prabowo dan menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Saat ini, Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Prabowo Subianto terus mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat terkait calon Wakil Presiden yang akan mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2024. Nama-nama seperti Yusril Ihza Mahendra, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Gibran Rakabuming, Airlangga Hartarto, dan Yenny Wahid telah masuk ke dalam daftar calon potensial.

KIM Ngotot Gibran Harus Jadi Cawapres Prabowo Subianto

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bolak balik mendapat tawaran dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk jadi Cawapresnya Prabowo Subianto.

KIM mnegklaim kalau datangnya usulan Gibran sebagai Cawapres Prabowo datang dari para relawan setia Jokowi.

Menyikapi adanya usulan tersebut Gibran menangapinya dengan santai dan menampung usulan tersebut.

“Saya nggak gimana-gimana. Silakan. Ada aspirasi dari siapa saja kemarin ya, dari Alap-Alap, Samawi (relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi) silakan ditampung saja,” ungkap Gibran.

Saat ditanya apakah Prabowo juga telah mengomunikasikan rencana itu dengannya, Gibran mengakuinya.

“Ya saya dengan semuanya komunikasi,” ucap Gibran.

Gibran mengakui bahwa Prabowo sudah berkali-kali memintanya untuk menjadi Cawapresnya.

Namun lantaran terganjal aturan, Gibran mengatakan jawaban yang ia berikan kepada Prabowo adalah terkait usianya yang belum memenuhi persyaratan.

“Umur belum cukup,” ucapnya.

Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai kesediannya menjadi Cawapres Prabowo jika seandainya gugatan soal persyaratan umum cawapres dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan umurnya memenuhi persyaratan, begini repons Gibran.

“Ya ditunggu saja,” jawabnya.

Lebih lanjut Gibran mengungkap jika usulan para relawan maupun tawaran Prabowo terkait Cawapres juga sudah disampaikan kepada jajaran pimpinan PDI Perjuangan (PDIP).

“Semua orang kan sudah tahu beliau (Prabowo Subianto) sudah minta berkali-kali dan saya sudah laporkan ke pimpinan, ke Pak Sekjen (Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristyanto), Mbak Puan (Puan Maharani selaku Ketua DPP PDIP), dan lain-lain,” terang Gibran

Jumlah Hutang Prabowo Subianto Calon Presiden dari Gerindra

IDPOST.CO.ID – Prabowo Subianto yang merupakan laki-laki kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 merupakan calon bakal presiden.

Prabowo Subianto merupakan Bacapres yang didukung koalisi gemuk yakni Gerindra, Golkar, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Prabowo merupakan putra dari Sumitro Djojohadikusumo yang merupakan seorang Begawan ekonomi di Indonesia.

Karier Prabowo di bidang militer bisa dibilang cukup cemerlang.

Dirinya pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus dengan pasukan yang merupakan salah satu pasukan khusus dan elit di Indonesia.

Setelah itu, Prabowo juga menggeluti bisnis dan memiliki beberapa perusahaan.

Selain jumlah kekayaanya yang membuat penasaran masyarakat, jumlah hutang Prabowo Subianto juga membuat penasara.

Lantas seberapa besar hutang yang di miliki Prabowo Subianto.

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK) Prabowo tercatat memiliki utang yang senilai Rp 8 miliar.

Jika diakumulasikan, harta Prabowo yang mencapai nilai Rp 2,04 triliun masih harus dikurangi utang sebesar Rp 8 miliar. Jadi total harta yang dimilikinya saat ini sekitar Rp 2,03 triliun.

Itulah rincian utang Prabowo Subianto yang mencapai Rp 8 miliar. Meskipun begitu harta kekayaannya tetap terbilang sangat fantastis.

PBB Sebut Gibran Cocok Jadi Cawapresnya Prabowo

IDPOST.CO.ID – Gibran Rakabuming Raka dinilai sangat berpotensi dan dinilai cocok menjadi cawapres pendamping Prabowo.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Afriansyah Noor di Grha Wisata Niaga, Solo, Selasa 26 September 2023 kemarin.

Menurutnya selain Kaesang, Yusril Ihza Mahendra juga dianggap pantas menjadi cawapres mendampingi Prabowo.

“Kami sudah di dalam tim. Selain PBB yang mengusulkan Mas Gibran belum ada. Tapi PBB Gibran, Yusril sama Mas Gibran,” katanya.

Menurutnya, saat ini semua partai politik (parpol) parlemen yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) masing-masing telah mengusulkan nama cawapres.

Sementara beberapa parpol nonparlemen, dia menuturkan sejauh ini belum menyodorkan nama.

“PAN Erick Thohir, Golkar Airlangga (Airlangga Hartarto). Mungkin nanti gabung PSI gabung Gelora. Kalau Gelora tidak siapa-siapa terserah Pak Prabowo. Kemudian gabung Garuda, termasuk Prima juga,” ujar Afriansyah.