Rahasia Sukses Pedagang, Doa Supaya Dagangan Selalu Laku

IDPOST.CO.ID – Bagi para pedagang, keinginan memiliki dagangan yang laris dan penuh berkah adalah harapan yang tak terpisahkan. Kesuksesan dalam dunia perdagangan tidak hanya bergantung pada strategi dan kerja keras, tetapi juga pada doa dan memohon bantuan kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, terdapat beragam doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon agar dagangan menjadi laris dan diberkahi. Doa-doa ini bersumber dari Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW, dan praktik-praktik saleh yang terdahulu.

Mengucapkan doa untuk kelancaran dagangan adalah bentuk dari usaha dan keyakinan kepada Allah SWT. Dengan berdoa, kita mengekspresikan rasa ketergantungan dan memohon pertolongan kepada-Nya agar dagangan kita mendapat keberkahan dan mendatangkan rezeki yang berlimpah.

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan oleh para pedagang untuk mendapatkan kelancaran dan keberkahan dalam dagangannya:

  1. Doa Supaya Dagangan Laris Terus:

قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللهم رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

  1. Doa Agar Usaha Lancar dan Berkah:

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

  1. Dzikir Penarik Pembeli:

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Selain membaca doa, terdapat beberapa amalan lain yang dapat dilakukan untuk membantu kelancaran dagangan, di antaranya:

  • Menjalankan shalat lima waktu dengan khusyuk.
  • Bersedekah dan membantu sesama.
  • Menjaga kualitas dan harga barang dagangan.
  • Memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

Dengan menggabungkan ikhtiar dan doa, insya Allah dagangan kita akan laris dan berkah. Allah SWT Maha Pemberi Rizki dan Dia-lah yang menentukan keberhasilan hamba-Nya.

Doa Masuk Kamar Mandi, Arti dan Adabnya

IDPOST.CO.ID – Antara adat membuang hajat dengan membaca doa. Ada juga kasus – perkara lain yang disarankan dari sisi adat membuang hajat.

Abdul Qadir Muhammad Manshur dalam kitabPanduan Shalat An-Nisaa menguraikan doa masuk kamar mandi. Berikut lafadznya, “Bimillahi allahumma inni audzubika minal-khubtsi wal-khabaits,”. Yang artinya, “Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari setan laki-laki dan perempuan,”.

Sayyidina Ali pernah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Sitrun maa bainal-jinna wa auraatin bani Adam idza dakhala ahadukum al-khalaa-a an yaqula bismillahi,”. Yang artinya, “Penghalang antara jin dengan aurat Bani Adam ketika seorang dari kalian memasuki kamar kecil adalah ucapannya, ‘Bismillah’,”.

Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan untuk mendahulukan kaki kiri saat masuk ke toilet. Karena dia melangkah menuju ke tempat yang tidak mulia. Secara umum Rasulullah SAW mengajarkan untuk mendahulukan yang kanan dalam semua yang mulia dan mendahulukan yang kiri dalam semua yang tidak mulia.

Dianjurkan pula untuk tidak mengangkat pakaian sampai dekat dengan tanah. Anas berkata, “Apabila Nabi ingin membuang hajat, beliau tidak mengangkat pakaian beliau sampai dekat dengan tanah,”. Disarankan bagi umat Islam untuk duduk dengan bersandar pada sisi kiri. Sebab yang demikian itu lebih memudahkan keluarnya kotoran.

Setelah membuang hajat, adab selanjutnya adalah keluar dari toilet dengan mendahulukan kaki kanan seraya mengucapkan doa, “Ghufranakal hamdulillahhilladzi adzhaba anniyl-adza wa aafaniy,”. Yang artinya, “(Aku memohon) ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dari perutku dan menyehatkanku,”.