Survei Indikator Politik, Elektabilitas Prabowo Subianto Konsisten Naik Disusul Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan

IDPOST.CO.ID – Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbarunya.

Dari hasil survei mencatat elektabilitas Prabowo Subianto masih unggul dibanding tokoh-tokoh lain.

Hasil survei Indikator Politik menyebut trend kenaikan Probowo menunjukan trend yang positif.

Pasalnya, selama dua bulan teakhir trend Prabowo terus naik.

Elektabilitas Pabowo disusul pesaingnya Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Hal tersebut disampaikan peneliti Indikator Politik Indonesia, Kennedy Muslim dalam Primetime News, Metro TV, Minggu 4 Juni 2023.

“Ada tren kecenderungan penguatan elektabilitas pak Prabowo secara konsisten belakangan ini,” katanya.

Sementara elektabilitas Ganjar dan Anies dikatakan cenderung stagnan.

Kennedy menjelaskan, peningkatan elektabilitas Prabowo tak lepas dari strategi besarnya gencar yang menjadikan citra sebagai penerus Jokowi.

“Terlihat dari baliho yang tersebar akhir-akhir ini di seluruh Indonesia,” katanya.

“Baliho bergambar pak Prabowo mengarahkan Presiden Jokowi menunjukkan simbol kebersamaan bahwa beliau lah program penerus Presiden Jokowi,” lanjut Kennedy.

Keunggulan Prabowo juga diraih karena ia bermain dua kaki alias mengambil insentif dari pendukung Ganjar sekaligus Anies.

“Prabowo kalau kita analisa ini kita sebut sebagai double track candidat. Dia bisa mengeluarkan suaranya dari kanan dan kiri,” ujar Kennedy.

Respon Ganjar Pranowo Disodori Nama Erik Tohir Jadi Cawapresnya?

IDPOST.CO.ID – Ganjar Pranowo bakal calon presiden (capres) angkat bicara tekait usulan nama yang mendampinginya.

Ganjar yang diunsung oleh PDIP itu kini banyak disodori banyak nama untuk mendampingi dalam kontestasi Pilpres 2024.

Menurutnya, nama-nama yang diusulkan tersebut merupakan tokoh-tokoh hebat di Indonesia.

“Banyak nama-nama yang hebat di Republik (Indonesia) ini. Kita tinggal duduk bersama sambil ngopi, bicara lebih panjang tentang negeri ini,” ujar Ganjar sebagaimana dilansir Antara.

Salah satu tokoh yang gencar diusulkan sebagai cawapres Ganjar adalah Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Menanggapi hal tersebut, Ganjar menyampaikan Erick merupakan salah satu pemimpin yang hebat di Indonesia.

Ia pun mengaku menjalin hubungan baik dengan Erick dan tokoh-tokoh lainnya yang juga diusulkan beberapa pihak untuk menjadi cawapres pendampingnya.

“Oh (hubungan dengan) semuanya baik. Dari daftar yang ada, di antara mereka, pasti ada kecocokan. Kata Bu Mega (Ketua Umum PDIP) kan, tidak banyak, pasti hanya satu, maka kita mesti bicara,” ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyatakan pihaknya akan terus mendorong Erick menjadi cawapres di Pilpres 2024.

“PAN bakal tetap mengusung Erick Thohir sebagai cawapres dengan siapa pun koalisinya,” ujar dia.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal pasangan calon presiden/wakil presiden mulai 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden/wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.