Pesan Jokowi ke Generasi Milenial dan Gen-Z Soal Calon Pemimpin Masa Depan

IDPOST.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pesan kepada generasi milenial dan gen-z soal calon pemimpin Indonesia di masa depan.

Pesan itu disampaikan Kepala Negara di acara Indonesia Millennial and Gen-Z Summit 2023 yang digelar di Pulau Satu & Dome, Senayan Park, Jakarta, Jumat (24/11/2023). Melalui rekaman video yag diputar, Jokowi mengatakan jika generasi milenial dan Gen Z merupakan calon pemimpin Indonesia di masa depan.

“Generasi milenial dan generasi Z merupakan calon pemimpin-pemimpin masa depan yang dapat memberi warna dan lompatan menuju Indonesia maju yang berkemajuan,” kata Jokowi.

Untuk itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap generasi muda agar meningkatkan kapasitas diri, meningkatkan keahlian, serta kemampuan dan meningkatkan mentalitas. Hal itu disampaika Jokowi karena ingin generasi muda di masa mendatang sebagai penerus yang tidak mudah menyerah dan berbudi pekerti luhur.

Presiden juga menyampaikan bahwa pada tahun 2030 sebanyak 68 persen masyarakat Indonesia merupakan penduduk yang berusia produktif yang akan diisi oleh milenial dan gen-Z.

“Saya berharap seluruh generasi milenial dan generasi Z dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ujarnya.

Apakah ini merupakan isyarat Jokowi untuk Gibran? Mengingat, putra sulungnya itu merupakan satu-satunya peserta Pilpres 2024 yang masuk kategori generasi milenial. Generasi milenial merupakan kelompok yang lahir di antara tahun 1981-1996.

Survei IPO: Pasangan Prabowo-Gibran Paling Diminati Pemilih Gen Z dan Millenial

IDPOST.CO.ID – Elektabilitas Prabowo Subianto masih menempati posisi puncak dibandingkan dua calon presiden lainnya pada Pilpres 2024 yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Dari hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 10-17 November 2023, pada simulasi tiga nama capres, elektabilitas Prabowo Subianto meraih poin 37,5 persen, Anies Baswedan 32,7 persen, Ganjar Pranowo 28,3 persen.

Hasil tersebut berdasarkan jawaban responden saat diajukan pertanyaan pada saat wawancara tatap muka : Jika hari ini dilaksanakan Pemilihan Presiden, dari nama kandidat ini siapakah yang Bapak/Ibu akan pilih?

Selain itu, pada simulasi top of mind (skema tanpa lembar jawab) artinya responden diminta menjawab langsung pertanyaan serupa tanpa terlebih dahulu disebutkan nama capresnya, Prabowo Subianto pun tetap menjadi pilihan responden.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut meraih poin sebesar 31,5 persen, Anies R. Baswedan 26,4 persen, Ganjar Pranowo 22,1 persen, dan Erick Tohir 1,4 persen. Sisanya ada 12 nama lainnya dengan poin 0,7 sampai 0,1 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, berdasarkan kelompok umur pemilih, Prabowo pun menjadi sosok yang paling dipilih oleh pemilih pemula (Generasi Z) dan milenial.

“Dari 1.400 responden yang kami wawancarai, 19 persen adalah generasi Z, dan 33 persen milenial.

Hasilnya 31,4 persen responden memilih Prabowo Subianto, 29,5 persen memilih Ganjar Pranowo, dan 21,7 persen memilih Anies Baswedan, sementara 11,6 persen belum menentukan pilihan,” kata Dedi, Senin (20/11/2023).

Ia menambahkan, tingginya tingkat elektabilitas Prabowo di kalangan pemilih pemula dan milenial linier dengan pilihan terhadap partai politiknya.

Pada kategori kelompok usia pemilih pemula dan milenial, Partai Gerinda berada di posisi teratas dengan poin 217 persen, disusul Partai Golkar 12,5 persen, Partai Amanat Nasional 11,6 persen, Partai Kebangkitan Bangsa 9,2 persen, PDI Perjuangan 7,8 persen, Partai NasDem 6,6 persen, Partai Keadilan Sejahtera 4,8 persen, Partai Demokrat 2,5 persen, Partai Perindo 1,1 persen, Partai Solidaritas Indonesia 1 persen, Partai Persatuan Pembangunan 0,4 persen.

Untuk diketahui, survei skala nasional tersebut berlangsung pada 10 – 17 November 2023 dengan jumlah responden 1.400 orang dengan metode wawancara tatap muka dengan tingkat kesalahan (margin of error/MoE) 2,5 persen, tingkat akurasi data 95 persen.

Setting pengambilan sample menggunakan teknik multistage random sampling (MRS) atau pengambilan sample bertingkat.

Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie menilai kenaikan voters atau pemilih the young generation (generasi muda) lantaran selain pasangan Prabowo yakni Gibran Rakabuming style-nya anak muda banget dan jargon-jargon anak muda sangat kental.

“Dan juga konsep anak muda serta didukung partai anak muda PSI, dan tim pemenangan banyak anak muda. Barangkali dari 56 persen pemilih Gen-Z dan kaum milenial maka Prabowo-Gibran bakal menarik simpati lebih besar,” kata peneliti politik dari American Global University (AGU) Amerika Serikat ini.