Mobilisasi Dukungan, Kampanye Kaesang Pangarep untuk Pasangan Prabowo-Gibran

IDPOSTCO.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengajukan permohonan dukungan kepada penduduk Jawa Tengah untuk memberikan suara mereka kepada pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam Pemilihan Umum 2024.

“Dengan penuh rasa terima kasih kepada semua yang hadir di sini, saya mohon agar pada tanggal 14 Februari 2024, datanglah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memberikan suara kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Kaesang Pangarep dalam acara kampanye akbar yang diadakan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, pada hari Ahad (28/1/2024).

Acara kampanye akbar tersebut dihadiri oleh Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, juga melaksanakan kunjungan ke Yogyakarta pada hari Sabtu (27/1/2024) sebagai bagian dari rangkaian kampanye akbar PSI di tiga provinsi, yaitu Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan, selama tiga hari sejak tanggal 27 hingga 29 Januari 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah menetapkan tiga peserta Pemilihan Presiden 2024, yaitu pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye untuk Pemilihan Umum 2024 berlangsung mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah masa kampanye, akan ada masa tenang pada tanggal 11 hingga 13 Februari. Pemungutan suara kemudian akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 14 Februari 2024.

Pesan Politik dalam Gerakan Salam Empat Jari, Suara Rakyat atau Strategi Kampanye?

IDPOST.CO.ID – Tim Nasional Pemenangan Anies BaswedanMuhaimin Iskandar ‘AMIN’ memberikan tanggapan terhadap penyebaran ‘salam empat jari’ di media sosial yang diinterpretasikan sebagai kesatuan pendukung pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ‘AMIN’, dengan pasangan calon nomor urut 3, Ganjar PranowoMahfud MD.

Pesan yang terkandung dalam narasi tersebut adalah ajakan untuk tidak memilih pasangan calon nomor urut 2, Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka, dalam Pemilihan Presiden 2024.

Muhammad Ramli Rahim, Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan AMIN, mengemukakan bahwa ‘salam empat jari’ bisa saja menjadi bentuk protes rakyat terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diduga berupaya memenangkan pasangan calon tertentu.

Ramli menekankan bahwa gerakan ‘salam empat jari’ muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran dan langkah-langkah ‘sang raja’, yang dalam konteks ini merujuk kepada Presiden Jokowi.

Dalam analogi permainan catur, Ramli menyatakan bahwa ketika ‘raja’ mulai bergerak lebih aktif, itu menandakan bahwa situasi skakmat semakin dekat, sementara ketika ‘raja’ tetap diam, itu menunjukkan kestabilan dan kekuatan.

Gerakan ‘salam empat jari’, menurutnya, merupakan reaksi terhadap tekanan yang dihasilkan oleh ‘raja’ atau penguasa, dan merupakan pertanda akan munculnya perubahan.

Sementara itu, Anies Baswedan memberikan tanggapan terkait fenomena ‘salam empat jari’ saat melakukan kampanye besar di Bandung.

Anies menegaskan bahwa penting untuk menunggu hasil pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang sebelum membuat kesimpulan.

Menurutnya, yang terpenting adalah menghormati kehendak sebenarnya dari rakyat, yang akan terungkap melalui hasil pemilihan tersebut.

Megawati Sebut Ada Indikasi Kecurangan Pemilu 2024, Gibran Tantang untuk Buktikan: Laporkan Kalau Ada Bukti!

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mempersilahkan siapapun pihak yang merasakan adanya kecurangan agar melaporkan ke pihak berwenang.

Gibran menantang adanya pembuktian terkait tudingan kecurangan yang dimaksud.

“Ya dibuktikan saja kalau ada kecurangan-kecurangan dan dilaporkan saja,” kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11/2023).

Pernyataan Gibran untuk menanggapi pidato Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang menyebut adanya indikasi kecurangan pada Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Megawati dalam siaran di YouTube PDI-P, Minggu (12/11/2023).

Sementara itu soal tudingan bahwa aparat tidak netral karena mendukung paslon Prabowo-Gibran, putra sulung Presiden Jokowi ini meminta agar melaporkan apabila ada bukti terkait tudingan yang dimaksud.

“Ya dilaporkan aja kalau ada bukti-bukti (tidak netral),” ucap Gibran.

Sebelumnya, Megawati membuat pernyataan soal adanya indikasi kecurangan pada Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Megawati merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 terkait syarat usia calon presiden dan wakil presiden yang menimbulkan kontroversi. Putusan MK dinilai cacat karena sarat dengan nepotisme.

“Jangan biarkan kecurangan Pemilu yang akhir ini terlihat sudah mulai akan terjadi lagi,” kata Megawati dikutip dari siaran di YouTube PDI-P.

Megawati mengatakan, apa yang terjadi di MK menyangkut putusan perkara tersebut menyadarkan semua pihak mengenai adanya manipulasi hukum.

Megawati meminta semua pihak untuk terus mengawal Pemilu 2024 untuk meminimalisir praktik kecurangan.

“Jangan lupa, kita adalah bangsa pejuang. Kita bangsa yang mampu mengatasi berbagai cobaan sejarah,” kata Megawati.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo Ogah Pecat Gibran

IDPOST.CO.ID – Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan pihaknya tidak akan memecat Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut menyikapi Wali Kota Solo itu maju sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto.

Ditegaskannya pihaknya tidak akan memecat Gibran, namum mempertanyakan etika putra sulung Jokowi.

“Saya tidak akan memecat, namun etika,” katanya.

“Etika ketika Mas Gibran mau mencalonkan wali kota itu syaratnya harus punya KTA PDIP,” lanjutnya.

FX Rudy menceritakan saat Gibran datang ke DPC untuk membuat KTA sebagai syarat pendaftaran maju Pilkada.

“Sangat ingat 9 September 2019 datang ke DPC buat KTA, lalu paginya buat mendaftar,” ucapnya.

Seusai Gibran mendaftar sebagai cawapres ke KPU, menurut FX Rudy sudah bukan menjadai kader.

“Secara otomatis sebagai kader PDIP sudah selesai setelah mendaftar jadi cawapres di KPU,” ucapnya.

“Saya pun menyarankan dengan hormat supaya ibu tidak dinilai bermain dua kaki dan Pak Jokowi juga dinilai bermain dua kaki,” ujarnya.

“Maka mestinya karena ini etika saya sarankan untuk KTA dikembalikan atau membuat surat pengunduran diri,” ungkap dia.

BMI Menilai Dibanding Figur Lain, Gibran Jauh Lebih Memiliki Etika dalam Berpolitik

IDPOST.CO.ID – Sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) menilai Gibran Rakabuming Raka sosok figur berkualitas.

Hal tersebut terlihat saat putra Jokow Widodo atau Jokowi bertemu dengan Ketua Umum Pratai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebelum bertemu AHY, Gibran lebih dulu menemui Zulkifli Hasan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) dan Anis Matta Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora).

Farkhan menilai apa yang dilakukan Gibran telah mematahkan asumsi para politisi senior yang seringkali merendahkan kualitas kepemimpinan anak muda.

Bahkan kata Farkhan moralitas politik Gibran jauh lebih baik dibanding para figur politisi senior.

“Gibran bisa menempatkan diri untuk mengedepankan politik santun, anak muda yang dipandang sebelah mata oleh banyak orang ternyata memiliki moralitas politik yang jauh lebih baik,” ucapnya.

Lebih lanjut Farkhan mengatakan, munculnya figur Gibran pada kontestasi Pelpres 2024 kali ini adalah momentum yang baik bagi bangsa Indonesia.

Selain dianggap sebagai figur yang mampu mewakili kelompok anak muda, Gibran juga mampu tampil apa adanya.

Gibran adalah paket lengkap anak muda yang pantas menjadi pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres mendatang.

“Gibran punya pengalaman kepemimpinan, punya kemampuan beradaptasi yang baik, terbukti pasca resmi diusung oleh Golkar untuk menjadi Cawapres Prabowo, Gibran tahu apa yang harus dilakukan, tidak hanya terhadap partai-partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM) tapi juga terhadap partai yang selama ini menaunginya, Gibran figur politisi muda yang mampu mengedepankan etika politik yang santun,” tutur Farkhan.

Hal tersebut membuktikan bahwa pemimpin muda juga harus memiliki kualifikasi, pengetahuan, dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas-tugas kepemimpinan yang kompleks.

“Ini harus dilihat sebagai modal yang baik pada diri Gibran,” kata Farkhan.

Farkhan juga berharap agar Koalisi Indonesia Maju segera menetapkan Gibran sebagai Cawapres Pendamping Prabowo.

Agar kader BMI di seluruh Indonesia bisa cepat bergerak untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

Silaturahmi dan Dukungan: Gibran Rakabuming Raka dan Elite PBB

IDPOST.ID – Hari ini, sejumlah peristiwa menarik terjadi di ranah politik nasional, ketika Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memutuskan untuk menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.

Kedatangan Gibran ini menuai perhatian karena menjadi sorotan utama terkait isu calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres mendatang.

 

Menurut keterangan yang diperoleh dari Yusril Ihza Mahendra, Gibran tiba di rumahnya di kawasan Kebayoran, Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB pada hari Sabtu sore.

 

Yusril menyebut pertemuan tersebut sebagai pertemuan silaturahmi biasa, meskipun sejumlah pihak berspekulasi tentang motif sebenarnya di balik kunjungan tersebut.

“Jam 4 tadi di rumah saya di Kebayoran. Silaturahmi saja,” ujar Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan melalui pesan singkat, menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam kerangka silaturahmi biasa.

Walaupun begitu, pertemuan tersebut berlangsung cukup lama, yakni sekitar 45 menit.

Ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya dibicarakan oleh Gibran dan Yusril selama pertemuan tersebut.

Kehadiran Gibran di Jakarta pada hari itu tidak hanya untuk bertemu dengan Yusril Ihza Mahendra.

Ia sebelumnya menghadiri rapat pimpinan nasional Partai Golkar di kantor DPP Golkar.

Partai yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto tersebut telah secara resmi mengusulkan Gibran sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres mendatang.

Gibran sendiri telah menanggapi usulan dari Partai Golkar ini dengan komitmen untuk menindaklanjuti putusan rapimnas Golkar bersama Prabowo.

Ini membuka jalan bagi pembentukan koalisi yang semakin kuat di sekitar Prabowo, yang saat ini terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Gelora, dan Garuda.

Dalam suasana politik yang semakin memanas menjelang Pilpres 2024, pertemuan Gibran dengan Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu titik fokus perhatian publik.

Apa yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut dan apa implikasinya terhadap dinamika politik nasional yang sedang berkembang, masih menjadi tanda tanya besar.

Publik akan terus mengawasi perkembangan selanjutnya dalam perjalanan politik di Tanah Air.

Golkar Usung Gibran Jadi Cawapres, Cak Imin : Selamat Mas?

IDPOST.CO.ID – Bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar atau Cak Imin beri ucapan selamat kepada Gibran Rakabuming Raka.

Wali Kota Surakarta itu secara resmi oleh Partai Golkar dideklarasikan sebagai bacawapres mendampingi Prabowo Subianto, Sabtu 21 Oktober 2023.

Seusai menjalani tes kesehatan, Cak Imin memberikan ucapan selamat kepada putra Jokowi itu sebagai cawapres.

“Selamat kepada Mas Gibran,” katanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Cak Imin pun menyatakan siap berhadapan dengan Prabowo-Gibran jika nantinya resmi jadi capres-cawapres.

“Kita pokoknya yang penting Amin (Anies-Cak Imin) siap,” tegasnya.

Sementara itu, Anies enggan berkomentar soal kabar tersebut. Dia mengaku selama menjalani pemeriksaan kesehatan tidak membuka handphone.

“Kami di dalam belum buka hape,” ujarnya.

Emrus Sihombing Sebut Yusril Bisa Dipasangkan dengan Siapa Saja Jadi Bacawapes

IDPOST.CO.ID – Pengamat komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, menilai nama Yusril Ihza Mahendra lebih munjual sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres).

Selain itu katanya, nama Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu lebih menjual dari para Gibran Rakabuming Raka dan bacapres lainya.

Yusril menerutnya, merupakan sosok yang memiliki kapabilitas, profesionalitas, leadership dan pengalaman pengelolaan pemerintahan.

“Jika kita melihat secara jujur, ada salah satu sosok yang memiliki kapabilitas, profesionalitas, leadership, manajerial, pengalaman pengelolaan pemerintahan dan sebagainya, yaitu Yusril Ihza Mahendra,” katanya, Jumat13 Oktober 2023.

Bahkan ia juga menilai kalau dengan pengalaman yang dimiliki Yusril Ihza Mahendra, ia cocok dipasangkan dengan siapapun.

“Yusril cocoknya mendampingi Ganjar atau Prabowo?. Menurut hemat saya, Yusril Ihza Mahendra sangat tepat berpasangan dengan Prabowo,” ucapna.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihakna siap mejadi bacapesalternatif.

“Apabila Koalisi Indonesia Maju saat menentukan cawapres menemukan jalan buntu atau deadlock, saya bisa menjadi alternatif pilihan,” katanya.

Dijelaskanya, didalam internal Koalisi Indonesia Maju menentukan siapa cawapres bukanlah hal yang muda.

Sebab lanjutnya, dinamika yang terjadi didalam intenal selalu ada tarik menarik untuk menentukan usulan nama diajukan.

“Memang di koalisi ini kekuatan tarik-menarik cukup besar,” katanya.