Pemulangan Jemaah Haji Embarkasi Solo: 13.297 Jemaah Telah Tiba di Tanah Air

IDPOST.ID – Operasional pemulangan jemaah haji Embarkasi Solo memasuki hari ke-11. Hingga Senin (23/6/2025) pukul 06.00 WIB.

Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi melaporkan bahwa sebanyak 13.297 jemaah dari 37 kloter telah tiba kembali di Tanah Air.

“Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi mencapai 34.047 jemaah dalam 95 kloter,” katanya.

Ia mengatakan, untuk hari ini, Senin (23/6), dijadwalkan akan tiba tiga kloter jemaah, masing-masing, kloter 37: tiba pukul 04.00 WIB asal Kabupaten Grobogan, kloter 38, tiba pukul 14.55 WIB asal Kabupaten Grobogan, Kota Salatiga, dan Kabupaten Demak dan kloter 39, tiba pukul 21.05 WIB asal Kabupaten Demak

PPIH juga mencatat, hingga saat ini, jumlah jemaah yang wafat mencapai 44 orang. Sementara itu, jemaah sakit di Tanah Suci sebanyak 100 orang.

Di Embarkasi Solo, tercatat 5 jemaah sedang menjalani perawatan, dengan rincian, 2 orang dirawat di RSU Boyolali, 2 orang di RSUP Surakarta, dan 1 orang di RSUD Dr. Moewardi Solo.

“PPIH Embarkasi Solo terus mengupayakan pelayanan terbaik bagi para jemaah agar proses pemulangan berjalan aman dan nyaman,” terangnya.

Kemenag: Sanksi Berat Menanti Jemaah yang Gunakan Visa Non-Haji ke Tanah Suci

IDPOST.COID – Menjelang musim keberangkatan ibadah haji tahun 2025, Kementerian Agama (Kemenag) kembali menegaskan pentingnya bagi masyarakat Indonesia untuk tidak menggunakan visa selain visa haji saat melaksanakan perjalanan ke Tanah Suci.

Visa seperti ziarah, wisata, atau pekerja yang dipakai untuk berhaji dinyatakan ilegal menurut hukum dan syariat.

Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin, menekankan bahwa mematuhi aturan legalitas visa akan memberikan kemudahan bagi para jemaah dalam proses masuk ke Arab Saudi serta selama pelaksanaan ibadah haji.

“Kami mengingatkan agar tidak menjadi jemaah yang menggunakan jalur ilegal karena hal tersebut berpotensi merugikan diri sendiri dan pihak lain serta tidak membawa manfaat,” ujar Kamaruddin pada Minggu, 20 April 2025.

Ia juga memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap tawaran berhaji tanpa antrean dengan harga murah yang biasanya melibatkan penggunaan visa ilegal. Praktik ini bisa menimbulkan masalah serius bagi para calon jemaah.

“Kami sangat menyarankan agar masyarakat tidak mengambil risiko dengan cara-cara yang melanggar aturan karena dampaknya sangat merugikan,” tambahnya.

Penggunaan visa non-haji untuk melakukan ibadah haji bukan hanya bertentangan dengan peraturan hukum tetapi juga dapat berakibat sanksi berat dari pemerintah Arab Saudi seperti deportasi, denda besar, hingga larangan memasuki wilayah suci di masa depan.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri RI juga telah mengeluarkan himbauan resmi kepada calon jemaah untuk selalu menggunakan jenis visa resmi sesuai ketentuan Kerajaan Arab Saudi.

Arab Saudi menerbitkan beberapa jenis visa namun hanya empat kategori yang sah digunakan oleh jemaah haji: pertama adalah visa haji reguler dan khusus; kedua adalah visa mujamalah; ketiga adalah visa furoda; dan keempat adalah visa dakhili.

406 CJH, Resmi Diberangkatkan Oleh Bupati Sampang

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Sebanyak 406 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, secara resmi berangkat dari pendopo trunojoyo Jl. Wijaya Kusuma.

Pemberangkatan CJH tersebut dilepas langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi oleh Wakil Bupati Sampang dan Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sampang, pada jam 09.00 WIB, Selasa (23/05/2023).

Sejak selasa pagi depan pendopo trunojoto dipadati oleh CJH Sampang yang di antar oleh rombongannya, selain itu nampak sejumlah bus berjejer panjang yang akan membawa CJH tersebut ke asrama haji Surabaya.

Sebelum CJH Sampang itu berangkat, Bupati Sampang bersama Wabup, memasuki bus yang ditumpangi oleh CJH, mereka berdua bersalaman satu persatu pada CJH yang akan melaksanakan ibadah haji.

Kemudian, Bupati H. Slamet Junaidi dan Wabup H. Abdullah Hidayat berdiri berjejer ditempat yang sudah disediakan oleh panitia. Nampak hadir juga
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro, Dandim 0828/Sampang Letkol Suprobo Harjo Subroto, Ketua PN Sampang, Perwakilan Kajari Sampang serta Kepala Kemenag Sampang Abdul Wafi.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi berpesan pada CJH agar menjaga kesehatannya, selama melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah, ia juga berpesan agar mendoakan Kabupaten Sampang.

“Kami sampaikan selamat beribadah, dan jaga kesehatan fisik selama di Makkah, kami titip juga doa’ kan Kabupaten Sampang,” ujarnya.

Kemudian secara resmi ia melepas CJH tersebut, dengan mengibafkan bendera pelepasan sambil menyatakan selamat jalan dan selamat sampai di Tanah Suci Makkah, dan semoga mendapatkan predikat haji yang Mabrur/Mabruroh.

“Semoga ibadah haji yang akan dijalankan berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

Kemudian, seperti yang diberitakan sebelumnya pada waktu pembekalan, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Abdul Wafi menyatakan, jumlah total akhir CJH Sampang sebanyak 406 orang, terdiri dari 199 laki-laki dan 207 perempuan.

“CJH Sampang berangkat pada tanggal 23 Mei 2023  dan diperkirakan masuk asrama haji Surabaya sekitar jam 13.15 Wib,” ungkapnya.

Menurutnya, CJH yang berangkat 30 persen merupakan lansia bahkan ada yang berusia 85 tahun ke atas, sedangkan yang termuda yaitu umur 20 tahun.

“Untuk persyaratan CJH sudah lengkap semua baik itu kesehatan, paspor, dan vaksinasi,” ucapnya.***