Ning Lia Apresiasi Kontribusi Kemenag Jatim Saat Jalan Santai Hari Santri

IDPOST.CO.ID – Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Surbaya usai digelar semuanya. Kini menyisakan apresiasi dan evaluasi.

Seperti pendapat Sekretaris MUI Jatim, Lia Istifhama menilai, semua acara Hari Santri Nasional 2023 patut diapresiasi. Terutama giat Jalan Santai buah hasil kolaborasi PBNU, Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemprov Jatim.

Menurut Ning Lia itu, Kemenag membuktikan jika mereka tidak hanya fokus dalam bidang pendidikan dan pelayanan haji semata, juga mampu berkontribusi di acara kemasyarakatan.

“Acara yang diikuti lebih dari satu juta peserta jalan santai tersebut, tak lepas dari komitmen pelayanan tulus yang dilakukan Kemenag Jatim,” kata Ning Lia, Senin (23/10/2023).

Aktivis perempuan Nahdliyin itu menuturkan, keterlibatan aktif Kemenag, khususnya Kemenag Jatim menambah nilai plus dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Contoh saat jalan santai, Kemenag sangat kompak menghadirkan rombongan besar dari setiap kabupaten kota untuk turut menyemarakkan hari santri. Lebih semarak lagi, karena Kemenag juga berpartisipasi dalam doorprize,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Husnul Maram mengatakan, hal tersebut dilakukan sesuai motto ‘Ikhlas Beramal’ yang harus diaplikasikan setiap waktu.

Ia menjelaskan, pada giat jalan santai dalam rangka Hari Santri itu, pihaknya mendatangkan puluhan bus dengan ratusan ribu peserta dari Kemenag wilayah.

“Kami dari Kemenag Jatim telah menginstruksikan hadirnya para peserta jalan santai yang berasal dari Kemenag kabupaten/kota, para penyuluh, pemilik KBIH, serta pondok pesantren yang menjadi mitra Kemenag selama ini,” ungkap Husnul Maram.

Diketahui, selama ini Kemenag hanya terus fokus mengurusi pelayanan dalam hal pendidikan serta ibadah haji dan umroh bagi masyarakat muslim.

Upacara Hari Santri 2023, Bupati Blitar Ajak Jihad Intelektual

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023 di Alun-alun Kanigoro, Minggu, 22 Oktober 2023.

Dalam upacara tersebut, Bupati Blitar Rini Syarifah bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar menyebut kalau santri merupakan penjaga paling depan dalam perang melawan kebodohan, dan ketertinggalan.

“Mereka adalah pejuang ilmu pengetahuan yang tidak kenal lelah, mengejar pengetahuan dan kebijaksanaan sebagai senjata utama,” ucapnya.

“Inilah jihad intelektual. Untuk itu para santri harus terus membela nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan pengetahuan,” lanjutnya.

Bupati juga mengatakan kalau santri adalah teladan dalam menjalani jihad ini.

“Dengan buku sebagai senjata dan pena sebagai tongkat kebijaksanaan, mereka memperdalam ilmu dan menyebarkan cahaya pengetahuan,” ucapnya.

“Santri ibaratnya adalah mata air yang memiliki karakter-karakter mulia, kebaikan, rendah hati, dan kasih sayang,” tuturnya.

Bupati berharap santri terus bisa membaktikan diri pada masyarakat. Mengingat tugas, pekerjaan masih sangat banyak, mulai pemberdayaan ekonomi masyarakat, stunting, buta aksara, dan masalah social lainnya.

“Saya optimis, bersama santri seluruh pekerjaan rumah tersebut dapat tuntas,” tutupnya.

Jokowi Sebut Santri Merupakan Pilar Kekuatan Bangsa

IDPOST.CO.ID – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut kalau santri merupakan pilar kekuatan bangsa.

Hal tersebut disampaikanya dihadapan puluhan ribu santri yang memadati lapangan Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu 22 Oktober 2023.

“Santri pilar kekuatan bangsa, pondasi kekokohan bangsa, sudah terbukti sejak zaman perjuangan,” katanya.

Menurut Presiden Joko Widodo, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, ada 36 ribu pesantren di Indonesia. Hal itu menjadi sebuah kekuatan besar.

“Jumlah pesantren yang sangat banyak menjadi kekuatan besar penentu masa depan bangsa, penentu lompatan kemajuan bangsa, dan penentu keberhasilan mencapai cita-cita,” pekik Presiden.

Presiden lalu mengenang awal adanya Hari Santri. Dikisahkan Presiden, hal itu bermula dari kunjungannya ke salah satu pesantren di Malang-Jawa Timur sebelum menjabat sebagai Kepala Negara. Saat itu, ada usulan dari para kiai dan santri untuk memutuskan adanya Hari Santri.

“Saat itu saya belum Presiden. Setelah terpilih jadi Presiden, permohonan yang saya ingat dari pesantren di Malang, kita kaji dan tindaklanjuti,” ktanya.

“Lalu kita putuskan adanya Hari Santri lewat Keputusan Presiden No 22 tahun 2015. Sejak itu kita punya Hari Santri,” tutur Presiden.

Gus Yahya Ajak Baca Satu Miliar Shalawat Nariyah

IDPOST.CO.ID – Momentum peringatan dan perayaan Hari Nasional Santri (HSN) 2023, menyedot perhatian banyak pihak.

Hal tersebut nampak dari sejumlah klaster yang mengiringi HSN dengan antusiasme warga melimpah.

Menyaksikan hal ini, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menjawabnya dengan mengajak warga hadir dalam agenda Semiliar Selawat Nariyah.

Semiliar Selawat Nariyah, masuk dalam kategori acara yang diyakini akan memenuhi rasa lapar ruhaniyah warga.

“Malam ini ba’da shalat isya’ berjamaah, akan dilaksanakan pembacaan satu miliar Shalawat Nariyah,” kata Gus Yahya, Sabtu 21 Oktober 2023 kepada pers di Surabaya.

Gus Yahya sendiri tampak antusias menyimak perkembangan setiap mata acara, hingga agenda tadi pagi, Jalan Sehat bersama jutaan warga di Jl Gebernur Suryo, Surbaya.

Sejak memasuki Oktober 2023, banyak pihak mengangankan dan menginginkan Oktober menjelma Bulan Santri, sebagaimana Juni bulan Bung Karno dan Desember Bulan Gus Dur.

Gus Yahya memberi penekanan tersendiri untuk klaster selawat ini. “Semiliar Selawat Nariyah ini akan dilaksanakan oleh seluruh warga Nahdlatul Ulama di seluruh daerah, utamanya juga adalah seluruh struktur NU di seluruh tingkat kepengurusan, Lembaga, Badan Otonom, Pondok Pesantren, dan seluruh unit bidang amaliyah NU, termasuk lembaga² pendidikan NU.”

Setelah meninggalkan Satu Abad NU yang telah menjelma limpahan barokah bagi warga NU dan bangsa Indonesia dan memasuki abad kedua NU, Gus Yahya berharap, Semiliar Selawat Nariyah bisa menjadi pagar yang melindungi warga dan umat manusia.

“Dengan pembacaan satu miliar Shalawat Nariyah ini, kita harapkan keberkahan dan kemaslahatan terlimpahkan kepada kita semua, Bangsa Indonesia,” ujar Gus Yahya.

Atas dasar manfaat dan tradisi baik berselawat, maka Gus Yahya menganjurkan agar kegiatan ibadah yang menjadi salah satu agenda unggulan HSN 2023, diikuti oleh segenap warga nahdliyin dan segenap umat Islam.

“PBNU menyerukan kepada seluruh warga NU dan juga seluruh umat Islam dari berbagai kalangan, untuk melaksanakan pembacaan Shalawat Nariyah ini,” seru Gus Yahya.

“Kapan itu? Ya hari ini, Sabtu, 21 Oktober 2023, dengan diawali Sholat Isya’ berjamaah, untuk kejayaan negeri,” ujar Gus Yahya.

Untuk di Surabaya, kagiatan Semiliar Selawat Nariyah akan dilaksanakan di Masjid Al Akbar, Surabaya.

Alasan Hari Santri 2023 Dipusatkan di Surabaya, Gus Yahya: Pusat dari Pertarungan

IDPOST.CO.ID – Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil atau Gus Yahya jelaskan alasan Hari Santri 2023 dipusatkan di Surabaya.

Gus Yahya menyebut kalau Surabaya tidak lepas dari sejarah Resolusi Jihad yang digaungkan para ulama pada 22 Oktober 1945.

“Saat itu, mereka berkumpul di Surabaya dan meminta pemerintah memobilisasi warganya untuk jihad fii sabilillah, mempertahankan NKRI dari upaya sekutu untuk menjajah kembali,” katanya.

Selain itu dijelaskanya, kalau Surabaya menjadi pusat dari pertarungan untuk mempertahankan NKRI.

“Surabaya menjadi pusat dari pertarungan mempertahankan NKRI. Peristiwa itu menjadi titik penting sebagai pondasi keberlangsungan proklamasi,” jelas Gus Yahya.

Ia berharap untuk tetap memperjuangkan perjuangan para pahlawan dan meneladani kepahlawanan mereka.

“Mari jangan sampai kejayaan yang telah diperjuangkan para pahlawan itu batal di masa depan karena kita tidak mampu meneladani kepahlawanan mereka,” tutupnya.

Gus Yahya Ingatkan Pentingnya Jihad Bagi Santri

IDPOST.CO.ID – Momentum Hari Santri 2023, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf sebut pentingnya peran santri dalam membangun negeri.

Hal tersebut disampaikan Gus Yahya sapaan akrabnya saat melepas Jalan Santai Hari Santri 2023 di Surabaya, Sabtu 21 Oktober 2023.

“Peran itu antara lain terwujud dari semangat jihad fi sabilillah yang sudah digelorakan sejak zaman perang kemerdekaan,” katanya.

Disebutkanya peran santri dalam jihad fii sabilillah diantaranya mempertahankan NKRI, menjaga Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945.

“Mari kita berjihad. Sebab negara ini didirikan dengan jihad. Masa depannya juga harua diperjuangkan dengan jihad. Jihad santri, jayakan negeri,” tegas Gus Yahya.

Negeri ini, kata Gus Yahya, tidak akan berjaya tanpa jihad dari warganya.

“Jihad yang dilandasi semangat kepahlawanan sebagaimana diteladankan para pahlawan demi tegaknya Indonesia,” ujarnya.