HUT Kemerdekaan RI ke 79, SITQON Sampang Gelar Istighosah di Pendopo Trunojoyo Dihadiri Kiyai Mamak dan H. Ab

IDPOST.CO.ID – Pengurus Cabang Silaturahim Ikhwan Akhwat Simpatisan Thariqat An-Naqsyabandiyah Gersempal (SITQON), menggelar Istighosah dan doa’ bersama di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura, Jatim.

Kegiatan istighosah dan doa’ bersama itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 79, yang dihadiri oleh Bakal Calon Bupati dan Wakil bupati Sampang, yaitu Kiyai Mohammad bin Mu’afi Zaini dan H. Abdullah Hidayat.

Selain itu hadir juga dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang, tokoh Ulama besar, dan ribuan Jamaah Thariqat An-Naqsyabandiyah.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan tenang, ribuan jamaah yang hadir mengikuti dengan khusyuk bacaan dzikir yang dilantunkan secara serentak.

Ketua Pengurus Cabang Sitqon Sampang H.Jatim dalam sambutannya menyatakan, kegiatan istighosah dan doa’ bersama itu merupakan kegiatan rutin tahunan sebagai langkah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurutnya, dalam momentum memperingati HUT Kemerdekaaan RI ke 79 itu sangat elegan bila diisi dengan kegiatan istighosah dan doa’ besama untuk mendoakan pahlawan yang telah gugur berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Ini baru pertama kali kita menyelenggarakan istighosah dan doa bersama di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang, dan kami sangat berterimakasih pada Pj Bupati Sampang, yang telah bekerjasama dalam mensukseskan acara ini. Kami juga sangat bangga karena kegiatan ini dihadiri oleh Kiyai Mamak dan H. Abdullah Hidayat (H.Ab),” jelasnya usai prosesi pelantikan pengurus PAC SITQON Kecamatan Kota Sampang, pada Minggu (18/08/2024).

Kemudian ditempat yang sama, Kiyai Mohammad bin Mu’afi Zaini berharap agar majelis tersebut terus berkembang dan maju, ia juga menyampaikan, majelis dzikir Sitqon tidak hanya bisa diikuti oleh orang yang sudah berbaiat thoriqoh saja, tapi juga bisa diikuti oleh orang-orang yang ikhlas dan cinta kepada Allah SWT.

“Saya berharap semoga Sitqon Sampang bisa terus maju dan berkembang,” tandasnya.

Ribuan Warga dan Kiai Gersik Putih Sumenep Akan Gelar Istighosah, Agar Laut Selamat dari Reklamasi

IDPOST.CO.ID, SUMENEP – Ribuan warga dan kiai serta sejumlah tokoh akan melakukan istighasah kubro di Masjid Zainal Abidin, Kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (27/5/2023) besok.

Dengan istghasah itu, warga setempat berharap agar lingkungan laut Gersik Putih selamat dari reklamasi laut yang akan dibangun tambak garam.

Rencana reklamasi laut oleh penggarap yang difasilitasi Pemerintah Desa Gersik Putih itu ditolak warga lokal karena dianggap mengancam lingkungan dan merusak ekosistem laut. Lahan pencahariaan warga yang biasa menangkap ikan dan mencari seafod serta rajungan juga terancam hilang.

Gejolak penolakan terhadap rencana reklamasi selama tiga bulan terakhir ini cukup memanas, bahkan sejumlah warga yang menolak dipolisikan ke Polres Sumenep. Pihak penggarap dan Pemerintah Desa ngotot menggarap dengan alasan objek kawasannya ber-sertifikat hak milik (SHM).

”Doa bersama atau Istighosah ini merupakan bagian dari ikhtiyar kami seluruh warga bersama para masyaikh dan aktivis lingkungan untuk menyelamatkan laut agar tidak dirusak. Sekaligus memohon agar tetap diberi keselamatan dan terjalin persaudaraan khususnya di Gersik Putih,” terang penanggung jawab kegiatan, Ahmad Siddik, Jum’at (26/5/2023).

Siddik menyebutkan, sekitar 4 ribu warga dari 4 Kecamatan wilayah Timur Daya yaitu Gapura, Dungkek, Batu Putih, dan Batang-Batang dalam doa bersama tersebut.

”Tentu, itu (kehadiran masyarakat luar Gersik Putih) sebagai bentuk solidaritas kepada warga Gersik Putih yang selama ini berjuang melawan privatisasi laut,” ungkapnya.

Jika tidak ada aral, ulama Kharismatik KH. Thaifur Ali Wafa, Rois Syuriah PCNU Sumenep KH Hafidzi Syarbini, dan Ketua PC NU Sumenep serta sejumlah kiai se Tmur Daya akan hadir membersamai warga di istighasah.

”Tentu KH Fadloil Rois NU Gapura, KH Roji Fawaid Rois NU Dungkek, dan sejumlah Kiai sepuh lainnya seperti Kiai Maimun Busyrowi serta Kiai Haji Ali Mukafi juga akan hadir sekaligus menjadi pengundang,” terang Siddik.

Tokoh Masyarakat Desa Gersik Putih Saniman mengaku bersyukur atas kehadiran masyarakat dan Kiai-Kiai se-Timur Daya ditengah gejolak reklamasi laut yang terjadi di Desanya dengan menggelar istighasah.

Acara tersebut secara tidak langsung merupakan bentuk dukungan kiai dan ulama atas perjuangan warga Gersik Putih dalam menolak reklamasi laut untuk pembangunan tambak garam.

”Ini (Istighosah) menjadi kekuatan baru bagi masyarakat Gersik Putih khususnya untuk tetap kokoh berjuangan menolak reklamasi,” kata Saniman yang juga Ketua RW II Dusun Gersik Putih Barat Desa Gersik Putih ini. (Bsr)