Hari Koperasi Nasional, Kaum Muda di Jawa Tengah Dituntut Melek Finansial

IDPOST.ID – Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Jawa Tengah menggelar seminar dan workshop bertajuk Melek Finansial bagi kaum muda. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional, Sabtu (12/7), di Gedung GSJA Immanuel Boyolali.

Acara yang diinisiasi oleh Departemen Kaum Muda Daerah I Jawa Tengah GSJA bekerja sama dengan Badan Pengurus Daerah 1 Jawa Tengah ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Jawa Tengah bahkan luar daerah.

Ketua Departemen Kaum Muda, Pendeta Krishandrika Immanuel Raharjo mengatakan seminar ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan secara bijak.

“Kami ingin anak muda mengenal produk perbankan dan investasi, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan yang berintegritas,” ujarnya.

Seminar menghadirkan tiga pembicara dari latar belakang berbeda. Mereka adalah drh. Krishandrika Immanuel Raharjo (konsultan pribadi dan Ketua Pinsar Boyolali), Pdt. Eko Pranowo (pendeta, ASN, dan pelaku usaha), serta Lia Astuti (Financial Advisor Panin Sekuritas).

Para narasumber membahas topik mulai dari manajemen keuangan pribadi, literasi produk keuangan dan investasi, hingga strategi memulai usaha di tengah tantangan ekonomi global. Mereka juga menyoroti pentingnya integrasi antara nilai-nilai spiritual dan praktik bisnis yang etis.

Salah satu peserta, Enjely Queenata Sihombing, mengaku mendapatkan banyak insight dari kegiatan tersebut.

“Seminar ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan saya dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan sumber daya secara bijak,” katanya.

Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara berkala.

“Kami ingin kaum muda menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045, dengan literasi finansial yang kuat dan semangat wirausaha yang bertanggung jawab,” pungkas Krishandrika.

Dukung Prabowo-Gibran Sebagai Presiden, Ketua Umum DPP Tani Merdeka Kunjungi Sejumlah Posko di Jawa Tengah

IDPOST.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tani merdeka melakukan kunjungan maraton ke sejumlah posko tani yang sudah dibentuk disetiap Desa se Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi program-program Calon Presiden (Capres) Prabowo-Gibran untuk kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 14 Februari 2024.

Saat ini posko tani merdeka di Jawa Tengah yang sudah terbentuk sebanyak 5.800 posko atau 60 persen dari jumlah Desa di Jawa Tengah. Sedangkan posko yang sudah terbentuk hingga 100 persen hanya di Kabupaten Temanggung.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka Don Muzakir menyatakan, dimana ada petani disitu ada posko tani merdeka.

“Untuk itu saya sampaikan apresiasi pada seluruh DPC yang telah bekerja keras hingga sukses membentuk ribuan posko tani merdeka,” ujarnya, pada Senin (15/01/24).

Dalam sepuluh hari terakhir Don Muzakir mengaku telah mengunjungi sedikitnya 29 Kabupaten di Jawa Tengah untuk mengecek kesiapan posko dalam melaksanakan tugas-tugas posko untuk memenangkan Capres Prabowo-Gibran pada satu putaran di Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.

Sehingga dengan kunjungan itu, untuk memantapkan tugas-tugas posko sekaligus menyampaikan 17 program Prabowo-Gibran pada masyarakat.

“Dari 17 program tersebut yang paling utama adalah tentang penyaluran pupuk langsung pada petani dan makan siang minum susu gratis di sekolah,” jelasnya.

Kemudian, Ketua DPC tani merdeka Kabupaten Temanggung Prajoko menyampaikan, sasaran kunjungan di Temanggung ada 5 titik pertemuan, dimana pada setiap titik kumpul ada 100 anggota tani merdeka yang tergabung dari 4 kecamata.

“5 titik kunjungan tersebut yaitu posko tani merdeka Gendungan Kemloko Kranggan, posko Desa Joho Temanggung, posko Tlogowero Bansari, posko Muntung Candiroto dan posko Gedongsari Jumo”, terang Prajoko,” ucapnya.

Lebih lanjut Don Muzakir menyatakan, kegiatan posko terus dilaksanakan tidak hanya berhenti setelah Prabowo-Gibran jadi presiden dan wakil presiden, tetapi terus ikut mengawal program pupuk langsung petani.

Posko tani merdeka dijadikan ujung tombak perjuangan petani untuk mendapatkan hak- hak nya. Selain tugas sebagai garda depan, juga mensosialisasikan program-program Prabowo-Gibran.

“Selain itu, untuk mendata anggota petani merdeka di wilayahnya, dan menjadikan posko sebagai pusat informasi petani dan ikut menjamin semua petani mendapatkan hak nya untuk berkembang dan sejahtera,” terangnya.

Sementara, Petani Kaloran Kusriyoko menyampaikan terimakasih pada DPP tani merdeka yang telah peduli pada nasib petani, terutama masalah regulasi pupuk yang sangat dinantikan oleh petani.

“Yang saya harapkan posko itu benar-benar bermanfaat, utamanya bagi petani,” pintanya.

Penulis: Budhy Sanjaya

Jejak Dua Guru Bangsa Jadi Lakon Wayang Golek di Peringatan Hari Guru Boyolali

IDPOST.CO.ID – Semarakan Hari Guru ke 78 para pendidik di kalangan Muhammadiyah Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah gelar pentas wayang golek dan juga ditampilkan tokoh Punokawan.

Gelaran wayang golek pitutur dengan mengambil lakon, jejak dua guru bangsa dengan Dalang Mujiono yang juga Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Program Khusus (MPK) Banyudono.

Menurut Mujiono, dengan mengambil lakon jejak dua guru bangsa tersebut, bermaksud untuk meneladani dari kedua tokoh guru bangsa itu. Dimana, mereka berdua yakni Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Muhammad Hasyim Asy’ari telah mencerdaskan bangsa Indonesia.

“Jadi kami sengaja menggelar wayang golek di Hari Guru ini, ini bagian menyemarakan peringatan Hari Guru bersama para pendidik SD MPK Muhammadiyah. Kemudian dua guru itu perlu kita teladani,” katany, Minggu (26/11/2023).

Ia mengatakan, dengan kedua tokoh bangsa tersebut terjadi hubungan ukhuwah islamiyah terjalin dengan baik serta hubungan wathoniyah bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ya, dengan dua tokoh itu kita dapat terjalin dengan baik, mulai dari hubungan ukhuwah islamiyah serta wathoniyah,”ujar dia.

Putri Endri Astuti bagian waka kesiswaan SD MPK Banyudono mengatakan, bahwa para guru dapat membuktikan tidak hanya mengajar, namun juga dapat berkesenian. Dalam gelaran ini semua dari para guru.

“Kami buktikan bahwa guru tidak hanya bisa mengajar saja, tetapi juga bisa berkesinian. Ya, semua gelaran wayang golek ini guru. Jadi guru bisa dalang, bisa bernyanyi, semua yang terkait dengan ketrampilan harus bisa dikuasi oleh para guru,” kata dia.

Putri berharap, para generasi muda yang telah diberikan bimbingan oleh para guru dapat sukses semua belajar juga keseniannya.

“Harapan saya para generasi muda ini sukses semua dalam belajarnya dan trampil juga dalam berkesenian,” kata dia.

Pembongkaran Makam Kuno di Sawit Boyolali: Fakta Terbaru dari Mediasi

IDPOST.CO.ID – Paska dilakukan mediasi di Mapolsek Sawit, Boyolali, Jawa Tengah terkait pembongkaran makam kuno di Dukuh Klabang, Desa Jatirejo, Kecamatan Sawit pada Sabtu 25 November 2023 siang kemarin.

Sebanyak sembilan orang berjanji akan melakukan bongkar ulang makam kuno tersebut dengan disaksikan warga.

Pembongkaran ulang makam kuno di jadwalkan pada Senin 27 November 2023 dengan disaksikan warga setempat dan dilakukan pengamanan dari pihak kepolisian.

Dari sembilan orang tersebut, diketahui satu diantaranya adalah warga setempat yakni, Awik Prihantoro.

Menurut pengakuan Awik, kejadian pembongkaran makam kuno Kiai Klabang diawali dari kedatangan teman yang datang ke makam pada Minggu 5 November 2023 lalu.

“Teman saya itu ada empat orang yang datang ke makam tersebut kemudian memanggil saya, dari makam itu kata Mas Pendi ditemukan pecahan batu sejarah yang berlambang Purnomosidhi,” katanya saat ditemui di Mapolres Sawit, Sabtu kemarin.

Dengan ditemukan pecahan batu tersebut, kata Awik, teman-temanya penasaran dan dilakukan pengalian kubur.

Pembongkaran itu berlanjut pada Sabtu 18 November 2021 untuk mencari potongan batu nisan yang satunya.

“Sebelumnya teman saya juga izin saya, di makam itu ditemukan pecahan nisan, kemudian penasaran mencari batu satunya lagi. Tapi satu batu itu ada patah terus kita sambungkan,” ujar dia.

Di dalam kuburan kuno itu setelah dilakukan penggalian, ditemukan juga batu bata berukuran besar.

Lanjutnya, batu batu besar itu kemudian dibersihkan kemudian ditata kembali di makam kuno itu. Tujuanya agar rapi dan lebih tertata.

“Setelah melakukan pembongkaran dan penataan ulang kuburan, kemudian dilakukan ritual dengan doa bersama, setelah itu mereka berpamitan kepada saya juga ada Pak RW,” kata dia.

Aksi warga ini lantaran, adanya tudingan mengambil sebuah benda yang berada dalam kuburan kuno tersebut. Menurutnya nisan makam kuno tersebut bernama Purnomosidhi yang sudah berusia ratusan tahun.

“Sebenarnya saya tidak tahu makna yang sesungguhnya tentang nisan yang berada dalam kuburan itu, yang lebih tahu teman saya, kalau saya hanya membantu gali kubur itu, bantu pun saya juga full di makam itu, terkadang saya juga pulang, niat saya hanya memperbaiki,” jelas dia.

150 Seniman Bakal Dikerahkan dalam HUT DPRD Boyolali

IDPOST.CO.ID – Sebanyak 150 seniman di Boyolali Jawa Tengah bakal meramaikan Hari Jadi DPRD ke 73. HUT tersebut akan di laksanakan pada 29 Desember 2023 mendatang.

Sebelumnya pelaksanaan DPRD melalukan sosialisasi terhadap perwakilan Karang Taruna, forum OSIS, pengiat media sosial (medsos),Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan UMKM.

Ketua panitia HUT DPRD Boyolali Eka Wardaya mengatakan, rangkaian kegiatan sudah dimulai pada 21 November 2023 dengan penanaman pohon di sebelah Kantor Samsat Boyolali, kemudian pada 15 hingga 17 Desember akan digelar kejuaraan motor cross dan dilanjutkan lomba tenis meja yang akan digelar pada 22 sampai 24 Desember 2023.

“Kompetisi tenis meja dan motor cross tersebut untuk umum dan puncak acara HUT akan di lakukan rapat paripurna, dalam rapat paripurna akan ada pembukaan bazar. Pada tanggal 29 juga ada wayang kulit yang digelar di Patung Kuda dan menghadap ke selatan kemudian acara itu akan menutup jalan dari patung Susu Tumpah,” katanya, Rabu(15/11/2023).

Menurutnya, gelaran wayang kulit dalam angeda HUT DPRD tersebut sudah menjadi agenda rutin, hal itu sebagai wujud syukur DPRD Boyolali.

“Sifatnya tidak hanya hiburan, namun kita tahu bahwa wayang kulit tersebut tidak hanya tontonan namun juga berisi tuntunan. Tahun ini kami suguhkan cerita wayang kulit yang dikolaborasikan dengan Sendratari yang digelar pada 29 Desember,” ujarnya.

Kemudian pada 31 Desember 2023 mendatang akan dilaksanakan jalan sehat dan hiburan rakyat, selanjutnya pada saat tahun baru akan kesenian di lima lokasi yakni, di Kecamatan Musuk, Klego, Juwangi, Monumen Susu Murni, Alun alun Lor, dan pesta kembang api pergantian tahun di Tugu Jagung.

“Jadi dalam malam tahun baru nanti akan digelar acara meriah. Dalam pergantian tahun baru nanti akan ada kembang api. Kalau pada tanggal 31 Desember nanti akan dilaksanakan jalan sehat hiburan rakyat,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Boyolali Marsono, mengatakan, seluruh kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan memberikan ruang ekspresi serta meningkatkan perekonomian warga Boyolali.

“Semua kami layani, mulai dari generasi Baby Boomers, generasi X, Y, generasi Milenial, generasi Z dan Alpha. Semua akan dihibur kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Lanjutnya, dalam HUT DPRD tahun ini mengambil tema, Dengan Budaya dan Tradisi Boyolali Nyawiji. Tema tersebut dimaksudkan untuk memberikan contoh nyata dalam menjaga kerukunan, kekompakan dan keharmonisan seluruh masyarakat di kabupaten Boyolali.

“Bersama nyawiji menciptakan Boyolali yang kondusif. Dan mari kita sukseskan Pemilu 2024 dengan saling menghargai perbedaan, tidak mudah terpancing dengan issue yang berkembang melalui media apapun dan cara cara kotor,” katanya.

Dia mengharapkan masyarakat Boyolali dapat menjunjung tinggi keselarasan, keharmonisan, tetap guyub rukun, gotong royong, saling menghargai dan menghormati perbedaan.

“Sekali lagi, mari kita wujudkan Boyolali yang kondusif. Mari berpesta demokrasi dengan sehat dan guyub rukun,” kata dia.

Tingkatkan Pajak, Samsat Boyolali Bagi-bagi Esteh Jumbo Hingga Pameran Kendaraan

IDPOST.CO.ID – Untuk meningkatkan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), unit pengelolaan pendapatan daerah (UPPD) Samsat kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar pameran kendaraan roda dua dan roda empat selama 3 (tiga) hari yakni Senin (13/11) sampai dengan Rabu (15/11/2023).

Pameran kendaraan yang digelar di halaman Samsat tersebut disambut antusisas warga masyarakat wajib pajak.

Kepala UPPD Samsat Boyolali Agus Pranoto saat ditemui wartawan mengatakan, kegiatan pameran kendaraan tersebut untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus untuk menarik para wajib pajak kendaraan.

“Kami datangkan lima dealer kendaraan roda empat, sedangkan untuk roda dua kami datangkan empat dealer. Kegiatan ini untuk menarik para wajib pajak kendaraan bermotor,” katanya kepada wartawan,Senin(13/11/2023) di Samsat Boyolali.

Menurut Agus, sampai saat ini target capaian untuk kendaraan masih kurang, sehingga perlu dilakukan enovasi untuk menarik masyarakat.

“Sampai saat ini masih lumayan jauh dari target, Jadi saat ini kami melakukan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan pajak kendaran,” ujar dia.

Agus mengatakan, target untuk kabupaten Boyolali cukup besar, yakni Rp170 miliar lebih. Kemudian sampai saat ini sudah teralisasi sebanyak Rp132 miliar lebih atau 77,52 persen.

“Kalau untuk BBNKB targetnya Rp93 miliar lebih, sampai dengan hari ini sudah teralisasi sebanyak Rp62 miliar lebih atau 66,49 persen,” jelas dia.

Dikatakan Agus, untuk mengejar target tersebut, Samsat sudah berulang kali melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, mulai dari tingkat pedesaan serta tingkat kecamatan.

“Kami sering melakukan sosialisasi keberbagai tempat, seperti di tingkat desa serta kecamatan. Kami sempat melakukan enovasi seperti halnya memberikan esteh jumbo gratis untuk wajib pajak yang datang di Samsat ini,” kata dia.

Agus menambahkan, jumlah tunggakan sampai tahun ini sebesar Rp46 miliar lebih. Jumlah tunggakan ini terhitung dari lima tahun kebelakang.

“Kalau tunggakan cukup besar yakni mencapai Rp46 miliar lebih, namun jumlah itu terhitung lima tahun kebelakang,” ujar dia.

Pencari Rumput di Boyolali Temukan Mayat Bayi yang Dibungkus Plastik

IDPOST.CO.ID – Mayat bayi berjenis laki-laki di bungkus plastik ditemukan warga pada Sabtu (4/11/2023) siang.

Bayi tersebut ditemukan di Dukuh Bongkol Rt 02/01 Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.

Kejadian tersebut berasal saat Suminah sedang mencari rumput di ladang dan di pinggir jalan melihat bungkusan plastik berwarna putih kemudian setelah dibuka ternyata dalam plastik tersebut berisi bayi.

Karena merasa takut kemudian Suminah memberitahukan kepada anaknya bernama Muhammad Syahrul.

Setelah keduanya memastikan bahwa isi dalam plastik tersebut orok bayi kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Karanggede.

Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian Polsek Karanggede beserta Unit Inafis Satreskrim Polres Boyolali kemudian bergerak menuju lokasi.

Kemudian dilakukan visum selanjutnya mayat bayi tersebut dibawa ke Bidan Puskesmas Karanggede selanjutnya dibawa ke rumah sakit dr. Moewardi Surakarta untuk dilakukan pemeriksaan, mencari dan mengumpulkan bukti-bukti.

Kapolres Boyolali AKBP Petrus Silalahi mengatakan penyidik telah memeriksa dua orang sebagai saksi kasus penemuan mayat bayi, kemudian dilakukan pemeriksaan saksi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap modus aksi pidana ini.

“Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan dibungkus menggunakan plastik warna putih dan dibuang dipinggir jalan di wilayah Karangede tepatnya disebuah ladang,” ungkapnya, Sabtu (4/11/2023).

Ia mengatakan petugas kepolisian menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan mayat bayi tersebut dan langsung mengirim petugas ke tempat kejadian perkara.

“Pada saat ditemukan kondisi bayi sudah meninggal dunia,” kata Petrus.

Ia mengatakan mayat bayi tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit dr. Moewardi (RSDM) Surakarta untuk dilakukan otopsi.

“Kita masih menunggu laporan hasil otopsi dari tubuh bayi tersebut,” kata dia.

Kapolres juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya warga Karanggede dan Boyolali pada umumnya agar memberikan informasi sekecil apapun terkait kasus ini,

“Saya minta kepada seluruh masyarakat Boyolali apabila mendapatkan informasi adanya pembuangan bayi tersebut segera sampaikan ke kami, selanjutnya akan segera kami tindak lanjuti dan semoga segera terungkap kasus ini,“ pintanya.