Pembangunan Perumahan Subsidi di Jombang Diduga Langgar Tata Kelola Aset dan Lingkungan

IDPOST.CO.ID – Alih fungsi lahan pertanian di Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, semakin memperparah kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat. Lahan pertanian yang semakin menyusut akibat pembangunan perumahan subsidi oleh PT Aksan Karya Guna Mandiri Jaya ini menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya sumber penghidupan warga yang selama ini bergantung pada pertanian.

Lebih parahnya, akses masuk perumahan subsidi tersebut menggunakan aset milik Pabrik Gula Gempolkerep Mojokerto di bawah naungan PTPN X, yang dulunya merupakan jalur rel kereta lori pengangkut tebu saat panen. Penggunaan aset ini tanpa kejelasan izin menimbulkan pertanyaan serius mengenai legalitas dan tata kelola aset publik.

Di lokasi pembangunan, puluhan kendaraan dump truck pengangkut tanah uruk lalu lalang tanpa kendali, menyebabkan jalan raya di depan Puskesmas Blimbing penuh dengan sisa tanah yang menempel. Kondisi ini menimbulkan debu yang sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara serta pasien Puskesmas, namun tidak ada tindakan nyata untuk mengatasinya.

Sekretaris Desa Blimbing, Maksum, ketika diminta keterangan, justru enggan memberikan penjelasan dan hanya menjawab singkat, seolah menutup mata terhadap masalah yang ada. “Saya tidak ikut-ikut, hanya melihat, silakan tanya Bu Lurah,” ujarnya pada Kamis (15/5/2025).

Salah seorang warga setempat, seperti DR, menegaskan bahwa jalan masuk perumahan memang milik Pabrik Gula Gempolkerep Mojokerto dan dulunya adalah jalur kereta lori. Namun, kini jalan tersebut dimanfaatkan secara semena-mena untuk kepentingan pembangunan tanpa memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.

Sedangkan salah seorang pengguna jalan, Priadi, mengeluhkan kondisi jalan yang kotor dan berdebu akibat tanah yang menempel di ban truk dan jatuh ke aspal. Ia menegaskan bahwa jika benar-benar memahami AMDAL dan pengelolaan lalu lintas, kondisi seperti ini tidak seharusnya terjadi. “Tanah yang menempel di ban truk harus dibersihkan dan disiram agar tidak mengganggu pengguna jalan lain,” pintanya.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi kepada Pemkab Jombang terkait perizinan pembangunan dan kepada pihak PTPN X mengenai penggunaan aset sebagai pintu gerbang perumahan subsidi serta developer masih belum membuahkan hasil. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan akan adanya praktik yang tidak transparan dan merugikan masyarakat serta lingkungan sekitar.

Pesan PJ Bupati Jombang Saat Buka Pelatihan Relawan Kebencanaan Ride N Camp ke 3 RAPI

IDPOST.CO.ID – PJ Bupati Jombang Sugiat pimpin apel Pelatihan Relawan Kebencanaan Ride N Camp ke 3 RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia).

Pelatihan relawan tersebut digelar di Lembah Giri Gunung Kuncung, Kecamatan Wonosalam, Sabtu 25 November 2023.

Dalam sambutannya PJ Bupati Jombeng menyampaikan pentingnya mitigasi dalam penanganan suatu bencana.

“Mitigasi menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. Baik bencana alam maupun bencana non alam,” katanya.

“Pelatihan ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran, bencana puting beliung dan mengatasi berbagai hal, yang kunci utama adalah mitigasi,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada para relawan pelatihan kebencanaan agar tidak hanya fokus pada bencana alam saja, namun juga bencana sosial juga harus mendapatkan penanganan yang serius.

“Yang paling penting para peserta di harapkan mengutamakan faktor keamanan baik personel maupun materiil. Karena salah satu kunci kesuksesan suatu kegiatan adalah keamanan personel dan materiil,” ucapnya.

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial di Jombang

IDPOST.CO.ID – Pemprov Jatim menyalurkan sembilan bantuan sosial secara bersamaan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Minggu 17 September 2023 sore.

Bantuan tersebut langsung disalurkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah mengatakan kalau bantuan tersebut merupakan wujud intervensi pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat

“Selain untuk memperkuat daya beli masyarakat, seluruh bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan suntikan di tengah meningkatnya harga bahan pokok yang sedang terjadi,” katanya.

Selain itu ia juga menyabut kalau setelah mendapatkan bantuan, masyarakat bisa membeli beberapa bahan pokok dan komoditi pangan lainnya yang ada di Pasar Murah.

“Setelah menerima bantuan masyarakat bisa membeli beberapa kebutuhan pokok di Pasar Murah yang kami selenggarakan. Harganya tentu di bawah harga pasar,” ucapnya.

Adapun bantuan yang diberikan, pertama Bantuan Kemiskinan Ekstrem yang dibagikan kepada 650 penerima.

Tiap orang penerima mendapatkan Rp1,5 juta. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 30 orang penerima.

Kedua, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah kepada 630 orang.

Disalurkan secara simbolis diserahkan kepada 20 orang penerima yang masing-masingnya menerima senilai Rp1,5 juta per orang.

Ketiga, Bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 104 penyandang disabilitas di Jombang.

Bantuan diserahkan secara simbolis diserahkan kepada 4 orang penerima.

Tiap penerima memperoleh hak bantuan sejumlah Rp900 ribu per tahap, ditambah alat bantu disabilitas berupa kursi roda standar untuk 1 orang penerima.

Keempat, diserahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus kepada 417 penerima.

Bantuan tersebut secara simbolis dibagikan kepada 50 orang lansia sejumlah Rp. 500 ribu per tahap.

Kelima Bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) diberikan kepada 102 penerima yang secara simbolis diserahkan kepada 10 orang penerima dengan nilai Rp3 juta per orang.

Keenam bantuan untuk 20 orang Tagana sejumlah Rp750 ribu per triwulan, dan ketujuh Bantuan untuk 10 orang TKSK sejumlah Rp1,5 juta per triwulan.

Selain itu Gubernue Jatim juga menyerahkan bantuan zakat produktif dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jatim kepada 100 pengusaha ultra mikro.

Dimana masing-masing penerima mendapatkan Rp500 ribu

Jalin Silaturahmi, PSHT Ranting Ploso Gelar Halal Bihalal

IDPOST.CO.ID, JOMBANG – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kec. Ploso Cabang Jombang, pusat Madiun menggelar kegiatan ‘Halal Bihalal’ untuk menjalin tali silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar anggota. Bertempat di SDN Losari, Jl. Dr.Sutomo 56 Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Hadir dalam kegiatan halal bihalal tersebut antara lain Ketua Ranting dan pengurus,  Sekretaris Cabang, Ketua Dewan Cabang, Danramil Ploso bersama anggota, Kapolsek Ploso dan anggota, Pamter, para undangan dari TNI dan POLRI, serta siswa dan warga PSHT dari 13 rayon/sub rayon Ranting Ploso berjumlah kurang lebih 200 orang.

Ketua PSHT Ranting Ploso, Anang Winarko dalam sambutannya mengajak kembali ke jati diri PSHT yang mengutamakan Persaudaraan. Jaga ajaran dan nama baik PSHT. Hidupkan organisasi jangan pernah mencari hidup di organisasi.

“Terima kasih kepada seluruh warga PSHT khususnya Ranting Ploso, atas kerjasama hingga terselenggaranya acara ini. Harapan saya dengan kegiatan ini kita dapat perkuat silaturahmi dan persaudaraan antar anggota sehingga kedepannya mampu menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Ploso,” tuturnya pada jurnalis Idpost, Rabu, (3/05/2023).

Sementara Ketua Dewan PSHT Cabang Jombang, Kangmas Subiyantoro dalam sambutannya meminta kepada warga PSHT melakukan hal-hal positif dan meninggalkan yang negatif seperti miras, narkoba,  konvoi, tawuran.

“Mari kita buat hal – hal yang positif, kerja sama antar perguruan dengan giat sosial di masyarakat agar tetap terjaga citra PSHT. Saya juga tegaskan saat ini tidak ada PSHT P16, P17, maupun PSHT abal – abal, yang ada hanya satu, PSHT Pusat Madiun,” ucapnya.

Danramil 0814 / 06 Ploso, Jombang, Kapten Inf. Nasrullah menyampaikan terima kasih perguruan PSHT maupun Paguyuban Pencak Silat ( PPS ) di Kecamatan Ploso sangat harmonis, sangat guyub dalam segala kegiatan yang ada.

“Dengan adanya PPS sangat kongkrit bisa membantu muspika menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. belajar beladiri adalah untuk bela bangsa yang di gunakan untuk hal – hal positif, dan tentunya selalu bersinergi dengan 3 pilar, TNI – Polri dan Pemerintahan. Saling koordinasi dan kerja sama agar tetap terjaga citra dan nama baik perguruan” tuturnya.

Teguh