Diduga Rusak Laut Gersik Putih Sumenep, Warga Polisikan Kades dan Penggarap

IDPOST.CO.ID, SUMENEP – Reklamasi laut untuk pembangunan tambak garam di kawasan pantai Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur, yang dilakukan oleh penggarap atau investor dan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat berbuntut panjang.

Reklamasi laut yang dibangun tambak garam oleh penggarap dan Kades tidak hanya mendapat penolakan dari warga Desa Gersik Putih, kali ini  warga melaporkan ke Polres Sumenep atas kasus dugaan merusak kawasan lindung.

”Tertanggal 31 Mei 2023 kemarin, saya bersama warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) telah mendatangi Polres untuk melaporkan atau mengadukan atas dugaan merusak kawasan lindung yaitu laut di Gersik Putih,” terang Panasihat Hukum Gema Aksi, Marlaf Sucipto, Kamis (1/6/2023).

Dihadapan penyidik Satuan Reskrim Polres Sumenep, Gema Aksi bersama Panasihat hukumnya menyampaikan kronologis kejadian dugaan pengrusakan kawasan lindung dan upaya penolakan warga. Sejumlah bukti berupa atas kerusakan kawasan lindung tersebut juga disertakan ke Polres.

Sesuai Nomor Laporan/Pengaduan: LPM/71/SATRESKRIM/V/2023/SPKT Polres Sumenep tanggal 31 Mei 2023 tiga unsur sebagai terlapor yaitu Mohab representasi Pemdes Gersik Putih dan pemilik Sertifikat Hak Milik (SHM) di atas pantai/laut yang telah merencanakan reklamasi.

”Lalu H. Masdura Yuhedi selaku pihak penggarap yang sudah memulai melakukan penggarapan reklamasi pantai tapi terus ditolak dan ditentang oleh masyarakat yang menolak reklamasi,” ungkapnya.

Pelaku diuga kuat melanggar Pasal 69 ayat (1), Pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, jo. Pasal 52 ayat (2) huruf a, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan Pasal 27 ayat (1) huruf a, Pasal 28 huruf b, Pasal 30 ayat (1) huruf a dan ayat (2) huruf g Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 12 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumenep Tahun 2013-2033.

Marlaf menyatakan, langkah hukum ini guna mengimbangi laporan atau pengaduan Masdura Yuhedi yang telah melaporkan atau mengadukan sebagian warga yang tergabung dalam GEMA AKSI dalam dugaan penyanderaan ponton dan eksavator yang peristiwanya pada 14 April 2023. Saat peristiwa itu pihak yang pro reklamasi memasukkan ponton dan eksavator untuk mereklamasi pantai/laut.

Selain itu, guna mengimbangi laporan/pengaduan Horri atas dugaan hilangnya perahu, di mana, informasi ini diketahui dari penyidik yang menangani laporan/pengaduan ini.

”Memang, dari pihak yang kontra reklamasi masih belum ada pemanggilan dari kepolisian soal hilangnya perahu. Dan Informasi yang berkembang di kepolisian pun, ternyata juga ada laporan/pengaduan terkait pencopotan pancong oleh warga yang kontra reklamasi,’ pungkasnya. (Bsr)

Kapolres Sumenep Pimpin Upacara Sertijab Kabag SDM, Kabagren dan Kasat Intelkam

IDPOST.CO.ID, SUMENEP – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar upacara serah terima jabatan Kabag SDM, Kabagren dan Kasat Intelkam Polres Sumenep. Senin (22/05/2023)

Acara sertijab Kabag SDM, Kabagren dan Kasat Intelkam dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, bertempat di Lantai II Gedung Sanika Satyawada Polres Sumenep.

Kegiatan upacara sertijab itu, dihadiri langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, Wakapolres Sumenep Kompol Soekris Trihartono, Para Pejabat Utama Polres Sumenep dan Para Kapolsek Jajaran Polres Sumenep.

Kapolres Sumenep dalam sambutannya berpesan pada pejabat baru peserta upacara agar melakukan pengawasan melekat kegiatan anggota dalam melaksanakan tugas, apabila tidak hadir agar segera klarifikasi dan proses bila terjadi pelanggaran.

“Laksanakan kegiatan pembinaan rohani secara rutin dan mandiri untuk mengurangi gaya hidup yang menyimpang, berikan arahan kepada seluruh anggotanya agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun, selalu syukuri apa yang sudah didapat jangan selalu melihat ke atas untuk kehidupan dunia ini yang tidak akan pernah puas namun sesekali lihatlah kebawah , masih banyak orang yang lebih susah dari pada kehidupan yang kita rasakan,” jelasnya

Forkopimda Sumenep Lepas Peserta One Day Adventure Trail Sumekar 2023

IDPOST.CO.ID, SUMENEP – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep, Madura, Jatim, melepas peserta kegiatan One Day Adventure Trail Sumekar 2023 se Indonesia, dibawah naungan Sumekar MotoTrack (STrack), dengan start Depan MPP (Mall Pelayanan Publik) Jl. Dr. Sutomo No.3, Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Minggu, (21/5/2023).

Kegiatan One Day Adventure Trail Sumekar 2023 tersebut dibuka oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, didampingi oleh Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, bersama Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, dan diikuti oleh Ribuan Komunitas Trail Nusantara.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, saat dikonfirmasi mengatakan, Kegiatan One Day Adventure Trail Sumekar 2023 merupakan wujud sinergitas TNI POLRI dalam mewujudkan antusiasme warga sumenep dalam mengeksplor dan mempromosikan wisata dan budaya di Kabupaten Sumenep.

Ia juga menyampaikan, agar para peserta tetap menjaga kekompakan dan selalu berhati-hati saat dijalur track, dikarenakan medan yang ditempuh cukup jauh, terjal, serta ramai masyarakat yang antusias menonton.

“Saya berharap kedepan kita bersama sama dengan Kodim 0827 Sumenep bisa ikut menyelenggarakan event-event serupa serta kepada peserta One Day Adventure agar bisa bersama-bersama mendukung kegiatan ini, demi mempromosikan dan memperkenalkan wisata serta budaya yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep, sehingga nantinya dapat dikenal di penjuru Dunia,” jelas Kapolres Sumenep bersama dengan Dandim 0827.

Ia kemudian menambahkan, rute yang dilewati oleh peserta yakni start dari MPP Kelurahan Pajagalan menuju ke Lapangan Tembak Kodim 0827 Sumenep, Desa Pamolokan, dan Finis di  Desa Matan air.

“Untuk menjaga  keamanan dan kenyaman para peserta One Day Adventur Sumekar 2023, Polres Sumenep mengerahkan sebanyak 166 orang” pungkasnya. (Bsr)