Babinsa Bantu Mediasi Sengketa Lahan di Desa Cemandi

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,- Babinsa Desa Cemandi, Serma Daniel Afandi, turut serta berperan dalam memantau proses mediasi terkait sengketa lahan atau jalan antara dua keluarga di Pendopo Balai Desa Cemandi Kecamatan Sedati, Sidoarjo, yang menjadi wilayah teritorialnya.

Mediasi dilakukan pada Senin (14/08/2023) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai yang menghadirkan para pihak yang bersengketa yaitu keluarga A.S dan keluarga N. Dimana keduanya adalah warga RT 07 RW 15 Desa Cemandi.

Serma Daniel Afandi mengatakan bahwa kegiatan mediasi terkait sengketa ini telah beberapa kali dilakukan, namun dikarenakan beberapa hal mediasi selalu gagal. Hingga kepala Desa Cemandi turun mendamaikan.

“Kejadian bermula ditutupnya akses jalan masuk menuju ke rumah A.S oleh N. Dan hal itu dikarenakan pihak N merasa lahan yang dilalui A.S selama ini adalah miliknya. Hingga akhirnya pihak Pemerintah Desa Cemandi ikut membantu menyelesaikannya,” katanya.

Dapat diketahui rumah milik A.S berada di belakang rumah N dan anaknya sehingga akses jalan harus melalui lahan pekarangan milik N, tidak ada jalan alternatif. Sementara rumah A.S dibangun di lahan yang awalnya memang milik N yang sudah dibeli oleh A.S.

Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut yaitu Kepala Desa Cemandi, Dra.Rusilah, bersama perangkat, Babinsa Cemandi, Serma Daniel Afandi, Babinkamtibmas, Ketua RT 07, Ketua RW 15, Pihak keluarga N dan A.S.

“Alhamdulillah, setelah melewati proses mediasi panjang dan disertai pengukuran lahan, akhirnya N rela mengikhlaskan lahan atau tanah seluas 1 meter untuk di pakai jalan umum untuk akses menuju rumah A.S,” ujar Serma Daniel Afandi.

Ia menambahkan bahwa hasil mediasi juga disertai penandatanganan surat pernyataan bahwasanya pelepasan lahan untuk jalan ini tidak ada unsur paksaan maupun tuntutan di kemudian hari oleh pihak N sekeluarga.

Puncak Penanaman Mangrove Nasional Tahun 2023 di Kabupaten Sidoarjo

SIDOARJO, IDPOST.CO.ID,-Presiden Joko Widodo menghadiri dan membuka Puncak Penanaman Mangrove Nasional Secara Serentak Jajaran TNI di Seluruh Indonesia Tahun 2023. Kegiatan berlangsung di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta, pada Senin (15/5/2023).

Pelaksanaan Puncak Penanaman Mangrove Nasional secara serentak bertemakan ‘Mangrove For Better Life’ diikuti dari 370 lokasi di 37 Provinsi se Indonesia dengan tujuan untuk merehabilitasi ekosistem mangrove serta meningkatkan nilai ekonomis di daerah pesisir pantai.

Kegiatan penanaman mangrove serentak di wilayah Kabupaten Sidoarjo terpusat di Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan Marinir (Danpasmar) 2, Brigjend TNI (Mar) Y. Rudi Sulistyanto, SE. bersama dengan Forkompimda, unsur dari TNI-Polri, pemerintah desa, pelajar, mahasiswa, Dinas Pertanian dan Perikanan serta masyarakat.

Y. Rudi Sulistyanto menyampaikan, kegiatan hari ini dalam rangka menjaga dan merawat ekosistem hutan mangrove di seluruh tanah air Indonesia serta untuk mengembalikan habitat alam baik hewan dan tumbuhan sekaligus berguna melindungi wilayah pesisir dari terpaan gelombang besar akibat perubahan iklim.

“Proses menanam kembali mangrove ini penting agar habitat aslinya seperti ikan, kepiting, burung dan biawak tetap lestari selain itu sebagai proteksi alam yang kita perlukan hal ini dikarenakan mangrove bisa menahan ombak besar akibat dari adanya perubahan iklim,” tuturnya.

Danpasmar 2 pimpin Puncak Penanaman Mangrove Nasional Tahun 2023 yang berlangsung di wilayah Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo
Danpasmar 2 pimpin Puncak Penanaman Mangrove Nasional Tahun 2023 yang berlangsung di wilayah Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo

Indonesia sebagai negara yang memiliki hutan mangrove terluas dan terbesar di dunia, yaitu sekitar 3,3 juta hektar harus selalu dirawat, dipelihara dan dijaga kelestarian ekosistemnya agar dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, alam dan kehidupan laut serta manusia.

Ditempat yang sama, Danlanud Muljono yang diwakili, Kadisops Lanud Surabaya, Letkol A. Nasron mengatakan, kegiatan untuk penanaman kembali mangrove ini bertujuan untuk melestarikan kembali kawasan ekosistem hutan mangrove agar lebih subur lagi.

“Sama seperti yang telah disampaikan oleh Danpasmar 2, lestarinya kawasan ekosistem hutan mangrove membawa dampak positif bagi habitat hewan seperti ikan, kepiting dan burung yang sekaligus akan membawa manfaat bagi masyarakat, utamanya nelayan sekitar. Untuk itu kedepannya perlu adanya tindak lanjut sinergisitas dari unsur TNI-Polri dan masyarakat,” ungkap A. Nasron pada jurnalis Idpost usai penanaman.

Kapolresta Sidoarjo, Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro yang hadir dan mengikuti kegiatan penanaman mangrove mengharapkan agar kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman saja namun juga bagaimana merawatnya hingga tumbuh dan membawa manfaat bagi lingkungan, alam serta manusia.

“Kegiatan seperti ini perlu tindak lanjut agar mangrove yang baru kita tanam barusan dapat dirawat dan dipelihara dengan baik supaya tumbuh subur dan bisa memberikan manfaat bagi seluruh kehidupan, sesuai dengan tema kegiatan ‘Mangrove For Better Life’,” ujar Kusumo.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bahwa untuk bibit mangrove yang ditanam serentak di seluruh wilayah Indonesia pada saat kegiatan Puncak Penanaman Mangrove Nasional tahun 2023, mencapai 1.100.169 batang.

Teguh