Sinergi Mahasiswa dan Polisi, DPD GMNI Jatim Berkunjung ke Polresta Sidoarjo

IDPOST.CO.ID – Memperingati momentum Pemilu 2024 yang semakin dekat, Pengurus DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur bertemu dengan Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro di Mako Polresta Sidoarjo, Jl. Raya Cemengkalang, Sidoarjo.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada hari Selasa (5/12/2023) tersebut membahas tentang seputar dinamika kamtibmas yang berkembang di Kabupaten Sidoarjo, lengkap dengan perkembangan situasi politik tanah air dalam menghadapi Pemilu 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua GMNI Jatim Hendra Prayogi menekankan bahwa peran serta para mahasiswa sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian selama pelaksanaan Pemilu.

“Kehadiran mereka merupakan upaya untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi sekaligus melakukan koordinasi bersama dengan pihak Kepolisian terkait upaya-upaya yang harus dilakukan dalam menjaga situasi kamtibmas pada Pemilu 2024,” ujar Hendra.

Kapolresta Sidoarjo memberikan apresiasi dan mengakui peran serta mahasiswa dalam rangka mewujudkan stabilitas kamtibmas yang kondusif di wilayah Sidoarjo.

“Dalam melaksanakan tugas kepolisian, kami membutuhkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat, termasuk mahasiswa di Sidoarjo untuk dapat saling berkoordinasi membahas langkah-langkah yang harus diambil guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif dan suksesnya pesta demokrasi pada Pemilu 2024,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta Sidoarjo mengajak para mahasiswa untuk terlibat aktif dalam mengawal proses pesta demokrasi dan menjaga situasi kamtibmas hingga Pemilu 2024 berlangsung dengan aman dan damai.

Polresta Sidoarjo Berhasil Ciduk 5 Pelaku Curanmor

IDPOST.CO.ID – Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kasus ini, lima orang pelaku berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian setelah menjalankan aksinya dengan menggunakan kunci palsu dan kunci T.

Kapolresta Sidoarjo, Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan bahwa dalam aksinya tersebut tersangka dibagi menjadi 2 kelompok dimana kelompok pertama terdiri dari RS (33), AFR (26), dan JRC (22) yang semuanya merupakan warga Sidoarjo dan Surabaya, dan kelompok kedua terdiri dari OCK (25) dan SBO (21), yang keduanya warga Gambirono, Bangsalsari, Jember.

“Kasus pencurian terjadi di depan Toko Ainur Riski berlokasi di Jl Raya Pasar Sukodono pada Rabu, 22 November 2023. Para pelaku tersebut mengincar kendaraan yang terparkir dan tidak terawasi, kemudian merusak kunci kendaraan dengan menggunakan kunci palsu dan kunci T,” ungkap Kapolres dalam pers rilis

“Setelah menerima laporan dari masyarakat dan melakukan penyelidikan, Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil menangkap lima orang pelaku yang terlibat dalam tindakan pencurian tersebut,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, dua di antara lima pelaku diketahui bernama OCK (25) dan SBO (21) mengakui bahwa mereka sebelumnya telah melakukan aksi pencurian di daerah Sedati,” ujar Kusumo Wahyu Bintoro dalam pers rilis di Mako Polresta Sidoarjo.

Dalam aksinya, empat orang pelaku terjun ke lapangan dan berkeliling di Perumahan Naura Regency untuk mencari kendaraan yang terparkir.

Setelah menemukan sasarannya, OCK dan SBO mencoba menghidupkan mesin sepeda motor menggunakan kunci T. Selanjutnya, motor dari hasil curian tersebut dibawa oleh pelaku D dan A hingga ke Kota Surabaya.

Pelaku dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan. Tindakan kejahatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan anak kunci palsu diancam hukuman pidana selama tujuh tahun penjara.

Keberhasilan yang diraih Satreskrim Polresta Sidoarjo dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan ini menunjukkan kesigapan dan kerja keras aparat kepolisian dalam mencegah tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Seorang Ayah di Sidoarjo Tega Setubuhi Anak Kandungnya Sendiri

IDPOST.CO.ID – Sebuah kasus sangat memilukan terjadi di daerah Sidoarjo, dimana seorang anak kecil berinisial B (11) pelajar kelas 5 SD menjadi korban tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh AR (52) ayah kandungnya sendiri.

Dalam siaran pers yang diungkap Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, peristiwa pelecehan tersebut terjadi pada tanggal 4 Desember 2023, berlokasi di rumah kontrakkan di Taman Sidoarjo. Pelaku seorang duda yang telah berpisah sejak 2018 dan tinggal bersama kedua anaknya.

“Saat itu, korban sedang tidur di bawah, lalu ayah kandungnya memanggil dan memaksa korban untuk berpindah ke kasur. Pelaku yang sudah kesetanan lalu memeluk dan memaksa korban dengan ancaman, meskipun korban berusaha menolak melakukan persetubuhan, namun tindakan tersebut tetap dilakukan oleh pelaku,” ucapnya.

Tindakan keji pelaku terulang sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 5 hari, yakni pada tanggal 14, 17, dan 19 November 2023. Hingga pada tanggal 20 November 2023. Korban yang sudah tak tahan dengan perbuatan yang dilakukan ayah kandungnya, memutuskan untuk melarikan diri dan meminta bantuan kepada ibu kandungnya untuk menjemputnya di rumah tersebut.

Setelah diberitahukan oleh korban apa yang telah dialaminya, ibu kandung korban tanpa waktu lama langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Tidak berselang lama, pelaku yang notabene adalah bapak kandung korban dapat diamankan oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo tanggal 28 November 2023, di rumah mereka di kawasan Taman Sidoarjo.

Atas perbuatan yang dilakukannya, pelaku di jerat dengan pasal 82 ayat (2) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 1016 tentang perubahan ke 2 atas UU No 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Polresta Sidoarjo Gelar Minggu Kasih di Gereja Mahanaim

IDPOST.CO.IDPolresta Sidoarjo, Pada Minggu (26/11/2023) menggelar program Minggu Kasih yang secara rutin dilaksanakan dengan mendatangi rumah ibadah maupun gereja umat Kristen di wilayah Kabupaten Sidoarjo setiap minggunya.

Pada kali ini Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro beserta para pejabat utama dan Kapolsek jajaran, serta forkopimka menghadiri acara Minggu Kasih di Gereja Mahanaim, berlokasi di komplek perumahan Pondok Mutiara, Sidoarjo.

Program Minggu Kasih ini digelar bertujuan guna mempererat hubungan antara Polisi dan masyarakat terutama umat Kristiani dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

“Program Minggu Kasih merupakan bentuk interaksi secara langsung antara Kepolisian bersama masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan, serta pengaduan masyarakat terkait dengan pelayanan Kepolisian diwilayahnya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Pada acara Minggu Kasih, Kapolresta Sidoarjo menghimbau kepada masyarakat untuk terus menguatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, terutama menjelang Pemilu 2024, agar tercipta kondusifitas kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Sidoarjo.

“Dalam Pemilu 2024, perbedaan pandangan maupun keyakinan adalah hal yang wajar. Jangan dijadikan polemik berkepanjangan. Mari kita tetap menjaga toleransi dan kerukunan agar wilayah kita tetap aman, kondusif, dan harmonis,” pesan Kapolresta Sidoarjo.

Polresta Sidoarjo juga menyediakan berbagai layanan gratis pada acara Minggu Kasih guna membantu masyarakat yang membutuhkan seperti bakti sosial dan bakti kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga masyarakat.

Program rutin Minggu Kasih Polresta Sidoarjo menunjukkan bahwa Kepolisian bukan hanya bekerja menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam membina hubungan yang harmonis antara Polisi dan masyarakat setempat.

Dengan memberikan bantuan sosial sekaligus fasilitas kesehatan, Kepolisian membuktikan bahwa mereka memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan tugas-tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Diharapkan program Minggu Kasih Polresta Sidoarjo dapat menjadi inspirasi bagi Polisi di seluruh Indonesia untuk terus aktif dalam membangun hubungan yang harmonis serta menjaga keamanan dan toleransi antar umat beragama.