Bawaslu Sampang Gelar Puncak Apel Siaga Pilgub dan Pilkada Serentak dengan Istighosah

IDPOST.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, menggelar puncak apel siaga pengawasan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim, dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, di Alun-alun Trunojoyo pada Senim malam (18/11/24).

Apel siaga ini dalam rangka persiapan pengawasan tahapan masa tenang dalam pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub-Wagub) Jawa Timur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup-Wabup) Sampang Tahun 2024.

Kegiatan ini diawali dengan istghasah bersama kemudian dilanjutkan dengan santunan pada sejumlah anak yatim yang diberikan langsung oleh ketua Bawaslu Sampang didampingi oleh sekretaris beserta anggota Bawaslu.

Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengawasan pilkada 2024, yang dipimpin oleh ketua Bawaslu Sampang diikuti secara serentak oleh semua peserta pengawasan yang terdiri dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD), dan Pengawas Tempat pemungutan Suara (PTPS).

Ketua Bawaslu Jatim A. Warits dalam sambutannya menyampaikan Bawaslu memdapatkan mandat dari undang-undang untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan pemilihan.

“Setiap pemilihan di Indonesia, itu dimaksudkan komitmen kita sebagai warga yang berbangsa dan bernegara agar setiap lima tahun sekali rakyat diberi kesempatan terlibat dalam kepengurusan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Ia kemudian menjelaskan, rakyat diberikan kesempatan sebagai subjek yang berdaulat dan itu harus betul-betul dijaga, sehingga apapun yang dapat mereduksi kedaulatan rakyat maka itu harus menjadi pengawasannya. 

“Salah satu yang mereduksi, diantaranya adanya praktek money politic (politik uang), intimidasi,dan tidak mngedukasi masyarakat. Oleh karena itu dalam sisa waktu  lima hari kedepan agar memberikan pendidikan politik pada rakyat,” ujarnya..

Pria asal Kabupaten Sumenep, Madura, itu kemudian melanjutkan, pemilihan yang benar yaitu pemilihan yang menggunakan akal sehat, oleh karena itu sebagai pengawas pemilu untuk melakukan edukasi pada masyarakat.

“Dalam sisa waktu ini mulai dari Bawaslu, Panwascam, PKD,dan PTPS agar mencatat setiap kejadian dan melakukan pengawasan dengan benar,” pungkasnya.

Sementara ditempat yang sama Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, diwakili Asisten I Sudarmanto, dalam sambutannya menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dengan harapan semuanya sudah siap sesuai fungsi dan tugasnya masing-masing.

Ia menjelaskan, pemilihan kepala daerah adalah amanah demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, jangan sampai perbedaan pemilihan politik membuat permusuhan dan berkonflik, jadikan pesta demokrasi ini sebagai momentum berkhidmat mencurahkan daya dan upaya untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi kabupaten Sampang.

“Mari kita manfaatkan ajang demokrasi ini dengan sebaik-baiknya, hargailah pilihan politik masing-masing dan tetap kedepankan keadaban serta ukhuwah demi Sampang yang lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, yakni Pj Bupati Sampang diwakili oleh Asisten I Sudarmanta, Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang, Kejaksaan negeri Sampang, Pimpinan DPRD Sampang, Sejumlah kiyai khos Sampang, KPU Sampang dan Ketua Bawaslu Jatim.

Paslon Bacabup Dan Cawabup Sampang Mandat, Daftar ke KPU Diantar Ribuan Pendukung

IDPOST.CO.ID –  Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sampang KH. Muhammad bin Mu’afi dan H. Abdullah Hidayat atau yang disingkat Pasangan Mandat mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, Pada Kamis (29/08/2024).

Pasangan Mandat ini berangkat dari lokasi yang berbeda, Kiyai Mohammad bin Mu’afi Zaini atau yang akrab dipanggil Kiyai Mamak berangkat dari Desa Prajjan Kecamatan Camplong, Sedangkan H. Abdullah Hidayat atau yang akrab diipanggil H. Ab berangkat dari tempat yang dikenal dengan sebutan gedung putih Jl. Jamaluddin, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang.

Ribuan Pendukung Pasangan Cabup dan Cawabup Sampang KH. Muhammad Bin Muafi dan H. Abdullah Hidayat (Mandat) ketika mengantarkan calonnya sambil membaca sholawat di depan kantor KPU Sampang.

Meski berangkat dari tempat yang berbeda, pendaftarannya ke KPU Sampang sama-sama diantar oleh ribuan pendukung dan simpatisan. Kedua Pasangan muda yang dikenal sama-sama mempunyai sikap ramah dan santun tersebut kemdian bertemu  di depan KPU Sampang Jl. Diponoegoro, sekitar Jam 10.00 WIB.

Pertemuan mereka berdua disambut dengan bacaan Sholawat yang menggema yang diiringi dengan teriakan Mandat menang rakyat senang dari pendukung dan simpatisan yang ikut mengantarkan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati tersebut.

Kemudian mereka berdua bersama dengan masing-masing ketua Partai pendukung yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP),

Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanan Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia (PDI), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), masuk ke dalam gedung KPU Sampang.

Bakal Calon Bupati Sampang, Kiyai Mohammad bin Muafi Zaini mengatakan, kedatangannya ke kantor KPU Sampang yaitu untuk mendaftarkan diri sebagai Bacabup dan Bacawabup Sampang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada bulan November tahun 2024.

Kiyai Mamak kemudian melanjutkan, pencalonan dirinya bersama H. Abdullah Hidayat itu tentu dengan awal niat yang baik dan tulus untuk sampang yang lebih baik.

“Dalam pencalonan ini, kami berharap dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Sampang, selain itu bisa menjadi wasilah untuk Sampang yang lebih baik ketika kami nanti terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sampang periode 2024-2029,” ucapnya didampingi oleh H.Ab yang diamini oleh tokoh-tokoh partai pendukung.

KPU Sampang Gelar Kirab Maskot Pilgub dan Pilkada Sampang Tahun 2024

IDPOST.CO.ID – komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, menggelar kirab maskot Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Jawa Timur, dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang tahun 2024, di depan Alun-alun Trunojoyo, pada Kamis (08/08/24).

Kegiatan kirab maskot tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Jatim, Komisioner KPU Kabupaten Pamekasan dan Bangkalan, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kab. Sampang, pimpinan Partai Politik (Parpol) serta Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang.

Dalam kesempatan itu KPU Sampang menyajikan jingel Pilgub Jatim, dan jingel Pilkada Sampang tahun 2024. Selain itu juga terdapat sejumlah hiburan yang ikut memeriahkan pelaksanaan kirab maskot tersebut.

Sekretaris KPU Sampang Arif Yudiono dalam laporannya menyatakan, kegiatan tersebut berdasarkan peraturan KPU nomor 8 tahun 2019 tentang tata kerja KPU, peraturan KPU nomor 9 tahun 2022 tentang partisipasi masyarakat dalam Pemilu, Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

Selain itu, keputusan KPU nomor 620 tahun 2024  tentang pedoman teknis  sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

“Kegiatan kirab maskot Pilkada serentak tahun 2024 dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 8 sampai 12 agustus 2024 di wilayah Kabupaten Sampang,” terangnya.

Kemudian, Ketua KPU Kabupaten Sampang Aliyanto menyatakan, maskot Pilgub Jatim yaitu Si jalih sedangkan maskot Pilkada Sampang yaitu Sakor (Sampang akor) dan Sami (Sampang mile). Menurutnya, maskot Pilkada Sampang tersebut hasil dari lomba yang sudah digelar sebelumnya.

Ia menjelaskan, maskot yang berwarna hijau merupakan warna jambu air yang menjadi komuditas warga Sampang. Sedangkan tagline Pilkada Sampang tahun 2024 yaitu Akor Salanjengah yang artinya damai selama-lamanya.

“Tagline Pilkada Kabupaten Sampang hampir sama dengan Tagline Pilgub jatim. Yaitu senang bersama dan damai bersama-sama, inilah yang kami harapkan untuk Pilgub dan Pilkada Sampang tahun 2024,” jelasnya.  

Sementara Pj Bupati Sampang yang diwakili Asisten I Sudarmanta menyampaikan, kirab maskot itu merupakan seruan atau ajakan pada seluruh masyarakat Jawa Timur khususnya masyarakat Kabupaten Sampang untuk terlibat aktif dalam Pilkada serentak tahun 2024.

“Kita berharap Pilkada dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan dapat menghasilkan pemimpin terbaik untuk Kabupaten Sampang. Hal ini bentuk keseriuasan KPU untuk menjadi penyelenggara terbaik,” ucapnya.

Menurutnya, melalui kirab itu KPU betul-betul berkomitmen dan siap menyelenggarakan pesta demokrasi dikabupaten Sampang. Ia mengajak pada masyarakat Sampang agar menyambut Pilkada Sampang dengan kegembiraan dan kebersamaan.

“Saya berpesan pada semua pihak agar menjaga kondusifitas atmosfer demokrasi di Sampang, mari kita berdemokrasi secara sehat dan dewasa agar Sampang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Lantikan 19.082 Anggota KPPS, KPU Sampang Siap Sukseskan Pemilu 2024

IDPOST.CO.ID – Sebanyak 19.082 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Pelantikan tersebut dilakukan secara serentak melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing Desa/Kelurahan, pada Kamis kemarin (25/01/24).

Anggota KPPS yang sudah resmi dilantik itu akan ditempatkan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 14 Kecamatan, 186 Desa/Kelurahan se Kabupaten Sampang.

Ketua KPU Sampang Addy Imamsyah mengatakan, untuk mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, seluruh petugas KPPS di Sampang, dikukuhkan secara serentak melalui PPS yang ada di Desa/Kelurahan.

“KPPS Pemilu 2024 ini akan bertugas dengan masa kerja satu bulan dari tanggal 25 Januari hingga 25 Februari 2024,” katanya

Ia menjelaskan, setelah proses pelantikan seluruh petugas KPPS akan dibekali dengan program Bimbingan Teknik (Bimtek), hal itu untuk memberikan wawasan dan pemahaman seputar tugas dan fungsi di lapangan, mulai dari pra, pelaksanaan hingga pasca pesta demokrasi.

“Petugas KPPS nantinya disebar di tiap TPS, dan masing-masing TPS terdapat sebanyak 7 orang KPPS, dua pengawas TPS dari unsur Linmas,” jelasnya

Addy juga menjelaskan, anggota KPPS yang dilantik hasil seleksi anggota PPS di masing-masing Desa/Kelurahan dengan seleksi administrasi, wawancara, dan tanggapan masyarakat.

“Anggota KPPS yang dilantik sudah diseleksi sesuai dengan prosedur. Anggota KPPS yang dilantik hari ini, kami pastikan sudah mengikuti seleksi secara ketat dan sebaik mungkin,” ujarnya.

Dikatakannya, Petugas KPPS akan mendapatkan honorarium Rp 1,1 juta bagi anggota dan Rp 1,2 juta bagi ketua, sesuai dengan masa kerja yang sudah ditentukan oleh KPU Sampang.

Addy Imansyah kemudian melanjutkan, sebagai komitmen KPU terhadap pelestarian alam, para anggota KPPS juga melakukan penanaman pohon sebagai bentuk rasa syukur serta wujud kepedulian lingkungan melalui reboisasi.

KPU Sampang Gelar Simulasi dan Sosialisasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

IDPOST.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024, di alun-alun Trunojoyo, pada Rabu (27/12/23).

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara itu dilakukan untuk mengedukasi dan menguatkan kapasitas SDM semua pihak termasuk panitia penyelenggara agar dapat memahami tentang tata cara pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sesuai regulasi simulasi ini dilakukan untuk mengedukasi semua pihak termasuk panitia dalam rangka penguatan kapasitas SDM pada waktu proses pemungutan penghitungan dan rekapitulasi,” ucap Ketua KPU Kabupaten Sampang Addy Imansyah ketika di lokasi simulasi.

Addy kemudian melanjutkan, simulasi itu juga sebagai bentuk sosialisasi pada masyarakat agar partisipasi pemilih pada 14 Februari 2024 terus meningkat.

“hal ini sekaligus sebagai ingin menosialisasikan pada pemilih tentang tekhnis pemungutan dan penghitungan suara,” ujarnya.

Masih kata Addy, dalam simulasi ini ia melibatkan masyarakat dengan jumlah 100 orang pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang.

Sebagai persiapan pelaksanaan pemungutan suara, KPU akan terus memantau dan melakukan pemantapan guna menciptakan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang semakin berkualitas.

“Termasuk nanti pemantapan pada saat pelantikan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada 25 Januari 2023,” ujarnya.

Selain itu, Addy menyampaikan sejumlah hal yang perlu dicermati saat pelaksanaan pemilu, seperti siapa saja pemilih tetap, pindahan, dan khusus dalam proses pemungutan suara.

Sementara, Sekretariis Daerah Kabupaten (SekdaKab) Sampang berharap pada KPU Sampang untuk memastikan semua kesiapan tahapan hingga Pelaksanaan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara.

“Suksesnya Pemilu 2024 ini tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara maupun Pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab semua stakholder terutama masyarakat,” tandasnya.

KPU Sampang Telah Menerima Sejumlah Logistik Pemilu 2024

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang telah menerima sejumlah logistik pemilihan umum (Pemilu) 2024. Pada Senin (20/11/23).

Sejumlah logistik pemilu 2024 yang telah diterima oleh KPU Sampang diantaranya Kotak Suara, Bilik Suara, Tinta dan lain lain.

“Kabupaten Sampang siap mensukseskan Pemilu 2024, mas”, ujar Ketua KPU Kabupaten Sampang, Addy Imansyah saat ditemui di kantornya.

Kemudian Addy melanjutkan, logistik pemilu 2024 yang sudah diterima jumlahnya sebanyak 18 item.

“Logistik pemilu tersebut sudah disimpan di gudang logistik di Jl. H.Makbul, sedangkan yang belum datang hanya segel saja yang jumlahnya sebanyak 262.041. Kemungkinan akan dikirim dalam beberapa hari lagi,” imbuhnya.

Sementara, anggota komisioner bagian Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Aliyanto menyatakan Kabupaten Sampang terdiri dari 14 kecamatan dengan jumlah 186 Desa dan Kelurahan.

“Jumlah TPS sebanyak 2.726, sedangkan jumlah pemilih Laki-laki sebanyak 372.726, dan jumlah pemilih perempuan sebanyak 388.695, Total Laki-laki dan Perempuan sebanyak 761.541,” jelasnya.

KPU Sampang Tetapkan DPT Sejumlah 761.421 pada Pemilu 2024

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, di Aula Hotel Camplong, pada Rabu (21/06/23).

KPU Sampang menetapkan jumlah DPT Pemilu 2024, di Kabupaten Sampang sebanyak 761.421. Jumlah tersebut hasil dari analisis kegandaan data Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP)  akhir yang dilaksanakan sejak Sabtu (10/06/23) hingga Senin (19/06/23).

Ketua KPU Kabupaten Sampang Addy Imansyah menyampaikan penepatan DPT Pemilu 2024 ini merupakan puncak dari semua tahapan untuk nanti agar bisa digunakan pada proses pemungutan suara.

“Ini merupakan hasil akhir dari proses penyusunan DPSHP yang dilakukan dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” terangnya ketika acara rapat pleno terbuka.

Kemudian Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sampang Aliyanto menyampaikan DPT Pemilu tahun 2024 di masing-masing Kecamatan diantaranya.

1. Kecamatan Sreseh, jumlah Desa sebanyak 12, jumlah TPS 97, jumlah pemilih laki-laki 13.039, jumlah pemilihan perempuan 13.810, jumlah total pemilih 26.848.

2. Kecamatan Torjun, jumlah Desa sebanyak 12, jumlah TPS 116, jumlah pemilih laki-laki 16.171, jumlah pemilihan perempuan 16.649, jumlah total pemilih 32.820.

3. Kecamatan Sampang, jumlah Desa sebanyak 18,  jumlah TPS 338, jumlah pemilih laki-laki 46.179, jumlah pemilihan perempuan 48.674, jumlah total pemilih 94.853.

4. Kecamatan Camplong, jumlah Desa sebanyak 14,  jumlah TPS 251, jumlah pemilih laki-laki 34.344, jumlah pemilihan perempuan 35.807, jumlah total pemilih 70.151.

5. Kecamatan Omben, jumlah Desa sebanyak 20,  jumlah TPS 239, jumlah pemilih laki-laki 32.651, jumlah pemilihan perempuan 34.436, jumlah total pemilih 67.087.

6. Kecamatan Kedungdung, jumlah Desa sebanyak 18,  jumlah TPS 266, jumlah pemilih laki-laki 36.003, jumlah pemilihan perempuan 37.935, jumlah total pemilih 73.938.

7. Kecamatan Jrengik, jumlah Desa sebanyak 14,  jumlah TPS 113, jumlah pemilih laki-laki 14.832, jumlah pemilihan perempuan 15.254, jumlah total pemilih 30.086.

8. Kecamatan Tambelangan, jumlah Desa sebanyak 10, jumlah TPS 157, jumlah pemilih laki-laki 22.353, jumlah pemilihan perempuan 22.621, jumlah total pemilih 44.974.

9. Kecamatan Banyuates, jumlah Desa sebanyak 20, jumlah TPS 242, jumlah pemilih laki-laki 33 318, jumlah pemilihan perempuan 35.035, jumlah total pemilih 68.353.

10. Kecamatan Robatal, jumlah Desa sebanyak 9, jumlah TPS 154, jumlah pemilih laki-laki 21.559, jumlah pemilihan perempuan 21.510, jumlah total pemilih 43.069.

11. Kecamatan Sokobanah, jumlah Desa sebanyak 12, jumlah TPS 213, jumlah pemilih laki-laki 28.779, jumlah pemilihan perempuan 30.475, jumlah total pemilih 59.254.

12. Kecamatan Ketapang, jumlah Desa sebanyak 14, jumlah TPS 255, jumlah pemilih laki-laki 33.788, jumlah pemilihan perempuan 36.170, jumlah total pemilih 69.958.

13. Kecamatan Pangarengan, jumlah Desa sebanyak 6, jumlah TPS 69, jumlah pemilih laki-laki 9.329, jumlah pemilihan perempuan 9.664, jumlah total pemilih 18.993.

14. Kecamatan Karangpenang, jumlah Desa sebanyak 7, jumlah TPS 216, jumlah pemilih laki-laki 30.381, jumlah pemilihan perempuan 30.655, jumlah total pemilih 61.036.

Secara total DPT se Kabupaten Sampang sebanyak sebanyak 761.421.

KPU Sampang Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan DPS, Ini Hasilnya

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, menggelar rapat pleno terbuka tentang rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 di Aula Hotel Panglima Jl. Panglima Sudirma Kelurahan Dalpenang pada Rabu malam 5 April 2023.

Dalam rapat pleno terbuka tersebut KPU Kabupaten Sampang menetapkan DPS Pemilu 2024 sejumlah 750. 707. Hal itu berdasarkan hasil pencoklitan yang dilakukan oleh pantarlih mulai 12 Februari hingga 14 Maret 2023.

Komisioner KPU Sampang bagian Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Aliyanto menjelaskan, rekapitulasi DPS ini merupakan hasil data singkronisasi berkelanjutan milik KPU yang disandingkan dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4 ) yang jumlahnya sebanyak
691.165.

Ali kemudian melanjutkan, dari data diatas tersebut kemudian diberikan pada pantarlih untuk dilakukan coklit, dan itu masuk pada model A daftar pemilih.

“Yang masuk dalam model A daftar pemilih itu nantinya ketika dicoklit hasilnya bisa diketahui, misalnya jika ada yang meninggal. Sedangkan yang tidak masuk dalam model tersebut, itu masuk di model A potensial,” jelasnya.

Dengan demikian kata laki-laki yang akrab dipanggil Ali ini, dalam proses pencoklitan yang dilakukan oleh pantarlih terdapat ada penambahan data dan juga data yang meninggal. Selain itu terdapat data pemilih baru dan juga purnawirawan.

“Jadi dalam proses coklit itu ada penambahan data pemilih dan juga data yang meninggal, termasuk pemilih baru seperti baru berumur 17 tahun atau pindah masuk ke Kab. Sampang,” ucapnya.

Ali kemudian menyatakan, KPU akan menerima masukan dan sanggahan perbaikan sebelum dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.

“Angka ini pasti akan alami pergeseran, karena ada masukan dari masyarakat, peserta pemilu dan Bawaslu. Kami akan terima, misalnya ada pemilih baru kita pasti masukan,” ucapnya.

Dikatakannya, masyarakat yang ingin memastikan masuk sebagai daftar pemilih pemilu 2024, bisa mengecek langsung  melalui aplikasi lindungi hakmu.

“Dalam aplikasi itu nanti bisa diketahui, bila datanya tidak masuk maka bisa menyampaikan dokumen kependudukan pada KPU Kabupaten, nanti kita kirim nomor tim helpdesk di media sosial kami,” jelasnya.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPS pemilu 2024 tersebut dihadiri oleh Ketua dan anggota KPU, Bawaslu, semua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pengurus partai politik (Parpol) dan Forkopimda Sampang.

Berikut hasil rekapitulasi DPS Pemilu 2024 KPU Kabupaten Sampang.

1. Kecamatan Sreseh, jumlah Desa 12, jumlah pemilih 26.482

2. Kecamatan Torjun, jumlah Desa 12, jumlah pemilih 32.571

3. Kecamatan Sampang, jumlah Desa 18, jumlah pemilih 94.518

4. Kecamatan Camplong, jumlah Desa 14, jumlah pemilih 70.336

5. Kecamatan Omben, jumlah Desa 20, jumlah pemilih 63.325

6. Kecamatan Kedungdung, jumlah Desa 18, jumlah pemilih 73.405

7. Kecamatan Jrengik, jumlah Desa 14, jumlah pemilih 30.168

8. Kecamatan Tambelangan, jumlah Desa 10, jumlah 42.949

9. Kecamatan Banyuates, jumlah Desa 20, jumlah pemilih 66.654

10. Kecamatan Robatal, jumlah Desa 9, jumlah pemilih 43.108

11. Kecamatan Sokobanah, jumlah Desa 12, jumlah pemilih 59.289

12. Kecamatan Ketapang, jumlah Desa 14, jumlah pemilih 70.398

13. Kecamatan Pangarengan, jumlah Desa 6, jumlah pemilih 19.143

14. Kecamatan Karangpenang, jumlah Desa 7, jumlah pemilih 58.361