Mas Ibin Tegaskan Blitar Sebagai Pusat Ideologi Pancasila dan Warisan Bung Karno

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibin, muncul sebagai sosok penting yang turut membumikan nilai-nilai Pancasila.

Mas Ibin menegaskan bahwa peringatan ini bukan hanya seremonial, tapi cermin dari komitmen Kota Blitar menjadikan Pancasila sebagai dasar pembangunan karakter bangsa.

Menurut Mas Ibin, Kota Blitar memiliki keistimewaan sebagai tempat makam Bung Karno, sang Proklamator dan penggali nilai-nilai Pancasila.

Karena itu, ia bersama jajaran Pemkot Blitar sengaja menggelar rangkaian acara Grebeg Pancasila yang meliputi Kirab Pancasila, Renungan Pancasila, sampai Kenduri Pancasila.

Mas Ibin menyebut perayaan ini sebagai wujud kecintaan warga Blitar terhadap warisan ideologis bangsa.

“Kota Blitar harus menjadi pusat ideologi Pancasila, di mana setiap warga bisa mengenal dan mengamalkan nilai-nilainya. Ini kebanggaan besar bagi kami dan tugas mulia yang harus diteruskan ke generasi muda,” katanya Senin, 2 Juni 2025, usai upacata peringatan Hari Lahir Pancasila.

Meski cuaca sempat hujan, Mas Ibin bersama ribuan peserta tetap antusias mengikuti Kirab Pancasila dan Pawai Lentera, simbol terang harapan yang membahana di kota yang menyimpan napas sejarah.

Mas Ibin bersama Emil Dardak menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diterjemahkan ke dalam kebijakan nyata, terutama dalam bidang pendidikan dan pelayanan publik.

Dalam amanatnya, Emil memaparkan pentingnya kesetaraan dan keadilan sosial sebagai implementasi sila kelima Pancasila, sementara Mas Ibin menekankan peran pemimpin daerah dalam memastikan keadilan dan pemerataan.

Alun-alun Kota Blitar Jadi Saksi Hidup Grebeg Pancasila penuh Tradisi dan Makna

IDPOST.ID – Pada Sabtu pagi, 1 Juni 2024, Alun-Alun Kota Blitar berubah jadi lautan kebanggaan dan semangat nasionalisme.

Tradisi tahunan grebeg Pancasila kembali digelar dengan nuansa budaya yang kental sekaligus sarat makna spiritual.

Momen yang paling dinanti warga yakni rebutan Gunungan Lima di kompleks makam Bung Karno, jadi magnet tersendiri yang mengundang ribuan warga dari berbagai kalangan.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat dan meriah, diikuti jajaran pemerintah, pelajar hingga komunitas budaya dengan pakaian adat Djadoel Puspadahana.

Lima Gunungan berisi hasil bumi diarak dengan iringan musik tradisional, melambangkan lima sila Pancasila yang hidup dan menyatu dalam budaya masyarakat Blitar.

Setiba di makam Bung Karno, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), secara simbolik menyerahkan Gunungan Lima.

Menurut Mas Ibin, tradisi ini bukan sekadar seremoni, tapi wujud penghormatan sekaligus pengingat bahwa Pancasila sejatinya adalah nilai yang hidup dalam setiap perilaku masyarakat.

“Momentum ini mengajarkan kita bahwa Pancasila bukanlah sekadar teks formal, tapi jiwa yang harus diamalkan bersama lewat kebudayaan dan gotong royong,” tegas Mas Ibin di sela prosesi.

Usai itu, masyarakat berkumpul di halaman Perpustakaan Nasional Bung Karno untuk mengikuti Kenduri Pancasila.

Suasana hangat dan akrab terjalin antara tokoh budaya, pejabat, hingga warga biasa yang duduk lesehan bersama menikmati hidangan tradisional sebagai simbol kekeluargaan dan persatuan.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Edy Wasono, perayaan ini memang lebih dari seremoni.

Ia menekankan bahwa grebeg Pancasila menjadi media edukasi kebangsaan yang mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dan meresapi nilai-nilai bangsa lewat aktivitas nyata.

Puncak acara adalah doa bersama dan rebutan hasil bumi dari Gunungan Lima. Warga dengan penuh sukacita berusaha mendapatkan bagian berkah, bukan karena materi, melainkan makna spiritual dan simbol rasa syukur terhadap warisan Bung Karno dan nilai Pancasila.

Siti Rukayah, seorang warga, mengaku bahwa momen ini selalu dinantikan sebagai bentuk kebahagiaan dan keberkahan yang tak ternilai.

“Bawa pulang sedikit dari gunungan itu sudah jadi rezeki dan doa untuk keluarga,” ujarnya dengan penuh haru.

Bung Karno Pasti Bangga, Mas Ibin Tegaskan Nilai Pancasila Hidup di Blitar

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin mengapresiasi kehadiran warga yang berani melawan hujan demi meneguhkan ulang cita-cita luhur bangsa.

“Kalau Bung Karno tahu malam ini, beliau pasti bangga melihat warga Blitar yang hadir bukan hanya secara fisik, tapi juga jiwa,” ujar Mas Ibin penuh haru, Sabtu malam, 31 Mei 2025

Ia kembali mengingatkan pentingnya lima sila Pancasila yang disampaikan Bung Karno saat sidang BPUPKI, yang kini menjadi panduan hidup berbangsa.

Acara dimulai dengan penyerahan simbol-simbol Pancasila seperti patung burung Garuda dan teks Pancasila.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Edy Wasono, menyebut Kirab Pancasila sebagai kelanjutan tradisi “Bedhol Pusaka,” yang sarat makna.

“Pawai Lentera bukan hanya atraksi, tapi simbol penerangan nilai Pancasila di tengah masyarakat,” kata Edy.

Sekitar 80 kelompok dari sekolah dan OPD membawa lentera warna-warni berhias ornamen kebangsaan, menambah semarak acara.

Grebeg Pancasila mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya,” sesuai semangat zaman menjaga nilai kebangsaan di era globalisasi.

Mas Ibin menegaskan, Blitar tak hanya dikenal sebagai makam Bung Karno, tapi juga sebagai penjaga warisan ideologi bangsa melalui tradisi dan perayaan rakyat.

Ribuan warga memadati rute kirab yang melewati jalan-jalan iconic Blitar: Jl. Sultan Agung, Jl. Panglima Sudirman, Jl. A. Yani, hingga Jl. Merdeka. Musik tradisional mengiringi sorak sorai penonton.

UMKM lokal memanfaatkan momentum untuk memamerkan produk kreatif bercirikan nasionalisme, mulai makanan tradisional hingga kerajinan tangan.

Kirab dan Pawai Lentera ini menjadi pembuka dari rangkaian lima acara utama Grebeg Pancasila: Renungan Pancasila, Upacara Harlah, Kirab Gunungan Lima, dan Kenduri Pancasila. Semua mengandung pesan moral dan semangat kebangsaan yang kuat dari tanah Bung Karno.

Malam itu, lentera-lentera yang menerangi Kota Blitar bukan hanya cahaya biasa, tapi simbol nyata betapa ideologi Pancasila hidup dan dijaga bersama.

Wali Kota Blitar Apresiasi Semangat PKK dalam Roadshow Akademi ABC

IDPOST.ID – Ratusan ibu-ibu dari Tim Penggerak PKK se-Kota Blitar memeriahkan Roadshow Akademi ABC yang berlangsung di Balai Kota Kusuma Wicitra, Rabu (28/05/2025).

Acara ini resmi dibuka oleh Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizky Umami.

Dalam sambutannya, Mas Ibbin mengapresiasi semangat dan kekompakan para peserta.

Ia menilai kegiatan tersebut sangat positif, karena mampu membangkitkan gairah masyarakat, khususnya para ibu-ibu, serta membuka peluang investasi lokal di Kota Blitar.

“Kami bangga apabila perusahaan seperti ABC tidak hanya menggelar acara, tetapi juga memberikan kesempatan agar produk unggulan pertanian Blitar, seperti cabai dan tomat, dapat masuk ke dalam rantai pasok nasional,” ujar Walikota Blitar.

Mas Ibbin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Blitar sangat terbuka terhadap kolaborasi yang melibatkan perusahaan nasional dan komunitas lokal. Kerja sama seperti ini dianggap penting untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sementara itu, Bayu Pamungkas, Sales Manager Area ABC Kota Blitar sekaligus koordinator acara, menjelaskan bahwa Blitar termasuk salah satu dari 100 kota yang terpilih dalam roadshow Akademi ABC.

Ia mengaku terkesan dengan antusiasme yang luar biasa dari TP PKK Kota Blitar.

“Kami sangat senang bisa hadir di Kota Blitar, di mana ibu-ibu sangat kompak dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari lomba mengulek, kreasi masak ABC, hingga yel-yel,” kata Bayu.

Salah satu peserta, Ratna, mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta dalam acara tersebut.

“Acara ini sangat menyenangkan dan membuat kami lebih bersemangat untuk berkreasi dengan produk lokal. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat besar untuk kami para ibu,” ujarnya.
iri dalam memasarkan produk hasil olahan lokal.”

Bayu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkot dan masyarakat Blitar atas sambutan hangatnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh kolaborasi harmonis antara sektor swasta dan masyarakat dalam mendorong ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Wali Kota Blitar Apresiasi Semangat Gotong Royong di Bersih Desa Bendogerit 2025

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, atau akrab disapa Mas Ibin, yang larut dalam pesona pentas pagelaran wayang kulit Ki Refan Atmaja Sugiarto, S.Sn dan Ki Luthfi Endar Prasetyo, S.Sn.

Pementasan wayang kulit ini adalah puncak dari rangkaian Upacara Adat Bersih Desa Bendogerit 2025, yang telah digelar sejak 22 Mei.

Mulai dari nyadran ke makam leluhur Mbah Imam Suwongso, kesenian jaranan, hingga istighotsah, seluruhnya bukan sekadar seremoni tahunan.

Lebih dari itu, acara ini menjadi ruang ekspresi kolektif, memadukan spiritualitas, kebudayaan, dan pembangunan sosial yang kental terasa.

Mas Ibin menegaskan, Bersih Desa bukan hanya tradisi, melainkan cermin rasa syukur dan harapan yang terpadu dalam satu nafas.

“Ini bukan sekadar ritual, tapi doa dan penghormatan atas warisan leluhur yang masih relevan hingga kini,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh aparatur kelurahan dan masyarakat untuk menjaga kelestarian budaya lokal sebagai warisan untuk generasi mendatang.

“Membangun masa depan harus berakar pada penghargaan terhadap budaya kita sendiri,” tegasnya.

Menurut Mas Ibin, kegiatan ini juga memperkuat modal sosial sekaligus membuka potensi pariwisata budaya. Ia mengapresiasi semangat gotong royong warga Bendogerit yang ikut menyukseskan rangkaian acara.

“Ini simbol rasa syukur yang harus kita dukung bersama. Budaya bukan hanya identitas, tapi juga potensi wisata,” katanya tegas.

Lurah Bendogerit, Aruna Indriya Wijayanti, menambahkan, Bersih Desa 2025 merefleksikan semangat kolektif menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat

“Kami hadirkan berbagai unsur, dari religi hingga seni pertunjukan. Semua lapisan masyarakat terlibat. Ini bukan pesta, tapi proses merawat kebersamaan,” ungkap Aruna.

Program pemberdayaan ekonomi lokal juga mendapat perhatian, seperti bazaar UMKM yang digelar 24 dan 27 Mei.

“Kami ingin budaya dan ekonomi tumbuh beriringan. Ini pembangunan yang berpihak pada masyarakat,” tambahnya.

Malam puncak ditutup dengan tawa dan kegembiraan saat Cak Percil CS tampil diiringi musik Trio Semongko asal Sendangtirto.

Humor, gamelan, dan kebersamaan menyatu, membuktikan tradisi bisa hidup berdampingan dengan zaman.

Bersih Desa Bendogerit bukan sekadar agenda tahunan, melainkan simbol kuat keberlanjutan budaya dalam perkotaan.

Dengan dukungan Wali Kota dan pemerintahan kelurahan, acara ini menjadi jembatan erat antara budaya dan pembangunan.

Wali Kota Blitar Apresiasi Kelurahan Pakunden Masuk Nominasi Lomba Gotong Royong Jatim

IDPOS.ID – Kelurahan Pakunden, Kota Blitar, kembali mencuri perhatian lewat pencapaian luar biasa sebagai salah satu dari tiga besar nominasi Kelurahan Gotong Royong Terbaik di Provinsi Jawa Timur tahun 2025.

Namun, yang menarik di balik prestasi ini adalah bagaimana gotong royong tidak hanya menjadi rutinitas administratif, melainkan terwujud sebagai kekuatan sosial yang hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakatnya.

Pada Selasa (27/5/2025), Tim Verifikasi Provinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Budi Sarwoto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jatim, melakukan inspeksi menyeluruh di Balai Kelurahan Pakunden.

Budi menegaskan bahwa verifikasi ini bukan sekadar memeriksa dokumen, melainkan memastikan bahwa tradisi gotong royong benar-benar dihayati dan menjadi perekat kebersamaan warga.

Dari sudut pandang warga setempat, gotong royong di Kelurahan Pakunden bukan dokumen yang dikumpulkan untuk lomba, melainkan aktivitas nyata yang mengikat rasa kekeluargaan dan memperkuat solidaritas antarwarga.

Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan gotong royong yang rutin berlangsung, mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan hingga dukungan bersama dalam acara sosial dan budaya.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, atau yang lebih akrab disapa Mas Ibbin, menyambut baik nominasi ini sebagai cerminan semangat bersama yang sudah menyatu dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan beruntun Kota Blitar dalam lomba gotong royong selama lima tahun terakhir tidak datang dari kerja aparatur semata, melainkan dari partisipasi aktif warga yang menjadikan gotong royong aspek fundamental dalam pembangunan sosial.

“Gotong royong adalah jiwa dari Pancasila, yang selama ini diwariskan oleh Bung Karno—putra terbaik dari Blitar,” ucap Mas Ibbin.

Ia berharap semangat ini tidak hanya menjadi kebanggaan di tingkat provinsi, melainkan menjadi inspirasi dan teladan bagi kelurahan dan desa lain di seluruh Kota Blitar.

Masyarakat pun menyadari bahwa verifikasi oleh tim provinsi bukan sekadar ajang penilaian, tetapi momentum untuk mengevaluasi diri dan memperkuat fondasi kebersamaan.

Bila Kelurahan Pakunden berhasil meraih predikat terbaik, itu bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti nyata bahwa gotong royong adalah denyut nadi pembangunan berkelanjutan di wilayah ini.

Prestasi ini sekaligus mengukuhkan status Blitar sebagai pionir di provinsi dalam budaya solidaritas sosial.

Wali Kota Blitar Harap Sukorejo Night Run Jadi Agenda Tahunan Favorit Warga dan Wisatawan

IDPOST.ID – Ribuan pelari dari berbagai penjuru Kota Blitar memadati area Lapangan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar pada malam tanggal 23 Mei 2025.

Event Sukorejo Night Run 2025 menghadirkan sebuah ajang lari malam yang menantang secara fisik sekaligus memberikan atmosfer penuh semarak dan hiburan yang meriah.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin mengatakan kalau Sukorejo Night Run bukan sekadar olahraga, namun juga sarana untuk mempererat solidaritas masyarakat.

“Sukorejo Night Run bukan sekadar olahraga, namun juga sarana untuk mempererat solidaritas masyarakat, mendorong gaya hidup sehat, serta memperkenalkan potensi unggulan Sukorejo kepada khalayak luas,” katanya.

Mas Ibin berharap Sukorejo Night Run 2025 menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mendukung pariwisata, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami berharap Sukorejo Night Run bisa menjadi agenda tahunan yang tidak hanya ditunggu-tunggu warga Blitar, tapi juga menarik wisatawan luar,” katanya.

Perlu diketahui, para pelari menempuh rute sepanjang 3,8 kilometer yang melewati berbagai titik di Kecamatan Sukorejo. Mereka juga dimanjakan dengan suguhan pertunjukan musik dan pameran dari pelaku UMKM lokal.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan DJ yang menghibur hingga tengah malam. Demi keamanan, panitia berkolaborasi dengan kepolisian, Satpol PP, dan tenaga medis.

Jalur lari telah dibersihkan dan disterilisasi sejak sore hari, dengan pengaturan lalu lintas dilakukan di titik-titik strategis oleh petugas terkait.

Sukorejo Night Run 2025 mendapat respon positif dari masyarakat luas dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mendongkrak pariwisata, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Mas Ibin Dampingi Sekjen Kemensos Tinjau Persiapan Sekolah Rakyat di Kota Blitar

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin dampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico meninjau persiapan Sekolah Rakyat (SR) Kota Blitar.

Gedung eks-SMPN 6 akan dijadikan tempat Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran baru 2025/2026, Sabtu (17/5/2025).

Robben engatakan kalau secara keseluruhan dinilai cukup representatif sebagai lokasi operasional sementara.

“Hari ini saya hadir untuk memantau langsung kesiapan sarana dan prasarana di gedung sementara. Sambil menunggu pembangunan gedung baru, kita ingin memastikan dua bulan ke depan semua siap,” ujar Robben kepada jajaran pemerintah daerah yang mendampinginya.

Sekolah Rakyat, menurut Robben, bukan sekadar program pendidikan alternatif. Ia adalah manifestasi dari keberpihakan negara kepada rakyat paling bawah.

Sesuai arahan Presiden RI, SR menyasar siswa dari keluarga tidak mampu, khususnya dari desil 1 dan 2 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kami tidak ingin anak-anak dari keluarga prasejahtera kehilangan haknya untuk bermimpi tinggi,” ucapnya.

Rencananya, pada tahap awal, SR di Kota Blitar akan membuka enam rombongan belajar: dua rombel untuk SD, dua untuk SMP, dan dua untuk jenjang SMA.

Meski sederhana, format ini diproyeksikan menjadi fondasi kuat untuk perluasan akses pendidikan berbasis pemerataan sosial.

Robben pun mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Blitar. Ia menyebut, tidak semua daerah menunjukkan kesiapan administratif dan teknis seperti yang ia temukan di Blitar.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR guna mempercepat proses pembangunan gedung permanen.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar, tapi juga merasa dihargai dengan fasilitas yang layak,” tambahnya.

Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Sekjen Kemensos sebagai bentuk dukungan konkret pusat terhadap program pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan. “Hari ini bukan hanya tinjauan, tapi juga afirmasi bahwa pemerintah pusat dan daerah satu frekuensi,” ujarnya.

Mas Ibin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa selain menyiapkan gedung sementara, Pemkot juga telah menyiapkan lahan baru di Kelurahan Kauman untuk pembangunan gedung permanen SR. Ia mengungkapkan bahwa lahan tersebut sudah melalui proses survei dan telah mendapatkan persetujuan dari Kemensos.

“Kami mohon doa dan dukungan agar semua teknis yang perlu disiapkan bisa kami tuntaskan tepat waktu,” katanya.

Lebih jauh, Mas Ibin menaruh harapan besar pada program ini. Ia menyebut, SR diharapkan tak hanya mengurangi angka putus sekolah, tetapi juga mampu menjadi titik balik anak-anak dari keluarga miskin untuk menapaki jenjang pendidikan tinggi.

“Bayangkan, jika lulusan SR nanti bisa menjadi sarjana hebat yang mengangkat derajat keluarganya. Di situlah misi besar program ini terasa nyata,” tandasnya.