Blitar SAE: Mas Ibin Ajak Bangun Ekonomi Rakyat melalui Pasar Tradisional

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

Bersama Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba dan berbagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ia mengunjungi Pasar Legi pada Senin, 17 Maret 2025.

Kegiatan ini menandai implementasi strategi baru Pemkot Blitar dalam revitalisasi pasar tradisional melalui operasi pasar berbasis pedagang.

Berbeda dengan operasi pasar sebelumnya, kali ini pasar tradisional menjadi pusat distribusi sembako murah.

“Tujuan kami bukan hanya untuk menstabilkan harga, tetapi juga mengajak masyarakat kembali berbelanja di pasar,” ungkap Mas Ibin saat meninjau pelaksanaan program.

Dengan pendekatan ini, diharapkan pengunjung yang datang untuk membeli sembako murah juga akan berbelanja kebutuhan lainnya di pasar.

Pemkot Blitar, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menggandeng pedagang pasar sebagai mitra distribusi.

Kepala Disperindag, Hakim Sisworo, menjelaskan bahwa operasi pasar diadakan di tiga lokasi utama: Pasar Legi, Pasar Templek, dan Pasar Pon.

“Di Pasar Legi, kami menyiapkan 1.200 paket sembako yang akan dibagi kepada delapan pedagang,” jelasnya. Sementara di Pasar Pon terdapat 230 paket untuk enam pedagang, dan Pasar Templek memperoleh jatah serupa.

Paket sembako murah ini dirancang sesuai dengan kebutuhan utama masyarakat dan disesuaikan dengan kondisi harga pasar yang fluktuatif.

“Lima komoditas utama dalam paket ini meliputi beras premium lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula, bawang merah, dan bawang putih,” tambah Hakim.

Dengan subsidi dari APBD, masyarakat Kota Blitar dapat membeli paket ini seharga Rp123 ribu, meskipun harga normalnya mencapai sekitar Rp150 ribu.

Program ini bukan hanya sekadar intervensi harga; Mas Ibin menegaskan bahwa ini adalah upaya strategis untuk menghidupkan kembali daya tarik pasar tradisional.

Ia memahami bahwa belanja di pasar semakin tergeser oleh minimarket dan belanja daring.

“Kami memberikan stimulus dengan sembako murah agar masyarakat lebih tertarik untuk berbelanja di pasar,” ujarnya.

Warga hanya perlu menunjukkan KTP untuk mendapatkan paket sembako murah, dan penjualan akan berlangsung hingga stok habis.

“Jika dalam satu hari habis, ya akan segera kami lanjutkan; jika dua hari, maka dua hari,” jelasnya.

Sementara itu, Pemkot Blitar juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran tetap aman. Mas Ibin melaporkan bahwa tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

“Kami telah melakukan pengecekan harga, dan semuanya masih terjaga dengan baik,” katanya.

Namun, Disperindag mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti sayuran dan bawang merah, yang disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem.

Meskipun demikian, Hakim memastikan bahwa kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar.

Dengan menggandeng pedagang sebagai mitra utama, Pemkot Blitar memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha di pasar tradisional. Model ini juga memastikan bahwa roda ekonomi di pasar tetap bergerak.

“Pedagang yang menjual paket sembako murah tetap mendapat keuntungan. Ini bukan hanya sekadar program subsidi, tetapi juga strategi untuk mendukung keberlanjutan pasar tradisional,” tambah Hakim.

Mas Ibin mengajak seluruh warga Blitar untuk aktif berpartisipasi dalam program ini.

“Mari kita berbondong-bondong ke pasar,” ucapnya.

Dengan pola operasi pasar yang baru ini, diharapkan pasar tradisional dapat kembali berfungsi sebagai pusat pergerakan ekonomi rakyat.

Bangun Kota Blitar SAE, Mas Ibin Tekankan Peran Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar dalam Menjaga Ketertiban

IDPOST.CO.ID -Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, menekankan pentingnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Dalam upacara peringatan ulang tahun ketiga institusi tersebut yang diadakan di halaman Kantor Wali Kota Blitar pada Senin, 17 Maret 2025, ia menggarisbawahi nilai-nilai profesionalisme, pendekatan humanis, dan sinergi antarlembaga.

Transformasi Satpol PP

Satpol PP yang kini berusia 75 tahun diingatkan untuk terus menjaga reputasi sebagai penegak peraturan daerah yang adil dan tanpa diskriminasi.

Mas Ibin menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan pendekatan yang persuasif, mengutamakan komunikasi yang baik, dan berlandaskan kasih sayang.

“Satpol PP digaji oleh rakyat, sehingga harus bekerja untuk rakyat dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya dalam sambutannya.

Ia juga mencatat bahwa citra Satpol PP di mata masyarakat semakin positif, bertransformasi dari pandangan negatif menjadi lebih humanis dan dekat dengan warga.

Peran Strategis Satlinmas

Satlinmas, yang merayakan hari jadinya ke-63, diakui sebagai ujung tombak ketertiban masyarakat

Mas Ibin menekankan pentingnya anggota Satlinmas untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan lainnya, terutama menjelang Idul Fitri.

“Sinergi dengan TNI-Polri harus diperkuat, begitu pula dengan tokoh agama dan masyarakat. Satlinmas merupakan bagian dari sistem perlindungan masyarakat yang tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa peran Satlinmas dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama saat mudik Lebaran, sangat krusial.

Penghargaan untuk Pemadam Kebakaran

Di usianya yang ke-106, profesi Pemadam Kebakaran diakui sebagai profesi yang menuntut pengorbanan tinggi. Mas Ibin mengingatkan bahwa menjadi anggota Damkar bukan hanya sekadar pekerjaan, melainkan juga panggilan jiwa.

“Petugas Damkar bekerja dengan mempertaruhkan nyawa. Mereka hadir bukan hanya untuk memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan jiwa. Itulah yang membuat profesi ini sangat mulia,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada tim Damkar Kota Blitar yang dikenal cepat tanggap dengan respons dalam waktu kurang dari 15 menit setiap kali ada laporan kebakaran.

Dalam penutup amanatnya, Mas Ibin menyampaikan tiga pesan penting bagi Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar.

Ia mendorong peningkatan profesionalisme sebagai pelayan masyarakat serta penguatan kolaborasi dengan TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan kota yang aman dan nyaman.

Dia juga menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan media untuk membangun dukungan yang lebih luas bagi tugas-tugas mereka.

“Sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan Kota Blitar, Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar harus terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Dengan semangat kebersamaan, mari wujudkan Kota Blitar yang aman, nyaman, dan harmonis bagi semua,” tegas Mas Ibin.

Peringatan ulang tahun ketiga satuan ini menjadi momentum refleksi dan motivasi untuk terus berbenah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat “Kutho Blitar SAE,” Mas Ibin mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan di Kota Blitar.

Blitar Wedding Festival: Sinergi antara Pemkot Blitar dan Pelaku Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi

IDPOST.CO.ID – Industri perayaan pernikahan di Kota Blitar semakin menunjukkan potensi luar biasa sebagai pendorong ekonomi kreatif.

Event Blitar Wedding Festival 2025 yang berlangsung di Gedung Kesenian Aryo Blitar pada 13-15 Maret 2025 membuktikan bahwa sektor ini memiliki dampak signifikan terhadap berbagai bidang usaha.

Kehadiran Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) pada malam penutupan, menegaskan dukungan pemerintah kepada para pelaku industri kreatif pernikahan di kota ini.

Mas Ibin menyatakan bahwa acara yang diprakarsai oleh penyelenggara pernikahan ini lebih dari sekadar pameran; ini adalah wadah kolaborasi bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan inovasi kepada masyarakat.

“Pernikahan adalah momen yang sakral sekaligus ekosistem yang mendukung banyak sektor usaha,” ujarnya.

Dengan demikian, Blitar Wedding Festival berpotensi menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal melalui industri kreatif.

Setiap perayaan pernikahan melibatkan banyak elemen, dari perancang dekorasi, penyedia jasa fotografi, hingga desainer busana pengantin dan pelaku usaha katering.

Festival ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menampilkan karya terbaik dan menjaring lebih banyak pelanggan.

Mas Ibin menegaskan bahwa industri kreatif pernikahan dapat menjadi sektor unggulan yang menopang perekonomian Blitar, di mana banyak UMKM bergantung pada sektor ini.

Pemerintah Kota Blitar juga mendukung industri perayaan pernikahan melalui program Kencan SAE, salah satu inisiatif dalam 100 hari kerja Mas Ibin.

Program ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan bagi pemuda-pemudi Blitar yang belum memiliki pasangan, membantu mereka mempersiapkan diri untuk membangun rumah tangga.

“Menikah bukan sekadar tentang pesta, tetapi juga tentang kesiapan mental, emosional, dan finansial. Dengan Kencan SAE, kami ingin membantu mereka memahami tahapan menuju pernikahan yang matang dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Program ini akan mencakup pemahaman tentang kesiapan psikologis dan manajemen keuangan keluarga, dengan melibatkan praktisi keuangan, psikolog, dan tokoh agama.

Mas Ibin berharap kehadiran program ini dapat membantu generasi muda Blitar memahami pernikahan bukan hanya dari sisi seremonial, tetapi juga sebagai langkah penting dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif di Blitar harus didasarkan pada kolaborasi dan inovasi.

Blitar Wedding Festival 2025 adalah contoh nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha yang menciptakan peluang baru di industri jasa pernikahan.

“Kami ingin menjadikan Blitar sebagai kota yang ramah bagi industri kreatif, termasuk sektor perayaan pernikahan. Pelaku usaha harus terus berinovasi agar dapat bersaing dan memberikan layanan terbaik,” tambah Mas Ibin.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Tegaskan RPJMD 2025-2030 sebagai Pijakan Pembangunan

IDPOST.CO.ID – Pemerintah Kota Blitar melaksanakan Forum Konsultasi Publik untuk merancang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Acara tersebut berlangsung di Balai Kota Koesoema Wicitra pada Kamis, 13 Maret 2025.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, dalam sambutannya menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen perencanaan.

Menurutnya, ini adalah pijakan untuk mengembangkan Kota Blitar menjadi lebih maju dan berdaya saing.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesehatan optimal, serta pelayanan publik yang semakin baik,” ungkapnya.

Lima Misi Utama dalam RPJMD

RPJMD 2025-2030 disusun untuk mendukung lima misi utama Wali Kota Blitar, yang mencakup:

  1. Mewujudkan Blitar sebagai kota Pancasilais yang religius dan nasionalis.
  2. Menciptakan kota yang sehat, sejahtera, aman, dan bahagia.
  3. Membangun tata kelola pemerintahan berbasis Smart Governance.
  4. Membentuk Generasi Emas melalui pendidikan karakter dan kesetaraan.
  5. Menjadikan Blitar sebagai pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan industri berbasis lingkungan.

Kepala Bappeda Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, menekankan pentingnya RPJMD sebagai acuan untuk setiap program dan kebijakan pemerintah daerah.

Ia mengingatkan bahwa tantangan utama ke depan adalah memastikan kebijakan yang diambil berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dari peserta mengemuka, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur hingga penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Salah satu perwakilan masyarakat menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan agar tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Di sektor pendidikan, Pemkot Blitar berencana meningkatkan akses pendidikan berkualitas melalui program beasiswa dan pelatihan vokasi.

Dalam bidang kesehatan, pemerintah menargetkan optimalisasi layanan puskesmas dan rumah sakit agar lebih mudah diakses masyarakat.

Wali Kota menekankan bahwa sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan industri berbasis lingkungan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

RPJMD 2025-2030 disusun dengan pendekatan inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi. Pemerintah Kota Blitar berkomitmen untuk menerapkan Smart Governance guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Tri Iman Prasetyono menegaskan bahwa RPJMD harus diimplementasikan secara nyata dan menjadi panduan bagi pembangunan Kota Blitar ke depan.

Forum ini menjadi langkah awal dalam merancang peta jalan pembangunan Kota Blitar selama lima tahun ke depan, dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.

Ditengah Gelombang PHK Massal di Indonesia, Wali Kota Blitar Mas Ibin Malah Ciptakan Lapangan Kerja

IDPOST.CO.ID – Dalam waktu yang relatif singkat sejak dilantik sebagai Wali Kota Blitar, Syaiqul Muhibbin telah menunjukkan komitmennya untuk mengatasi masalah pengangguran di daerahnya.

Hal ini terlihat dari langkah strategis, Mas Ibin di tengah-tengah PHK masal di sejumlah wilayah di Indonesia beberapa hari terakhir ini.

Mas Ibin sapaan akrabnya menggandeng Samporna, salah satu perusahaan terkemuka di bidang industri rokok, untuk membuka lowongan kerja yang diharapkan dapat menekan angka pengangguran.

Ia mengatakan pembukaan lowongan kerja ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan peluang bagi para pencari kerja di Blitar.

“Kami ingin memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang saat ini masih menganggur,” ungkapnya saat konferensi pers di Balai Kota.

Kerjasama dengan Samporna menjadi langkah strategis, mengingat perusahaan ini memiliki reputasi yang baik dan telah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kolaborasi ini, Samporna akan menyediakan berbagai posisi pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan industri, mulai dari tenaga produksi hingga posisi manajerial.

“Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap dapat menciptakan ribuan lapangan kerja baru yang dapat diakses oleh masyarakat Blitar. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang ingin membangun karier,” tambahnya.

Tidak hanya membuka lowongan kerja, Syaiqul juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan.

Dalam waktu dekat, pemerintah kota akan menyelenggarakan pelatihan bagi calon tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing mereka di dunia kerja.

“Pendidikan dan pelatihan adalah kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas. Kami akan bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk memastikan bahwa calon pekerja mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Wali Kota Blitar, berharap dapat menurunkan angka pengangguran yang selama ini menjadi masalah serius di daerah tersebut.

Ia percaya bahwa dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Blitar dapat menjadi kota yang lebih baik dengan peluang kerja yang lebih banyak.

“Ini baru permulaan, dan kami akan terus berupaya mencari solusi dan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blitar,” tutupnya.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap bahwa upaya tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kualitas hidup di Blitar.

Wali Kota Blitar Mas IbIn Siap Ikuti Retret Kepemimpinan di Akmil Magelang

IDPOST.CO.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, dijadwalkan mengikuti retret atau pembekalan kepala daerah yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, mulai 21 Februari hingga 28 Februari 2025.

Kegiatan retret atau pembekalan kepala daerah ini melibatkan ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Mas Ibin sapaan akrabnya menyampaikan kalau pihaknya siap mengikuti rangkaian retret.

“Saya akan menghadiri retret di Magelang. Dan, saya siap mengikuti dari awal hingga akhir,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah yang akan mengikuti program tersebut.

Ia menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental selama proses pembekalan berlangsung.

Presiden juga memberikan opsi bagi peserta yang merasa tidak mampu melanjutkan proses ini untuk mundur.

“Mudah-mudahan saudara semua kuat menghadapi penggemblengan ini. Namun, bagi yang merasa ragu-ragu, dipersilakan untuk mundur,” kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menyatakan bahwa dirinya akan hadir secara langsung di Akmil Magelang untuk memastikan jalannya program pembekalan ini.

“Saya akan datang dan bertemu saudara-saudara di sana,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengingatkan para kepala daerah mengenai tanggung jawab besar yang mereka emban sebagai pelayan masyarakat.

“Saudara adalah abdi rakyat. Tugas saudara adalah menjaga kepentingan rakyat, membela mereka, dan bekerja demi perbaikan kehidupan masyarakat. Itulah esensi dari jabatan yang saudara emban,” tegasnya.

Program pembekalan di Akmil Magelang ini diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan para kepala daerah dalam menjalankan tugas mereka di daerah masing-masing.

Wali Kota Blitar Mas Ibin Dapat Pesan Khusus dari Presiden Prabowo Pasca Dilantik

IDPOST.CO.IDSyauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, resmi dilantik sebagai Wali Kota Blitar periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025, di Istana Merdeka.

Pantikan ini merupakan bagian dari momen bersejarah, di mana sebanyak 961 kepala daerah dari 481 wilayah di Indonesia dilantik secara serentak.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan pesan khusus kepada para kepala daerah, termasuk Wali Kota Blitar, untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran kepala daerah sebagai ujung tombak pembangunan di Indonesia.

Ia meminta para kepala daerah, termasuk Syauqul Muhibbin, untuk menjaga kepercayaan rakyat yang telah memilih mereka.

“Saudara telah turun ke rakyat, telah meminta kepercayaan rakyat, dan Alhamdulillah saudara berhasil meraih kepercayaan itu. Kini tugas saudara adalah menjaga amanah tersebut dengan bekerja keras untuk rakyat yang saudara pimpin,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata.

“Kita adalah bangsa besar, dan demokrasi di Indonesia adalah demokrasi yang hidup. Saya ingin kepala daerah bekerja tidak hanya untuk daerahnya, tetapi juga untuk memperkuat Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa,” tambahnya.

Komitmen Syauqul Muhibbin untuk Kota Blitar

Menanggapi pesan Presiden, Syauqul Muhibbin menyatakan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan di Kota Blitar.

Dalam berbagai kesempatan, Mas Ibin telah menegaskan fokusnya pada peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, dan pelestarian budaya Kota Blitar.

“Kami akan menjadikan pesan Bapak Presiden sebagai pedoman dalam menjalankan tugas. Kota Blitar memiliki potensi besar, dan kami berkomitmen untuk memaksimalkan potensi tersebut demi kesejahteraan masyarakat dan menjadikan Kota Blitar SAE,” ujar Mas Ibin.

Resmi Jadi Wali Kota Blitar, Mas Ibin: Langsung Kerja Sesuai Perintah Prabowo

IDPOST.CO.IDSyauqul Muhibbin resmi dilantik menjadi Wali Kota Blitar oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan ini dilakukan bersama seluruh kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024.

Dalam keterangannya, Mas Ibin sapaan akrabnya mengungkapkan rasa syukurnya atas momen bersejarah tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini dilaksanakan pelantikan kepala daerah seluruh Indonesia, termasuk Kota Blitar oleh Pak Presiden,” ujar Mas Ibin sapaan akrabnya usai pelantikan di Istana Negara, Kamis (20/2/2025).

Mas Ibin menegaskan kalau pihaknya akan langsung bekerja menjalankan berbagai agenda penting. Di antaranya adalah mengikuti retreat kepala daerah di Magelang dan mempercepat program-program Pemerintah Kota yang mendukung visi Asta Cita Prabowo.

“Langsung kita sesuai dengan arahan Pak Presiden tadi, lakukan pelayanan yang terbaik karena kita abdi masyarakat, siap mengabdi bagi masyarakat, melakukan program-program, kegiatan, terutama yang menjadi kebutuhan yang sangat mendasar,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Mas Ibin menekankan pentingnya kemudahan pelayanan bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, pangan, dan ketenagakerjaan.

Selain itu ia memastikan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk menghadirkan layanan publik yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Blitar.

“Banyak program-program prioritas salah satunya pendidikan gratis serta sinergi dengan perusahaan dengan harapan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas,” ujarnya.