Wali Kota Blitar Mas Ibin Lepas Rombongan PMR ke Ajang Jumbara X Tingkat Jawa Timur

IDPOST.ID – Semangat muda dan semarak warna merah memenuhi lobi Kantor Wali Kota Blitar, Selasa (16/9/2025) pagi. Sebanyak 60 kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Kota Blitar dilepas secara resmi untuk mengikuti Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) X Tingkat Provinsi Jawa Timur di Gresik.

Rombongan terdiri dari 40 pelajar yang tergabung dalam PMR Mula (SD), Madya (SMP), dan Wira (SMA), serta 20 pembina, pendamping, dan fasilitator.

Mereka terlihat rapi dalam seragam khas PMR dengan topi Palang Merah, siap menjadi duta Kota Blitar di ajang bergengsi yang diikuti 1.444 peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur ini.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, hadir langsung melepas kepergian para remaja tangguh tersebut.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar untuk berlomba, tetapi untuk memperkaya pengalaman dan membangun jaringan.

“Anak-anakku semua adalah duta kecil Blitar. Perkenalkan wajah kota kita yang ramah dan bersahabat. Pulang nanti, tularkan ilmu dan pengalaman yang didapat kepada teman-teman di sini,” pesan Mas Ibin penuh semangat.

Ketua Kontingen Kota Blitar, Sidarta Djarot, yang juga Wakil Ketua PMI Kota Blitar, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk konsistensi PMI Blitar dalam menyiapkan generasi relawan sejak dini.

“Kami ingin memastikan bahwa PMR Blitar hadir bukan hanya sebagai peserta, tapi juga sebagai pembelajar aktif yang membawa pulang pengalaman berharga,” ujar Djarot.

Blitar Jadi Kebanggaan, Fadli Zon Dorong Keroncong Tetap Hidup di Semua Generasi

IDPOST.ID – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon memberikan pernyataan tegas mengenai arti penting keroncong sebagai pusaka musik Nusantara.

Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutan di puncak Festival Keroncong Svaranusa 2025 di Alun-alun Blitar.

Fadli Zon membuka sambutannya dengan sebuah pantun sederhana nan bermakna: “Gitar berdenting di tepi kali, suaranya merdu menentramkan hati. Keroncong seni musik kebanggaan negeri, mari kita jaga bersama agar tetap lestari.”

Ia lantas mengingatkan publik akan fakta sejarah yang mungkin banyak terlupakan. Menurutnya, keroncong memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Banyak yang tidak tahu, bahwa lagu Indonesia Raya pertama kali direkam dalam format keroncong pada tahun 1928. Ini membuktikan keroncong telah ikut mengiringi lahirnya bangsa ini,” tegas Fadli Zon di hadapan ribuan penonton.

Fadli juga menekankan bahwa upaya pelestarian keroncong adalah amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 32 UUD 1945, yang menyatakan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia.

“Budaya adalah harta sejati kita. Sumber daya alam seperti batu bara, minyak, dan nikel suatu hari bisa habis. Namun, budaya akan tetap lestari sepanjang masih ada manusianya yang mau menjaga,” ujar Fadli Zon.

Ia berharap, dengan festival seperti ini, keroncong dapat terus hidup dan diterima oleh semua generasi.

Ribuan Warga Padati Alun-alun Blitar Sambut Puncak Festival Keroncong Svaranusa

IDPOST.ID – Alunan musik keroncong yang syahdu mengisi lembut udara pada malam hari di Alun-alun Kota Blitar, Sabtu (13/9/2025).

Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati area alun-alun untuk menyaksikan puncak acara Festival Keroncong Svaranusa 2025.

Festival bergengsi yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Blitar ini berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Sorot lampu panggung berwarna keemasan menyinari setiap penampilan, menandai sebuah peristiwa budaya yang melampaui sekadar hiburan semata.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, hadir langsung dalam acara puncak tersebut. Kehadirannya disambut antusias oleh warga dan pejabat setempat.

Dalam kesempatan itu, Fadli Zon didampingi langsung oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin. Keduanya tampak kompak menyapa masyarakat dan menikmati setiap sajian musik.

Festival ini mengusung tema besar “Bhineka Tunggal Irama”, sebuah tema yang digadang-gadang bukan sekadar permainan kata. Tema ini diangkat sebagai bentuk representasi nyata dari semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, yang diwujudkan dalam harmonisasi irama musik keroncong.

Acara dibuka dengan penampilan dari grup keroncong Gita Abadi Tulungagung, dilanjutkan dengan penampilan kelompok-kelompok keroncong lainnya.

Ribuan pasang mata terpaku menyaksikan setiap pertunjukan yang disuguhkan, membuktikan bahwa keroncong masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Usai Ziarah, Fadli Zon Kagumi Festival Keroncong di Alun-alun Blitar: Bukti Sejarah dan Seni Menyatu

IDPOST.ID – Rangkaian kunjungan kerja Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kota Blitar berakhir dengan meriah di Alun-alun Kota Blitar.

Usai berziarah ke Makam Bung Karno, menteri yang dikenal concern di bidang budaya ini menyempatkan hadir dalam Festival Keroncong Svaranusa yang digelar pada Sabtu malam.

Ribuan warga tampak memadati alun-alun, larut dalam alunan musik keroncong yang menggetarkan. Fadli Zon menyaksikan langsung antusiasme masyarakat tersebut.

Ia menyebut festival tersebut sebagai bukti nyata bahwa Blitar tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga mampu menjembatani nilai masa lalu dengan seni budaya kontemporer.

“Keroncong adalah warisan budaya yang menyatukan bangsa. Negara berkewajiban memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia,” tegas Fadli Zon.

Dalam pandangannya, di tengah gempuran budaya asing, bangsa Indonesia harus terus memajukan budayanya sendiri sebagai kekuatan pemersatu.

Festival itu, menurutnya, adalah implementasi dari strategi pembangunan kebudayaan yang ia canangkan, di mana Blitar telah menunjukkan diri sebagai contoh yang baik sebagai ‘laboratorium kebangsaan’.

Wali Kota Blitar: Kompleks Makam Bung Karno Bukan Sekadar Destinasi Wisata, Tapi Ruang Edukasi

IDPOST.ID – Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Makam Bung Karno semakin mengukuhkan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dalam merawat ikon nasional tersebut.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, menegaskan kompleks makam itu diposisikan sebagai laboratorium kebangsaan bagi generasi muda.

“Makam Bung Karno adalah kebanggaan kita bersama. Tugas kita merawatnya agar nilai perjuangan beliau terus hidup dan bisa diwariskan kepada anak-anak kita,” ujar Mas Ibin di sela-sela mendampingi ziarah Menteri Fadli Zon.

Menurutnya, kawasan Makam Bung Karno dan Museum Bung Karno (MBK) bukan sekadar destinasi wisata sejarah. Lebih dari itu, tempat itu adalah ruang edukasi yang menumbuhkan semangat kebangsaan.

Komitmen ini sejalan dengan apresiasi yang disampaikan Fadli Zon yang melihat perawatan dan pemeliharaan makam sangat baik dari waktu ke waktu.

Usai berziarah, kedua tokoh tersebut melanjutkan kunjungan ke Museum Bung Karno untuk meninjau koleksi dan membicarakan upaya-upaya pelestarian yang lebih intensif untuk masa depan.

KPK Apresiasi Layanan Publik di Kota Blitar, MPP dan RSUD Jadi Etalase Reformasi

IDPOST.ID – Tim monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara langsung meninjau kinerja dua instansi andalan Pemkot Blitar, yakni Mal Pelayanan Publik (MPP) dan RSUD Mardi Waluyo.

Kedua lokasi ini menjadi bukti nyata reformasi layanan publik yang menjadi pilar utama gerakan antikorupsi.

Kunjungan ini bagian dari rangkaian monitoring capaian indikator Kota Antikorupsi yang sedang dijalani Kota Blitar.

Wali Kota Blitar, Mas Ibin, menyatakan kedua instansi tersebut merupakan wujud komitmennya mewujudkan smart governance dan tata kelola yang bersih.

“Kami telah mengupayakan transformasi layanan melalui digitalisasi perizinan di MPP untuk meminimalisir kontak langsung yang berpotensi memicu pungli,” jelas Mas Ibin.

Sementara di RSUD Mardi Waluyo, sistem layanan yang transparan dan akuntabel terus ditingkatkan.

Langkah-langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana pembangunan berbasis integritas diwujudkan dalam layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

KPK menilai upaya ini sebagai langkah strategis yang signifikan mendongkrak nilai Kota Blitar dalam pemenuhan indikator antikorupsi.

Sementara Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Ariz Dedi Arham, mengapresiasi capaian Kota Blitar. Dari awal program yang berada di angka 38,35, kini telah melonjak signifikan menjadi 77,5 poin.

“Tinggal kurang dua poin untuk mencapai ambang batas tertinggi, yakni 80. Kota Blitar adalah kota terakhir yang kami monitoring dan capaiannya sangat baik,” ujar Ariz.

Tambah SAE, Kota Blitar Selangkah Lagi Raih Gelar Kota Antikorupsi

IDPOST.IDKota Blitar tinggal selangkah lagi meraih predikat prestisius sebagai Kota Antikorupsi. Hal ini terungkap dalam Monitoring Capaian Pemenuhan Indikator Kota Antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Balaikota Blitar, Kamis (11/9/2025).

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, menyambut baik proses evaluasi ini. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Korupsi adalah musuh utama pembangunan. Karena itu, pencegahan dan pemberantasan korupsi kami jadikan prioritas utama,” tegas Mas Ibin di hadapan jajaran pemda dan perwakilan KPK.

Sementara Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Ariz Dedi Arham, mengapresiasi capaian Kota Blitar. Dari awal program yang berada di angka 38,35, kini telah melonjak signifikan menjadi 77,5 poin.

“Tinggal kurang dua poin untuk mencapai ambang batas tertinggi, yakni 80. Kota Blitar adalah kota terakhir yang kami monitoring dan capaiannya sangat baik,” ujar Ariz.

Keberhasilan ini didukung oleh sejumlah terobosan, seperti digitalisasi layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP), penguatan sistem e-planning dan e-budgeting, serta pembangunan Zona Integritas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Usai Sukses dengan BEN Carnival, Kini Kota Blitar Hadirkan Keroncong Svaranusa

IDPOST.IDKota Blitar kembali menunjukkan taringnya sebagai ‘kota event’ yang tak pernah sepi dari hajatan berskala nasional. Usai sukses memukau dengan BEN Carnival pada Agustus lalu, kini giliran Keroncong Svaranusa 2025 yang siap menghibur ribuan penonton.

Puncak acara yang didukung penuh Pemkot Blitar ini digelar di Alun-alun Kota Blitar, Sabtu (13/9/2025), pukul 16.00-22.00 WIB. Yang paling menarik, acara ini gratis dan terbuka untuk umum!

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, menyebut hajatan ini bukan sekadar konser biasa. Melainkan panggung pertemuan lintas generasi untuk merayakan warisan musik keroncong.

“Kami ingin Blitar dikenal sebagai kota yang selalu hidup dengan kegiatan budaya, edukatif, dan menghibur. Keramaian ini adalah berkah untuk warga,” ujar Mas Ibin, Rabu (10/9/2025).

Bintang-bintang Papan Atas Siap Memukau

Bagi anda yang datang akan dimanjakan dengan penampilan artis-artis ternama. Silvi Kumalasari, Is Pusakata, dan Endah Laras sudah dipastikan bakal memukau penonton dengan alunan keroncong terbaiknya.

Tak kalah seru, kelompok musik tradisi dari berbagai daerah juga akan memeriahkan, mulai dari Pelantun Keroncong Makassar, Irama Patria Kota Blitar, hingga Gita Abadi Tulungagung.

Penghargaan untuk Tiga Maestro Legendaris

Acara ini juga akan menjadi momen spesial karena tiga legenda keroncong Indonesia, Tuti Maryati, Hj. Waljinah, dan Soendari Soekotjo akan menerima Penghargaan Maestro Keroncong.

Penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan negara terhadap dedikasi mereka yang telah menjaga napas keroncong tetap hidup.

Tak Cuma Nonton, Bisa Kulineran dan Lihat Pameran!

Suasana tak cuma meriah di panggung. Di sekitar Alun-Alun, masyarakat bisa menikmati pameran keris, seni lukis, kuliner UMKM Blitar, dan deretan food truck.

Mas Ibin menjamin, acara ini akan memberi dampak ekonomi yang besar bagi UMKM, hotel, hingga transportasi.

“Saar BEN Carnival saja jumlah pedagang melonjak hingga 600–700 orang. Saya yakin Keroncong Svaranusa 2025 akan lebih besar lagi,” pungkasnya.

Yuk, ajak keluarga dan sahabatmu! Jangan lewatkan acara spektakuler dan gratis ini!