Usung Komoditas Lokal, Wali Kota Blitar Jajaki Pasar Ekspor ke Amerika Serikat

IDPOST.IDBlitar siap go international! Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, secara resmi menjajaki kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).

Peluang ekspor untuk komoditas unggulan lokal seperti produk pertanian, olahan pangan, dan kerajinan kini kian terbuka.

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan antara Mas Ibin—sapaan Syauqul—dengan perwakilan Konsulat AS di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (10/9/2025).

“Kota Blitar memiliki banyak komoditas yang bisa diekspor, dan ini bisa menjadi peluang kerja sama,” jelas Mas Ibin kepada delegasi AS.

Bagi Pemkot Blitar, kerja sama perdagangan ini bukan sekadar mendongkrak pendapatan daerah, tetapi juga menjadi strategi untuk mempromosikan Kota Blitar di kancah global.

Mas Ibin meyakini, dengan membuka akses pasar internasional, produk-produk asli Blitar dapat dikenal lebih luas dan ekonomi masyarakat terdongkrak.

Public Affairs Officer US Consulate General Surabaya, Genevieve Judson-Jourdain, hadir dan menyimak dengan antusias berbagai potensi yang ditawarkan Blitar.

Kerja sama ini diharapkan dapat membuka jalur distribusi yang lebih luas untuk produk lokal Blitar menuju pasar AS.

Pemerintah Kota Blitar berkomitmen penuh untuk memfasilitasi para pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM hingga industri besar, agar dapat memenuhi standar dan prosedur ekspor internasional.

Dukungan ini diharapkan dapat memperlancar proses dan menjadikan Blitar sebagai salah satu pemasok produk unggulan terpercaya dari Indonesia.

“Dari pendidikan hingga perdagangan, kerja sama ini membuka jalan agar generasi muda bisa meraih pendidikan kelas dunia dan produk lokal menembus pasar global,” tutup Mas Ibin.

Dengan langkah ini, Blitar membuktikan diri sebagai kota yang pro-aktif dalam membangun jaringan internasional untuk kemajuan warganya.

Wali Kota Blitar Gandeng Amerika Serikat, Buka Jalan Beasiswa untuk Pelajar ke Negeri Paman Sam

IDPOST.ID – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengambil langkah strategis untuk membuka masa depan generasi muda di daerahnya.

Mas Ibin sapaan akrabnya menerima kunjungan istimewa perwakilan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Ruang Tamu Rumah Dinasnya, Rabu 10 September 2025

Pertemuan hangat itu bukan sekadar seremonial. Agenda utamanya adalah membangun jembatan kerja sama, khususnya di bidang pendidikan, untuk membuka akses belajar bagi pelajar Blitar di kampus-kampus ternama AS.

“Saya ingin masyarakat Kota Blitar dapat studi di kampus-kampus yang ada di Amerika Serikat. Pendidikan di sana sangat bagus, dan kami menginginkan putra-putri Blitar menempuh pendidikan di sana,” tegas Mas Ibin penuh harap.

Genevieve Judson-Jourdain, Public Affairs Officer US Consulate General Surabaya, menyambut baik keinginan tersebut. Ia menjanjikan dukungan penuh untuk mewujudkannya.

“Kami sudah mendiskusikan program kerja sama antara Kota Blitar dengan Kedutaan Amerika Serikat, di antaranya dalam bidang pendidikan tinggi. Kami percaya pendidikan bisa membawa manfaat luas,” kata Genevieve.

Ia menambahkan, Konsulat AS tertarik memperluas program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Blitar. Langkah ini diyakini akan mempererat hubungan people-to-people antara kedua negara.

Pemkot Blitar pun tak hanya berpangku tangan. Mas Ibin berjanji akan memfasilitasi secara penuh, mulai dari sosialisasi program, penguatan bahasa Inggris, hingga pendampingan administrasi bagi calon penerima beasiswa.

“Kami sangat terbuka dengan kerja sama ini. Pemerintah Kota Blitar akan mendukung penuh segala upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda,” pungkasnya.

Kerja sama pendidikan ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul Blitar yang berdaya saing global.

Mas Ibin dan Ribuan Jamaah Doakan Keberkahan Blitar dari Makam Bung Karno

IDPOST.ID – Di tengah semilir angin dan suasana religius yang kental, ribuan jamaah dari kalangan santri, guru mengaji, ustaz, ustazah, dan tokoh agama berkumpul di Makam Bung Karno, Blitar, pada Selasa (9/9/2025).

Mereka hadir untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-48 BKPRMI dalam sebuah doa bersama yang sarat makna.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), hadir langsung dan memenuhi ruang doa. Ia berharap momen ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan moral bangsa.

“Kegiatan ini bukan hanya penghormatan terhadap Bung Karno sebagai Bapak Bangsa, tapi juga ikhtiar spiritual kita untuk memohon keberkahan bagi Kota Blitar dan seluruh warganya,” ujarnya.

Kegiatan yang diinisiasi BKPRMI ini menonjolkan sinergi antara nilai agama dan kebangsaan. Dengan berdoa di pusara Sang Proklamator, jamaah mengingatkan bahwa semangat kebangsaan tak bisa terlepas dari akhlak dan religiusitas.

Mas Ibin menekankan bahwa guru ngaji dan santri adalah penjaga moral generasi muda. “Dari merekalah kita berharap tumbuh generasi yang berakhlak sekaligus mencintai tanah air,” tegasnya.

Lantunan salawat menggema, sementara anak-anak santri berbaris rapi, menyapa sang wali kota dengan senyum tulus. Suasana haru dan khidmat terasa di setiap sudut makam.

Di akhir acara, doa keselamatan bagi Blitar dibacakan, menandai penutupan rangkaian acara yang penuh harapan. “Doa dan ukhuwah adalah fondasi. Dari sinilah kita membangun Blitar sebagai kota yang religius, bersejarah, sekaligus penuh semangat kebangsaan,” tutup Mas Ibin.

Dari Haul Sampai Milad BKPRMI, Blitar Kembali Jadi Pusat Ziarah Kebangsaan dan Spiritual

IDPOST.ID – Tak hanya menjadi tempat peristirahatan alam semesta, Makam Bung Karno di Blitar kembali menjadi pusat denyut spiritual dan kebangsaan pada Selasa (9/9/2025).

Dalam momen spesial peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-48 BKPRMI, ribuan umat Islam dari berbagai latar belakang tumpah ruah di kompleks makam, menggambarkan persatuan yang luar biasa.

Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ustazah dan guru TPQ, disusul lantunan salawat dari ratusan jamaah. Kehadiran Mas Ibin, Wali Kota Blitar, memperkuat semangat kebersamaan.

Ia menyampaikan bahwa peringatan semacam ini adalah bentuk nyata dari sinergi antara nilai agama dan semangat kebangsaan.

“Kita berharap Blitar bisa terus menjadi kota yang religius, damai, dan penuh dengan nilai kebersamaan,” katanya.

Perayaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2025 yang dipusatkan di Blitar. Sebagai salah satu pusat kegiatan, ziarah kebangsaan ini mendorong generasi muda untuk meneladani perjuangan Bung Karno.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menekankan pentingnya meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai teladan kerahmatan bagi seluruh alam: rahmatan lil alamin.

Suasana semakin haru saat para santri menyalami sang wali kota dengan penuh antusias. Aroma bunga tabur menyatu dengan doa yang menggema.

Di tengah hiruk-pikuk kota, Blitar terlihat lebih tenang, penuh harapan, dan penuh makna. Acara ditutup dengan bacaan doa keselamatan bagi Kota Blitar.

“Doa dan ukhuwah adalah fondasi. Dari sinilah kita membangun Blitar sebagai kota yang religius, bersejarah, sekaligus penuh semangat kebangsaan,” tandas Mas Ibin.

Mas Ibin Ajak Warga Blitar Kuatkan Ukhuwah dan Kebangsaan di Hari Bersejarah Makam Bung Karno

IDPOST.ID – Ribuan santri, ustaz, ustazah, guru TPA dan TPQ, hingga tokoh agama se-Blitar raya tumpah ruah di kompleks Makam Bung Karno pada Selasa (9/9/2025).

Mereka berkumpul dalam suasana khidmat untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-48 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Blitar. Kegiatan doa bersama ini menunjukkan kekuatan spiritual dan kebangsaan yang tak terpisahkan.

Hadiri langsung dalam acara ini, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau kerap disapa Mas Ibin, menyampaikan pesan yang menyentuh hati.

“Kegiatan ini bukan hanya penghormatan terhadap Bung Karno sebagai Bapak Bangsa, tapi juga ikhtiar spiritual kita untuk memohon keberkahan bagi Kota Blitar dan seluruh warganya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa doa bersama di pusara Sang Proklamator bukan sekadar ritual, melainkan bentuk penghidupan nilai perjuangan Bung Karno di tengah generasi muda.

Mas Ibin menyebut bahwa semangat religius dan kebangsaan harus berjalan beriringan. “Nilai perjuangan Bung Karno tidak boleh hanya dikenang, tetapi juga dihidupkan dalam setiap langkah pembangunan kita,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI yang konsisten menjaga dakwah di kalangan generasi muda. “Guru ngaji dan santri memiliki peran penting membentengi generasi muda dari pengaruh negatif,” ucapnya.

Momentum ini menjadi bukti bahwa Blitar bukan hanya kota bersejarah, tetapi juga kota yang religius dan penuh kebersamaan.

Blitar Aman Berkat Sinergi: Ulama dan Aparat Serukan Persatuan Jaga Kota

IDPOST.ID – Komitmen menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Blitar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Hal ini ditegaskan dalam pertemuan konsolidasi yang dipimpin Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, di Aula PCNU Kota Blitar, Minggu malam, 31 Agustus 2025.

Dukungan kuat datang dari tokoh agama dan aparat kepolisian, yang menyerukan persatuan untuk menjaga kota dari potensi kerusuhan.

Rais Syuriah PCNU Kota Blitar, KH Muhtar Lubby atau akrab disapa Gus Lubby, menyampaikan pesan menyejukkan kepada seluruh hadirin.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, terutama pasca-aksi massa yang sempat terjadi.

“Kalau bisa jangan sampai ada satu pun kantor, fasilitas umum, atau pemerintahan di kota Blitar ini yang dirusak dan dijarah,” ucap Gus Lubby dengan tegas.

Menurut Gus Lubby, kemarahan massa yang diwujudkan dengan merusak fasilitas publik hanya akan menyakiti warga sendiri.

Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif bahwa semua fasilitas tersebut dibangun untuk kepentingan masyarakat.

“Mari kita jaga kota ini, karena semua fasilitas itu untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya, menggarisbawahi bahwa menjaga Blitar adalah bentuk tanggung jawab bersama.

Senada dengan Gus Lubby, Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, turut menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

AKBP Titus mengakui bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan kota.

“Kota Blitar harus saling jaga. Jika Blitar aman, maka semua bisa merasa nyaman,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keamanan Blitar akan terjaga optimal jika warga ikut bergandengan tangan menjaga lingkungan masing-masing.

Partisipasi aktif masyarakat, baik melalui posko bersama yang akan dibentuk maupun melalui kewaspadaan dini, menjadi kunci utama dalam menciptakan Blitar yang aman dan damai.

Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai tokoh, mulai dari Forkopimda, pimpinan partai politik, ormas, hingga kelompok kepemudaan ini, berlangsung hingga tengah malam.

Kesepakatan bulat tercapai: menjaga Blitar dari potensi kerusuhan adalah tanggung jawab kolektif. Mereka juga menegaskan pentingnya komunikasi di tingkat akar rumput agar isu-isu provokatif dapat segera diredam sebelum membesar.

Di akhir acara, Wali Kota Mas Ibin kembali menegaskan ajakan persuasifnya.

“Kota ini milik kita semua. Kalau aman, kita bisa bekerja, belajar, dan beribadah dengan tenang. Mari jadikan Kota Blitar teladan kota kondusif di Jawa Timur,” pungkasnya, yang kemudian diperkuat dengan tagline WARGA JAGA WARGA sebagai simbol semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Blitar.

Blitar Siaga: Posko Bersama Dibentuk, Libatkan Warga Jaga Keamanan Kota

IDPOST.ID – Sebagai respons cepat terhadap potensi ketegangan pasca-aksi massa, Pemerintah Kota Blitar mengambil langkah strategis dengan membentuk posko bersama di setiap wilayah kota.

Inisiatif ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, atau Mas Ibin, dalam pertemuan konsolidasi keamanan di Aula PCNU Kota Blitar, Minggu malam, 31 Agustus 2025.

Mas Ibin menjelaskan bahwa posko bersama ini akan menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas kota.

“Posko ini akan diisi oleh unsur gabungan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran pam swakarsa akan menjadi ujung tombak pengamanan, memperkuat sistem kewaspadaan dini di tingkat akar rumput.

Konsep “Warga Jaga Warga” menjadi filosofi utama di balik pembentukan posko ini. Mas Ibin menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat krusial.

“Masyarakat bisa on call, jika ada hal yang mengganggu ketertiban bisa segera ditangani bersama,” jelasnya.

Hal ini bukan untuk menggantikan tugas aparat keamanan, melainkan untuk menciptakan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan warga dalam merespons setiap potensi masalah sebelum membesar.

Sebelumnya, Blitar sempat diwarnai aksi massa yang cukup besar, bahkan sempat mengarah ke Polres Blitar Kota dan fasilitas pemerintahan, termasuk DPRD.

Peristiwa ini menjadi pemicu utama bagi Wali Kota untuk segera menggalang kekuatan bersama.

“Kondisi itu menjadi alarm bahwa pemerintah kota bersama masyarakat harus segera merapatkan barisan,” kata Mas Ibin.

Selain pembentukan posko, Wali Kota juga membuka opsi untuk mengadakan doa bersama lintas wilayah.

Meskipun belum diputuskan secara resmi, Mas Ibin melihat doa bersama sebagai instrumen spiritual yang dapat menguatkan persaudaraan warga dan menciptakan suasana yang lebih tenang.

“Mungkin dalam waktu dekat kita adakan doa bersama, jika situasi memungkinkan,” tambahnya.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk PCNU Kota Blitar. Rais Syuriah KH Muhtar Lubby atau Gus Lubby, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menjaga fasilitas umum.

“Kalau bisa jangan sampai ada satu pun kantor, fasilitas umum, atau pemerintahan di kota Blitar ini yang dirusak dan dijarah,” tegas Gus Lubby, mengingatkan bahwa kerusuhan hanya akan merugikan warga sendiri.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, juga menggarisbawahi pentingnya sinergi ini.

“Kota Blitar harus saling jaga. Jika Blitar aman, maka semua bisa merasa nyaman,” kata AKBP Titus, menegaskan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan adanya posko bersama dan partisipasi aktif warga, diharapkan Blitar dapat terus menjadi kota yang aman, damai, dan kondusif.

Blitar Bergerak: Wali Kota Mas Ibin Pimpin Konsolidasi Jaga Keamanan Pasca-Aksi Massa

IDPOST.ID – Aula kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar menjadi saksi bisu komitmen bersama menjaga keamanan kota. Minggu malam, 31 Agustus 2025, para tokoh penting dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan partai politik, Ketua DPRD, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, hingga kelompok kepemudaan berkumpul.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, atau akrab disapa Mas Ibin, sebagai tindak lanjut dari aksi massa yang sempat memanas sehari sebelumnya.

Dalam suasana yang hangat namun serius, Mas Ibin menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas Blitar.

“Agenda malam ini adalah tindak lanjut dari peristiwa semalam, ketika terjadi aksi masyarakat cukup besar yang sempat mengarah ke Polres Blitar Kota dan fasilitas pemerintahan, termasuk DPRD,” ujar Mas Ibin.

Ia menambahkan, insiden tersebut menjadi alarm bagi pemerintah kota dan masyarakat untuk segera merapatkan barisan demi mencegah kerusuhan lebih lanjut.

Koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forkopimda hingga pimpinan ormas dan partai politik, dianggap sangat mendesak.

Mas Ibin menekankan bahwa semua pihak adalah representasi masyarakat Blitar yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kota ini sebagai rumah bersama.

“Kita ingin memastikan Blitar tetap kondusif. Aman, damai, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Menyikapi potensi ketegangan yang meningkat, Mas Ibin mengumumkan langkah konkret berupa pembentukan posko bersama di tiap wilayah kota.

Posko ini akan diisi oleh unsur gabungan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, dengan pam swakarsa sebagai ujung tombak pengamanan.

“Masyarakat bisa on call, jika ada hal yang mengganggu ketertiban bisa segera ditangani bersama,” jelasnya, seraya menekankan bahwa keterlibatan warga bertujuan memperkuat sistem kewaspadaan dini, bukan menggantikan peran aparat.

Selain itu, opsi doa bersama lintas wilayah juga diapungkan sebagai instrumen spiritual untuk menguatkan persaudaraan warga, meskipun belum diputuskan secara resmi.

“Mungkin dalam waktu dekat kita adakan doa bersama, jika situasi memungkinkan. Malam ini baru awalan konsolidasi menyeluruh tentang tata kelola keamanan kota,” imbuh Mas Ibin.

Dukungan penuh datang dari PCNU Kota Blitar. Rais Syuriah KH Muhtar Lubby, atau Gus Lubby, menyerukan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Kalau bisa jangan sampai ada satu pun kantor, fasilitas umum, atau pemerintahan di kota Blitar ini yang dirusak dan dijarah,” tegas Gus Lubby, mengingatkan bahwa perusakan fasilitas publik hanya akan merugikan warga sendiri.

“Mari kita jaga kota ini, karena semua fasilitas itu untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, turut menekankan sinergi antara aparat dan masyarakat sebagai kunci utama menjaga keamanan.

“Kota Blitar harus saling jaga. Jika Blitar aman, maka semua bisa merasa nyaman,” ujarnya, menegaskan bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi aktif warga.

Pertemuan yang berlangsung hingga tengah malam ini menghasilkan kesepakatan bahwa menjaga Blitar dari potensi kerusuhan adalah tanggung jawab bersama.

Para tokoh juga menekankan pentingnya komunikasi di tingkat akar rumput untuk meredam isu provokatif. Mas Ibin menutup acara dengan ajakan persuasif.

“Kota ini milik kita semua. Kalau aman, kita bisa bekerja, belajar, dan beribadah dengan tenang. Mari jadikan Kota Blitar teladan kota kondusif di Jawa Timur,” yang kemudian ditegaskan dengan tagline kuat: WARGA JAGA WARGA.