Situs Judi Online di Indonesia Paling Banyak Berasal dari Filipina dan Kamboja

IDPOST.CO.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyebut kalau konten judi online di Indonesia paling banyak berasal dari Filipina dan Kamboja.

Budi menyebut pihaknya selama 3 bulan saja pihaknya berhasil memberangus sebanyak 400 ribu konten perjudian.

Hal tersebut disampaikan Budi Arie Setiadi di Istana Kepresidenan Jakarta usai rapat intern bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat 13 Oktober 2023

“Dalam waktu 3 bulan saja sebanyak 400 ribu konten perjudian bisa dieksekusi,” katanya.

“Berarti 1 periode menteri kita selesaikan dalam waktu 3 bulan dalam pemberantasan judi online,” lanjutnya.

Selain itu pihaknya juga menyebut kalau perputaran uang judi online di Indonesia diprediksi bisa mencapai Rp350 triliun.

“Menurut data yang kami peroleh perputaran uang dari judi online itu hampir Rp160 triliun rupiah dan diprediksi bisa sampe Rp350 triliun,” katanya.

Dengan banyaknya situs perjudian pihaknya akan terus melakukan patroli siber untuk memberantas judi online.

Selain itu ia juga meminta peran aktif masyarakat dan media apabila memiliki informasi terkait judi online agar segera dilaporkan ke pihaknya.

Sehingga nantinya, setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika menerima informasi akan langsung mengeksekusi konten tersebut.

“Kalau ada teman-teman media punya masukan kasih saja ke saya langsung kita sikat,” tutupnya.

Perputaran Uang Judi Online di Indonensia Capai Rp350 Triliun

IDPOST.CO.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyebut kalau perputaran uang judi online di Indonesia diprediksi bisa mencapai Rp350 triliun.

Hal tersebut disampaikan Budi Arie Setiadi di Istana Kepresidenan Jakarta usai rapat intern bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat 13 Oktober 2023

Budi Arie menyebut, bedasarkan data yang pihaknya miliki perputaran uang judi online hampir mencapai Rp160 triliun pertahun

“Menurut data yang kami peroleh perputaran uang dari judi online itu hampir Rp160 triliun rupiah dan diprediksi bisa sampe Rp350 triliun,” katanya.

Untuk memerangi judi online di Indonesia, pihaknya terus melakukan patroli cyber untuk memastikan sudah tidak ada judi online.

Bahkan, selama melakukan patroli cyber, pihaknya sudah berhasil mengeksekusi sebanyak 392.652 konten perjudian di ruang digital.

“Di mana di situ IP-nya itu 205.910 konten, file sharing 16.304 konten, dan media sosial itu 170.438,” katanya.

Budi mengatakan sebagian besar konten judi online yang ada di ruang digital Indonesia berasal dari luar negeri.

Konten judi online di Indonesia paling banyak berasal dari Filipina dan Kamboja.

Budi mengatakan bila sebelumnya 800 ribu sampai 900 ribu konten judi online diberangus dalam periode 8-9 tahun.

Sekarang dalam waktu 3 bulan saja sebanyak 400 ribu konten perjudian bisa dieksekusi.

“Berarti 1 periode menteri kita selesaikan dalam waktu 3 bulan dalam pemberantasan judi online,” katanya.

Pemerintah Tegas Berantas Judi Online di Indonesia

IDPOST.CO.ID – Budi Arie Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menkominfo) akan lebih tegas memberantas judi online.

Ia menyebut pihaknya akan terus melakukan patroli siber untuk memberantas judi online yang selama ini meresahkan.

Selain itu, patroli siber yang pihaknya lakukan untuk menutuk ruang gerak judi online di Indonesia.

“Patroli siber tetap kita lakukan,” kata Budi Arie usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 13 Oktober 2023.

Ia juga meminta keterlibatan masyarakat dan media apabila memiliki informasi terkait judi online agar segera dilaporkan ke pihaknya.

Sehingga nantinya, setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika menerima informasi akan langsung mengeksekusi konten tersebut.

“Kalau ada teman-teman media punya masukan kasih saja ke saya langsung kita sikat,” katanya.

Budi menyebut kalau perputaran uang judi online di Indonesia bisa mencapai 160 triliun per tahun.

Bahkan pihaknya juga menyebut perputaran uang judi online diprediksi bisa mencapai Rp 350 triliun.

“Setelah ini, mungkin akan drop (perputatan uang),” pungkasnya.

Menkominfo Jadikan Wulan Guritno Duta Anti Judi Online

IDPOST.CO.ID – Wulan Guritno oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dijadikan duta anti-judi online.

Keputusan menjadikan Wulan Gurutno menjadi duta anti-judi online tersebut memantik kontroversi di tengah masyarakat.

Pasalnya, Wulan Guritno yang mempromosikan judi online tersebut tengah menjalani proses penyidikan oleh polisi.

“Artis-artis selebram dan lain-lain sudah dipanggil (polisi terkait judi online), Wulan Guritno dan lain-lain. Nanti abis itu dioper ke Kominfo, untuk jadi juru kampanye anti judi online,” kata Budi.

Sementara, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyebut alasan para influencer maupun artis mempromosikan judi online karena ketidak tahuan.

Selain itu katanya, saat mempromosikan judi online mereka juga tidak tahu kalau akan melanggar hukum.

“Para selebritas dan influencer itu karena ketidaktahuannya, kemudian mempromosikan judi online, maka dari itu kita jadikan juru kampanye anti judi online,” ucapnya.

“Tapi tergantung mereka mau atau tidak. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Kemenkominfo ingin meng-approach mereka,” lanjutnya.

Profil Budi Arie Ketua Umum DPP Projo Dikabarkan Akan Dilantik Jokowi Gantikan Johnny G Plate Sebagai Menkominfo

IDPOST.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan menunjuk Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Budi Arie Setiadi mengantikan Johnny G Plate yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi proyek BTS BAKTI Kominfo di Kejagung.

Jokowi dikabarkan akan mengangkat Ketua Umum DPP Projo tersebut sebagai Menkominfo.

Dari informasi yang dihimpun, Budi Arie akan dilantik Jokowi sebagai Menkominfo di Istana pada Senin 17 Juli 2023.

Dikutip dari laman Kemendesa.go.id, Budi Arie Setiadi sejatinya juga masuk anggota Kabinet Indonesia Maju di periode kedua Jokowi.

Saat ini, Budi menjabat sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Ia menjabat Wamen Desa PDTT sejak 25 Oktober 2019.

Budi Arie lahir di Jakarta, 20 April 1969. Ia merupakan mantan wartawan yang beralih profesi jadi aktivis sosial, politikus, pengusaha, dan relawan setia Jokowi.

Budi Arie mengenyam pendidikan di SD Marsudirini Koja, Jakarta Utara. Lalu lanjut di SMP Marsudirini Koja, dan SMA Kolose Kanisius Jakarta.

Setelah lulus SMA, dia kemudian diterima di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UI dan lulus pada tahun 1996.

Selanjutnya, Budi Arie kemudian menyelesaikan S2 Managemen Pembangunan Sosial Universitas Indonesia (UI), lulus tahun 2006.

Sebelum masuk lingkaran pemerintahan, Budi Arie merupakan pendukung Jokowi di dua perhelatan Pilpres.

Ia mendirikan relawan terbesar pendukung Jokowi pada Agustus 2013, yaitu Projo.

Bahkan, Projo sudah bergerak mengumpulkan dukungan sebelum Jokowi resmi dideklarasikan PDIP sebagai Capres pada tahun 2014.

Sebelum mendirikan Projo, Budi Arie pernah menjabat Wakil Ketua PDIP DKI Jakarta tahun 2005-2010, dan Ketua Balitbang PDIP DKI Jakarta periode 2005-2010.

Karier Pengusaha

Jauh sebelum menjadi politukus, Budi Arie lama berkarier di dunia jurnalis dan pengusaha.

Ia merupakan pendiri Harian Bergerak pada 1998 silam. Budi Arie juga pernah jadi wartawan beberapa koran nasional antara tahun 1994 hingga 2001, dan Pemimpin Umum sebuah tabloid tahun 2008-2009.

Ia juga pernah menduduki jabatan Direktur Utama PT Mandiri Telekomunikasi Utama (2001-2009), Direktur PT Daya Mandiri (2010-2014), Direktur Utama NKE Investama (2009-2014), Direktur PT Sarana Global Informasi (2009-2014), Direktur Utama PT Mitra Lumina Indonesia (2011-2014).

Saat masih sebagai mahasiswa, bakat aktivis Budi Arie memang sudah terlihat.

Ia pernah tercatat memimpin gerakan mahasiswa sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM ) FISIP UI 1994 dan Presidium Senat Mahasiswa UI (1994/1995).

Ia juga aktif mendirikan dan membina Forum Studi Mahasiswa (FSM) UI dan juga Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM ) UI.

Selain itu, ia aktif di bidang pers kemahasiswaan dengan menjadi Redpel Majalah Suara Mahasiswa UI pada tahun 1993-1994.

Setelah lulus, Budi Arie ternyata tidak berhenti berorganisasi. Semasa gerakan reformasi mahasiswa UI pada tahun 1998, bersama aktivis mahasiswa dan alumni UI juga membidani lahirnya Keluarga Besar (KB) UI.

Budi juga pernah menduduki Ketua ILUNI UI Jakarta (1998-2001) dan mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesional Indonesia (MPI).