Pasukan Operasi Khusus Korea Selatan dan Amerika Serikat Satukan Kekuatan Militer

IDPOST.CO.ID – Pasukan Operasi Khusus Korea Selatan dan Amerika Serikat melakukan latihan udara untuk meningkatkan kerjasama antara kedua kekuatan militer.

Latihan ini difokuskan pada operasi pesawat tempur untuk meningkatkan kemampuan serangan presisi, serta melatih pasukan dalam skenario pencarian dan penyelamatan tempur serta penurunan parasut massal.

Sebanyak 200 tentara dari Komando Perang Khusus Korea Selatan dan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat berpartisipasi dalam operasi pelatihan lintas udara yang disebut Korea Flying Training 24 pada hari Kamis, 18 April.

Latihan ini diadakan di pangkalan udara Osan, di Pyeongtaek, menurut Angkatan Udara Ketujuh.

“Hari ini adalah contoh yang bagus tentang bagaimana kita dapat secara efektif melakukan pelatihan lintas komponen untuk mendukung beragam tujuan yang melibatkan gabungan SOF dan personel serta unit gabungan berskala lebih besar di dalam dan di luar Semenanjung ,” kata Letkol James dari Angkatan Udara AS Force P. Johnson III, direktur Elemen Penghubung Operasi Khusus SOCKOR.

Kompleksitas pelatihan lompat massal yang telah direncanakan sejak lama ini melengkapi pilihan yang lebih terpisah atau konvensional bagi para pemimpin senior.

Dalam latihan tersebut, armada yang digunakan berjumlah delapan pesawat angkut, antara lain C-17, C-130 Hercules, dan CASA 235. Mereka juga mengerahkan sekitar 25 jenis pesawat, termasuk pesawat tempur siluman F-35B AS dan F-35A Force Republic. Angkatan Udara Korea.

Dukungan Pertahanan dari AS, Israel Akan Terima Sejumlah Kendaraan Taktis JLTV 4×4 Baru

IDPOST.CO.ID – Dalam kunjungan resmi pihak berwenang dari Pasukan Pertahanan Israel ke Amerika Serikat, diketahui bahwa Israel akan segera menerima sejumlah kendaraan lapis baja JLTV 4×4 baru dari perusahaan Oshkosh Defense.

Sejak terjadinya serangan terosis yang dilakukan HAMAS pada 7 Oktober dan disusul dengan dimulainya Operasi Pedang Besi oleh Pasukan Pertahanan Israel, Amerika Serikat telah memberikan berbagai dukungan kepada pasukan Israel dalam hal peralatan militer.

Oleh karena itu, dalam rangka kunjungan Mayor Jenderal (Res.) Eyal Zamir, milik Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan Israel, ke Amerika Serikat, portofolio pertahanan melaporkan bahwa kedatangan sejumlah pasukan diperkirakan akan segera terjadi. Kendaraan taktis JLTV 4×4.

Meskipun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan, ini mungkin sesuai dengan 75 unit yang diperoleh pada awal Desember lalu dalam rangka program Penjualan Militer Asing.

Kendaraan Taktis Ringan Bersama, atau JLTV, memiliki sistem suspensi cerdas independen TAK-4iTM, yang memungkinkan pengoperasian yang efisien untuk merespons kebutuhan transportasi di medan sulit dan lingkungan pertempuran.

Performa off-roadnya telah ditingkatkan dan dapat diangkut dengan helikopter, pesawat sayap tetap, dan kendaraan amfibi.

Pesawat ini memiliki fitur kursi yang tahan ledakan, sistem pertahanan kebakaran otomatis, sistem perlindungan kru yang dapat diskalakan, dan memiliki kemampuan C4ISR terintegrasi.

Pengiriman berikutnya ini menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat terhadap Israel, yang juga mencakup bidang lain seperti produksi kendaraan tempur lapis baja beroda (VCBR) 8×8 Eitan yang baru.

Oshkosh Defense, produsen JLTV, juga merupakan bagian dari program ini karena merupakan perusahaan yang akan memproduksi helm kendaraan lapis baja.

Dengan penggabungannya, melalui serangkaian kendaraan, Pasukan Pertahanan Israel akan maju dalam penggantian definitif M113-nya.