Jumlah Kekayaan Prabowo Subianto Bacapres dari Koalisi Gemuk

IDPOST.CO.ID – Bakal calon presiden, Prabowo Subianto menjadi salah satu kandidat yang diusung oleh koalisi gemuk.

Menteri Pertahanan Indonesia itu didukung partai mulai dari Gerindra, Golkar, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Lantas berapa sebenarnya kekayaan yang dimiliki Prabowo Subianto yang didukung koalisi gemuk.

Dikutip dari berbagai sumber, Prabowo diklaim memiliki harta kekayaan tertinggi dibanding Bacapres lainnya.

Dari beberapa kandidat seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Prabowo Subianto dinilai paling kaya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang diunggah 31 Desember 2022, Prabowo diketahui memiliki harta mencapai Rp 2.04 triliun.

Harta tersebut termasuk didalamnya aset tanah dan bangunan, kendaraan dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta lainnya.

Tercatat aset tanah dan bangunan yang dimiliki Prabowo totalnya mencapai Rp275 miliar yang tersebar di wilayah Bogor dan Jakarta Selatan.

Selain itu, di dalam garasinya terparkir beberapa koleksi mobil jeep dan satu sepeda motor yang meliputi:

  • Mobil Toyota Alphard 2005 senilai Rp 400 juta
  • Honda CR-V Jeep 2007 senilai Rp 130 juta
  • Land Rover Jeep 1994 senilai Rp 50 juta
  • Mobil Toyota Land Cruiser Jeep 1980 senilai Rp 50 juta
  • Mitsubishi Pajero Jeep 2000 senilai Rp 175 juta
  • Toyota Lexus Jeep 2002 senilai Rp 400 juta
  • Land Rover Jeep 1992 senilai Rp 50 juta
  • Satu sepeda motor merek Suzuki senilai Rp 3,5 juta.
  • Selain aset tersebut, Prabowo juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 16 miliar, serta aset dalam bentuk surat berharga yang nilai totalnya mencapai Rp1.7 triliun.

Dalam hal kas dan setara kas, Prabowo memiliki harta senilai Rp 2.5 miliar. Adapun harta lainnya tercatat dengan nilai Rp 45 miliar.

Survei Indikator Sebut PAN Akan Lolos Sebagai Partai Parlemen

IDPOST.CO.ID – Hasil Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menyebut Partai Amanat Nasional (PAN) menunjukan trend positif.

Hal tersebut disampaikan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo.

Dari data survei yang pihaknyya gelar pada 25 Agustus-3 September 2023 PAN akan lolos sebagai partai Parlemen jika pemilu dilakukan hari ini.

PAN lolos parliamentary threshold atau ambang batas sebesar 4 persen.

Indikator bertanya kepada responden, “jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan ibu/bapak pilih di antara partai berikut ini?”

Hasilnya, sebanyak 4,5 persen responden memilih PAN untuk tetap mewakili mereka di DPR RI.

“PAN 4,5 persen, PPP 2,4 persen, Perindo 1,9 persen, PSI 0,8 persen.”

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo, mengatakan, elektabilitas PAN kini berada di angka 4,5 persen.

Angka ini sekaligus meneguhkan posisi PAN sebagai partai parlemen.

“Di sepanjang tahun 2023, tampak hanya PAN yang mengalami tren peningkatan dukungan, sementara partai lain kecenderungannya stagnan,” kata Hendro saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Swing Voters, Efek Sosialisasi dan Tren Elektoral Jelang Pilpres 2024’ secara virtual, Sabtu (30/9/2023).

Menurut Hendro, ada tren peningkatan yang terus berhasil dicatat PAN. Pada temuan Juni 2023, misalnya, elektabilitas PAN berada di angka 3,1 persen, atau berada di bawah ambang batas parlemen.

Kerja-kerja politik berhasil membuat elektabilitas PAN terus meningkat. Temuan Juli 2023, elektabilitas PAN sudah melebihi ambang batas parlemen, yakni mencapai 4,3 persen.

“Kini, dalam temuan terbaru, angkanya terus meningkat menjadi 4,5 persen,” ungkap Hendro.

Elektabilitas PAN meningkat karena didongkrak kinerja Zulhas sebagai Menteri Perdagangan.

Untuk kali pertama dalam sejarah republik, perdagangan Indonesia mengalami surplus signifikan lebih dari US$50 miliar.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kementerian Perdagangan di bawah Zulhas juga tinggi, mencapai 52,1 persen. Selain itu, mesin politik PAN juga sudah mulai bergerak dan menyasar ke pemilih muda.

Sementara itu PDIP sendiri masih diperingkat pertama daftar partai sebagai elektabilitas tertinggi di ikuti Gerindra di posisi kedua.

“PDIP 26 persen, Gerindra 12,6 persen, Golkar 9,2 persen, PKB 7,5 persen, PKS 5,2 persen, Demokrat 5,1 persen, Nasdem 4,8 persen,” lanjutnya.

Adapun PAN sendiri juga masuk ke dalam daftar 3 besar sebagai partai dengan tingkat sosialisasi tertinggi di media sosial, media online, dan televisi.

UU Kesehatan Disahkan, Politisi PAN: Semoga Paripurna

IDPOST.CO.ID – Saleh Partaonan Daulay Ketua Fraksi PAN DPR mengapresiasi dan bersyukur Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sudah disahkan.

Dikatakanya, UU tersebut segera menciptakan transformasi kesehatan di Indonesia yang paripurna,

Disebutkanya pula dalam UU tersebut sudah menampung aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama organisasi profesi dan organisasi lainnya.

“Kami berharap UU ini segera menciptakan transformasi kesehatan di Indonesia yang paripurna,” katanya Kamis 10 Agustus 2023.

“Sebab di antara target yang ingin didapat memang transformasi itu, misalnya dalam bidang SDM kesehatan, kita berharap keterpenuhan dokter umum dan spesialis di Indonesia itu bisa terwujud,” lanjutnya.

UU Kesehatan, lanjut dia, menciptakan kompetisi yang sehat antara penyelenggara pendidikan dari universitas dan dari rumah sakit, terutama dari dokter spesialis.

“Dokter spesialis di Indonesia sangat kurang, dengan adanya formulasi ini diharapkan akan ada percepatan transformasi itu segera meningkatkan rasio keterpenuhan dari nakes seperti itu,” tuturnya.

Wakil Ketua Gerindra Sebut PAN dan Golkar Akan Merapat Dukung Prabowo Jadi Presiden

IDPOST.CO.ID – Dua partai dikabarkan akan merapat ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mendukung Prabowo Subianto.

Kedua partai yang dikabarkan merapat tersebut yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar.

PAN dan Golkar dikabarkan akan mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Peryataantersebut disampaikan Wakil Ketua Gerindra, Habiburokhman di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu 16 Juli 2023..

Dikatakanya, pihaknya yakin kedua partai tersebut akan merapat ke KKIR karena pihaknya intens menjalin komunikasi.

Selain itu pihaknya menyebut kalau Golkar dan PAN bukanlah kawan baru Gerindra dalam perpolitikan tanah air.

Habiburokhman meyakini dukungan kepada Menteri Pertahanan itu akan terus bertambah.

“Kalau komunikasi dengan Golkar, dengan PAN, itu bukan kawan baru, itu kawan lama yang punya sejarah panjang. Pada akhirnya semua akan Prabowo,” katanya.

Ditanya antara Golkar atau PAN yang lebih condong akan masuk KKIR, Habiburokhman meyakini keduanya.

Ia berharap kedua partai segera memantapkan pilihan mendukung Prabowo.

“Dua-duanya. Kami minta doa saja, supaya dimantapkan langkahnya agar kedua partai itu segera mendukung Pak Prabowo,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut pertemuan antara Gerindra, PKB, Golkar, dan PAN juga rutin dilakukan.

“Ini udah kesekian puluh. Keempat partai pun, kami dari konteks berbagai level di second line kami sudah ketemu terus di DPR,” pungkasnya.

Politiisi PAN Minta Kemesraan Para Elit Politik Harus Terus Terbangun

IDPOST.CO.ID – Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus meminta kemesraan antar petinggi partai harus terus terjalin.

Terlebih kemesraan tersebut juga dibarengi dengan bakal calon legislatif dan bakal calon presiden.

Disebutkanya, kemesraan tersebut merupakan salah satu upaya pendidikan politik kepadammasyarakat kalau politik sangat deweasa.

Dicontojkanya, elite Nasdem berkunjung ke Sekretariat bersama Gerindra-PKB, Ketum Nasdem Pak Surya melakukan kunjungan ke partai Golkar.

“Kemudian lima Ketum (Bang Zulhas, Pak Prabowo, Cak Imin, Pak Airlangga, dan Pak Mardiono (Plt Ketum PPP) bertemu dalam acara Silaturahmi Ramadhan di Kantor DPP PAN dimana acara ini juga dihadiri oleh Presiden Jokowi,” jelas Guspardi.

Apalagi, Guspardi juga menjelaskan Ketum PAN juga telah menyambangi kantor DPP PDIP dan bertemu Ibu Megawati dan Ganjar Pranowo.

Sebelumnya petinggi PPP juga berkunjung ke PDIP. Berikutnya elite partai Gerindra pun telah berkunjung ke kantor DPP PAN.

Dan yang tak kalah menarik pertemuan antara Puan Maharani dengan AHY di hutan Kota, Senayan Jakarta. Dengan demikian kesan yang selama ini bahwa PDIP dan Demokrat susah untuk bersatu menjadi terbantahkan.

Anggota Komisi II DPR RI itu juga memuji pertemuan sejumlah tokoh politik Tanah Air di Mekkah, Arab Saudi di sela-sela pelaksanaan ibadah haji antara 2 bakal calon presiden yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo kemudian Anies berjumpa juga dengan Puan Maharani.

“Meski mereka tidak membicarakan politik tetapi sikap mereka telah menunjukkan teladan yang baik bagi rakyat,” jelas Guspardi.

Megawati Ogah Gegabah Ajak atau Tolak PAN Memenangkan Ganjar Panowo

IDPOST.CO.ID – Megawati Soekarnoputri ogah gegabah terkait keputusanya tentang Partai Amanat Nasional (PAN).

Keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan itu terkait cara PDIP memenangkan Ganjar Panowo sebagai presiden.

Bahkan, Megawati meminta PAN untuk berfikir terlebih dahulu secara matang-matang.

Hal tersebut disampaikan Megawati usai bertemu Ketum PAN Zulkifli Hasan di DPP PDI Perjuangan, Jumat 2 Juni 2023.

Pertemuan antara petingggi patai tersebut merupakan pertemuan yang pertama kali.

“Tadi kami diskusi. Ini pertemuan pertama,” katanya.

“Ya silakan setelah pertemuan ini PAN berdiskusi secara internal,” lanjutnya.

kesepakatan politik. Yang terang, menurut Megawati, PDI Perjuangan akan membalas pertemuan ini dengan berkunjung ke kantor DPP PAN.

“Itu (tentu atas) perintah saya,” terang Megawati.

PDI Perjuangan dengan tegas mengusung Ganjar sebagai capres pada Jumat, 21 April 2023.