Emrus Sihombing Sebut Yusril Bisa Dipasangkan dengan Siapa Saja Jadi Bacawapes

IDPOST.CO.ID – Pengamat komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, menilai nama Yusril Ihza Mahendra lebih munjual sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres).

Selain itu katanya, nama Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu lebih menjual dari para Gibran Rakabuming Raka dan bacapres lainya.

Yusril menerutnya, merupakan sosok yang memiliki kapabilitas, profesionalitas, leadership dan pengalaman pengelolaan pemerintahan.

“Jika kita melihat secara jujur, ada salah satu sosok yang memiliki kapabilitas, profesionalitas, leadership, manajerial, pengalaman pengelolaan pemerintahan dan sebagainya, yaitu Yusril Ihza Mahendra,” katanya, Jumat13 Oktober 2023.

Bahkan ia juga menilai kalau dengan pengalaman yang dimiliki Yusril Ihza Mahendra, ia cocok dipasangkan dengan siapapun.

“Yusril cocoknya mendampingi Ganjar atau Prabowo?. Menurut hemat saya, Yusril Ihza Mahendra sangat tepat berpasangan dengan Prabowo,” ucapna.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihakna siap mejadi bacapesalternatif.

“Apabila Koalisi Indonesia Maju saat menentukan cawapres menemukan jalan buntu atau deadlock, saya bisa menjadi alternatif pilihan,” katanya.

Dijelaskanya, didalam internal Koalisi Indonesia Maju menentukan siapa cawapres bukanlah hal yang muda.

Sebab lanjutnya, dinamika yang terjadi didalam intenal selalu ada tarik menarik untuk menentukan usulan nama diajukan.

“Memang di koalisi ini kekuatan tarik-menarik cukup besar,” katanya.

Wakil Ketua Umum PBB Tekankan Peran Kunci Legislator Sebagai Ujung Tombak Partai

IDPOST.ID – Pada Rabu (27/9/2023), DPP Partai Bulan Bintang (PBB) telah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota dengan tema ‘Pendalaman Tugas Anggota DPRD’. Acara ini digelar di Swiss-Belresidences, Jakarta, dan dihadiri oleh legislator PBB dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Wakil Ketua Umum PBB, Norman Zainal, dalam sambutannya, menegaskan bahwa para peserta bimtek ini telah terlibat dalam berbagai perjuangan, khususnya dengan memasuki tahun politik. Dia mengungkapkan harapan besar kepada rekan-rekan legislator yang turut serta dalam bimtek ini, mengatakan bahwa mereka adalah ujung tombak partai dan berperan penting dalam pertarungan di daerah pemilihan masing-masing.

“Kami berharap banyak kepada rekan-rekan legislator yang ikut bimtek ini, kalian adalah ujung tombak partai dan bertarung di dapil masing-masing. Insya Allah kalian terpilih kembali dan menambah legislator di provinsi, kabupaten, kota, dan DPR RI,” ujar Norman.

Dia melihat Pemilu sebagai sebuah kompetisi dan membandingkan PBB dengan tim sepak bola. Dalam analoginya, ketua umum dan sekretaris jenderal adalah pelatih, sedangkan para anggota legislator adalah pemain yang berjuang di lapangan politik.

“Saat pemain sudah ada di lapangan, yang berjuang adalah caleg-caleg. DPP tetap akan mengawal legislator hingga masuk. Tahun depan caleg ini sudah ada di depan gawang, tergantung si pemain mau cetak gol seperti apa. Saya yakin kalian sudah berpengalaman dalam mengambil suara,” paparnya.

Norman juga mengajak para peserta bimtek untuk mendukung Yusril Ihza Mahendra sebagai calon wakil presiden, namun dengan penegasan bahwa nama PBB tetap harus dipegang teguh.

“Memenangkan capres dan memenangkan PBB itu wajib. Target PBB menang 4 persen,” tandasnya.

Di samping itu, caleg incumbent juga diminta untuk menganalisis situasi di daerah pemilihan masing-masing, mengambil posisi yang tepat, dan terlibat aktif dalam sosialisasi di masyarakat.

“Ambil tempat di mana bapak jadi pemain inti, masuk ke masyarakat, rangkul, sosialisasi diri Anda sebagai caleg. Insya Allah kalian akan terpilih kembali,” tutupnya.

PBB Siap Gabung Koalisi Gerinda dan PKB, Dukung Prabowo Jadi Presiden

IDPOST.CO.ID – Partai Bulan Bintang (PBB) selekasnya akan membuat maklumat gabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Dengan bergabungnya dengan KKIR, PBB akan menghadapi Pemilu 2024 bersama Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Noor menjelaskan kalau pihaknya sudah komunikasi dengan beberapa elite Partai Gerindra dan PKB masalah gagasan gabung ke KKIR.

Ia juga mengatakan kalau saat ini PBB tinggal menunggu waktu yang pas untuk mendeklarasikannya.

“Iya kami selekasnya akan berkarya maklumat. Seringkali perbincangan telah kami kerjakan,” jelas Afriansyah saat dikontak, Senin (15/5/2023).

PBB mengatakan akan tergabung ke Konsolidasi Kebangunan Indonesia Raya (KKIR) bersama Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2024.

konsolidasi ya. Terang itu ya,” kata Sekjen PBB Afriansyah Noor sehabis mendaftar bacaleg DPR RI ke KPU, Sabtu (13/5/2023).

Afriansyah menjelaskan, Ketua Umum PKB Yusril Ihza Mahendra dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah berbicara.

Terbaru, komunikasi ke 2 tokoh itu berjalan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).

“Paling akhir di Sumbar, persisnya di Kabupaten Tanah Datar. Insyaallah, kami akan bermufakat bagaimana membuatIndonesia,” ucapnya.