Pelantikan dan Pra Raker Pengurus PROPAMI 2023-2026

JAKARTA, 26 November 2023 – Suasana haru dan semangat memenuhi ruangan di Grand Kemang Hotel, Jakarta, saat pelantikan dan Pra Raker (Pra Rapat Kerja) Pengurus Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) dilangsungkan pada hari Minggu, 26 November 2023. Acara bersejarah ini menjadi tonggak awal bagi perjalanan PROPAMI dalam tiga tahun ke depan.

Hadir dalam acara ini adalah seluruh pengurus pusat DPP PROPAMI, Dewan Pengawas, Komite Kehormatan, dan Komite Standar Profesi, serta mitra industri pasar modal. Prosesi pelantikan dan peresmian pengurus baru dipimpin oleh Chaeruddin Berlian, Dewan Pengawas PROPAMI, menciptakan momen berkesan untuk menatap masa depan pasar modal Indonesia.

Dalam suasana penuh makna, pukul 09.00 WIB, para pengurus baru resmi dilantik oleh Chaeruddin Berlian. Mereka membacakan ikrar pelantikan, menjadi komitmen awal dalam membawa PROPAMI ke arah yang lebih baik. Pelantikan bukan hanya seremonial, namun juga menjadi awal dari kegiatan Pra Raker, di mana program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang dibahas bersama.

NS. Aji Martono, Ketua Umum PROPAMI, didampingi oleh Ali Hanafiah, Sekretaris Jenderal, dan Titis Sosro, Bendahara Umum, memimpin jalannya diskusi dalam sidang-sidang Pra Raker. Pembahasan ini tidak hanya bersifat rutin, melainkan menjadi panggung awal rencana strategis untuk mendukung pertumbuhan dinamis pasar modal Indonesia.

Pra Raker ini menjadi forum bersatunya seluruh unsur bidang dan departemen di PROPAMI. Mereka bersinergi merumuskan program kerja yang akan mengatasi dinamika dan tantangan pasar modal dalam tiga tahun ke depan. Dengan semangat yang menyala-nyala, PROPAMI berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menghadapi perubahan terus-menerus di dunia pasar modal.

NS. Aji Martono, dalam sambutannya, mengundang seluruh stakeholders di industri pasar modal untuk turut serta dalam program kerja PROPAMI. Dukungan dan partisipasi dari semua pihak diharapkan dapat membantu PROPAMI mencapai tujuan besar mereka untuk masa depan pasar modal Indonesia yang lebih baik. Pelaksanaan program kerja PROPAMI diharapkan tidak hanya menjadi inovatif tetapi juga berkelanjutan.

Melalui Pra Raker, strategi dan program kerja PROPAMI dirumuskan secara komprehensif, menegaskan komitmen untuk mewujudkan visi misi PROPAMI yang lebih baik lagi. Mari bersama-sama melangkah ke era baru pasar modal Indonesia yang penuh inovasi dan kesinambungan. Sebuah awal yang megah untuk mengukir sejarah baru di dunia pasar modal Indonesia.

Berkembang Pesat, Sektor Pasar Modal Indonesia Butuh Profesional Kompeten

IDPOST.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis data terbaru per 07 November 2023 dalam acara Diskusi & Sosialisasi Pemenuhan Kewajiban Perizinan WPPE, WPEE, WMI, WAPERD.

Pertemuan ini berlangsung pada 8 November 2023 di gedung OJK Mataram, NTB, dengan tujuan memberikan pemahaman lebih baik kepada pemegang izin dan calon pemegang izin.

Narasumber utama berasal dari Direktorat Perizinan Pasar Modal OJK.

Naomi Saulina Rentaria Rambe, Analis Senior Deputi Direktur Perizinan Perorangan, Profesi Penunjang, dan Lembaga Penunjang Pasar Modal 1.

Devy Arveida, Analis Deputi Direktur Perizinan Perorangan, Profesi Penunjang, dan Lembaga Penunjang Pasar Modal 1.

Hadir juga tokoh-tokoh penting seperti Umar Hidayat, Deputy Kepala Kantor OJK NTB, GB Ngurah Putra Sandiana, Kepala Kantor Perwakilan BEI NTB, dan Lucky Hisar Manurung, Ketua Wilayah PROPAMI Bali Nusa Raya, bersama pemegang izin dari sektor perbankan, pasar modal, dan perguruan tinggi di NTB.

sumber: data ojk
sumber: data ojk

Dalam konteks pertumbuhan sektor pasar modal, OJK telah mengeluarkan serangkaian peraturan, antara lain;

  • Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2018 tentang Perizinan Wakil Manajer Investasi,
  • Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2019 tentang Perizinan Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana, dan
  • Peraturan OJK Nomor 20/POJK.04/2018 tentang Perizinan Wakil Penjamin Emisi Efek dan Wakil Perantara Pedagang Efek.
  • Peraturan OJK Nomor 22/POJK.04/2016 tentang Segmentasi Perizinan Wakil Perantara Pedagang Efek

Ketua Umum PROPAMI, NS Aji Martono, memberikan komentar mengenai perkembangan ini, menyatakan bahwa perizinan bagi pelaku pasar modal adalah langkah krusial untuk memastikan integritas pasar modal dan memberikan kepastian hukum serta perlindungan kepada investor.

OJK menekankan pentingnya perizinan bagi berbagai peran dalam pasar modal, seperti WMI (Wakil Manajer Investasi), WAPERD (Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana), dan WPPE (Wakil Penjamin Emisi Efek).

Pemegang izin harus memenuhi persyaratan ketat, termasuk sertifikasi keahlian dan menjaga integritas moral.

Selain itu, pemegang izin diwajibkan bekerja pada lembaga keuangan di Indonesia dan tidak boleh bekerja pada lebih dari satu Perusahaan Efek atau lembaga jasa keuangan lainnya.

Semua aktivitas kerja harus dilaporkan kepada OJK.

OJK menyediakan platform, yaitu Sprint (Sistem Perizinan Orang Perseorangan), sebagai sarana utama untuk mengajukan izin baru atau memperpanjang izin.

Tutorial di YouTube OJK juga diberikan untuk memudahkan proses perizinan.

Pentingnya pemenuhan kewajiban perizinan menjadi kunci utama dalam memastikan integritas dan keamanan di sektor pasar modal Indonesia.

Komitmen pemegang izin untuk mematuhi peraturan perundang-undangan menjadi landasan penting untuk menjaga kredibilitas pasar modal di mata investor.

Aturan yang ketat diharapkan akan memperkuat dan mengembangkan pasar modal Indonesia ke depan.

Potensi Penguatan IHSG di Tahun Politik: Temuan dari Economic and Capital Market Outlook 2024

IDPOST.CO.ID – Tahun 2024 dimulai dengan suhu politik yang semakin memanas, mengingat bahwa pada 14 Februari 2024, pemilihan presiden, anggota legislatif, dan pimpinan daerah untuk periode 2024-2029 akan digelar di Indonesia. Banyak investor memilih untuk menunggu dan melihat hasil pemilihan ini sebelum melakukan langkah investasi lebih lanjut.

Menyikapi sikap menunggu para investor dan kekhawatiran terhadap situasi politik di tahun 2024, Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan CSA Community mengambil inisiatif untuk memeriksa kondisi pasar modal di tahun depan. Hal ini tercermin dalam acara ECONOMIC & CAPITAL MARKET OUTLOOK 2024 yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Oktober 2023, di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.

Acara Market Outlook ini menghadirkan berbagai pemateri ahli, di antaranya Profesor Budi Frensidy yang membahas investasi global, Hans Kwee yang memberikan wawasan mengenai prospek pasar modal Indonesia, dan David Sumual yang mengulas prospek perbankan di era digitalisasi industri keuangan.

Haryajid Ramelan, Ketua Pelaksana acara ini, menyatakan bahwa acara ini adalah kontribusi dari AAEI untuk memberikan gambaran kondisi pasar modal kepada para investor, membantu mereka untuk menyikapi tahun politik dengan bijak dan rasional. “Tahun politik akan selalu ada setiap lima tahun, dan seharusnya tidak perlu direspon secara berlebihan. Pemilu sudah berlangsung beberapa kali dan pasar modal terus berkembang,” ujar Haryajid.

Menanggapi sikap positif pasar dalam tahun politik, David Sutyanto, Ketua AAEI, menyampaikan bahwa dalam empat pemilihan umum terakhir, IHSG selalu mengalami penguatan. Meskipun mungkin terdapat tekanan di awal masa kampanye, setelah proses pemungutan suara selesai, IHSG kembali menguat.

Contohnya, saat pemilihan umum tahun 2004 yang berlangsung dalam dua putaran, IHSG mengalami kenaikan sebesar 17,7 persen. Bahkan, pada tahun 2009 saat pemilihan umum, IHSG melonjak lebih tajam hingga 53,7 persen.

David menjelaskan bahwa dengan anggaran pemilu yang besar, mencapai Rp109,1 triliun, akan terjadi peningkatan belanja barang dan jasa yang merata di seluruh negeri. “Pertumbuhan ekonomi dapat diharapkan melalui peningkatan belanja tersebut,” tambah David.

Haryajid menambahkan bahwa setelah acara ECONOMIC & CAPITAL MARKET OUTLOOK 2024, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan CSA Awards 2023. Ajang penghargaan ini mengakui kontribusi positif emiten di Bursa Efek Indonesia terhadap perkembangan pasar modal di Indonesia, baik dalam hal kinerja perusahaan, kinerja saham, maupun inovasi lain yang mereka jalankan.