IGRA Sampang Terdorong Dengan Upaya Himpaudi Tentang Akreditasi Lembaga PAUD

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur (Jatim), binaan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Cabang Sampang mengaku terdorong dengan lembaga PAUD binaan Himpaudi.

Terdorongnya IGRA terhadap lembaga PAUD yang dibina Himpaudi lantaran banyak lembaga yang sudah mengajukan akreditasi. Sehingga mereka juga tertarik untuk mengajukan akreditasi.

Pengurus IGRA Kecamatan Jrengik Ali Mahfud, mengaku tertarik dengan upaya Himpaudi Sampang yang sering melakukan pembinaan akreditasi pada lembaga PAUD. Sehingga dengan demikian ia juga memulai ikut melakukan pembinaan pada PAUD binaan IGRA.

“Dengan ketertarikan tersebut IGRA Sampang juga baru memulai melakukan pembinaan terhadap RA PAUD Ar Rahman yang ada di Dusun Lembung, Desa Mlakah Kecamatan Jrengik, dan Alhamdulillah ini satu-satunya lembaga yang mau mengajukan akreditasi,” jelasnya pada idpost.id Jumat (26/05/23).

Ali Mahfud kemudian menyatakan, dengan akreditasi itu berharap bisa meningkatkan mutu pendidikan, sehingga dengan demikian bisa diikuti oleh lembaga RA PAUD yang lain.

“akreditasi lembaga bagi kami sangat penting, agar kami bisa mengetahui tolak ukur, kelayakan pelayanan pendidikan di dalam lembaga,” paparnya, (Fauzi).

Capaian Akreditasi PAUD di Kabupaten Sampang, Tertinggi Kecamatan Jrengik

IDPOS.CO.ID, SAMPANG – Dari 35 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, sebanyak 31 lembaga sudah mengajukan akreditasi pada lembaga yang berwenang.

Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi dalam capaian akreditasi lembaga PAUD dibandingkan dengan Kecamatan yang lain.

Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Jrengik Abu Suja’ mengatakan dari 35 lembaga PAUD, hanya 4 lembaga yang masih belum mengajukan akreditasi.

“Capaian akreditasi ini, tidak lepas dari peran pengurus Himpaudi yang sering mendampingi, dan membina puluhan lembaga di kecamatan Jrengik,” ujarnya ketika usai visitasi akreditasi ke salah satu lembaga PAUD di Kecamatan Jrengik pada Rabu, (24/05/2023).

Lanjut Abu Suja’, dari angka tersebut sudah 99 persen lembaga PAUD Kecamatan Jrengik telah mengajukan akreditasi, sedangkan untuk sisanya ia memastikan akan menuntaskan tahun ini.

“Kami bersama pengurus Himpaudi se Kecamatan Jrengik, sering turun ke lembaga PAUD untuk memberikan pembinaan dan memberikan pengertian tentang pentingnya akreditasi, dan hasilnya cukup memuaskan,” ucapnya.

Dengan demikian, ia menyampaikan terimakasih pada lembaga PAUD se Kecamatan Jrengik yang sudah berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi anak usia dini.

“Kami sampaikan terimakasih pada pengurus Himpaudi Kabupaten Sampang, yang telah sabar melakukan pembinaan,” tuturnya.

Untuk diketahui, dari 35 PAUD di Kecamatan Jrengik, 14 lembaga tergolong Satuan PAUD Sejenis (SPS), sedangkan 21 lembaga PAUD lainnya tergolong Kelompok Bermain (KB). (Fauzi)

Himpaudi Sampang Berupaya Semua PAUD di Sampang Terakreditasi

IDPOST.CO.ID, SAMPANG – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Sampang, MadurĂ , Jatim, melakukan visitasi akreditasi pada setiap lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Sampang.

Visitasi akreditasi tersebut dilakukan, untuk mengetahui kondisi objektif dalam menentukan predikat atau peringkat akreditasi lembaga PAUD.

Ketua Cabang Himpaudi Kabupaten Sampang Ust Matjerillah mengatakan, sangat mendorong dengan adanya visitasi akreditasi lembaga PAUD, sehingga dengan demikian ia mengaku sudah memberikan pembinaan pada setiap lembaga.

“Kami selalu memberikan binaan secara langsung pada lembaga PAUD, melalui kegitan pertemuan rutin Himpaudi kabupaten sampang dan Himpaudi kecamatan,” ujarnya.

Ia kemudian berharap, visitasi akreditasi Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang bisa tuntas di tahun 2024. Sebab, berdasarkan progres sementara capaian akreditasi PAUD seperti di Kecamatan Jrengik mencapai 99%, Kecamatan Pangarengan 80%, Kecamatan Sampang 50%, Kecamatan Omben 30 %, Kecamatan Camplong 28%, Kecamatan Kedungdung 25%, Kecamatan Sreseh 15%, Kecamatan Tambelangan 10%, dan Kecamatan Torjun 8%.

“Sedangkan kecamatan lainnya, masih tahap penilaian sispena dan insya Allah akan dilaksanakan visitasi pada tahap III ini. Seperti di Kecamatan Karangpenang yang mulanya tidak ada lembaga yang mau akreditasi, justru saat ini sudah mulai ada yang mau,” jelasnya pada Rabu, (24/05/2023).

Matjerillah melanjutkan, semua itu atas upaya pengurus Himpaudi yang sering melakukan pembinaan ke bawah agar lembaga PAUD sadar dengan visitasi akreditasi.

“Maka dari itu, kami berharap pada lembaga PAUD yang masih belum tersentuh akreditasi sama sakali, agar segara berkoordinasi dengan pengurus Himpaudi kabupaten Sampang, guna dibimbing dan dihimbau dalam akreditasi ini,” pungkasnya.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, melalui Kepala Bidang (Kabid) PAUD Rahmad Arianto mengatakan, dengan dilakukan akreditasi, lembaga bisa mengetahui keberadaan sekolahnya yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan.

Bahkan akreditasi ini, juga sebagai bahan evaluasi lembaga terhadap pelayanan, kinerja, dan program kerjanya.

“Disdik siap memberikan pendampingan pada lembaga PAUD yang akan mengikuti akreditasi,” pungkasnya. (Fauzi)